Tuesday, 25 September 2018

15 maret

Share Button

14 maret

Share Button

Marzukie: Perguruan Tinggi Harus Hasilkan Lulusan Dapat Ciptakan Lapangan Kerja

1970374_10201319710304412_655624332_nAirmadidi,KLABATNEWS-Hubungan antara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) serta Kewirausahaan dikupas tuntas dalam Seminar bertajuk Peran Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Kewirausahaan, Kamis (13/3) di Universitas Klabat (UNKLAB) Airmadidi Minahasa Utara.

Hadir sebagai pembicara Ketua DPR RI Marzuki Alie, Gubernur Sulut SH Sarundajang serta Koordinator Kopertis wilayah XI Andi Niartiningsih. Seminar yang berlangsung selama empat jam itu menyimpulkan bila PTS harus menghasilkan lulusan yang dapat menciptakan lapangan kerja.

1011630_10201319709824400_60475565_nMarzuki Alie dalam paparannya menyatakan, tugas perguruan tinggi masa kini bukan hanya menciptakan lulusan yang siap kerja, namun siap membuka lapangan kerja. “Jadi tidak sebatas siap kerja,” katanya.

Dikatakan Marzuki, PTS harus menyediakan kurikulum berbasis kompetensi serta sarana perkuliahan yang memadai, namun semuanya tergantung sikap dari mahasiswa. Marzuki mengaku, bila ada hambatan psikologis pada setiap lulusan perguruan tinggi untuk menjadi wiraswasta. “Banyak lulusan perguruan tinggi yang berpikir menjadi wiraswasta berarti mulai dari nol, dalam hati ia bertanya – tanya, untuk apa sekolah jika harus berbisnis,” kata dia.

Padahal, kata dia, akan lebih baik jika pebisnis punya latar belakang pendidikan. Marzuki menceritakan pengalamannya sewaktu kecil, dimana hari – harinya dihabiskan dengan berdagang di pasar. Sejak kecil Marzuki mengaku sudah terbiasa membuat analisa tentang nilai jual suatu barang. “Saya selalu beranalisa mengenai barang ini, apakah akan laku atau tidak, terbiasa berpikir seperti itu melatih sense kita, saya bisa berpolitik karena terbiasa melakukan perhitungan,” bebernya.

Ia mengajak mahasiswa untuk sejak dini melatih kemampuan analisa. “Jika sudah bertekad untuk berbisnis, maka tak usah ragu, segera mulai, jika gagal bangkit lagi, maka buahnya akan kita petik,” kata dia.

Andi Niartiningsih dalam paparannya menyinggung era AFTA yang sebentar lagi dimasuki Indonesia.
Keadaan saat ini sangat memprihatinkan, dimana produk Cina membanjiri pasar Indonesia, sementara UMKM justru megap – megap. “Keadaan ini harus diatasi, salah satunya dengan menciptakan generasi muda yang unggul Iptek,” kata dia.

Dikatakannya, Indonesia saat ini punya momentum besar dengan melimpahnya tenaga produktif. Yang jadi kendala, kata dia, tenaga potensial itu belum tergarap maksimal. Saat ini, baru 7 persen lebih angkatan sekolah yang duduk di bangku kuliah.  Sebutnya, sebagian besar mahasiswa kuliah di PTS karena jumlah PTS memang lebih banyak ketimbang Perguruan Tinggi.  Ia mengimbau PTS untuk tidak hanya sekedar ada, tapi ada untuk memberi manfaat pada bangsa. “Caranya terapkan pendidikan berbasis penelitian, pendidikan serta pendidikan, yang mengarahkan mahasiswa untuk menerapkan ilmu dengan seluas – luasnya kepada masyarakat,” bebernya.

Gubernur Sulut SH Sarundajang mengatakan, AFTA akan mempengaruhi ekonomi di Sulawesi Utara.
Datangnya era AFTA, kata Sarundajang, harus disikapi sejak saat ini dengan menyiapkan SDM yang terlatih serta terampil. Sarundajang menilai perguruan tinggi swasta di Minut cukup berhasil menghasilkan lulusan yang baik. “Contohnya Unklab ini,” kata dia.
Tentang lulusan PT yang hanya mau jadi PNS, Sarundajang mengimbau untuk keluar dari zona nyaman, bertarung di kancah pertarungan global, dan menjadi pemenang.(sem)

1796576_10201319710904427_289064955_n

 

 

Share Button

Bupati Minut Resmikan Monumen Anugerah Yesus di Likupang

1514369_10201315120269664_1300238972_nLiksel, KLABATNEWS- Kabupaten Minahasa Utara layak dijadikan kabupaten dengan objek wisata rohani. Hal ini menyusul ketambahan satu obyek wisata lagi yakni Monumen Anugerah Yesus yang diresmikan oleh Bupati Drs Sompie Singal MBA di Desa Kaweruan Kecamatan Likupang Selatan (Liksel), Rabu (12/03) kemarin.

1924594_10201315119029633_541469606_n “Objek wisata rohani merupakan salah satu ciri Pariwisata di Minut yang membedakan dengan daerah lainnya. Selain itu di sini ada objek wisata alam, wisata pantai, terumbu karang serta kebudayaan. Ini tak hanya menguntungkan dari sisi ekonomi tapi juga dari sisi spiritual dan tentunya warga Minut pastinya diberkati,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Monumen ini dibangun oleh keluarga Nangon Rumimpunu yang berasal dari desa ini dan berbentuk Patung Yesus memberkati setinggi 10 meter sambil menginjak bola bumi.

Patung yang berada di bagian depan rumah yang berdiri di ketinggian tersebut mulai dibangun sejak 21 Juni 2013 lalu berupa peletakan batu pertamanya juga dilakukan bupati.

Kepada wartawan, Nangon mengaku terinspirasi dari kunjungannya ke Yerusalem beberapa waktu lalu yang membuatnya membangun monumen tersebut.

“Patung Yesus yang menginjak Globe merupakan simbol dari Yesus sebagai pencipta langit dan bumi, namun dekat dengan manusia,” jelasnya.

Yang menarik, pada bagian tengah monumen terdapat kotak persegi berisi Biji Sesawi, batu dari bukit Golgota, pasir Laut Mati serta Air dari Danau Galilea.

1797539_10201315118629623_275066938_n“Semua umat Kristen yang membaca Kitab Suci pasti tahu benda-benda ini punya makna yang besar bagi kehidupan. Saya harap yang gundah hati akan bangkit imannya saat datang ke sini,” bebernya.

Yang terunik adalah adanya simbol bintang David yang terpasang di pagar, bahkan di prasasti terpasang Bendera Israel. “Bintang David simbol janji Allah, yang berlaku pula untuk umat Kristen. Saya juga akan bangun perpustakaan rohani dan sebuah studio musik rohani di tahun ini agar semua yang datang semakin mendalami imannya. Semoga pengunjung monumen dapat mengecap pengalaman rohani yang pernah didapatnya di tanah suci dan mereka semakin dekat dengan Tuhan,” harapnya.(sem)

 

 

Share Button

Bupati Minut Hadiri Penandatanganan MoU Antara ICBC dengan APKASI

1618455_10201276155415567_1051152595_nBupati Kabupaten Minahasa Utara Drs. Sompie S.F. Singal.MBA menghadiri acara “Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Indonesia China Business Council (ICBC) dengan APKASI   bertempat di ISTANA BALLROOM HOTAL SARIPAN PACIFIC, JL.M.H. THAMRIN 6 JAKARTA. Selasa (04/03).

Dalam acara tersebut digelar ajang investasi antara investor-investor  yang ada di negara china, dimana juga minahasa utara ada investor yang berkenan untuk membantu mengembangkan pariwisata yang ada di minahasa utara begitu juga dengan pengembangan perikanan laut khususnya budidaya ikan kerapu. selesai bertemu dengan para investor-investor china langsung menuju ke kantor pusat APKASI yang bertempat di International Centre Building jalan sudirman jakarta untuk betemu dgn 40 perwakilan negara sahabat yang akan berinvestasi di indonesia dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Indonesia China Business Council (ICBC) yaitu Ali markus sebagai, ketua umum ICBC dengan APKASI  yang diketuai oleh Isran Noor.(humas pemkab minut)

1618624_10201276151535470_784847852_n

 

Share Button

Massa Bentrok dengan Polisi di Kantor KPU, Simulasi Penanganan Teror Pemilu

1489073_10201305667193343_1861600672_nAirmadidi, KLABATNEWS – Setelah berkumpul di depan Terminal Airmadidi, massa yang menolak calon legislatif terpilih berunjuk rasa dengan mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minut, Senin (10/03). Sempat aparat Polres melakukan langkah persuasive namun massa tetap melakukan unjuk rasa. Dalam orasinya massa ini mengaku kecewa dengan kinerja KPU.

Melihat massa yang anarkis, Polres menerjunkan pasukan Dalmas dan kemudian membentuk formasi siaga, dengan tameng di tangan, menanti massa di depan kantor KPU. Saat berada di halaman KPU mereka mulai bertindak anarkis. Mereka melakukan aksi anarkis membakar ban bekas dan melemparkan sejumlah barang ke arah pasukan Dalmas.

1975224_10201305669513401_789377820_nBahkan massa berusaha menerobos blokade, dengan cara memukul serta menendang. Tak tinggal diam, polisi pun langsung melakukan tembakan gas air mata beberapa kali dan membuat massa sempat mundur.

Hanya saja massa tetap mencoba merangsek lagi.  Kali ini dengan cara yang lebih brutal yakni maju serentak sambil melempar batu. Aparat Dalmas pun maju, didukung oleh mobil pemadam yang menyemprotkan air ke arah pendemo. Alhasil, massa berlarian ke segala arah. Aparat terus menekan. Sementara tiga orang terkena tembak, sementara satu orang yang diduga sebagai provokator berhasil ditangkap. Akhirnya aparat Polres berhasil menguasai keadaan.

Demikianlah simulasi pengamanan Pemilu yang berlangsung sepanjang setengah jam di halaman Polres Minut.

Menariknya, simulasi ini disaksikan langsung Kapolda Sulut Brigjen Pol Palmer Sinaga, Bupati Minut Sompie Singal, Ketua DPRD Minut Berti Kapojos, Kajari Minut Irvan Samosir, Ketua PN Airmadidi Mona Pandegiroth, para Asisten, Kadis serta Kaban.(sem)

1798735_10201305668793383_2032865878_n

 

Share Button

Bupati Hadiri Lomba Jalan Sehat Menuju Pemilu Jurdil

1796617_10201300210616932_449303246_nAirmadidi,KLABATNEWS– Kurang lebih 1000 warga Kabupaten Minahasa Utara ikut ambil bagian dalam kegiatan lomba jalan sehat menuju Pemilu Jujur dan Adil (Jurdil) yang digelar KPU Minut, Minggu (09/03).
Ribuan peserta tersebut terdiri para pemilih pemula dari sejumlah SMA/SMK, pegawai, KPU, PPK, PPL, Panwaslu, Panwascam serta Parpol peserta pemilu.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dan istri Ny Altje Singal-Polii SH MSc, Ketua DPRD Minut Berty Kapojos, Ketua KPU Fredriek Sirap dan komisioner, Ketua Panwaslu Irvan Grosman dan personel serta Relawan Demokrasi.

1620717_10201300211456953_192845935_nDalam laporan panitia Komisioner KPU Minut divisi sosialisasi Stella Runtu, mengungkapkan lomba jalan sehat menuju pemilu jujur dan adil ini merupakan program KPU yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia dengan tujuan mensosialisasikan pemilu 9 April 2014. “Tujuannya selain mensosialisasikan Pemilu 9 April 2014, juga terutama bagi para pemilih pemula. Ayo memilih untuk Indonesia,” tutur Runtu.

Bupati Drs Sompie SF Singal MBA dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu menyatakan memberikan suport. “Kita harus memberikan supart bagi diri sendiri dan teman. Walaupun berbeda warna tetapi marilah kita satukan perbedaan sebagai kekuatan membangun untuk meraih cita-cita,” tutur Bupati.

Lanjutnya kalau ada persatuan maka akan mencapai keberhasilan dan kesejahteraan. “Marilah memilih dengan damai, kalau memilih dengan damai maka akan ada kesejahteraan. Perbedaan warna mempersatukan kita, marilah hidup ruku dan damai,” tutur Singal, seraya menambahkan kegiatan ini sebagai bagian dari sosialisasi supaya pemilu sukses.(sem)

Share Button