Monday, 17 June 2019

Bawaslu Minahasa Minta Masyarakat Lapor Kalau Ada Pelanggaran, Disertai Dua Alat Bukti

Spread the love

Tondano, Klabatnewsok.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa, melaksanakan kegiatan Media Gathering Bersama Pers/ Wartawan Minahasa dalam upaya pengawasan Partisipatif dan peningkatan peran pers dalam pengawasan pemilu 2019, pada sabtu 13 april di Cafe Foodtastic Tondano.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Minahasa Rendy Umboh dan Pers/Wartawan Biro Minahasa.

Dalam media gathering ini dibahas salah satunya tentang pelanggaran dalam pelaksanaan masa kampanye sampai pada Pemilu 17 April 2019 nanti, dimana menurut Ketua Bawaslu Minahasa Rendy Umboh, mengatakan, pihaknya telah bekerja maksimal.

” Patroli pengawasan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Minahasa, salah satunya adalah upaya pencegahan, agar supaya tim kampanye tidak melaksanakan pelanggaran pemilu seperti money politik, dan lain sebagainya,” katanya.

Menurut dia Pemilih harus direbut hatinya lewat kampanye, bukan dengan pemberian sejumlah uang sehingga meraih suara.” Kami mempersempit peluang, sampai mencegah, kalau terjadi pelanggaran, maka strategi penindakan dilakukan,” jelasnya.

Diapun menjelaskan bahwa jika ada pelanggaran, maka alat bukti harus minimal dua,” termasuk video, foto ataupun tulisan, dan saksi minimal 2 orang, dan kalau money politik harus ada amplopnya.” Contohnya.

Ditambahkannya jika terjadi pelanggaran, maka akan dilakukan Klarifikasi sambil melihat unsur pelanggaran, diapun mengatakan bahwa jika kedapatan kalau lebih dari setengah kecamatan se- Kabupaten berarti masiv, formil dan materil. Dan apabila sudah ada dua alat bukti, bisa langsung dilaporkan oleh masyarakat, jika terbukti maka langsung pidana.

Sampai saat ini Sudah sementara proses dua pelaku, yang diduga melakukan pelanggaran Pemilu oleh Bawaslu Kabupaten Minahasa.

YVI

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *