Saturday, 19 January 2019

Kolintang Lembean Harumkan Minut, Juara Nasional di Festival Malesung II 2013

kolintang 03Jakarta,KLABATNEWS.com-Prestasi gemilang ditorehkan musik kolintang dari Desa Lembean, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara di Festival Malesung 2013 yang dirangkaikan dengan perayaan HUT Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) ke-40 yang dilaksanakan pada 6 sampai 7 September 2013 di Sportmall Kelapa Gading Jakarta dengan sejumlah perlombaan, di antaranya lomba maengket dan lomba musik kolintang yang diikuti oleh sejumlah daerah seperti Kabupaten Minahasa, Minsel, Bitung,  Manado, Tomohon dan Minahasa Utara serta kelompok kolintang lainnnya. Pesta warga Kawanua ini mencapai puncaknya pada Minggu 8 September 2013. Semua warga Kawanua di Jakarta bersama peserta Festival Malesung 2013 bersuka cita mengikuti berbagai kegiatan.

kolintang 01Dalam perlombaan musik kolintang, grup Siamo Sera B dari Desa Lembean, Kecamatan Kauditan Minahasa Utara memperoleh juara 1 kategori professional sekaligus juara nasional. Selain itu, Minahasa Utara juga meraih juara kedua untuk kategori profesional oleh Sound Manguni Kalawat serta meraih juara 3 untuk kategori umum dewasa dalam hal ini oleh Siamo Sera Lembean A Minut. Selain itu Minut juga meraih juara tiga untuk kategori pelajar SD yang diraih Maleosan Junior Minut serta juara empat kategori professional oleh Teresa Lembean, Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara. Dengan sejumlah perlombaan, grup kolintang asal Desa Lembean telah mengharumkan nama Minahasa Utara di Festival Malesung 2013.

“Ini prestasi yang membanggakan tidak hanya pemkab Minut tapi juga bagi seluruh masyarakat Minut,” tukas TP-PKK Minut Ny Aljte Singal-Polii yang turut menyaksikan acara puncak Festival Malesung ini. Ia juga menambahkan bahwa prestasi tersebut merupakan bukti jika generasi muda Mianahasa Utara masih mencintai budayanya.(luddy/sem)

Menjadi Perekat Bangsa Bersama Kami Bisa, Brigade Manguni akan Gelar Rakerda

brigade-manguniokAirmadidi,KLABATNEWS.com-Kalau tidak aral melintang Brigade Manguni Indonesia (BMI) Sulawesi Utara akan melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) yang akan dilaksanakan di Sutanraja Hotel Kalawat, Minahasa Utara, Jumat 13 September 2013, nantinya akan dihadiri seluruh Tonaas maupun Sekretaris dan Bendahara DPD BMI 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Hal ini dikatakan Tonaas BMI Sulut Hanny Pantouw S.Th belum lama ini di kantor Pemkab Minut.

“Rencananya akan dibuka Gubernur Sulawesi Utara, bapak Sarundajang, dan Bupati Minahasa Utara (Minut) Sompie Singal akan membawakan sambutan sebagai tuan rumah dan sebagai Pembina di Brigade Manguni Sulut. Ada beberapa pengusaha yang akan hadir, dan pejabat-pejabat di luar Minut serta masyarakat juga akan hadir, hal ini akan memberikan eksistensi dari BM semakin baik,” ungkap Hanny Pantouw.

Lanjutnya narasumber sendiri dari kepala BIN daerah, Kapolda dan Danrem 131 Santiago. Tujuan Rakerda ini yakni untuk lebih meningkatkan bentuk dan kualitas kerja koordinasi kebersamaan dan persaudaraan sesama pengurus Brigade Manguni Indonesia.

“Brigade Manguni (BM ) merupakan ormas terbesar di Sulut, BM harus menjadi perekat bangsa, Jadi motto kami yakni Menjadi Perekat Bangsa Bersama Kami Bisa dan itulah akan menjadi Tema Rakerda kali ini. Tujuan Rakerda yakni konsolidasi organisasi karena memang harus ada rakerda, dalam setahun ini harus ada rakerda untuk menyusun program jangka pendek dan jangka menengah, organisasi BM ini yang notabene ormas masyarakat yang identik dengan Minahasa,” kata Pantaouw.

BM bukan hanya ormas lokal, ini harus jadi kebanggaan orang Sulut khususnya orang Minahasa, karena baru BM ormas adat yang sekarang jadi nasional yang sudah berada di 20 propinsi, bahkan rencana kalau tidak perubahan tanggal 29 September 2013 diundang ke Batam untuk mempersiapkan peresmian BM Batam, dan bahkan pada tahun ini kalau tidak ada perubahan BM ini akan berada di Canada dan Amerika, karena BM mendunia.

“Kita semakin baik dan nasionalisme kita tidak memusuhi agama yang lain atau suku lain, karena di anggaran dasar kita ada yang berkata begini, di mana kaki berpijak di situ kaki dijunjung. Jadi kita ada di Kalimantan, kita hargai adat di sana, agar membangun ini menjadi nasionalik, kita muncul bukan seperti ormas radikal yang tutup gereja, tutup ini, tutup itu, hal itu tidak boleh,” tegasnya.

Ia menambahkan toleransi beragama atau masyarakat beragama harus dijaga, dan BM itu merupakan harga mati. “Keamanan menjadi harga mati buat BM. Mau dia individu maupun dia dari golongan manapun, kalau datang ke Sulut dengan tujuan pembuat provokasi atau membuat keributan, mereka akan berhadapan dengan kami, dengan BM itu menjadi harga mati,” jelasnya Pantouw dengan tegas.(sem wantania)

Sekda Minut akan Pensiun Tahun Ini

johannes-rumambiAirmadidi,KLABATNEWS.com – Kepala BKDD Kabupaten Minahasa Utara, Aldrin Posumah, mengatakan ada 120 sampai 130 pegawai negeri sipil di jajaran Pemkab Minut yang masuk usia pensiun di setiap tahunnya, dan dari situ, ada 8 sampai 9 pejabat eselon dua.

“Pensiun tiap tahun ada, dan tahun ini termasuk Sekretaris Daerah Johannes Rumambi masuk di usia pensiun,” ujar Posumah pada sejumlah wartawan belum lama ini.

Posumah yang juga sebagai anggota Baperjakat mengakui untuk PNS masuk pensiun, akan digantikan dengan PNS yang sudah melalui penilaian baperjakat dan telah diusulkan ke pimpinan, dalam hal ini Bupati Minut serta Gubernur Sulut.

“PNS di Minut punya segudang potensi, siapa pun yang mendapat promosi jabatan, tentunya sudah melalui mekanisme yang ada,” kata Posumah.(sem)

Sompie Singal Hadiri Rakornas Apkasi dan Apeksi di Denpasar Bali

apeksiBali,KLABATNEWS.com-Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA menghadiri Rakornas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Denpasar-Bali. Kegiatan tersebut  berlangsung dari tanggal 11-12 September 2013, dihadiri seluruh kepala daerah se-Indonesia di Hotel New Kuta Bali.

Acara tersebut bertemakan  Gerak Cepat Pembangunan Infrastruktur Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan. Kegiatan Rakornas tersebut juga mengupas tentang percepatan konservasi BBM ke Energi Alternatif. Bupati Minut bersama sejumlah kepala daerah lainnya mengikuti Rakornas, juga turut menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama antara Apkasi, Apeksi dan Kementerian ESDM.(sem)

Minut Miliki Kadis Pariwisata Baru, Bupati Lantik Pejabat Eselon II dan III

pelantikan-kadis-pariwisataAirmadidi, KOMENTAR – Bupati Minahasa Utara Drs Sompie Singal MBA, Selasa (10/09), melantik 15 pejabat eselon II dan III Pemkab Minut di atrium Kantor Bupati. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rita Rumokoy yang adalah pejabat eselon dua digantikan oleh Femmy M Pangkerego yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Minut sebagai. Jabatan Pangkerego dipercayakan kepada Joopie Parengkuan yang sebelumnya menjabat Camat Dimembe. Sementara itu, Max Walukow, mantan Sekcam Airmadidi dipromosikan menjadi Camat Dimembe.

Selain itu, Bupati juga melengserkan Oscar Korompot dari jabatan sebelumnya Kabid Pajak dan digantikan oleh Audi Sambul yang sebelumnya menjabat Kabid Aset. Sedangkan jabatan Audi diisi oleh Clara Sigarlaki. Dilengserkannya Oscar sudah diprediksi sebelumnya karena besarnya desakan dari DPRD mengingat kinerja Oscar dinilai tidak maksimal.

Bupati Sompie S.F Singal dalam sambutannya mengatakan agar para pejabat yang baru dilantik untuk segera membiasakan diri dengan posisi yang baru, agar pembaharuan segera tercapai. Ia pun meminta para pejabat baru untuk membuat terobosan baru serta melahirkan ide segar. “Lakukan terobosan-terbosan yang baru dan ciptakan pelayanan yang baik untuk masyarakat dan ingat Anda adalah pengambil keputusan,” ungkap Bupati.(sem)

