Friday, 17 August 2018

Tangkere Warning Jangan Main Main Dengan Dana BOS

Tondano, Klabatnewsok.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pendidikan, mewarning Kepala Sekolah agar tidak memalsukan data hanya untuk meningkatkan masuknya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dengan adanya isu tentang bertambahnya data siswa, hanya untuk meningkatkan besaran Dana Bos di sekolah sekolah, dibantah keras Kadis Pendidikan Kabupaten Minahasa, Dr Arody Tangkere saat dihubungi dikantornya pada senin 12 maret 2018.

Menurut Tangkere, bahwa Dana Bos sendiri untuk setiap Kabupaten/ Kota memang sudah ditangani langsung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” Provinsi yang transfer ke sekolah masing masing, itupun untuk data harus diisi lengkap, dalam artian masuk didalamnya adalah alamat yang jelas, nama orang tua dan data penting lainnya,” katanya.

Menurutnya sejauh ini tidak ditemukan, pemalsuan data disetiap sekolah yang ada, dan apabila ditemukan maka pelakunya bisa dipidana,” Jangan sekali- kali, atau coba- coba memasukkan data diluar yang sebenarnya, apalagi data fisik jumlah siswa, terlalu nekat jika ada yang berbuat demikian,” katanya sembari mengingatkan pasti akan ada sanksi berat.

” Sejauh ini yang terjadi malahan ada yang tidak terdata, maka tidak dihitung dalam pemberian dana BOS, dan ini adalah kesalahan sistem yang tidak bisa baca, sehingga jumlah berkurang, atau faktor keterlambatan atau mungkin juga karna human error,” jelasnya

Dijelaskannya pula bahwa penyaluran dana langsung oleh Manager Bos provinsi, yang mentransfer sesuai data, atau sesuai dengan data pokok pendidikan atau Dapodik.

Untuk Kabupaten Minahasa sendiri saat ini terdata sekolah penerima dana BOS yakni untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri Swasta dan MTS sebanyak 106 sekolah, dan Sekolah Dasar (SD) sebanyak 352 sekolah.

Yovi

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *