Friday, 17 August 2018

Minut Raih Penghargaan Kabupaten Sehat 2017

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-MENTERI Kesehatan Republik Indonesia RI Prof Dr dr Nila Farid Moeloek Sp,M (K) menganugerahkan penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara 2017 kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Penghargaan itu atas keberhasilan Minut dalam menyelenggarakan Kabupaten Sehat 2017 untuk Klasifikasi Pengembangan.

Penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara tersebut diterima langsung Plh Kadis Kesehatan dr Rina Widayati bersama dengan Assisten I Pemerintahan Drs Rivino Dondokambey, Kaban Bappelitbang Minut Arnolus Wolajan SSTP dan Kepala Puskesmas Kolongan dr Debi di Gedung Sasana Bhakti Praja kemendagri, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 28 November 2017. Sementara Kementerian Kesehatan diwakili oleh Staf Ahli di Bidang Desentralisasi Kesehatan Pattiselanno Roberth Johan.

Kabupaten Minut meraih penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara karena menerapkan prinsip-prinsip pola hidup bersih sehat. Selain itu, dinilai telah membuat berbagai inovasi dalam bidang manajemen kesehatan, lingkungan, dan pelayanan kesehatan.

Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek menjelaskan, penghargaan Swasti Saba Wistara diberikan kepada pemerintah kota/kabupaten yang telah memberikan banyak kontribusi dan komitmen besar terhadap tujuan pembangunan kesehatan.

“Penghargaan Swasti Saba Wistara diberikan kepada kota/kabupaten yang dinilai mampu membangun sinergitas antara pemerintah dan masyarakat guna membangun sektor kesehatan,” kata Nila.

Menurut Plh Kadis Kesehatan, ada enam tatanan yang menjadi parameter penilaian terhadap Kabupaten Minahasa Utara dalam meraih penghargaan Swasti Saba Wistara. Antara lain sehat mandiri, pariwisata sehat, Industri dan perkantoran sehat, fasilitas umum sehat, ketahanan pangan dan sosial sehat. Sementara itu untuk 3 tatanan lainnya yaitu hutan sehat, perhubungan sehat, pertambangan sehat belum diikuti oleh Minut. “Minut sejak tahun 2007 telah mengikuti penilaian kabupaten sehat dan penghargaan ini merupakan yang kelima kalinya,” terang Widayati.

Ditambahkan, untuk Kabupaten/Kota pemula hanya mengikuti 2 tatanan dengan nama penghargaan Swasti Saba Padapa, 3-4 tatanan menerima penghargaan Swasti Saba Wiwerda dan 5-9 tatanan yaitu Swasti Saba Wistara yang sudah diraih 2 kali yaitu 2015 dan 2017. Penerima Swasti Saba Wistara ini hanya 50 Kabupaten/Kota. Untuk penghargaan ini Pemkab Minut menerima piala, sertifikat dan piagam penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.

“Rencananya Bupati yang akan menerima langsung penghargaan ini, namun karena kesibukan tugas, ibu bupati mandatkan saya untuk menerimanya,” katanya.

Sementara itu Bupati Minut Vonnie Panambunan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Minut yang telah berkontribusi atas diraihnya penghargaan ini. “Terima kasih kepada masyarakat dan jajaran Pemkab Minut atas kerja keras selama ini,” kata bupati.

Panambunan kemudian mengajak masyarakat untuk lebih semangat dalam membenahi Kabupaten Minahasa Utara. Khususnya melayani kesehatan masyarakat.

“Mari kita layani kesehatan warga dengan semangat yang baik,” ajak bupati.(sem/adv)

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *