Monday, 22 April 2019

Bupati Terima Penghargaan Kabupaten Sehat Tahun 2013

1456502_10200629151280868_2100109420_nJakarta,KLABATNEWS-Kabupaten Minahasa Utara kembali meraih Penghargaan sebagai Kabupaten Sehat  “Swasti Saba Wiwerda”  tahun 2013. Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA dari Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi pada acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49 di Hotel Merlin Park Jakarta, Kamis 14 November 2013.

1451420_10200629158321044_384077077_nBupati Minut kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa penghargaan ini adalah penghargaan yang ketiga kalinya diterima Kabupaten Minahasa Utara sebagai Kabupaten Sehat.

“Ini adalah hasil kerja keras dan partisipasi masyarakat bersama dengan Pemerintah serta semua elemen terkait yang sudah membantu dalam membangun kehidupan masyarakat yang bersih dan sehat, dan kita bersyukur tahun ini dapat menerima Penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba Wiwerda,” ungkap bupati.kabupaten sehat

Swasti Saba Wiwerda itu sendiri merupakan penghargaan pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang berhasil menjadi daerah yang bersih, nyaman, aman dan sehat. Dalam penilaian yang dilakukan dua tahun sekali ini pemerintah pusat mengkategorikan ke dalam tiga tingkatan yaitu Swasti Saba Padapa (pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (pembinaan) dan Swasti Saba Wistara (pengembangan). Untuk mencapai kriteria tersebut, sembilan tatanan kabupaten/kota sehat telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yang dapat dipilih oleh kabupaten/kota berdasarkan kemampuan, sumber daya dan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakatnya.(sem/advetorial)

 

Share

Bupati Teken MoU Pengembangan ULP Percontohan

Bupati Teken MoU Pengembangan ULP & pengembangan 30 ULP percontohan dalam modernisasi pengadaanKABUPATEN Minahasa Utara (Minut) kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat. Kali ini dalam hal pengadaan barang dan jasa. Unit Layanan Pengadaan (ULP) Minut menjadi percontohan dari 524 nominator ULP se-Indonesia. Kamis 14 November, di Hotel Peninsula Jakarta, Bupati Drs Sompie SF Singal MBA menandatangani MoU dengan 30 ULP terbaik se-Indonesia, dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Minut terpilih satu-satunya ULP di Provinsi Sulawesi Utara karena dinilai baik dalam pengadaan barang dan jasa. Selain itu, ULP Minut dinilai sebagai ULP yang akuntabel. Usai penandatangan MoU dilanjutkan dengan Lokakarya Peta Jalan dan Pengembangan ULP. Penandatanganan dilakukan di hadapan Kepala LKPP, Wakil Menteri(Wamen)  PU, Wamen Keuangan, Wamen Kesehatan, Kepala Bappenas, Duta Besar AS, dan lembaga kemitraan dari Amerika Serikat MCC.1468760_10200624968496301_1344944483_n

Lokakarya digelar atas kerja sama LKPP dengan Millenium Challenche Corporation (MCC) USA. Selanjutnya bertujuan meningkatkan profesi pengadaan secara akuntabel dan transparan. Selain itu, untuk membantu ULP percontohan untuk menjadi pelopor serta memperbaiki praktek jasa pengadaan barang dan jasa pemerintah. Selanjutnya, untuk meningkatkan peran masyarakat, asosiasi pengusaha, dan media massa, sebagai bagian kontrol publik dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.

Bupati dalam kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Drs Johannes Rumambi dan Kabag Pembangunan Ir Hilda Pontonuwu sebagai ketua ULP Minahasa Utara.

Menurut Bupati Drs Sompie SF Singal MBA, MoU ini mengandung arti, bahwa Minahasa Utara ikut diperhitungkan di tingkat nasional, karena kegiatan ULP dikerjakan dengan professional dan akuntabel. “Biarlah ini menjadi awal dari kemajuan dan pengadaan barang jasa dilakukan secara akuntabel dan kredibel. Marilah kita semua ikut mendukung kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah menjadi lebih baik,” ungkap Sompie Singal.

Ketua ULP Minut Ir Hilda Pontonuwu menambahkan, dengan penilaian positif ini, tentunya ULP Minut akan berusaha menjadi lebih baik.(sem/*)

 

Share

Wabup Ivansa Resmikan Pencanangan Desa Binaan dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Manado di Desa Kuku Tombariri

Tombariri,KLABATNEWS – Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang meresmikan Pencanangan Desa Binaan dan pelaksanaan Pengabdian pada 1425592_654142104638412_1447606903_nMasyarakat Politeknik Negeri Manado, Selasa (13/11) di Desa Kumu Kecamatan Tombariri, Minahasa. Acara dihadiri oleh Direktur Politeknik Negeri Manado Ir Jimmy Jules Rangan MT, Pudir Akademik Ir Ever Slat MT, Pudir Kemahasiswaan Laurens Ponggohong SE MSi, Kajur Akuntansi Susi Marentek SE MSi, sejumlah Dosen, Camat Tombariri Clay Dondokambey SSTP, Kapolsek Tombariri, para Hukum Tua, sejumlah mahasiswa dan masyarakat Desa Kumuh. 

Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang dalam sambutannya memberikan apresiasi atas peran Politeknik Negeri Manado sebagai lembaga pendidikan tinggi profesional yang telah menggagas kegiatan pengabdian ini. Wabup Ivansa mengajak masyarakat untuk bersyukur serta menunjang akan kegiatan yang dilaksanakan, seperti bedah rumah, lantainisasi dan pengabdian lainnya.

“Masyarakat Minahasa untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan termasuk kelestarian terumbuh karang, mengingat Desa Kumu, Desa Poopoh, Desa Teling dan Desa Pinasungkulan merupakan Daerah Inti Konservasi Taman Laut Bunaken yang juga merupakan daerah potensi wisata yang akan dikembangkan ke depan sehingga perlu perhatian khusus dari semua pihak, baik pemerintah Kecamatan dan Desa termasuk seluruh masyarakat,” ungkap Ivansa.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Manado Ir Jimmy Rangan MT mengatakan bahwa pengabdian pada masyarakat ini akan berlangsung dari Rabu-Jumat (13-15/11) dengan kegiatan Bedah Rumah, Lantainisasi, Bantuan Siswa, dan pelestarian terumbu karang dengan mengerahkan para ratusan mahasiswa dan seluruh dosen di kampus tersebut.(yov)

Share

Pemkab Minut Terima Penghargaan Perlindungan Penyu Laut

penyu 5okbutton_species_06Airmadidi,KLABATNEWS- Kabupaten Minahasa Utara dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan kembali mengukir prestasi. Kali ini, kabupaten yang dipimpin Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dan Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH dinobatkan sebagai satu di antara daerah yang miliki peran untuk Perlindungan Penyu Laut se-Sulawesi.

Dan hal ini tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan sejumlah satwa langka, termasuk di dalamnya penyu laut semakin memprihatinkan dan bisa terancam kepunahan. Kenyataan ini telah mendorong Pemkab Minut untuk ikut memberikan perhatian yang serius terhadap keberadaan dan kelestarian penyu laut yang berada di wilayah Minahasa Utara.

penyu 6Bukti perhatian yang ditunjukkan Pemkab Minut adalah memberikan opsi utama dan ikut menyosialisasikan perlindungan satwa langka seperti penyu laut yang habitatnya oleh instansi terkait dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan Minahasa Utara.

Tak hanya menyosialisasikan keberadaan Penyu laut, Pemkab juga tak pernah henti mengimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara untuk bersama-sama pemerintah untuk melindungi penyu laut dan menjaga kelestariannya di habitat aslinya yang ada di daerah ini.angkatan-laut-berhasil-selamatkan-penyu-dilindungi

Atas komitmen dan kerja keras ini, pemkab Minut di bawah pimpinan Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA, Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH dan Sekretaris Daerah Minut Drs Johannes Rumambi MSi, menerima penghargaan yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut, Ir Ari Kambong yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Kepulauan dan Pesisir Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Sudirman Saad, di Balikpapan pada 29 Oktober 2013.  “Mari kita semua bersama-sama melindungi dan melestarikan penyu laut agar tidak punah di kemudian hari dan menjaga sumber daya kelautan dan perikanan untuk masa depan bangsa yang sejahtera,” ajak Bupati.(sem/advetorial)

Share

Festival Klabat Dibuka dengan Lagu Opo Wana Natas, “Kenali Negerimu, Cintai Negerimu” Tonsea

_MG_7306Airmadidi,KLABATNEWS-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA membuka pagelaran Festival Klabat 2013 yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh bupati, lagu Opo Wana Natas pun bergema saat acara pembukaan dan Perlombaan Tari Tumetenden mengawali seluruh kegiatan Festival Klabat yang bertempat di Pendopo Pemkab Minut, Selasa (12/11).

Latar belakang pelaksanaan kegiatan Festival Klabat dengan tema “Dengan Semangat HUT ke-10 Minahasa Utara Kita Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pelayanan Publik” dan menunjang program Pemkab Minut, sentuh tanah, tanah air dan sentuh budaya. Kabupaten Minahasa Utara terletak di Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi alam yang luas serta kekayaan sejarah dan budaya daerah, memiliki daya tarik tersendiri sebagai daerah tujuan Wisata di Propinsi Sulut. Hal ini dikatakan ketua panitia Festival Klabat Alexander Mopeng yang juga Kepala Cabang Bank Sulut Airmadidi, Selasa (12/11).    festival Klabat01

Ia menjelaskan Visi-misi yaitu Kabupaten Tujuan Wisata Tahun 2015 serta semangat otonomi daerah mulai mengangkat pembangunan kepariwisataan melalui berbagai agenda kegiatan dan promosi yang mengarah pada kegiatan yang bersifat seni, olahraga dan sebagainya, sehingga Minahasa Utara dikenal dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Sebagaimana slogan “Kenali Negerimu, Cintai Negerimu Tonsea” menjadi dorongan pelaksanaan Festival Klabat 2013, sebagai iven pariwisata dalam rangka juga visit Indonesia 2013.

Tujuan pelaksanaan Festival Klabat 2013 yakni untuk mengangkat kembali keunikan kebudayaan daerah Minahasa Utara untuk dipromosikan ke luar daerah, meningkatkan kecintaan terhadap budaya dan nilai budaya sebagai bagian dari budaya masyarakat, bangsa Indonesia. Juga meningkatkan kemampuan dan keterampilan Sumber Daya Manusia di bidang kepariwisataan serta menjadikan kabupaten Minahasa Utara sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Propinsi Sulut.

Rangkaian agenda kegiatan 12 – 16 November 2013 di Minuttari tumetenden

Perlombaan seni dan budaya:

1. Musik Kolintang tingkat SD/SMA/SMK dan Umum

2. Tari Maengket tingkat SD/SMA/SMK dan Umum

3. Tari Tumetenden SD/SMA/SMK

4. Tari Kabasaran Tingkat Umum

5. Lomba Pidato Bahasa Tonsea tingkat pelajar

Acara puncak pada 16 November sekaligus akan diadakan pagelaran budaya dan lomba kue tradisional Tonsea. Sebagai implementasi kebijakan bupati Minahasa Utara dalam rangka pengembangan nilai seni budaya daerah dan pembangunan kepariwisataan, maka kegiatan Festival Klabat 2013 ini diadakan, dalam mendukung kegiatan kebudayaan dan pariwisata Minut, sebagai implementasi dari slogan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI “Kenali Negerimu Cintai Negerimu”.  Pakatuan wo Pakalewiden.(sem/advertorail)

 

Share

Pemkab Minahasa Siap Gelar Pembukaan Pornas Korpri XIII di Stadion Maesa Tondano

Tondano,KLABATNEWS – Pemkab Minahasa siap menjadi tuan dan nyonya rumah dalam Acara Pembukaan PORNAS KORPRI XIII di Stadion Maesa Tondano pada 20 November 2013 nanti.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Sekdakab Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi pada Rapat Teknis Pornas Korpri XIII yang digelar Selasa (12/11) di Ruang Rapat Sekprov, Kantor Gubernur Sulut.

Kesiapan Pemkab Minahasa di antaranya menata dan mempercantik kondisi bangunan dan fasilitas di Stadion Maesa, mengerahkan semua PNS untuk hadir dalam acara pembukaan dan menyiapkan konsumsi untuk peserta dan undangan serta menyiapkan hal teknis lain yang diputuskan dalam Rapat teknis hari ini.

Rapat dipimpin Sekprov Sulut Ir Siswa Rahmat Mokodongan ini dihadiri oleh Sekjen BAPOR KORPRI Pusat Dr Dasril Anwar MS, Kadis Diknas Sulut Harold Monareh, Kadis Parbud Sulut Suprianda Ruru, Kadis Sosial Sulut Gemmy Kawatu, Karo Umum Ruddy Roring, Karo Perlengkapan Femmy Suluh, Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng, Sekda Minut Jantje Rumambi dan perutusan SKPD Pemprov dan SKPD Kab/Kota terkait serta Pengda Gateball Sulut.

Sementara itu Sekjen BAPOR KORPRI Dr Dasril Anwar menjelaskan bahwa Pembukaan Pornas yang dirangkaikan dengan Turnamen Terbuka Gateball Internasional akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI pada Rabu, 20/11 pukul 18.00 wita di Stadion Maesa Tondano.

Mendahului pembukaan akan digelar Kirab Api Pornas yang akan dilepas oleh Bupati Minahasa pada pukul 16.00 wita di Rudis Bupati menuju Stadion Maesa Tondano. Ditambakan Darwis bahwa Pornas akan diikuti oleh 59 kontingen terdiri dari 33 Propinsi dan 26 Kementerian, LPNK dan BUMN dengan jumlah atlit/official sekitar 3000 orang.

“Sedangkan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan ada 7 jenis yaitu tenis, tenis meja, bola voli, bulu tangkis, futsal, catur, bridge, yang lokasi pertandingannya digelar di Kota Manado,” jelasnya.(yov)

Share

Wabup Ivansa Tutup Diklat PIM IV Pemkab Minahasa

Tondano,KLABATNEWS – Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang menutup dengan resmi pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkataan I tahun 2013 pada Senin (11/11) di Aula SMKN I Tondano.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Sekdakab Jefrry Korengkeng SH MSi, Asisten 1 Drs Denny Mangala MSi, Kepala BKDD Minahasa Drs Melky L Rumate MSi, Kabid Diklat Kepemimpinan Bandiklat Sulut Drs Paultje Salawati MSi dan beberapa Kepala SKPD Pemkab Minahasa.

Dalam sambutannya Wabup Ivansa mengatakan bahwa sebagai aparat pemerintahan, PNS harus dapat memenuhi tuntutan tugas dengan baik dan benar, sehingga diharapkan akan memiliki jati diri dan menjadi aparat pemerintahan yang paripurna dan siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Wabup juga mengharapkan agar peserta Diklat mulai mengisi bejana karier sebagai pejabat struktural eselon IV dan jangan terpengaruh dengan hal-hal yang memperlemah eksistensi birokrasi.

Jangan bekerja mencari jalan pintas dan cari gampang, tapi bekerjalah dengan efisensi dan efektifitas dalam aturan yang benar. Karena adalah baik menjadi orang terhormat tetapi akan lebih terhormat menjadi orang baik.

“Saya harap saudara-saudara yang telah menyelesaikan Diklat ini dapat menunjukkan ekseistensi kerjanya di SKPD masing-masing dalam pelayanan publik yang prima,” kata suami tercinta Ny Jashinta Sarundajang-Paat ini di akhir sambutannya.

Sebelumnya Kepala BKDD Minahasa Drs ML Rumate MSi melaporkan pelaksanaan Diklat digelar sejak tanggal 20/9 sd 31/10 dengan jumlah peserta 35 orang terdiri dari 17 laki-laki dan 18 perempuan utusan Badan/Dinas 21 orang, Setdakab 3 orang, Kecamatan 11 orang, yang semuanya dinyatakan lulus semua, dengan predikat 10 besar masing-masing : Denny Mangundap, Flora Rumbayan, Pingkan Assa, Vinlyvia Wulus, Efta Mamahit, Ellen Kountul, David Rawung, Aldrien Ticoalu, Janny Mandang dan Juanita Tombuku.(yov)

Share