Tuesday, 25 June 2019

5 Fakta yang Mengungkap Perbedaan Bulan Maria dan Bulan Rosario. Apa Saja?

Spread the love

Katolikpedia.id – Setiap bulan Mei dan Oktober, umat Katolik di seluruh dunia berdoa Rosario secara bersama-sama. Namun istilah untuk menyebut dua kegiatan devosional ini berbeda. Lantas, apa perbedaan Bulan Maria dan Bulan Rosario?

Untuk memahami perbedaan Bulan Maria dan Bulan Rosario tersebut, kita mesti menengok kembali sejarah, terutama peran sosok Bunda Maria dalam kehidupan Gereja awal.

BACA: Berdoa Rosario Di Bulan Mei Ini? Pahami Dulu 7 Hal Penting Ini

Penjelasan berikut akan diklasifikasikan ke dalam dua bagian besar, yakni tiga fakta pertama tentang Bulan Maria dan dua fakta kedua tentang Bulan Rosario.

1. Permulaan kehidupan

Tradisi menetapkan bulan Mei sebagai Bulan Maria, berasal dari pemahaman iman bahwa Bunda Maria yang mengandung dan melahirkan Yesus, melahirkan kehidupan.

Gereja mencoba menyelaraskan pemahaman iman ini dengan bulan Mei yang merupakan awal musim semi di negara-negara empat musim, dimana tumbuh-tumbuhan kembali bertugas; tanda awal kehidupan.

Dalam perspektif Katolik, Bunda Maria adalah Hawa Baru, ibu dari dari semua yang hidup, “mother of all the living” (Kej 3:20).

Devosi mengkhususkan bulan Mei sebagai bulan Maria diperkenalkan sejak akhir abad ke 13. Namun praktek ini baru menjadi populer di kalangan para Jesuit di Roma pada sekitar tahun 1700-an, dan baru kemudian menyebar ke seluruh Gereja.

2. Pengalaman iman Paus Pius VII

Serdadu Napoleon menangkap Paus Pius VII dan dipenjara pada tahun 1809. Di dalam penjara, Paus berdoa kepada Bunda Maria, agar ia bisa bebas. Ia berjanji bahwa jika ia dibebaskan, ia akan mendedikasikan perayaan untuk menghormati Bunda Maria.

Lima tahun kemudian, pada 24 Mei, Paus VII dibebaskan untuk kembali ke Roma. Tahun berikutnya ia mengumumkan hari perayaan Bunda Maria, Penolong umat Kristen. Demikianlah devosi kepada Bunda Maria semakin dikenal.

Selanjutnya, Paus Pius IX mengumumkan dogma “Immaculate Conception” (Bunda Maria yang dikandung tidak bernoda)” pada tahun 1854, semakin memperkuat devosi kepada Bunda Maria pada bulan Mei makin kuat.

3. Ensiklik Paus Paulus VI

Ensikliknya the Month of Mary dari Paus Paulus VI mengatakan, “Bulan Mei adalah bulan di mana devosi umat beriman didedikasikan kepada Bunda Maria yang terberkati,” dan bulan Mei adalah kesempatan untuk “penghormatan iman dan kasih yang diberikan oleh umat Katolik di setiap bagian dunia kepada Sang Ratu Surga. Sepanjang bulan ini, umat Kristen, baik di gereja maupun secara pribadi di rumah, mempersembahkan penghormatan dan doa dengan penuh kasih kepada Maria dari hati mereka. Pada bulan ini, rahmat Tuhan turun atas kita … dalam kelimpahan.” (Paus Paulus VI, the Month of May, 1).

Sejarah Bulan Maria dan Bulan Rosario
Sejarah Bulan Maria dan Bulan Rosario (Foto: Pexels.com)

Sementara bulan Oktober ditetapkan sebagai bulan Rosario karena beberapa peristiwa iman yang mendasarinya.

4. Pertempuaran Lepanto

Penetapan bulan Oktober sebagai bulan Rosario berkaitan erat dengan pertempuran di Lepanto pada 1571, di mana negara-negara Eropa yang beragama Kristen, diserang oleh kerajaan Ottoman.

Jumlah pasukan Turki telah melampaui pasukan Kristen di Spanyol, Genoa dan Venesia. Menghadapi ancaman ini, Don Juan (John) dari Austria, komandan armada Katolik, berdoa rosario memohon pertolongan Bunda Maria.

Demikian juga, umat Katolik di seluruh Eropa berdoa Rosario untuk memohon bantuan Bunda Maria di dalam keadaan yang mendesak ini. Pada tanggal 7 Oktober 1571, Paus Pius V bersama- sama dengan umat beriman berdoa rosario di basilika Santa Maria Maggiore.

Sejak subuh sampai petang, doa Rosario tidak berhenti didaraskan di Roma untuk mendoakan pertempuran di Lepanto. Walaupun nampaknya mustahil, namun pada akhirnya pasukan Katolik menang pada 7 Oktober.Kemudian, Paus Pius V menetapkan peringatan Rosario dalam Misa di Vatikan setiap 7 Oktober.

5. Rosario Suci

Paus Gregorius XIII menetapkan 7 Oktober itu sebagai Hari Raya Rosario Suci. Hal ini semakin mempertegas bulan Oktober sebagai Bulan Rosario.

Dengan demikian, fakta-fakta sejarah ini kian mempertegas perbedaan dua model devosi ini, dan apa alasan Gereja Katolik membedakan keduanya.

Nah, bagi kamu yang belum memahami perbedaan Bulan Maria dan Bulan Rosario, artikel ini dapat memperkaya pengetahuan kita.

Silakan SHARE bila Anda ingin ikut berbagi pengetahuan iman ini.

Sumber: Katolilistas.org dan hidupkatolik.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *