Tuesday, 25 September 2018

KPU Minahasa Menerima Pendaftaran Dua Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Periode 2018-2023

Tondano, Klabatnewsok.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa menyambut kedatangan dua pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Royke Octavianus Roring-Robby Dondokambey (ROR-RD) dan Ivan Sarundajang-Careig Naichel Runtu (Ivansa-CNR), di hari terakhir pendaftaran, pada Rabu 10 januari 2018.

Pendaftaran Bapaslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa ini telah dibuka sejak tanggal 8 hingga 10 januari 2018, dan pada hari akhir pendaftaran dimanfaatkan oleh dua pasangan ini untuk memuluskan perjalanan menuju orang nomor 1 dan 2 ditanah Minahasa.

Pada pendaftaran ini, Pasangan ROR-RD bersama rombongan lebih dulu melakukan pendaftaran di kantor KPU Minahasa sekitar pukul 11.30 Wita. Kemudian disusul pasangan IvanSa-CNR yang datang mendaftar sekitar pukul 15.30 Wita.

“Salut dan patut diberikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan KPU Minahasa saat menyambut kami sebagai pasangan calon yang mendaftar hari ini, Kami merasa sangat puas,” ungkap ROR didampingi RD dihadapan wartawan dalam konferensi pers usai mendaftar.

Senada diungkap pasangan IvanSa-CNR. Mereka mengapresiasi pelayanan KPU Minahasa dalam tahap pencalonan yang dinilai sangat memuaskan. “Sangat maksimal pelayanannya, terima kasih kami ucapkan untuk pihak KPU dan juga Panwaslu yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik,” tutur IvanSa didampingi CNR.

Proses pendaftaran calon di hari terakhir inipun berjalan lancar. Sebelum memasukkan berkas pendaftaran, Ketua KPU Minahasa Meidy Yafeth Tinangon, didampingi empat komisioner lainnya yakni Lord Malonda, Dicky Paseki, Chris Ngantung dan Wisye Wilar, terlebih dahulu memaparkan teknis pendaftaran dan syarat dokumen yang harus dimasukkan dihadapan pasangan calon dan pimpinan parpol yang mendampingi.

“Kami apresiasi pimpinan parpol yang sudah datang mendampingi paslon bupati dan wakil bupati untuk mendaftar. Sebab sebagaimana aturan perundang-undangan, pimpinan parpol harus datang ke KPU saat mendaftarkan paslon yang diusung yaitu Ketua DPC dan Sekretarisnya,” kata Tinangon.

Dia pun bersyukur bahwa pada hari terakhir pendaftaran ada parpol yang mengantar bakal paslon. “Karena tanpa calon yang mendaftar maka tidak akan ada penyelenggaraan Pilkada. Namun dengan pendaftaran calon ini pertanda bahwa demokrasi di Minahasa masih hidup,” ungkapnya.

Tinangon mengatakan bahwa dalam melayani bakal calon yang mendaftar, KPU Minahasa memberlakukan secara merata. “Tidak ada paslon yang dispesialkan, semuanya sama. Itu sesuai dengan slogan KPU Melayani yang diluncurkan pihak KPU RI,” ujarnya.

Diapun berharap, pimpinan parpol pengusung paslon yang telah mendaftar agar tetap berkomitmen dengan semua proses yang akan ditempuh sampai saat penetapan calon 12 Februari 2018 mendatang.

“Kami juga mengundang paslon untuk hadir dalam sosialisasi sekaligus pemeriksaan kesehatan rohani pada Jumat 12 Januari di RSUD Prof Samratulangi. Kemudian lanjut pada Sabtu 13 Januari pukul 17.00 Wita akan dilakukan pemeriksaan kesehatan jasmani ditempat yang sama,” pesan Tinangon.

Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa ini turut dihadiri pula oleh Komisioner KPU Sulut, Vivi George, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda bersama komisioner Panwaslu Minahasa, Donny Rumagit, Erwin Sumampow dan Rhendy Umboh, serta pimpinan parpol yang mendampingi kedua paslon yang mendaftar.(advertorial)

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *