Thursday, 5 December 2019

Petani di Minahasa Diminta Jaga Dengan Baik Bantuan Alat Pertanian

Spread the love

Tondano, Klabatnewsok.com – Komitmen memajukan Pertanian di Kabupaten Minahasa terus digalakkan dibawah kepemimpinan Ir Royke Roring MSi dan Robby Dondokambey SSi, berbagai bantuan pertanian telah diberikan dan bahkan disiapkan oleh Pemerintah.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Ir Suhban Torar saat dijumpai diruang kerjanya pada senin 21 Januari 2019, bahwa alat-alat pertanian yang ada dikantornya saat ini memang akan digunakan memajukan pertanian ditanah Minahasa khususnya tanaman jagung.

Saat ini terlihat dikantornya terdapat alat panen jagung sebanyak 2 Unit, dan 6 Unit lainnya yang berukuran lebih besar, telah dibawah ke pangkalan Brigade yang tersebar dibeberapa titik, untuk mendekatkan kepada petani apabila dibutuhkan untuk pinjam pakai.

” Kami telah memberikan kemudahan, dengan mendekatkan peralatan pertanian untuk digunakan oleh para petani, jadi untuk alat pinjam pakai, kami berikan dengan syarat pengguna membiayai Operator dan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk alat, dan menyisihkan 10 persen hasil untuk pemeliharaan alat pertanian.” Jelasnya.

Jadi yang dimaksudakan oleh Kadis Torar apabila dalam 1 hektar menghasilkan kurang lebih 1 juta sampai 1 juta 300 ribu rupiah, maka disisihkan sebesar 100 ribu rupiah atau 10 persen hasil untuk biaya pemeliharaan peralatan.

Kadis Torar pun menjelaskan selain alat pinjam pakai, ada juga peralatan yang dihibahkan kepada kelompok Tani, untuk digunakan dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para Petani.

” Kami telah memberikan alat pertanian, contohnya saat ini kami telah menyediakan Pemipil Jagung sebanyak 8 Unit yang semuanya dibagikan kepada kelompok tani, yang tentu saja sesuai dengan proposal yang diminta oleh para kelompok tani, maka semuanya merupakan tanggung jawab mereka,” katanya lagi.

Diapun menjelaskan bahwa karna sepenuhnya tanggung jawab petani, maka dari itu pemeliharaan itu wajib bagi petani, dan apabila tidak dirawat atau rusak, maka dipastikan kelompok tani yang mendapat hibah, tidak akan menerima bantuan peralatan yang sama dalam rentan waktu 5 tahun.

Ditambahkannya bahwa peralatan pertanian yang diberikan, baik alat pinjam pakai dan hibah semuanya berasal dari Kementerian Pertanian, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Y

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *