Sunday, 26 January 2020

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara Menyelenggarakan Festival Busana Muslim Kain Minut 2014

festival busana muslim kain minut

Share

Altje Singal-Polii Lantik Asosiasi Wanita Tani Kecamatan Kauditan di Desa Lembean

wanita tani2OKKKKKKKKKauditan,KLABATNEWS-Upaya peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan keluarga terus dilaksanakan berbagai macam program dan kegiatan pada sektor-sektor usaha produktif. Penyediaan bibit, sarana dan prasarana terus diupayakan untuk memotivasi para wanita di Kabupaten Minahasa Utara dan pelaku usaha agar tujuan pembinaan dapat tercapai. Sebagai bukti nyata kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Asosiasi Wanita Tani Kabupaten Minahasa Utara antara lain Pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman hortikultura dan kegiatan keterampilan kerajinan.

Kegiatan inilah yang terus dilakukan oleh seorang Ketua Asosiasi Wanita Tani Kabupaten Minahasa Utara Altje Singal-Polii. Hal ini dibuktikan dengan, Jumat (21/02) bertempat di Perkebunan Desa Lembean Kecamatan Kauditan melantik Asosiasi Wanita Tani se-Kecamatan Kauditan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Camat Kauditan dan bersama ibu, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama dan warga setempat. Hukum tua Desa Lembean Deasy AA Soemampouw sangat mendukung dan mengapresiasi akan kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini merupakan nilai positif bagi wanita yang ada di Kecamatan Kauditan.

Sementara itu Ketua Asosiasi Wanita Tani Kabupaten Minahasa Utara Altje Singal-Polii dalam kesempatan itu menyatakan dalam rangka menunjang program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yaitu sentuh tanah, maka untuk kaum wanita diharapkan dapat memberikan contoh yaitu dengan menanam tanaman yang nantinya berfungsi sebagai penunjang perekonomian keluarga.

“Saya berharap untuk wanita-wanita yang ada di Kecamatan Kauditan agar bisa memanfaatkan pekarangan-pekarangan rumah untuk ditanami tanaman-tanaman yang berguna, semisal rempah-rempah yang menjadi kebutuhan kita sehari-hari dengan begitu kita bisa menghemat uang kita,” ungkap istri bupati Minut.

Dalam kesempatan itu juga ibu Altje Singal-Polii menyerahkan bibit cabe kepada ketua-ketua Asosiasi Wanita Tani se-Kecamatan Kauditan.(sem)

wanita tni02

Hukum Tua Desa Lembean Deasy A.A Soemampouw saat foto bersama anggota Wanita Tani.

 

Share

Sompie Buka Segel Sampul Hasil Honda K2 Lulus CPNS

1911668_10201221978021166_1831758686_nAirmadidi, KLABATNEWS-Pengumuman hasil Honorer Daerah Kategori Dua (Honda K-2) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, yang lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Jumat (21/02), dibuka langsung oleh Bupati Minahasa Utara Drs Sompie SF Singal MBA.

Pengumuman Honda K2 yang lulus tes CPNS, oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) ke pemerintah propinsi, kemudian diserahkan ke Pemkab Minut.
Bupati terlebih dahulu membacakan surat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Ir Siswa Rahmat Mokodongan sebelum membuka pengumuman Menteri.

1904115_10201221976941139_903439544_nDalam Surat Menpan kata bupati, diminta data kekuatan susunan formasi pejabat, peta jabatan, kebutuhan pegawai, perkiraan PNS yang akan pensiun dan pindah.

“BKDD untuk memverifikasi kembali Dokumen Honorer K-2 yang lulus CPNS sebelum mengusulkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Yang kita usulkan dari Minut sebanyak 506 honda K2, tetapi yang lolos berkas 403, sedangkan yang ikut ujian 388 dan lulus hanya 230 orang,” kata bupati.

Menurut Sompie, yang belum lulus masing-masing ada 158 orang honda
K2. “Masih ada seratus lebih yang belum lulus dan kita berharap masih
ada kesempatan,” ungkapnya.

Tahap berikut kata Sompie, tidak menutup segala kemungkinan. “Kalau ada honda K2, mungkin saja ada honda K3 dan seterusnya. Kita ketahui yang belum lulus ini juga mengabdi untuk kita,” tukas bupati antusias.
Ketika membuka pengumuman di hadapan ratusan pegawai dan pejabat Pemkab Minut, Sompie nampak begitu tenang, didampingi Sekdakab Drs J A Rumambi. “Kita harus bersyukur karena ketambahan pegawai dan harus dijadikan tenaga yang baik untuk kemajuan Minahasa Utara yang tercinta ini,” jelas bupati.(sem)

Share

Pejabat Minut Tanda Tangani Pakta Integritas

1621895_10201199136770149_1514407416_nAirmadidi,KLABATNEWS-Langka penting dan strategis dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengawali tahun 2014. di mana sekda, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Kepala Bagian Sekretariat Daerah, melakukan penandatanganan Penetapan Kinerja (Tapkin) dan Pakta Integritas 2014 di hadapan Bupati Drs Sompie S.F Singal MBA dan Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH. Penandatanganan ini berlangsung dalam apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), ikut disaksikan ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

1899879_10201199139890227_2116182514_nDalam pakta integritas tersebut berisikan pernyataan/janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Pada kesempatan itu bupati mengatakan, Tapkin dan Pakta Integritas yang ditanda-tangani tentu harus dilaksanakan dengan jiwa dan semangat yang tinggi. Semua komponen harus bekerja sama dengan memperhatikan aturan hukum yang berlaku. “Marilah berkreasi membangun Minahasa Utara dan tingkatkan kinerja dengan baik. Tapkin adalah dasar untuk melaksanakan tugas poko, sehingga perlu dilaksanakan dengan cermat dan cerdas,” tambah Singal.

Bupati juga menekankan bahwa PNS untuk disiplin dan tingkatkan kinerja pelayanan publik di tahun ini. “Disiplin wajib dimiliki para PNS, kerja cerdas dan tuntas mutlak dimiliki dengan mengedepankan pelayanan maksimal. Loyalitas dan mengutamakan kepentingan umum wajib dilaksanakan demi peningkatan elektabilitas Pemkab Minut kepada masyarakat,” jelas bupati pada kesempatan itu.(sem)

1601413_10201199138690197_35196484_n

 

 

Share

Komisioner KPU Minut Diduga Titipan Parpol

Airmadidi,KLABATNEWS-Tim Seleksi Perekrutan anggota KPU Minut, kebobolan. Bahkan disinyalir, ada unsur penyusupan dari salah satu parpol, dengan mengutus anggotanya untuk duduk di KPU terkait.

Falsafah sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh ke tanah juga, begitulah yang terjadi sekarang. Pasalnya, dari temuan wartawan, salah satu anggota Komisioner KPU Minut, berinisial IM yang menjabat Komisioner Divisi Logistik, berstatus anggota Partai Gerindra.

Terkait temuan ini, Ketua DPC Gerindra Minut Herry Tombeng SH, tidak menampik kalau wanita Indria Maramis sebagai anggota partainya.

“Pada tanggal 15 januari 2013 pukul 14:00 Witta, tertanggal itu KTA di keluarkan,” sebut Tombeng via telpon kepada wartawan.

Alasan Tombeng kenapa Indria memiliki KTA, awalnya Indria Maramis ingin mencalonkan diri untuk DPRD Minut. “KTA itu dibuat karena dia ingin ikut Caleg,” bebernya.

Indria Maramis Komisioner KPU Minut, yang dihubungi wartawan, enggan berkomentar.
Dirinya mengatakan bahwa semua ada di KPU Provinsi. “Saya serahkan ke KPU Provinsi terkait keputusan atas status saya,” katanya lewat  dia acuh tak acuh.

Sesuai aturan dan syarat-syarat menjadi Anggota KPU, seorang Anggota KPU tidak boleh berstatus anggota parpol. Jika dia sudah tidak berstatus (sudah mundur) sebagai anggota parpol, selama minimal lima (5) tahun.  (JOHN)

Share

Festival Kaki Dian Promosi Wisata Alam Minut

DCIM106MEDIAAirmadidi,KLABATNEWS-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA membuka Festival Kaki Dian, di area Objek Wisata Kaki Dian Airmadidi, Jumat (14/02). Tujuan dari Festival Kaki Dian yakni untuk mengangkat wisata alamnya.

Festival Kaki Dian dihadiri Danlantamal Sulut diwakili Mayor Laut Dadang, Kejari Minut diwakili Kasie Intel Bobby Selang, Assisten 1 Minut Ronny Siwi, Asisten III MHW Max Purukan, Kadis Pariwisata Femmy Pangkerego, kadis Kehutanan Joppy Lengkong, dan sejumlah kepala-kepala SKPD, Dirut PD Pasar William Luntungan, para festival kaki dian3Utu-Keke 2013 dan Putri Pariwisata 2013, peserta lomba, warga Minut.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa objek wisata Kaki Dian merupakan objek wisata religius yang kemudian dikembangkan menjadi wisata alam. “Kegiatan Festival Kaki Dian merupakan sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab Minut untuk memperkenalkan dan mempromosikan salah satu objek wisata yang sarat dengan nilai-nilai religius yang ada di kabupaten Minahasa Utara,” ungkap bupati.

Keindahan alam Kaki Dian lanjut bupati yang berada di Kaki Gunung Klabat dan terletak di ibukota Minut ini terlihat sangat indah akan keindahan alamnya. “Saya berharap festival ini akan membantu pengembangan wisata alam di Kaki Dian, lebih dari itu akan menarik wisatawan ke Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari untuk mewujudkan visi menjadikan Minut sebagai daerah kunjungan wisata tahun 2015 demi kesejahteraan rakyat Minut sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan salah satu objek wisata religius yang menjadi unggulan di Minahasa Utara adalah Kaki Dian. “Kaki Dian merupakan simboll perdamaian menjadi bukti kerukunan antar umat beragama yang rukun dan tetap terjaga did aerah kita di Sulawesi Utara khususnya di Minahasa Utara ini,” jelas bupati.

Sebelumnya Ketua Panitia Indrakusuma Oley yang juga adalah Wakil Ketua DPRD Minut ini dalam laporan panitia mengatakan sejumlah lomba yang akan digelar di Festival Kaki Dian yakni kejurnas sepeda gunung (downhill) lintas alam dan panjat tebing. Panjat tebing dan penghijauan pada 14 februari dan lomba sepeda downhill 15-16 Februari.

“Kegiatan ini diikuti atlet dari luar daerah, Kota Manado, Minahasa, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Kalimantan dan Balikpapan,” tuturnya.

Objek wisata Kaki Dian lanjutnya direncanakan akan jadi poros dari Objek wisata di Minut. “Tempat ini akan jadi patokan bagi semua objek wisata yang ebrada di Minut,” ungkap caleg DPRD Minut dapil Airmadidi-Kalawat ini.

Pada kesempatan itu juga bupati Minut Sompie Singal dan semua elemen masyarakat yang hadir melaksanakan penanaman pohon di area objek wisata Kaki Dian. Dalam acara pembukaan dimeriahkan oleh atraksi Wushu, barongsai, dan parade sepeda ekstrim serta diramaikan dengan musik bambu.(sem)

festival kaki dian2

Share

Singal dan Kansil Hadiri Acara Adat Tulude di Likupang Barat, Busana Adat- Bahasa Sangihe serta Bahasa Tonsea Menyatu di Festival Tulude

1798661_10201166257348184_1918061751_n

FESTIVAL Tulude di Kabupaten Minahasa Utara diselenggarakan di Desa Mubune Kecamatan Likupang Barat, Kamis (13/02). kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minut dan berlangsung meriah. Festival Tulude dihadiri Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA bersama Ketua TP PKK Minut Altje Singal-Polii dengan mengenakan baju adat Nusa Utara warna kuning dengan ikat pinggang juga berwarna kuning. Wakil Gubernur Sulawesi Utara Djouhari Kansil putra asli Nusa Utara juga menghadiri acara Tulude yang ditemani istri.

1779925_10201166245067877_1541834402_nPerpaduan antara budaya Nusa Utara dan adat Tonsea pun tampak pada Festival Tulude kali ini. Hal ini dibuktikan dengan pakaian dan bahasa yang digunakan dalam prosesi adat memakai bahasa Sangihe dan bahasa Tonsea. Semua tamu undangan yang hadir terlihat khusuk mengikuti tahap demi tahap perayaan Tulude.

Festival Tulude ini dihadir Assisten 1 Pemprov Edwin Silangen, KetuaTP PKK Altje Polii, Wakil Ketua DPRD Minut Rudy Kalulu, Sekda Minut Johanis Rumambi, anggota DPRD Minut Herman Papia, anggota DPRD Propinsi Paul Tirayoh dan Netty Kululu Pantouw, paraasisten Pemkab, Kepala SKPD, tokoh-tokoh adat Nusa Utara, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, dan warga sekitar.

Prosesi Tulude diawali dengan penjemputan tamu kehormatan, pemasangan topo-topo dan selendang, prosesi kue adat Tamo dan acara dilanjutkna dengan ibadah. Musik bambu, masampare dan artis ibukota Maya Rumantir turut memeriahkan acara tersebut.(sem)

1621717_10201166245947899_427585810_n

 

Share