Saturday, 19 January 2019

Gubernur Tanda Tangani Prasasti Gedung Gereja GMIM Syalom Dimembe

gereja syalomDimembe,KLABATNEWS – Sukacita dirasakan Jemaat GMIM Syalom Dimembe, dalam mensyukuri pentahbisan gedung gereja sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 berjemaat, Rabu (16/10).

Gubernur Sulut, Sinyo Hary Sarundajang menandatangani prasasti penahbisan gedung gereja, dilanjutkan dengan ibadah yang di pimpin Ketua Umum Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Pdt Piet Tampi

Pdt Piet Tampi dalam khotbahnya mengatakan, jemaat punya gedung gereja yang bagus, maka mari fungsikan gedung gereja sebagaimana fungsinya.

“Marilah kita jangan jenuh mengajak dan memanggil warga gereja dan siapa pun juga yang mau dan datang beribadah di tempat ini, agar iman semakin bertumbuh dewasa, sebab iman bertumbuh maka kita tau bagaimana menempatkan diri sebagai pribadi yang beriman di tengah keluarga dan masyarakat,” jelas Pdt Piet Tampi.

Kalau iman ini bertumbuh, bagaimana memberadakan diri sehingga jemaat menjadi funsional, disukai banyak orang. “Kita disini harus membangun imam, karena imanlah yg membuat kita berani dan menyanggupkan kita menghadapi berbagai kenyataan dalam hidup ini,” kata Pdt Piet

Gubernur Sulut, Sinyo Hary Sarundajang, dalam sambutannya mengakui Gereja Syalom Dimembe mempunyai model kubah, yang begitu menyentuh hati, seperti berada di Yerusalem.

“Saya sampaikan banyak selamat, karena telah mendapatkan sebuah bentuk gereja indah, megah. Tentu jemaat dinamis, tumbuh berkembang dan berumur 30 tahun,” ujar Sarundajang

Hari berbahagia, hari yang tepat untuk kilas balik, mengingat jemaat pertama, siapa pemimpin, jemaat, pendeta dan majelis gereja waktu itu.

“Ini perlu, karena ini waktu tepat apresiasi, menghargai, mendoakan mereka, karena tanpa pendahulu, tanpa mereka, kita tak akan seperti ini,” kata Sarundajang.

Dikatakannya lagi, dari jemaat itu telah muncul pemimpin-pemimpin, sekurang-kurangnya pemimpin jemaat. Apapun kader-kader dari kampung itu, telah muncul dalam berbagai profesi, keahlian masing-masing.

“Oleh karena itu, pada saatnya kita rayakan bersama lahirnya jemaat ini, sambil menikmati gedung gereja baru. Dan kita harus yakin Tuhan Yesus masuk berkenan di gedung gereja,” ujar Sarundajang

Itu tergantung iman kita, lanjut Sarundajang, kalau jemaat mempunyai iman kokoh, Sarundajang pikir Tuhan Yesus mencintai jemaat, dan bersama jemaat ini, iman kita yang menyelamatkan kita.

“Dalam perjalan maka pertumbuhan iman akan terjadi. Iman adalah satu proses menuju pada melaksanakan perintah kehendak Tuhan bagi kita. Dalam perjalan imam, saya meyakini itu,” jelas Sarundajang.

Ia Sarundajang, makin tua makin luntur imannya, dan itu jangan terjadi, karena kegiatan manusia kadang seperti itu, bukannya semakin hari makin pintar tapi makin bodoh, bukan makin hari iman semakin kuat, tapi tergerus makin lemah makin pudar imannya pada Tuhan.

“Apa pun kata kuncinya, kita boleh ber hari ulang tahun, boleh mendapat gedung gereja indah, itu karena Tuhan. Oleh karena itu lebih penting adalah iman,” ujar Sarundajang.

Sementara itu, Ketua BPMJ GMIM Syalom Dimembe, Pdt Wonok Lomboan, mengucap syukur dan berterima kasih pada jemaat GMIM Syalom Dimembe yang berjuang luar biasa untuk pembangunan gedung gereja.

“Saya percaya bukan kuat gagah manusia, tapi ini karena Allah yang berkarya,” kata Pdt Wonok Lomboan

Diucapkannya terima kasih juga buat pemerintah pusat sampai pemerintah daerah, pada semua donatur, sampul syukur dan bahkan hanya lewat sumbangan depan gereja, yang diamininya sebagai bentuk pemberian Tuhan.

“Kuatnya sebuah bangunan dilihat bagaimana kita mmbuat bangunan. Tetapi iman berjemaat yang lemah, pasti sia-sia. Mari bangun iman jemaat semakin utuh. Iman menjadi dasar dari segala sesuatu,” ujar Pdt Wonok Lomboan.

Dalam kesempatan itu, seorang ibu yang dipanggil Nela Marnuamaya, adalah majelis yang pertama di jemaat GMIM Syalom Dimembe yang masih hidup dan menyaksikan gedung gereja berusia 30 tahun dan ditahbiskan.

“Inilah saksi hidup perjalanan jemaat GMIM Syalom Dimembe, dan Ibu Nela akan berusia 94 tahun,” kata Pdt Wonok Lomboan.

Rangkaian kegiatan ibadah diakhiri dengan pemasangan lilin kue ulang tahun oleh Gubernur Sulut, Dr Sinyo Hary Sarundajang, Bupati Minut, Drs Sompie SF Singal MBA dan Ketua Umum BPMS GMIM, Pdt Piet Tampi.

Sambil berpegangan tangan lilin dinyalakan bersama, sebagai tanda pemerintah dan gereja, bekerja sama untuk membangun kehidupan jemaat di wilayah Sulut, Minut, teristimiwa di jemaat GMIM bagi kemuliaan nama Tuhan.(sem)

 

Balapan Roda Sapi Pertahankan Budaya Tonsea

pacuan roda sapi02Kolongan,KLABATNEWS- Sudah sejak turun temurun dari generasi ke generasi, balapan roda sapi di Minahasa Utara dilaksanakan, bahkan sudah menjadi budaya lokal di masyarakat.

Revol Runtukahu satu di antara pemilik sapi pacu, mengakui sudah sejak kecil menekuni balapan roda sapi, menurutnya hal itu juga dilakukan oleh opa dan orangtuanya.

“Sekarang saya sudah 55 tahun, dulunya saya joki, kini jadi pemilik sapi pacu saja, biar joki muda yang bawa,” kata Runtukahu.

Kebiasaannya itu menjadi hobby baginya, ia pun tak merasa rugi ketika merawat sapi pacu, dengan memberikan makanan dan memberikan latihan pacu pada sapinya.

Runtukahu menamakan Matuari untuk sepasang sapi pacunya, ia mendapatkan sapi itu dibeli di Gorontalo dengan harga Rp 40 juta.

“Matuari (sapi) kini sudah lima tahun, sudah beberapa kali di pacu,” kata Runtukahu.

Untuk tetap melestarikan olahraga lokal ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Minahasa Utara, menyelenggarakan Lomba Pacuan Roda Sapi dalam rangka HUT ke-10 Kabupaten Minahasa Utara di arena pacuan roda sapi Mega Kaput, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat

Dra Femmy Pangkerego MPd ME sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Minahasa Utara, mengakui diselenggarakan lomba pacuan roda sapi juga menyongsong Kabupaten Minut sebagai daerah tujuan wisata 2015.

Lomba pacuan roda sapi ini merupakan olahraga memerlukan ketangkasan, keberanian tinggi, dan menghibur, dijadikan budaya kearifan local dan diagendakan tahunan dalam rangka mempromisakan wisata budaya dan daya tarik wisatawan lokal mancanegara.

“Budaya pariwisata kita akan lebih dikenal dan wisatawan akan banyak berkunjung ke daerah ini,” ujar Pangkerego.

Lomba pacu roda sapi, di mana roda sapi ditarik dua ekor sapi yang dikendalikan oleh joki. Untuk menjadi tercepat, bukan ditentukan oleh laju lari sapi, tapi butuh keahlian joki.

Ada lima kelas yang dilombakan, yaitu kelas extra atau kelas pemula untuk 100 meter, kelas pernah pacu untuk 100 meter, kelas 150 meter, kelas 200 meter dan kelas 250 meter atau disebut top kelas.

“Lomba berlangsung selama tiga hari (14-16/10), untuk finalnya, pemenang akan mendapat seekor sapi,” ujar Pangkerego.(sem)

pacuan roda sapi

 

Pembangunan Jalan Tol Wajib Didukung

Titik-nol-jalan-tol-berada-di-jalan-Ring-Road-MaumbiAirmadidi,KLABATNEWS-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah pimpinan Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dan Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Manado-Minahasa Utara-Bitung. Dinilai, Tol tersebut akan menambah banyak keuntungan untuk pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah Minahasa Utara sangat mendukung pembangunan jalan Tol, Manado-Minut-Bitung,” kata Singal.

Bupati mengharapkan masyarakat Sulawesi Utara maupun Minahasa Utara perlu mendukung proses pembangunan mulai dari pembebasan lahan dan proses pembangunan jalan itu sendiri. “Akses jalan akan menambah pertumbuhan perekonomian masyarakat,” tambah Singal.

Minahasa Utara kata Singal, berada pada posisi yang strategis, karena jalur Tol terpanjang ada di jalur Minahasa Utara. “Masyarakatlah yang akan menikmatinya,” jelas Singal.(sem)

Bupati Tutup Kejuaraan Taekwondo di Minut

1393798_10200465954281045_931488607_nAirmadidi,KLABATNEWS-Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA, menutup kejuaraan Taekwondo Open Turnament Bupati Cup di Pendopo Kantor Bupati, Rabu 16 Oktober 2013. Penutupan kejuaraan tersebut disaksikan Sekretaris Daerah Drs Johannes A. Rumambi, Ketua Universal Taekwondo Indonesia (UTI) Profesional Sulut Fanny Nasri dan Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) UTI Profesional Minahasa Utara Ronny Siwi. Kejuaraan yang dimulai s14 Oktober lalu memperebutkan Piala Bupati dan diikuti peserta se-Sulawesi Utara.