Pejabat Yang Dilantik/Pensiun

Nama                                  Jabatan

Femmy Pangkerego               Kadis Kebudayaan dan Pariwisata

Joopie Parengkuan                   Kaban Perpustakaan

Oscar Korompot                     Kabid di Sat Pol PP

Max Walukow                        Camat Dimembe

Daniel Wullur                         Sekretaris Sat Pol PP

Vilma Anthonie                      Sekcam Kema

Davidson Sulu                        Kabid Discapil

Helena Karundeng                  Kabid BPMPD

Joko Widayat                         Kabid Sat Pol PP

Vemmy Wadui                        Kabid Sat Pol PP

Jermias Lasina                       Kabid Sat Pol PP

Cakrawira Gundo                    Kabid di Bapelitbang

Carla Sigarlaki                        Kabid Aset

Audy Sambul                         Kabid Pajak

Edmon Laloan                        Kabid di DKP

Rita Rumokoy                        Pensiun

Viktor Pandelaki                     Pensiun

Djonie Rondonuwu                  Pensiun

Abraham Mekel                      Pensiun

Wakary Pua                           Pensiun

APBD-Perubahan Minut 2013 Disetujui Semua Fraksi, HUT DPRD Minut ke-4 Dirayakan Secara Sederhana

1236228_10200261279404301_1252722836_nAirmadidi,KLABATNEWS.com-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan untuk Tahun Anggaran 2013 Kabupaten Minahasa Utara ditetapkan dalam rapat paripurna di gedung DPRD, Senin (9/9). APBD-P disetujui Semua Fraksi DPRD Minut, persetujuan tersebut disampaikan kelima Fraksi yakni Fraksi Partai PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Tumatenden dan Fraksi Esa genang.
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Minahasa Utara Berty Kapojos yang Dihadiri Bupati Minahasa Utara Drs Sompie SF Singal MBA, para Forkopimda dan jajaran SKPD Kabupaten Minahasa Utara.Meski semua fraksi menyetujui APBD-Perubahan, namun ada catatan yang menjadi PR untuk Pemkab Minut terutama menyangkut pelayanan publik. Mewakili dari Fraksi PDI-Perjuangan dibacakan oleh Moses Corneles dalam pemandangan umum menyatakan, fraksi PDI-Perjuangan menyetujui APBD-Perubahan tersebut dan berharap anggaran tersebut bisa kena pada sektor riil.1237070_10200261274324174_7577660_n
“Anggaran tersebut agar bisa dimanfaatkan secara maksimal hingga member nilai tambah bagi perekonomian,” ungkap Moses. Fraksi PDI-Perjuangan memberi apresiasi kepada Bupati Minut Sompie Singal atas reformasi birokrasi yang terus dilakukan. Apresiasi juga diberikan kepada Kepala SKPD yang selalu terlihat bersemangat selama pembahasan APBD-Perubahan dengan DPRD.
Meski demikian, sejumlah catatan tetap diberikan oleh PDI-Perjuangan ini.Fraksi PDI-Perjuangan juga meminta agar Perda Pajak dan Retribusi segera diterapkan dan mengkritisi kurangnya alokasi dana untuk wilayah Likupang dan Wori. Menurut  Fraksi PDI-Perjuangan ini dua wilayah ini butuh banyak sentuhan pembangunan.
Lain halnya Pemandangan umum dari fraksi Golkar yang dibacakan Denny Wowiling menyatakan, APBD-Perubahan kali ini cukup pro rakyat karena belanja langsung yang lebih banyak dari tidak langsung. Indikasinya, menurut Dewo adalah pada Jamkesda yang ketambahan Rp 1,3 miliar hingga bisa mencakup 50 ribu jiwa. “Kabar baik lainnya adalah bagi PNS, yaitu Askes yang ketambahan Rp 1,2 miliar,” tutur Wowiling.Wowiling menambahkan, UPTD tidak perlu lagi merasa dianaktirikan. Pasalnya, keluhan mereka sudah ditampung dan dialokasikan perjalanan dinas satu kali dalam APBD-P.
“Selain mereka, camat juga mendapat perjalanan dinas,” kata Wowiling. Namun yang istimewa, kata dia, adalah tidak ada dana mengalir untuk penambahan alokasi bagi pimpinan serta anggota dewan. Dikatakannya, dana di secretariat dewan sebesar Rp 873 juta untuk belanja modal serta Rp 300 juta untuk perjalanan dinas. “Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan banyaknya kebutuhan public yang musti dikerjakan,” jelasnya.Sementara itu Bupati Minahasa Utara Sompie Singal berharap APBD-P tersebut segera dijalankan berhubung kian banyaknya agenda pembangunan. “Lebih cepat lebih baik,” ungkap Bupati.
1175600_10200261281044342_1969120645_n
Menurut bupati, APBD-Perubahan kali ini cukup akomodatif terhadap keluhan rakyat. Salah satu keluhan rakyat adalah jalan rusak, yang jadi prioritas dalam APBD-P. “Infrastruktur di Minahasa Utara akan digenjot dengan APBD-P ini,” ungkap Bupati.Meski begitu, belum semua aspirasi rakyat diakomodir dalam APBD-P. Ia berjanji akan mengakomodasi aspirasi tersebut pada APBD tahun 2014. “Saya sadar, tak bisa semua diakomodir,” ujar Sompie Singal. Kepada kepala SKPD bupati minta untuk terampil mengelola anggaran serta tidak menghabiskannya untuk kegiatan seremonial.

Dua ucapan selamat ulang tahun diucapkan Bupati Minut Sompie Singal di penghujung sambutannya dalam paripurna penetapan APBD-P 2013, Senin 9 September 2013 di kantor DPRD Minut.Sompie mengucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden SBY serta kepada DPRD Minut periode 2009-2014. Menurut sompie, DPRD Minut semenjak berdirinya telah menjadi mitra kerja yang baik. “Banyak kebijakan pemerintah yang ditelurkan berawal dari sikap kritis para anggota dewan. Terima kasih pada dewan,” ungkap bupati.1000346_10200261272604131_1497791959_n
Ketua DPRD Minut Berty Kapojos yang mendapat kesempatan berbicara setelah Sompie, mengumumkan akan dogelar acara tiup lilin di akhir paripurna sekaligus menjadi penutp paripurna selama 2 jam tersebut. Prosesi tiup lilin itu kata Berti, merupakan kejutan. Dan hadirin benar-benar terkejut, Ketika kue tart dihadirkan di depan ruang paripurna.Meski tidak diiringi lagu selamat ulang tahun namun suasana tetap riang. Usai potong kue acara berlanjut dengan foto bersama semua anggota dewan bersama bupati. Lalu doa penutup menutup prosesi tersebut, kemudian rapat ditutup secara resmi oleh ketua DPRD Minut Berti Kapojos degnan ketukan palu.(sem)
inShare
Share

Gilbert Paskibraka Nasional Bersaksi di Minut

Pemerintah-Kabupaten-Minahasa-Utara-memberikan-Penghargaan-dan-Beasiswa-kepada-Gilbert-KaramoyAirmadidi,KLABATNEWS.com-Untuk mencapai hasil yang baik dan apa yang kita cita-citakan bisa terwujud harus dengan kerja keras, hal ini telah dibuktikan oleh seorang siswa SMA 1 Airmadidi, Gilbert Karamoy yang menjadi seorang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat nasional, dengan kerja kerasnya berhasil menghantarkannya sebagai pembentang bendera saat upacara peringatan HUT Proklamasi RI ke-68 waktu lalu.

http://www.minutkab.go.id/wp-content/uploads/2013/09/Pemerintah-Kabupaten-Minahasa-Utara-memberikan-Penghargaan-dan-Beasiswa-kepada-Gilbert-Karamoyy.jpgGilbert Karamoy, memberikan kesaksian di hadapan bupati dan pejabat Pemkab Minahasa Utara (Minut) dalam ibadah Oikumene Pemkab Minut, yang dilaksanakan Senin 2 Septemberpagi. Dalam kesaksiannya Gilbert menceritakan pengalamannya ketika menjalani pelatihan Paskibraka di Jakarta.

Menurut  Gilbert Karamoy, Ia pernah kena sanksi saat pelatihan karena telah melakukan suatu kesalahan.”Memang pada waktu latihan saya pernah membuat suatu kesalahan sehingga saya mendapat sanksi, untuk itu saya sempat akan dijadikan pasukan cadangan, dengan pengalaman itu saya tidak patah semangat, berkat kerja keras dan pertolongan Tuhan, akhirnya saya dipercayakan menjadi pembentang bendera. Puji Tuhan akhirnya doa saya didengar,” jelas   Gilbert Karamoy.

Sementara itu Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA dalam kesempatan itu mengatakan bahwa atas kerja keras dan pertolongan Tuhan akhirnya Gilbert bisa berhasil dan memberikan bukti bahwa iman Gilbert bisa menghantarkan menjadi seorang yang dipercayakan menjadi pembentang bendera.

Sompie Singal berharap siswa yang di Minahasa Utara bisa mencotohkan apa yang dilakukan Gilbert dan hal itu perlu dicontohi dan diteladani. Bupati juga berharap agar Gilbert bisa terus berkarya di mana pun berada. “Jalani hidup ini dengan penuh kedisiplinan dan teruslah berkarya di dunia,” ungkap Sompie Singal.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minahasa UtaraDrs S Maximelian Tapada MSc menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara akan memberikan penghargaan kepada Gilbert Karamoy. “Gilbert Karamoy telah mengharumkan nama Sulawesi Utara terutama Kabupaten Minahasa Utara untuk itu kami akan memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, akan dimasukkan dalam penerima BSM serta dapat beasiswa tahun 2014,” ungkap Tapada.(semi wantania)