Sunday, 27 May 2018

Peringatan Hari Pramuka di Minut Meriah

smp margoAirmadidi,KLABATNEWS.com-Peringatan Hari Pramuka tingkat Kabupaten Minahasa Utara, digelar di Lapangan Kantor Bupati Minahasa Utara, Jumat 23 Agustus 2013. Sekretaris Daerah Drs Johannes A. Rumambi bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri Ketua Kwarcab Minahasa Utara Ny Altje Singal Polii SH MSi, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) para siswa Pramuka dari SD, SMP dan SMA, serta pengurus Kwarcab Minahasa Utara.

Ketua Kwarcab Minahasa Utara Ny Altje Singal Polii SH MSi mengatakan, upacara tersebut memperingati Hari Pramuka tahun 2013. Diharapkan lewat momentum Pramuka, bisa membangkitkan semangat kepanduan, semangat nasionalisme serta semangat cinta terhadap NKRI.

Biarlah momentum ini bisa mempererat semangat, persatuan dan kesatuan serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan secara keseluruhan. “Marilah kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dan ikut aktif dalam pembangunan bangsa,” kata Polii.(sem/*)

Share Button

KPU Minahasa Utara Tetapkan Daftar Calon Tetap DPRD Minut

KPU TETAPKAN DCTOKAirmadidi,KLABATNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Minahasa Utara pada pemilu legislatif tahun 2014 di kantor KPU Kabupaten Minahasa Utara, Airmadidi, Kamis (22/8). Finalisasi DCT ini juga disertai dengan pengesahan oleh masing-masing ketua partai politik (parpol). Penetapan DCT berdasarkan rapat pleno terbuka.

Frederiek Sirap selaku Ketua KPU Kabupaten Minahasa Utara mengatakan, untuk pemilu legislative 2014 di Minahasa Utara (Minut) dan sebagaimana diketahui untuk empat dapil di Minut dengan 30 kursi waktu di DCS, bakal calon yang diajukan parpol ada 279 dan kemudian setelah melewati masa-masa tahapan selanjutnya, tahapan tanggapan masyarakat, verifikasi berkas-berkas dan verifikasi terhadap tanggapan masyarakat.

“Maka dari 3 tanggapan masyarakat, 2 berasal dari masyarakat sendiri dan satu dari panwas, maka setelah kami melakukan klarifikasi, ternyata satu tanggapan masyarakat benar, yang menyatakan bahwa ada satu calon yang memiliki KTP ganda dan itu dari Partai Gerindra, sehingga kami dari pihak KPU Minut, sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang ada, memberikan peluang untuk mengadakan pergantian DCS, karena rananya memang terbuka seperti itu,” ungkap Frederiek Sirap.

Lanjut Sirap, kemudian sejalan dengan waktu, ketika diterbitkan surat edaran KPU Nomor 315 yang memberi peluang bagi calon-calon untuk melengkapi lagi surat keterangan pengunduran diri sampai tanggal 1 Agustus 2013, ternyata ada dua caleg yang sampai 1 Agustus, yang 2 caleg yang tidak menyerahkan surat keterangan dari atasannya yang menyatakan pengunduran diri sementara diproses, sehingga sesuai dengan ketentuan yang ada, kami harus menggugurkan mereka.

“Sehingga boleh dikatakan dari DCS sampai DCT, penetapan KPU Minut terdapat satu calon yang diganti pada tahapan pergantian DCS dan ada dua calon yang tidak lolos sampai pada tahapan DCT, dan kedua calon itu satu dari Partai Nasdem dan satu dari PPP.(sem)

Share Button

Panitia HUT RI ke-68 Kecamatan Kauditan Gelar Lomba Gerak Jalan

jeivi wijayaKauditan,KLABATNEWS.com-Ada banyak cara memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke-68. Mulai dari mengadakan upacara di puncak gunung atau di dalam laut. Namun ada juga yang merayakan dengan beragam lomba-lomba unik, seperti yang dilakukan Panitia HUT RI ke-68 Kecamatan Kauditan. Mereka melaksanakan lomba gerak jalan tingkat pelajar, desa dan umum.

jeivi wijaya02Gerak jalan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 17 Agustus 2013 sekitar pukul 12:00 WITA di Desa Karegesan dan finish di Desa Kawiley, Kecamatan Kauditan dan dihadiri oleh camat, Kepala UPTD Dinas Pendidikan para kepala sekolah, kepala dinas Kehutanan Minut, TNI dan Polri dan para anggota dewan.

Peserta gerak jalan mulai dari siswa sekolah dasar, SMP, SMA, aparat desa, PKK dan karang taruna se-Kecamatan Kauditan. Warga Kecamatan Kauditan pun sangat antusias menyaksikan pelaksanaan gerak jalan tersebut hingga selesai dan berlangsung dengan suasana ramai, lancar, dan aman. Sebelumnya telah dilaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-68 di Lapanagan Desa Karegesan.

Ketua Panitia HUT RI ke-68 Kecamatan Kauditan, Jeivi M Wijaya STh kepada media ini mengatakan lomba gerak jalan ini memiliki makna strategis, yaitu sebagai bagian dari upaya kita bersama untuk menggelorakan semangat 45 dan menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kejuangan kebangsaan dalam jalinan persatuan dan kesatuan.

“Di samping itu, merupakan momentum tepat untuk merenungkan kembali eksistensi, peran, tugas dan tanggungjawab kita dalam proses pembangunan, seraya melakukan evaluasi dan introspeksi tentang seberapa besar kontribusi yang telah kita berikan dalam mengisi kemerdekaan ini, melalui karya dan pengabdian bagi kemajuan daerah bumi Klabat dan bangsa sesuai tugas dan tanggun jawab masing-masing,” ujar Jeivi Wijaya.

Wijaya juga mengingatkan kepada para peserta, melalui kegiatan ini hendaknya akan semakin menumbuhkan kesadaran kejuangan seperti yang telah dibhaktikan oleh para pejuang bangsa dalam merebut kemerdekaan ini dari kaum penjajah. “Marilah kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif dan marilah kita berjuang bersama-sama untuk membangun Minahasa Utara untuk lebih baik lagi,” jelas Wijaya yang sangat peduli dengan masyarakat Minahasa Utara.(sem)

Share Button

Bupati dan Wakil Bupati Tos Bersama

toastAirmadidi,KLABATNEWS.com-Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dan Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH memimpin toast kenegaraan sehubungan HUT ke 68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2013. Acara yang digelar di atrium kantor Bupati Minahasa Utara, dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Camat, Lurah, TP PKK Minahasa Utara, Dharma Wanita Persatuan dan tamu undangan.

toast1Dalam toast di panggung atrium kantor bupati, bupati bersama wakil bupati  didampingi Ketua DPRD Berty Kapojos, Kajari, Kapolres Minahasa Utara, Ketua Pengadilan Negeri Airmadidi, Sekretaris Daerah Kabupaten Drs Johannes Rumambi, para asisten serta tokoh agama. Usai toast dilanjutkan dengan bagi-bagi kue HUT Proklmasi oleh bupati dan wakil bupati kepada Pimpinan Daerah serta Pejabat teras.

Dalam kesempatan itu bupati mengatakan, bahwa perayaan maupun peringatan HUT Proklmasi dirayakan dengan penuh makna, sehingga apa yang dilakukan saat ini berbuah positif untuk bangsa dan negara. Demi kejayaan bangsa negara, kejayaan Provinsi Sulawesi Utara dan terutama kejayaan Minahasa Utara, bupati mengajak toast bersama sebagai wujud syukur atas alam kemerdekaan ini. “Ini hanya sebagai simbol. Tapi sesungguhnya, kemerdekaan ini harus diisi dengan kegiatan positif untuk pembangunan,” kata Singal.

Wakil Bupati Yulisa Baramuli juga menambahkan, kemerdekaan ini adalah momentum untuk bangkit, menuju pada pemerintahan yang baik dan kesejahteraan masyarakat membaik. “Marilah kita lanjutkan pembangunan demi kemajuan dan kemakmuran bersama,” kata Baramuli. Merdeka.(sem/*)

Share Button

Jadilah Warga Gereja Katolik dan Warga Negara 100 Persen, Pastor Agustinus Sumaraw dan Piet Luntungan Bersyukur

hut pastor03Kauditan,KLABATNEWS.com-17 Agustus adalah tanggal yang selalu dikenang oleh seluruh bangsa Indonesia. Di tahun 2013 ini sudah 68 tahun bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Dan bagi seluruh umat katolik yang ada di Paroki Santu Paulus Lembean, tanggal 17 ini merupakan hari yang penuh suka cita. Selain merayakan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Indonesia, pada hari itu juga pastor kepala paroki (Pastor Agustinus Sumaraw pr) berhari ulang tahun yang ke-65. Dan Ketua Dewan Pastoral mereka (Bpk. Piet P. J. Luntungan BA) berhari ulang tahun yang ke-64.

hut pastor0517 Agustus 2013 jam 06.00 wita, gereja katolik St. Paulus Lembean di Kecamatan Kauditan dipenuhi oleh umat katolik yang berdatangan untuk mengawali hari bersejarah ini dengan berdoa dan bersyukur kepada Tuhan atas berkat terindah yang mereka terima lewat hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, hari ulang tahun pastor paroki dan hari ulang tahun ketua dewan pastoral paroki mereka.

Lantunan lagu “Indonesia Raya” dalam gereja serta nuansa dekorasi gereja yang diwarnai warna merah dan putih, sungguh menambah kesyahduan perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh salah seorang yubilaris (orang yang dirayakan) pastor Agus Sumaraw pr. Dalam kotbahnya, beliau mengajak umat untuk meneladani ajaran dari uskup pertama orang Indonesia Albertus Soegijapranata SJ.

“Kita harus menjadi 100 persen warga gereja katolik dan 100 persen warga Negara Indonesia!” selain itu pastor Agus juga mengutip perkataan mantan presiden Amerika, Jhon F. Kennedy: “Don’t ask what your country can do for you, but what you can do for your country” (Jangan tanyakan apa yang negaramu akan lakukan untukmu, tapi apa yang kamu dapat lakukan untuk negaramu).hut pastor08

Perayaan Ekaristi ini dihadiri juga oleh yubilaris yang lain Bpk. Piet P. J. Luntungan BA bersama keluarganya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan minum bersama di pastoran. Setelah itu, setiap orang kembali ke rumah mereka untuk selanjutnya masing-masing mempersiapkan diri mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih (baik dilapangan maupun di televisi).

Setelah menghadiri Upacara bendera di Kantor Bupati Minahasa Utara bersama dengan Bpk. Piet yang juga adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, pastor Agus mengadakan open house di pastoran pada siang hari sampai sore. Banyak sanak saudara, kerabat dan teman pastor yang datang memberikan selamat, Yang Mulia Uskup Manado pun sempat hadir meskipun menurut beliau hari itu acaranya sangat pada sekali. Bapak Piet juga mengadakan Open House di rumah kediamannya di Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan.

Acara kemudian dilanjutkan pada malam hari. Jam 18.00 wita, umat paroki St. Paulus Lembean mulai berduyun-duyun menuju Wisma Excelcior Lembean. Kedua yubilaris: Bapak pastor dan Bapak Piet, hadir di wisma Excelcior bersama umat untuk acara ramah tamah dan resepsi bersama. Dugaan panitia bahwa hanya akan sedikit umat yang hadir karena banyak dari mereka yang lelah setelah mengikuti upacara bendera di lapangan dan gerak jalan yang cukup jauh, ternyata meleset. Wisma Excelcior yang cukup luas hampir tak mampu menampung umat yang meskipun lelah tapi tetap datang bersyukur atas momen bersejarah ini.

ucapan selamat dari umat katolikDalam sambutannya, Bapak Piet mengungkapkan bahwa meskipun pada hari ulang tahun kemerdekaan RI ini, banyak acara resmi kepemerintahan yang harus dihadirinya, tapi beliau tetap berusaha menyisihkan waktu untuk perayaan hari ulang tahunnya dan juga perayaan hari ulang tahun pastor parokinya. Karena itulah istri tercintanya tak bisa hadir mendampingi beliau. Sang istri harus stand by di rumah untuk menerima dan melayani tamu yang datang untuk memberikan selamat kepada Bapak Piet, sementara sang Bapak Piet sendiri berada bersama pastor paroki dan umatnya. Hal ini adalah salah satu usaha untuk menjadi 100 % warga Negara yang baik dan 100 % warga gereja yang baik.

Lain halnya dengan sambutan dari pastor Agus. “Saya tahun lalu hanya mendapat bunga dada yang kecil; tapi sekarang mendapat Kalung bunga yang besar. Ini berarti saya mendapat tugas dan kepercayaan yang lebih besar dari umat,” ungkap pastor Agus. Ketika acara pemasangan  dan peniupan lilin ulang tahun, pemandu meminta pastor Agus untuk meniup lilin dalam sekali tiupan, karena berdasarkan tradisi, sang yubilaris harus memadamkan lilin dalam sekali tiupan. Ternyata pastor Agus membutuhkan 3 kali tiupan baru lilin tersebut padam.

“Ini membuktikan bahwa saya butuh bantuan orang lain (Dewan Pastoral Paroki dan seluruh umat) untuk menjalankan tugas pengembalaan di paroki Santu Paulus ini. Saya tak bisa kerja sendiri,” ungkap pastor yang bulan Juni lalu genap 1 tahun bertugas di paroki ini.

Setelah resepsi bersama dan beberapa atraksi dari Orang Muda Katolik yang menunjukkan kepiawaian mereka dalam bidang seni suara (Paduan Suara dan Vocal Group) serta seni tari (Tari Jajar), acara ini secara resmi ditutup. Sekali lagi dugaan panitia penyelenggara bahwa setelah makan pasti akan banyak umat yang sudah pulang ke rumah, ternyata meleset. Umat dengan setia tetap mengikuti acara demi acara yang telah disusun. Kurang lebih empat jam mereka tetap bertahan meskipun secara fisik mereka sudah lelah. Selamat bagi Pastor Agus dan Bapak Piet, Ad multos annos (Semoga panjang umur). Dan Proficiat (selamat) bagi seluruh umat dan bangsa Indonesia. Sekali merdeka tetap merdeka!(sem/*)

Share Button

Yulisa Baramuli Irup Pada Upacara Penurunan Bendera

Wakil-Bupati-Yulisa-Baramuli-Irup-Penurunan-BenderaAirmadidi,KLABATNEWS.com-Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada penurunan bendera merah putih, peringatan HUT Ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2013 tingkat Kabupaten Minahasa Utara. Upacara yang digelar di Lapangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, diikuti PNS dan Pimpinan Daerah serta Pejabat Pemerintah Kabupaten  Minahasa Utara, Kamis 17 Agustus 2013 jam 5 sore.

Wakil Bupati Yulisa Baramuli,SH sebagai Inspektur dalam Upacara Penurunan BenderaWakil Bupati Yulisa Baramuli,SH sebagai Inspektur Upacara pada Penurunan Bendera 17 Agustus 2013

Menariknya, dalam upacara tersebut, keluarga Wakil Bupati Yulisa Baramuli tampak hadir. Mulai dari ayah dan ibu dari Yulisa, yakni Hengky Baramuli mantan anggota DPR RI bersama istri, serta suami dari wakil bupati. Mereka ikut menyaksikan, bagaimana Yulisa menjadi Irup pada penurunan bendera peringatan HUT Proklamasi tahun 2013.

Wakil Bupati Yulisa Baramuli,SH Bersama Keluarga

Wakil Bupati Yulisa Baramuli,SH Bersama Keluarga

Wakil bupati tampak anggun, megah dan berwibawa dengan stelan pakaian putih-putih di atas panggung utama. Ketika pemegang baki pasukan pengibar bendera (Paskibra) menyerahkan bendera merah putih kepada Wabup, dengan berwibawa, Yulisa mengambil bendera merah putih dan memasukkan ke dalam tempat penyimpanan bendera.

Usai upacara, pejabat maupun pimpinan daerah bergantian foto bersama dengan wabup serta Paskibra ikut foto bersama dengan Yulisa Baramuli SH.

Keluarga dari Yulisa Baramuli SH juga foto bersama dengan para pejabat, Paskibra maupun tokoh masyarakat yang hadir, serta para undangan lainnya yang hadir dalam upacara penurunan bendera di lapangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.(sem/*)

 

Share Button

Bupati dan Forkopimda Ziarah di Makam Pahlawan

ziarah01Kalawat,KLABATNEWS.com-Bupati Drs Sompie SF Singal MBA, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) serta pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Maria Walanda Maramis, usai Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-68, Sabtu 17 Agustus 2013. Selain upacara, Forkompinda serta Pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melakukan tabur bunga di TMP yang terletak di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat.
ziarah02Kepada sejumlah media Bupati mengatakan, bahwa jasa-jasa pahlawan harus dihargai dan diambil contoh untuk diteruskan dalam pembangunan saat ini. “Jasa pejuang membuat kita generasi saat ini menikmati alam kemerdekaan dan alam kebebasan berkarya dan berkarsa untuk melanjutkan pembangunan bangsa. Untuk itu marilah kita hargai jasa-jasa pahlawan,” kata Singal.(sem/*)

Share Button