Menurut Bupati Drs Sompie SF Singal, kejuaraan seperti ini sangat positif untuk pengembangan minat, bakat dan prestasi generasi muda. “Biarlah semua ikut membantu dan mendukung sehingga olahraga taekwondo bisa melahirkan atlet yang berbakat,” jelas bupati.(sem)

Ronny Siwi Pimpin Taekwondo Minahasa Utara

1380320_10200465948280895_579695591_nAirmadidi,KLABATNEWS-Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Ronny Siwi, dilantik menjadi Ketua Universal Taekwondo Indonesia (UTI) Profesional Minahasa Utara, oleh Ketua UTI Profesional Sulut Fanny Nasri, Rabu 16 Oktober di Pendopo Kantor Bupati. Pelantikan ini disaksikan Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dan Sekretaris Daerah Drs Johannes A. Rumambi serta para atlet Taekwondo. Untuk sekretaris dijabat Harley Sompie dan Bendahara Citra Tulong.

1396026_10200465952120991_552470761_nMenurut Ketua UTI Profesional Sulut Fanny Nasri, Pengurus Kabupaten yang dilantik diharapkan bisa melaksanakan program kerja dan bisa melakukan terobosan baru untuk pengembangan Taekwondo di Minahasa Utara. “Pengurus yang dilantik diyakini mampu mengembangkan olahraga ini,” ungkap Nasri.

Ronny Siwi usai dilantik mengatakan, dirinya berterima kasih atas kepercayaan ini dan meminta dukungan masyarakat maupun pemerhati Taekwondo. Kata Siwi, olahraga seperti ini harus dikembangkan selain untuk prestasi tetapi juga untuk kesehatan. “Marilah kita bersama-sama bangun Minahasa Utara dengan olahraga,” kata Siwi.(sem)

Bupati Lantik Kumtua Talawaan, Dihadiri Gubernur Sulut

995523_10200465784316796_1641512108_nTalawaan,KLABATNEWS-Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA, melantik Hukum Tua (Kumtua) Desa Talawaan, Kecamatan Talawaan Christian Ch  Umboh, di  kantor Desa Talawaan, Rabu 16 Oktober 2013. Pelantikan tersebut disaksikan masyarakat Talawaan dan desa sekitarnya serta Gubernur SH Sarundajang.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, jabatan dan amanah dari masyarakat perlu diapresiasi dengan tugas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, masyarakat juga ikut membantu dan mendukung kepemimpinan hukumtua dengan cara ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa. “Marilah kita secara bersama-sama membangun desa dan ikut mendukung program pemerintah desa dan kabupaten,” kata Singal.

Bupati menambahkan pemilihan hukum tua sudah selesai, saat ini tinggal menatap pembangunan yang ada di desa demi kesejahteraan bersama. Kepada hukum tua yang dilantik, diharapkan bersinergis dengan masyarakat untuk membangun desa yang tercinta. “Tetaplah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan setiap kebijakan tentunya harus ikut sesuai dengan aturan yang ada,” jelas Singal.

Pelantikan tersebut disaksikan pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Pemerintah Kecamatan Talawaan serta para tamu undangan lainnya dan Gubernur DR SH Sarundajang, gubernur pun disambut gembira oleh masyarakat Desa Talawaan. Pasalnya, baru Hukumtua Desa Talawaan, pelantikan hukumtua dihadiri orang nomor satu di Sulawesi Utara, yang juga  calon presiden dalam konvensi salah satu partai politik.(sem)

1391666_10200465846358347_1760514946_n

Bupati: Selamat Hari Raya Idul Adha (عيد الأضحى)

946397_10200460665268823_1427448766_nAirmadidi,KLABATNEWS-Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama, Seperti yang dilakukan Umat Muslim di Masjid Jami Diponegoro Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara pada Selasa (15/10). Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.1378128_10200460657588631_1367985510_n

Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.

Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA dan pejabat Pemkab Minut, Selasa (15/10) bersama dengan umat Muslim se-Minut merayakan Hari Raya Idul Adha. Hal ini dibuktikan dengan mendatangi Masjid Jami Diponegoro Airmadidi. Bupati pada Hari Raya Idul Adha kali ini memberikan bantuan sapi kurban dengan anggaran Rp 150 juta kepada seluruh umat Muslim yang tersebar di 10 kecamatan di Minahasa Utara, melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Minut.

Bupati dalam kesempatan itu mengajak umat Muslim untuk semakin dekat dengan Allah serta membangun kebersamaan dan persaudaraan di Hari Raya Idul Adha ini. “Untuk itu saya sebagai pribadi dan keluarga serta Pemkab Minut mengucapkan selamat merayakan Idul Adha kepada umat Muslim,” ungkap Bupati.

Seusai Sholad yang dipimpin imam Sukardi Suleman dam Khotib Ikshan Yanno. Bupati Sompie Singal menyerahkan beberapa ekor sapi dan 2 ekor kambing.(sem/wiki)995523_10200460666828862_1849256172_n