Tuesday, 26 September 2017

Potensi Daerah

  1. Pertanian

Tanaman perkebunan yang dominan di Kabupaten Minahasa Utara adalah tanaman kelapa. Tanaman ini mencakup luas 46.448 Ha dengan produksi pada tahun 2010 sebesar 45.744,40 ton/tahun tingkat produktifitas mencapai 3.812 ton/ha dan menjadi mata pencarian pokok sebagian besar penduduk.

Terbukanya industri kecil dan menengah berupa pengolahan produk turunan dari kelapa yang sampai saat ini diproduksi di daerah ini dan mempunyai prospek pasar nasional dan internasional yang potensial seperti Virgin Coconut Oil (minyak kelapa murni) dan produk-produk lainnya.

Tanaman pangan meliputi padi, palawija dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan lokal. Produksi pada tahun 2010 sebagai berikut:

No

Komoditi Utama

Luas Area

(Ha)

Produksi

(ton/tahun)

Lokasi

(Kecamatan)

1

Kelapa

46.448

45.737,50

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

2

Cengkih

3.054

3.222,03

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

3

Kakao

198,11

118,75

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

4

Pala

672,23

195,51

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

5

Ubi Kayu

518,28

18,720

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

6

Padi Sawah

5.127

27,482

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

7

Padi Ladang

1.123

7,476

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

8

Jagung

12.618

35,036

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

9

Holtikultura

– Rambutan

– Duku/Lansat

– Durian

– Mangga

– Pepaya

– Pisang

5.503

5.837

4.294

446

4.294

2.301

8.798

Kema, Kauditan,

Airmadidi, Kalawat,

Talawaan, Dimembe,

Wori, Likupang Timur,

Likupang Barat

  1. Kehutanan

Kabupaten Minahasa Utara memiliki beberapa Kawasan Hutan yaitu : Hutan Bakau, Hutan Lindung, dan Hutan Produksi Terbatas.

Luas Kawasan Hutan di Minahasa Utara :

No

Kelompok Hutan

Luas

Total

(Ha)

Kondisi

Baik

Rusak

Ha

%

Ha

%

1

HB Likupang

3.214,55

1.731,77

53,87

1.482,78

46,13

2

HB Pulau Bangka I

239,36

38,78

13,22

254,58

86,78

3

HB Pulau Bangka II

172,10

63,75

37,04

108,35

62,96

4

HB Tj. Kelapa

195,41

74,99

38,38

120,42

61,62

Jumlah HB

3.875,42

1.909,29

49,27

1.966,13

50,73

5

HL Gn. Klabat

4.800,49

2.740,11

57,08

2.060,78

42,92

6

HL Gn. Lembean

1.512,85

776,70

51,34

736,15

48,66

7

HL Gn. Saoan II

506,61

0

0

506,61

100,00

8

HL Gn. Tumpa

50,79

0

0

50,79

100,00

9

HL Gn. Wiau

4.573,83

434,35

9,50

4.139,48

90,50

10

HL Gn. Saoan I

734,47

0

0

734,47

100,00

11

HL Tj Pulisan

438,91

0

0

438,91

100,00

Jumlah HL

12.618,35

3.951,16

31,32

8.667,19

66,68

12

HPT Gn. Saoan

4.734,95

584,20

12,34

4.150,75

87,66

13

HPT Gn Wiau

3.336,27

0

0

3.336,27

100,00

14

HPT P. Bangka

1.506,64

0,07

0

1.506,57

100,00

15

HPT P. Talise

106,76

84,49

79,14

22,27

20,86

Jumlah HPT

9.684,62

668,76

6,90

9.015,86

93,10

16

TNL Bunaken

2.470,95

1.381,20

55,90

1.089,75

44,10

Jumlah Kawasan

Konservasi

2.470,95

1.381,20

55,90

1.089,75

44,10

Jenis kayu komersial yang dapat dikembangkan di kawasan hutan produksi yang menjadi prioritas adalah Diospiros sp, Meranti, Agarhis, Nyatoh, Palapi, Matoa dll.

  1. Peternakan

Jenis ternak utama yang dibudidayakan adalah sapi, babi, kambing, ayam ras, ayam kampong, dan itik. Tujuan pemeliharaan selain untuk memenuhi kebutuhan daging juga untuk membantu petani dalam pertanian dan sebagai alat angkutan. Peluang investasi usaha penggemukan (fattening) yang dipasarkan antar pulau terutama Tarakan dan Balikpapan. Mulai dikembangkan olahraga pacuan sapi yang telah masuk iven tetap di Kabupaten Minahasa Utara.

Ternak babi dan ternak unggas berupa ayam kampung umumnya dipelihara untuk kebutuhan lokas sedangkan prospek pasar antar pulau adalah daging ayam dan telur. Terdapat dua perusahaan penetasan ayam daging untuk memenuhi pasar Sulawesi Utara yakni PT Unggul Mulya di Desa Pinilih Kecamatan Dimembe dan PT Prospek di Kelurahan Sukur Airmadidi.

Populasi ternak tahun 2010 adalah sebagai berikut :

  1. Sapi 9.582 ekor

  2. Babi 14.908 ekor

  3. Ayam 119.457 ekor

  4. Itik 2.700 ekor

  5. Kambing 3.633 ekor

  6. Kuda 306 ekor

  1. Perikanan

Perikanan tangkap di Kabupaten Minahasa Utara dengan produksi rata-rata 14.959 ton per tahun dengan jenis ikan yang dominan adalah ikan cakalang, ikan tuna dan ikan tongkol. Masih terbuka peluang potensi pengembangan agribisnis perikanan tangkap di perairan Wori, Likupang dan Kema.

Untuk budidaya telah dikembangkan kerang mutiara seluas 5.000 Ha, rumput laut 2.500 Ha dengan produksi 1.400 ton/tahun, udang 75 Ha dan budidaya air tawar telah dikembangkan sebesar + 4.017 Ha untuk ikan nila dengan produksi 600 ton dan komoditi penunjang (ikan mas) dengan produksi 300 ton, sedangkan potensi budidaya laut seperti kerapu + 5.000 Ha dengan produksi 6,2 ton/tahun.

  1. Pariwisata

Di Minahasa Utara terdapat obyek-obyek wisata cukup menarik dan dalam pengembangan yaitu:

  1. Wisata Bahari di Wori, Likupang dan Kema. Wisata Budaya/Sejarah yakni waruga di Airmadidi.

  2. Wisata olahraga Pacuan Sapi di Desa Kawangkoan dan Desa Suwaan.

  3. Agrowisata kebun kelapa Hibrida di Wori dan Likupang, Agrowisata kolam ikan nila dan ikan mas di Dimembe dan Kema.

Selain itu terdapat aneka seni budaya seperti tarian Tumatenden, Kabasaran, Maengket, Musik Bambu, Musik Bia (kerang), Musik Kolintang dan adat istiadat sesuai etnis dengan daya tarik yang khas.

Gunung Klabat

Memiliki ketinggian 1.995 m dpl, merupakan Gunung tertinggi di Sulawesi Utara. Pemandangan Pelabuhan Bitung dan Kota Manado bisa dinikmati dari puncak gunung ini.

 Kaki Dian

Kaki Dian adalah sebuah menara berbentuk Kaki Dian yang dibangun dengan 7 cabang lampu Dian yang memiliki tinggi keseluruhan 19 meter dengan jarak kira-kira 3 km dari pusat Kota Airmadidi.

 Kolam Pancuran Sembilan (Kolam Tumetenden)

Kolam Tumetenden adalah kolam yang mempunyai sebuah legenda tentang Sembilan bidadari kayangan yang sering turun untuk mandi di kolam pancuran Sembilan (Tumetenden).

 WARUGA

Waruga atau makam tua nenek moyang Minahasa, tersebar di seluruh kecamatan. Taman Purbakala Waruga Sawangan, mengoleksi 144 buah waruga yang dikumpulkan dari beberapa tempat.

 AIR TERJUN TUNAN

Terletak di Desa Talawaan, air terjun Tunan merupakan pilihan tepat bagi pecinta alam yang senang bertualang.

KEINDAHAN PULAU

Beribu pesona bawah air yang memiliki terumbu karang di mana ada ratusan jenis ikan dengan keunikan dan keindahan tersendiri dapat dinikmati di Kepulauan Gangga, Bangka dan Sahanaung.

PULAU BANGKA

Pulau ini terletak dalam wilayah Kecamatan Likupang Timur kira-kira 60 menit perjalanan dari Kota Manado. Kemudian melalui laut dengan motor boat sekitar 30-40 menit. Pulau Bangka dengan pasir putih yang indah, lestari, subur, padat dan unik juga merupakan surge laut karena menyimpan beribu pesona taman laut yang memiliki karang-karang yang berwarna-warni di mana ada ratusan jenis ikan hias beraneka ragam yang hidup pada terumbu karang yang spektakuler, ikan-ikannya merupakan habitat burung Maleo, kepiting, juga ikan kenari.

TARIAN TUMETENDEN

Tarian Tumetenden adalah tari kreasi baru yang berasal dari daerah Kabupaten Minahasa Utara yang menggambarkan 9 bidadari dari kayangan yang turun ke bumi hendak mandi di pancuran Tumetenden. Yang menjadi istri seorang manusia bernama Mamanua.

TARIAN KABASARAN

Tarian Kabasaran atau Cakalele adalah tarian perang yang berasal dari Minahasa yang sesuai artinya Bertarung dan Kejar-mengejar. Tari ini memperlihatkan keberanian, ketangkasan, dan kehebatan para Waraney dalam menghadapi lawan/musuh.

TARIAN MAENGKET

Sebuah tarian sakral dan dianggap suci khusus disajikan pada upacara-upacara adat terutama pada musim panen padi. Tidak hanya sekedar menari, para penari juga menyanyikan lagu sebagai rasa syukur kepada sang pencipta (Owey), saat memiliki rumah yang baru ditempati (Marambak) dan pergaulan muda-mudi (Lalayaan)

PENGINAPAN PANTAI HUTAN PULISAN

Terletak 50 KM dari Kota Manado, Pulisan Jungle Resort merupakan pantai indah dengan hamparan pasir putih sepanjang 1,5 Km. Keindahan alam yang luar biasa dengan hutan pantai yang dihuni burung maleo dan monyet makak hitam, di samping itu menjadi tempat penyu besar bertelur.

PANTAI FIRDAUS

Pantai Firdaus terletak di Desa Kema, 15 km dari Airmadidi Ibukota Kabupaten Minahasa Utara, memiliki kawasan wisata pantai dengan adanya pondok-pondok juga sering dilakukan lomba selancar angin dan pertandingan tinju pantai. Di dekat pantai Firdaus terdapat sebuah batu berbentuk wanita yang dikenal dengan nama Batu Nona dan ada juga pariwisata dengan nama Pantai Batu Nona.

PANTAI BATU NONA

Pantai Batu Nona terletak di Desa Kema 3 tak jauh dari Pantai Firdaus, 17 km dari Airmadidi dan +32 km dari Kota Manado, memilik kawasan wisata pantai yang sangat indah dengan berlatar belakang Gunung Klabat, wisata pantai Batu Nona sudah dikenal masyarakat Sulawesi Utara.

PANTAI TASIKOKI

Pantai Tasikoki yang berada di Dusun Pimpin, Kecamatan Kauditan sekitar 28 Km dari Manado. Pantai ini sangat dikenal dengan pemandangan pantai, serta jembatan penyeberangan ke laut dan ada shelter-shelter yang boleh digunakan oleh pengunjung untuk beribadah dan rekreasi. Pemandangan sawah, ladang dan perbukitan yang indah.

MUSIK KOLINTANG

Kolintang merupakan alat musik asli dari Minahasa yang sudah terkenal sampai keluar negeri. Alat musik ini terpelihara kelestariannya di Minahasa Utara.

MUSIK BIA

Alat musik tradisional yang diberi nama sesuai dengan bahannya yaitu kulit kerang.

TARIAN TETENGKOREN

Tari Tetengkoren adalah tari kreasi baru yang menggunakan alat komunikasi jaman dulu.

MUSIK BAMBU TADA

Alat musik yang terbuat dari bambu yang dimainkan beberapa orang menghasilkan musik yang indah.

KESENIAN

Kabupaten Minahasa Utara memiliki keanekaragaman seni budaya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya organisasi atau kelompok kesenian yang dibentuk oleh masyarakat.

DATA SANGGAR/KELOMPOK SENI

No Nama Sanggar

Jumlah

Anggota

Kesenian Alamat
1 Warukapas

40

Musik Bambu

KlarinetWarukapas Kec. Dimembe2Kadoodan

9

Musik Kolintang Lembean Kec. Kauditan3Manguni

9

Musik KolintangKuwil Kec. Kalawat4Maesaan

9

Musik Kolintang 5Tareuman

9

Musik KolintangTreman Kec. Kauditan6Minut Jaya

9

Musik KolintangSawangan Kec. Airmadidi7Tumaluntung

9

Musik KolintangTumaluntung Kec. Kauditan8Tanggari Jaya

9

Musik KolintangTanggari Kec. Airmadidi9Suwaan

9

Musik KolintangSuwaan Kec. Kalawat10Klabat

9

Musik KolintangKlabat Kec. Dimembe11Talawaan

9

Musik KolintangTalawaan Kec. Talawaan12Tatelu

9

Musik KolintangTatelu Kec. Dimembe13Maumbi

9

Musik KolintangMaumbi Kec. Kalawat14Disbudpar

9

Musik KolintangDisbudpar Minahasa Utara15Harapan Jaya

40

Musik BiaBatu Kec. Likupang Selatan16Pulisan

20

Musik Bambu TadaPulisan Kec. Likupang Timur17Tim Kesenian

 

Disbudpar

27

Tari Tradisional

 

(Maengket)Disbudpar Minahasa Utara18Kendis Ni Rendem

27

Tari Tradisional

 

(Maengket) Kuwil Kec. Kalawat19Manguni Kuwil

27

Tari Tradisional

 

(Maengket) Kuwil Kec. Kalawat20Waleo

27

Tari Tradisional

 

(Maengket)Waleo Kec. Kema21Tumatambak Tumetenden  Tari Tradisional

(Maengket)Airmadidi

Sumber : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara

OBJEK WISATA

No Kecamatan Wisata Alam Wisata Budaya Lainnya

1

Kema

Pantai Firdaus

Penjara Tua

Pantai Makalisung

Waruga Tontalete

Pantai Batu Nona

Air Terjun Paseki

2

Kauditan

Danau Seper

Waruga Treman

Waruga Kaasar

Waruga Tumaluntung

Waruga Karegesan

Waruga Kaima

3

Airmadidi

Gunung Klabat

Waruga Sawangan

Kompleks Kaki Dian

Air “Tuang”

Air “Tumetenden”

Wisata Kuliner

Air “Tumaraktak”

Waruga Airmadidi

DAS Tondano

Permandian Air Panas

Waruga Wabua Ure

Kompleks PLTA Tanggari

Waruga Rap-rap

Goa Jepang Sawangan

Velbox Airmadidi

4

Dimembe

Gereja Tua Matungkas

Perkebunan Pepaya

Waruga Laikit

Budidaya Ikan Air Tawar

Waruga Tatelu

Waruga Matungkas

5

Kalawat

Pemandian Air Panas

Waruga Maumbi

Lembah Doa

Makam Maria

Walanda Maramis

Pacuan Roda Sapi

Wisata Kuliner

6

Talawaan

Air Terjun Tunan

Agro Techno Park

Perkebunan Pepaya

Budidaya Ikan Air Tawar

7

Likupang Timur

Pantai Surabaya

Waruga Kokoleh

Pantai Kalinaun

Waruga Likupang I

Pantai Pulisan

Waruga Likupang II

Pantai Sampiran

Pulau Bangka

Pulau Sahaung

Pulau Pal Pulisan

Air Terjun

8

Likupang Barat

Pulau Gangga

Pulau Talise

Pulau Lihaga

Pulau Tindila

Pulau Batu Line

Pulau Patuku

9

Wori

Pulau Nain

Pulau Mantehage

 

 

  1. Peluang investasi

Dengan tersedianya berbagai potensi sumber daya alam, sarana dan prasarana yang tersedia, maka pengembangan investasi diarahkan antara lain pada:

  • Pengembangan pengolahan Industri kelapa dan turunannya (arang tempurung, arang aktif, sabut kelapa, nata de coco, meubel batang kelapa dan virgin coconut oil)

  • Pengembangan Industri pengolahan buah pala (Fuli pala, tepung pala, dan aneka manisan daging pala, minya atsiri pala).

  • Pengembangan pengolahan ikan (tepung ikan, ikan asap, ikan beku).

  • Pengembangan industri buah kaleng (rambutan dan lainnya)

  • Pengembangan hasil tambang yang berwawasan lingkungan (emas dan lainnya).

  • Pengembangan industri pariwisata (wisata bahari).

  • Pengembangan sarana pasar modern.

Bidang perikanan terbuka peluang investasi agrobisnis perikanan laut, perikanan tangkap, pengolahan/pengalengan ikan, pemasaran ikan nila, ikan mas antar pulau dan budidaya kerapu, rumput laut dan kerang mutiara.

Bidang pariwisata terbuka investasi perhotelan, restoran dan wisata bahari di bidang perumahan terbuka investasi real estate dan perumahan rakyat.

Jumlah Unit Usaha, Tenaga Kerja dan Nilai Investasi

No

Jenis Usaha

Unit

Usaha

(Buah)

Tenaga

Kerja

(orang)

Nilai Investasi

(Milyaran)

1

Industri Kecil Menengah

174

2.542

66,885

2

Perdagangan

414

2.070

147,076

3

PMA

35

83

658.466.979,442

PMDN

21

1553

69.568.700,010

Sumber : Badan Penanaman Modal Kabupaten Minahasa Utara, 2011

 

  1. PERHUBUNGAN

  1. Perhubungan Darat

Jaringan transportasi darat yang menghubungkan Kabupaten Minahasa Utara dengan daerah lain terdapat hubungan langsung yakni Kota Manado, Kota Bitung, Tondano. Sedangkan hubungan tidak langsung adalah Kabupaten Bolaang Mongondow, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan. Secara umum pola transportasi darat (barang dan penumpang) cenderung berkonsentrasi pada jalan Trans Sulawesi (Manado-Bitung). Status jalan dan panjang jalan Minahasa Utara dapat digambarkan sebagai berikut:

No

Status

Panjang Jalan (Km)

Aspal (Km)

1

Jalan Nasional

143,59

76,68

2

Jalan Provinsi

174,98

62,6

3

Jalan Kabupaten

400

299,79

  1. Perhubungan Laut

Hubungan langsung dengan transportasi laut dari Minahasa Utara adalah Kota Manado, Kota Bitung, Bolaang Mongondow, Gorontalo, Sangihe Talaud dan Maluku Utara. Sedangkan hubungan tidak langsung adalah Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Papua dan Pulau Jawa.

Transportasi laut baik barang maupun penumpang di Pelabuhan Likupang maupun pelabuhan Kema. Pelabuhan Likupang dan Pelabuhan Penyeberangan Likupang sedang dalam penyelesaian dan persiapan peningkatan status menjadi pelabuhan nusantara sedangkan pelabuhan Kema untuk pelabuhan lokal dan perikanan.

  1. Perhubungan Udara

Pola jaringan transportasi udara untuk Kabupaten Minahasa Utara yaitu hubungan langsung melalui Bandara Sam Ratulangi Manado (sebagian wilayah Bandara ada di wilayah Kabupaten Minahasa Utara)

  1. Energi

Prasarana listrik telah dapat melayani kebutuhan hampir seluruh Kabupaten melalui sumber PLTA namun untuk kebutuhan industri dan perumahan di waktu mendatang masih perlu ditingkatkan. PLTA Tanggari I (18 MW), PLTA Tanggari II (19 MW), PLTA Sawangan (17 MW), Airmadidi dan Likupang masing-masing 10 MW.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *