Sunday, 16 December 2018

Gubernur Buka Pameran Pembangunan, Pemkab dan Masyarakat Minut Mengucapkan Dirgahayu ke-49 Provinsi Sulawesi Utara

 pameran01Airmadidi,KLABATNEWS.com-Gubernur Sulawesi Utara Dr SH Sarundajang membuka pameran pembangunan dalam rangka HUT ke-49 Propinsi Sulawesi Utara di Kayuwatu, Sabtu (21/09). Untuk itu Pemerintah Kabupaten  dan Masyarakat Minahasa Utara mengucapkan Dirgahayu ke-49 Provinsi Sulawesi Utara. Dalam kegiatan pameran seluruh daerah di Sulut memamerkan seluruh potensi daerahnya, baik kerajinan tangan maupun hasil pertanian dan perkebunan. Kabupaten Minahasa Utara pun tidak mau kalah dengan daerah-daerah lain, yakni memperlihatkan hasil ketrampilan rakyat, hasil pertanian dan perkebunan yang ada di Bumi Klabat.pameran

Gubernur Sarundajang didampingi ketua TP-PKK Sulut Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun dan Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil MPd serta rombongan setelah membuka pameran, langsung mengunjungi stand pameran dari seluruh kabupaten-kota termasuk Kabupaten Minahasa Utara. Dalam kunjungannya, Gubernur dan rombongan langsung diterima Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA, Sekda Johannes Rumambi, kepala-kepala SKPD dan para camat. SH Sarundajang pun mengakui akan keberhasilan Minut yang menampilkan seluruh potensi-potensi daerah.

“Saya akui bahwa Kabupaten Minahasa Utara kaya akan sumber daya alamnya,” ungkap Gubernur. Stand pameran Minut sendiri menonjolkan akan kekayaan alamnya, seperti jenis buah-buahan di antaranya pepaya, semangka dan pisang serta komoditi hasil perkebunan lainnya yakni jagung dan umbi-umbian.

pameran02Ada juga hal menarik yang terlihat dari stand pameran Minut yaitu dipampangnya kamus Bahasa Tonsea yang diciptakan oleh Bupati Minut, mobil E-KTP yang lengkap dengan peralatannya pun turut nongkrong di stand tersebut dengan tujuan untuk melayani perekaman data warga Minut.(sem)

Mengucapkan Dirgahayu ke-49 Provinsi Sulawesi Utara

Share Button

SHS dan Sompie Singal Tabur Bunga Di Makam HV Worang, SHS: Akan Berjuang Jadikan Pahlawan Nasional

hv worangKema,KLABATNEWS.com– Gubernur Sulawesi  Utara SH Sarundajang (SHS) bersama Bupati Minahasa Utara Drs Sompie Singal MBA melakukan upacara penghormatan dan tabur bunga di Makam HV Worang di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Jumat (20/09). Acara tabur bunga tersebut merupakan prosesi wajib setelah menjelang HUT Provinsi Sulut. Istri mendiang HV Worang Henny Tompunu bersama keluarga pun turut hadir dalam kegiatan itu, serta kepala-kepala SKPD Pemkab Minut, kepolisian sektor Kema, Camat Kema dan jajarannya, serta hukum tua se-Kecamatan Kema dan perangkatnya.

Suasana apacara penghormatan dan tabur bunga pada mantan gubernur Sulut ini berlangsung dengan hikmat. Henny Tompunu, istri dari almarhum HV Worang ini berharap agar suaminya, HV Worang dijadikan Pahlawan Nasional. Ia mengaku bahwa Gubernur Sulut SH Sarundajang berjanji akan memperjuangkan HV Worang bisa menjadi Pahlawan Nasional. “Pak Gubernur SH Sarundajang berjanji, akan memperjuangkan suami saya untuk menjadi pahlawan nasional, hal ini merupakan kado terindah dari bapak gubernur sehubungan dengan ulang tahun saya,” ungkap Henny Tompunu.

Kepada wartawan Henny juga menceritakan kiprah suaminya sebagai tentara dan gubernur Sulut waktu itu. “Suami saya pernah bertugas di Makassar, Jatim dan Sumatera, pasukan yang dipimpinnya terkenal dengan sebutan Batalion Worang,” jelasnya.

Gubernur Sinyo Sarundajang menyebut Gubernur HV Worang sebagai gurunya. Dikatakannya Sarundajang, banyak hal yang dipelajarinya seperti kemampuan memulihkan keadaan setelah Sulut bergolak saat itu. “Ia merehab kehancuran di masa sebelumnya,” ujar Sarundajang.

Gubernur menambahkan tanpa tangan dingin dari seorang pejuang yakni HV Worang di waktu itu, mustahil Sulut bisa sampai pada era saat ini, pembangunan di Sulut begitu pesat. “Pak Worang pun kapasitas unik yakni membasmi kekacauan serta memulihkan situasi,” tutur Sarundajang.

Sementara itu Bupati Minut Sompie Singal mengatakan HV Worang adalah salah satu Putra terbaik di tanah Tonsea ini. “Untuk itu kepada generasi muda sekarang ini, agar meneladani kiprah dan perjuangan dari Bapak HV Worang. Pak Worang berjaya di tingkat nasional tapi tidak lupa akan daerah asalnya yakni Bumi Nyiur Melambai ini,” jelas Sompie Singal.(sem)

Share Button

Minut Siapkan 500 Hektar Kembangkan Tanaman Kedelai

tanaman kedelaiKalawat, KLABATNEWS.com- Kabupaten Minahasa Utara diberikan kepercayaan oleh Pemerintah Pusat untuk mengembangkan kedelai di tanah Bumi Klabat, hal ini mendapat respon yang baik dari Pemkab Minut dan masyarakatnya demi ketersediaan kebutuhan akan kedelai. Kedelai telah menjadi persoalan nasional karena mahalnya harga keledai di daerah Jawa sekarang ini. Minut dalam hal ini Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Minahasa Utara  justru tengah menggembangkan tanaman Kedelei di sejumlah wilayah di Minut. Hal ini disampaikan Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Minut Wangke Karundeng kepada sejumlah wartawan, di lokasi penanaman Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, Rabu (18/09). Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA mengawali penanaman kedelai di desa tersebut.

“Karena mahalnya harga kedelai saat ini. Kami tengah mengembangkan penanaman kedelai di sejumlah lokasi di Minut. Ini juga dimaksudkan untuk memberi alternatif baru bagi petani di Minut,” ujarnya. Ada sejumlah area jelas Wangke, yang sudah disiapkan untuk penanaman kedelai itu. “Tempat pengembangan kedelai adalah Likupang Raya yaitu Likupang Selatan, Timur dan Barat, juga Wori.
Daerah itu dipilih karena dinilai cocok untuk ditanami Kedelai,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada 500 hektar yang tersebar di daerah-daerah tersebut yang akan dipakai untuk ditanami kedelai. Dinas Pertanian akan membagikan benih kedelai ke sejumlah kelompok tani.
Hal ini sudah mulai sejak bulan lalu, saat ini sudah masuk tahap pengolahan,” tutur Wangke.
Menurut kadis, sebelum dilakukan penanaman benih, lahan harus diolah terlebih dahulu.

Terkait sumber daya manusia, Wangke mengaku pihaknya tengah menyiapkan pelatihan serta pendampingan bagi para kelompok tani yang dapat benih. “Harus saya akui awalnya sulit mengajak petani menanam kedelai, dikarenakan masalah kultur petani yang tidak terbiasa menanam kedelai.
Namun dengan upaya yang keras, petani bisa diajak bahkan terjadi perkembangan yang menggembirakan dengan kian banyaknya petani yang tertarik. Sejauh ini respon warga cukup baik,” tandasnya.(sem)

Share Button

Kemesraan Ini Janganlah Cepat Berlalu Bergema di Kantor Pemkab Minut saat Acara Kenal Pamit Kapolres Minut

KENAL-PAMIT-KAPOLRES-MINUTAirmadidi,KLABATNEWS.com-Kenal Pamit Kapolres Minahasa Utara digelar di kantor Pemkab Minut Selasa, 17 September 2013. Lagu Kemesraan pun dilantunkan oleh para Forkopimda Kabupaten Minahasa Utara pada acara tersebut. Kemesraan Ini Janganlah Cepat Berlalu bergema di kantor Pemkab Minut membuat para tamu undangan yang hadir menjadi haru mendengar lagu itu.

Kapolres Minahasa Utara yang AKBP Drs Hari Sarwono SIK SH MHum bersama istri diberikan kesempatan untuk membawakan satu-dua lagu. Sarwono pun membawakan lagu pop Manado dengan judul Detik-detik Terakhir. Sarwonopun dengan gaganya dan dengan suara emasnya menyanyikan lagu tersebut didampingi istri tercinta, tepuk tangan para tamu pun mengiringi lantunan lagu pak Kapolres Bitung ini.

 Itulah suasana Kenal Pamit Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa Utara dari AKBP Drs Hari Sarwono SIK SH MHum kepada Kapolres Baru AKBP Joko Winartono SIK. Acara yang dikemas dengan apik dan diiringi Musik Kolintang, Muski Klarinet dan Keyboard lebih menyemarakkan suasana pisa sambut itu.

Kesan dari mantan Kapores Hari Sarwono yang mengatakan, selama masa kepemimpinannya di Minahasa Utara, dirinya selalu mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Keamanan dan ketertiban terjaga, karena adanya solidaritas dan rasa kebersamaan dari warga Minahasa Utara. “Terima kasih untuk warga Minahasa Utara,” kata Sarwono.

Sarwono juga mengatakan, selama bertugas di Minahasa Utara, banyak kesan positif yang dirasa dalam tugas termasuk dalam keluarganya. “Warga Minahasa Utara adalah warga yang baik dan banyak meninggalkan kesan baik bagi kami,” kata Sarwono.

Sementara itu Kapolres yang baru, AKBP Joko Winarto SIK mengatakan, dirinya siap mengemban tugas di Minahasa Utara dan meminta dukungan dari warga Minahasa Utara, sehingga tugas pengamanan bisa berjalan dengan baik. Diakuinya, tanpa dukungan dari masyarakat, tak mungkin keamanan akan tercipta. “Marilah bantu kami polisi untuk menjaga keamanan bersama,” ujar Joko.

Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dalam sambutan mengatakan, dirinya dan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berterima kasih kepada Kapolres yang lama, yang telah bertugas dan berkarya di Minahasa Utara menjaga keamanan Bumi Klabat ini. Selain itu bupati juga mengatakan, kapolres yang lama sangat bersinergis dalam melaksanakan tugas pimpinan daerah, dalam menciptakan Minahasa Utara menjadi daerah yang maju. “Terima kasih atas karya dan pengabdian kepada Bapak AKBP Hari Sarwono selama menjabat kapolres Minahasa Utara,” kata Singal.

Lanjut Bupati Sompie Singal, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyampaikan selamat datang kepada Kapolres yang baru, selama bertugas dan selama bergabung dengan warga Minahasa Utara. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tetap akan mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan di Minahasa Utara. “Selamat datang dan selamat bertugas di Minahasa Utara. Torang Samua Basudara,” ungkap Singal.

Dalam acara Kenal Pamit tersebut bupati juga memberikan bingkisan kepada Kapolres Minut yang lama AKBP Drs Hari Sarwono SIK SH MHum.

Dalam acara Kenal Pamit tersebut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Airmadidi Rike Pandegiroth, Ketua DPRD Berty Kapojos, Kajari Airmadidi Ivan Samosir SH, Sekretaris Daerah Drs Johannes A. Rumambi, Perwakilan Polresta Manado, Dandim Manado dan Bitung, Jajaran Polres Minahasa Utara, serta pejabat teras Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.(sem/*)

 

Share Button

Sanggar Kolintang Lembean Tampil Memukau di Kantor Bupati, Sompie Singal: Anggaran Kolintang akan Di-APBD-kan

kolintangAirmadidi,KLABATNEWS.com– Musik kolintang tampil memukau dan menggemparkan di kantor bupati Senin (16/09). Mereka menunjukkan kebolehan mereka dalam memainkan alat musik kolintang di hadapan para pejabat di kantor Pemkab Minut. Untuk itu sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih pada acara Festival Malesung II 2013 waktu lalu. Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA yang didampingi Sekda Johannes Rumambi serta sejumlah pejabat Pemkab Minut menggelar acara penyambutan di kantor Bupati Minut yang diawali dengan ibadah.

Di hadapan para pegawai Pemkab Minut, ketua TP-PKK Minahasa Utara Ny Altje Singal-Polii SH MSc ini yang mendampingi utusan Minut yang bertarung di Jakarta, menyerahkan trofi yang diraih kolintang Minut kepada bupati Minut Sompie Singal.

http://www.klabatnews.com/wp-content/uploads/2013/09/13885_10200300774031642_1798258448_n.jpgDalam kesempatan itu Bupati Sompie Singal memberikan apresiasi yang tinggi kepada utusan Minut yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di Festival Malesung II 2013 dan telah mengharumkan nama Minut di kancah nasional. Ia berharap semoga prestasi ini tetap dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan.

“Kita harus bersyukur karena Tuhan telah menganugerahkan anak-anak kita ini dan kita semua dalam suatu kehebatan Tuhan dan telah memberikan seni yang juga merupakan khas dari kabupaten Minahasa Utara ialah kolintang, dan kolintang ini memang sudah mendunia, tapi justru itulah kita kalau tidak melatih dan melatih, tentu pada suatu saat meskipun kolintang ini berasal dari Tonsea dari Minut tapi sesungguhnya kita pasti akan kalah nanti, kalah bersaing,” ungkap bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga memberikan motivasi-motivasi para guru-guru para pelatih-pelatih, para manajer yang bertanggung jawab dalam kesenian ini, terutama juga kita akan fokuskan ini di dinas pariwisata. “Saya harap ini akan di-APBD-kan agar supaya mereka bisa melakukan pertandingan-pertandingan, baik di tingkat propinsi atau nasional. Kita juga akan memberikan kesempatan kepada generasi muda ini agar kelestarian dari seni musik kolintang ini bisa dipertahankan bahkan kita tingkatkan agar ini bisa menjadi suatu kebanggaan dari kita semua,” jelasnya

Karena kebanggaan saat ini yang kita alami lanjut bupati, merupakan perjuangan dari semua pihak atau stakeholder yang ada terutama dari anak-anak kita, yang juga di sela-sela kesibukan mereka belajar di sekolah tapi mereka bisa membagi waktu untuk belajar seni.

“Dan semoga prestasi ini dapat memotivasi bagi siswa-siswi yang lainnya atau grup kolintang yang lainnya agar dapat berprestasi di tingkat nasional. Pemkab tetap berkomitmen mengembangkan kolintang di Minut,” ungkap bupati.

Seperti diketahui, prestasi ini diraih pada acara Festival Malesung II 2013 lomba musik kolintang tingkat nasional, yang dirangkaikan dengan hari ulang tahun ke-40 Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) yang bertempat d Sport Mall Kepala Gading Jakarta, 5-7 September 2013.

Dalam perlombaan musik kolintang, Minahasa Utara meraih juara satu kategori profesional sekaligus juara nasional yang diraih Sanggar kolintang Sia Mo Sera B Desa Lembean, Kecamatan Kauditan Minahasa Utara. Selanjutnya, juara 2 kategori profesional diraih Manguni Sound Kalawat dan Minut meraih juara 3 dari Sanggar Sia Mo Sera A Lembean untuk kategori umum dewasa, sedangkan Sanggar Maleosan Junior Desa Lembean-Minut meraih juara 3 kategori pelajar SD, serta Sanggar Kolintang Teresia Lembean Minut meraih juara 4 kategori profesional.(sem)

Share Button

Kepala Bappelitbang Kerja Keras untuk Pembangunan Minut, Sosialisasi Program Pembangunan Pedesaan

Hanny-Tambaniok

Hanny T. Tambani, S.Sos, M.Si.

Airmadidi,KLABATNEWS.com-Perencanaan dan pengembangan daerah, demi Percepatan Pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara merupakan tugas pokok dan fungsi dari bagian Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) yang dipimpin oleh Kepala Bappelitbang Minut Hanny T. Tambani, S.Sos, M.Si. Bappelitbang Minut tak kenal waktu untuk terus bekerja demi percepatan pembangunan di Bumi Klabat ini.

Hal ini dibuktikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan mengadakan sosialisasi Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Pemukiman (PPIP) dan Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan, di Sutanraja Hotel, Jumat 13 September 2013.

Kepala Bappelitbang Minut Hanny Tambani mengatakan, PPIP di Minahasa Utara akan berlangsung di 15 desa seperti yang tertera dalam APBN Induk. Kami telah mengadakan sosialisasi pada bulan Mei lalu, kini telah masuk tahapan persiapan. “Pemkab Minut terus bekerja keras demi pembangunan di daerah ini dan sekarang sudah masuk pada tahap persiapan,” ungkap Tambani yang dikenal para stafnya seorang pekerja keras.

Sementara dalam APBN-P Minut lanjut Tambani kebagian pula 46 Desa. Saat ini baru akan memasuki tahap sosialisasi. “Untuk alokasi anggaran per desa berjumlah Rp 250 juta. Anggaran sebesar itu nantinya akan digunakan untuk membangun jalan desa, jembatan, serta tambatan perahu. “Pembangunan tersebut akan dilaksanakan oleh sebuah tim dari desa, yang nantinya akan dibentuk tim melalui musyawarah desa,” jelasnya seraya menambahkan tim tersebut akan dikontrol tim dari Kementerian. Kami berharap semoga tim yang bentuk dapat bekerja dengan jujur dan sebaik mungkin agar dengan adanya PPIP ini akan terbangun infrastruktur di daerah pedesaan.

Seperti diketahui tugas pokok dan fungsi Kepala Bappelitbang mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam melaksanakan kewenangan di bidang perencanaan pembangunan dan penelitian pengembangan daerah serta tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh kepala daerah. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Bappelitbang mempunyai fungsi yakni membuat perumusan kebijakan teknis pemerintah daerah di bidang perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah.

Perumusan kebijakan, pengaturan, pembinaan, pembangunan dan pengawasan penataan ruang daerah. Penyelenggaraann penelitian, pengembangan dan kerjasama pembangunan dengan Lembaga, Perguruan tinggi, daerah, provinsi dan negara lain untuk menunjang pembangunan daerah. Pelaksanaan koordinasi perencanaan. Pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data untuk menunjang perencanaan pembangunan daerah. Pelayanan penunjang penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Pembinaan Kelompok Jabatan Fungsional dan Pengelola Tata Usaha Kantor.(sem)

Share Button

Yang Ingin Kacaukan Sulut akan Berhadapan dengan Brigade Manguni, BMI Gelar Rakerda

brigade-manguniKalawat, KLABATNEWS.comDewan Pimpinan Daerah Brigade Manguni Indonesia (BMI) Sulawesi Utara, mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Sutan Raja Hotel, Jumat (13/09). Bupati Minahasa Utara Drs Sompie Singal MBA merupakan Pembina Brigade Manguni Indonesia Sulut. Bupati dalam kesempatan itu mengingatkan kepada semua pihak yang ingin mengacaukan Bumi Nyiur Melambai atau Sulawesi Utara (Sulut) nantinya akan berhadapan dengan Brigade Manguni.

“Brigade Manguni Sulut hadir di tengah-tengah masyarakat dan pemerintah untuk mengawal dan menjaga agar daerah ini tetap terjaga. Karena itu jika ada orang yang ingin mengacaukan daerah ini hadapi dulu Brigade Manguni,” tegasnya Bupati.

Pasalnya, menurut Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina BMI Sulut ini, NKRI dan keamanan Sulut merupakan harga mati bagi BMI.  “Kehadiran BMI tidak untuk menakutnakuti warga. Bukan untuk memihak kepada orang tertentu atau kelompok tertentu. Tapi yang diperjuangkan BMI dalah kebenaran dan keadilan di atas segala-galanya. NKRI adalah harga mati bagi Brigade Manguni,” jelasnya.

Lanjut Sompie Singal, BMI sekarang di bawah pimpinan Pdt Hanny Pantouw STh banyak mengalami perubahan yang lebih baik. Karena itu ia berharap pelaksanaan Rakerda ini dapat membawa dampak positif bagi keberadaan dan peran BMI di tengah-tengah masyarakat.
Rapat tersebut dihadiri Gubernur Sulut SH Sarundajang yang diwakili Kepala Kesbang Gun Lapadengan, Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua DPRD Manado Denny Sondakh,  Sekda Minut Johanis Rumambi, Tokoh Agama Nico Gara, Sekretaris Jendral DPT BMI Marchel Maramis, Tonaas Harian DPT BMI Lendy Wangke, Tonaas Harian BMI DPD Propinsi Sulut Daniel Pangemanan serta pengurus BM se-Sulut.

Sementara itu Kepala Kesbang Gun Lapadengan mengatakan turut sertanya BM dalam pembangunan memiliki konsekwensi bahwa BM perlu bekerja lebih keras lagi seiring dengan geliat pembangunan. “Makanya ajang ini amat penting, dan kami sangat mendukung,” tegas Lapadengan seraya menambahkan gubernur Sulut sangat mensupport Rakerda dan mengapresiasi peran BM selama ini.

Tonaas BMI DPD Sulut Pdt Hanny Pantouw STh mengatakan untuk menjaga stabilitas di Sulut, BMI selalu siaga satu terhadap terhadap penyusupan pihak luar dengan maksud untuk mengacau. Dikatakannya, BMI mengawasi semua kemungkinan adanya pengacau.

“Sulut sudah terkenal sebagai daerah yang aman dan tentram karena kerukunannya, kita tidak ingin penyusup merusak stabilitas yang sudah tercipta,” ungkap Hanny Pantouw STh seraya menambahkan meski MBI sebagai perekat bangsa, tapi mereka tak akan menoleransi oknum yang ingin mengacaukan stabilitas di daerah Sulawesi Utara.

“Tujuan dari rakerda ini adalah peningkatan kualitas personel maupun organisasi agar tugas yang diemban bisa terlaksana dengan baik. Selain membahas AD/ART, Rakerda tersebut nantinya akan menghasilkan rekomendasi untuk dibawa ke forum tertinggi yakni Dewan Pimpinan Tonaas. “Dengan mengangkat tema BM tampil sebagai perekat bangsa dengan lewat sinergi dengan semua komponen, BM ingin bersinergi dengan semua pihak untuk menjaga keamanan di daerah ini,” tukas Tonaas.

Dalam rapat tersebut juga diadakan pelantikan pengurus BMI Sulut 2013- 2017, tim advokasi BMI Sulut serta Mahasiswa BMI Sulut yang merupakan wadah bagi mahasiswa di bidang pendidikan. Rekerda tersebut juga diisi dengan diskusi panel, dengan panelis  Kabinda Sulut, Dirintel Polda serta Kasiter Korem.(sem/hk)

Share Button