Monday, 27 January 2020

Kaban Keuangan: Realisasi Pajak Capai 100 Persen

Spread the love

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Minahasa Utara Petrus Macarau

Airmadidi,KLABATNEWS-Kinerja Badan Keuangan Minahasa Utara, dalam menggenjot realisasi pajak daerah patut diacungi jempol. Buktinya hingga penghujung tahun 2019, realisasi pajak daerah mencapai 113 persen atau Rp 63,6 Milyar lebih dari Rp 56,1 Milyar lebih yang ditargetkan. Capaian ini tak lepas dari kerja keras dan komitmen kepala badan keuangan, Petrus Macarau bersama personilnya dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari sektor pajak untuk kelangsungan pembangunan daerah.

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Minahasa Utara Petrus Macarau mengatakan, capaian ini merupakan sejarah karena sepanjang berdirinya Minahasa Utara, baru kali ini realisasi pajak daerah mencapai 113 persen. Capaian ini menurutnya tak lepas dari kerja keras seluruh personil badan keuangan khususnya bidang pendaftaran dan pendataan pajak badan keuangan Minahasa Utara yang di gawangi Meiske Pantouw.

Ini sudah menjadi kewajiban kami untuk mengumpulkan pajak dan retribusi daerah demi kelangsungan pembangunan Minahasa Utara. Untuk itu kami patut merasa bangga karena baru kali realisasi pajak dan retribusi daerah bisa mencapai 113 persen.” kata Macarau.

Macarau menjelaskan, berdasarkan data realisasi pajak daerah per tanggal 31 Desember 2019, pajak hotel realisasinya mencapai 116,14 persen atau Rp 2.264.575.151 Milyar dari Rp 1.950.000.000 Milyar yang di targetkan. Begitu juga dengan pajak restoran dan rumah makan yang capaiannya 121,65 persen atau Rp 5.419.580.403 Milyar dari target Rp 4.455.000.000. Milyar Sedangkan realisasi pajak hiburan yang ditargetkan Rp 116.000.000 Juta realisasi Rp 135.209.979 Juta atau 116,56 persen.

Sedangkan pajak reklame yang ditargetkan Rp 1.756.929.405 Milyar realisasi Rp 1.804.804.826 Milyar atau 102,72 persen. Untuk pajak penerangan jalan target Rp 13.317.941.056 Milyar realisasi Rp 14.860.083.287 Milyar atau 111,58 persen. Pajak mineral bukan logam dan batuan target pendapatan Rp 2.077.867.000 Milyar realisasi Rp 2.098.599.800 Milyar atau 101,00 persen. Pajak air tanah, ditargetkan Rp 550.000.000 Juta realisasi Rp 576.163.337 Juta atau 104,76 persen.

Untuk pajak sarang burung walet ditargetkan Rp 30.000.000 Juta realisasi Rp 30.119.000 Juta atau 100,40 persen. Begitu juga dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang ditargetkan Rp 4.800.000.000 Milyar realisasi Rp 4.835.659.438 Milyar atau 116,55 persen. Sementara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) merupakan sumber pendapatan terbesar dari sektor pajak, buktinya yang ditargetkan Rp 27.100.501.015 Milyar realisasi Rp 31.584.599.027 Milyar atau 116,55 persen.

Terkait realisasi ini, Kepala Bidang (Kabid) pendaftaran dan pendataan pajak, Meiske Pantouw menyampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak di Minahasa Utara yang sudah menunaikan kewajibannya untuk membayar pajak. Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sangat diharapkan sehingga tahun 2020 ini, pendapatan daerah dari sektor pajak akan lebih meningkat.

“Kami mengapreseasi kepada seluruh wajib pajak yang sudah menunaikan kewajibannya membayar pajak sehingga pendapatan daerah dari sektor pajak bisa mencapai 100 persen lebih di tahun 2019. Kami sangat optimis pendapatan daerah dari sektor pajak akan lebih meningkat di tahun 2020 ini.”ujar Pantouw.

Ia menghimbau agar tahun 2020 ini kesadaran masyarakat untuk membayar pajak akan lebih ditingkatkan sehingga pendapatan dari sektor pajak akan lebih meningkat demi mendongkrat laju pembangunan daerah.

(Saverius Wantania)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *