Monday, 22 October 2018

HOMILI PERKAWINAN

Oleh: Romo Purbo

Stevani dan Daniel mempersiapkan acara ini nampak dengan mantap, pada waktu kita mempersiapkan bersama hari-hari kemarin di tempat ini suasana yang sangat mencolok adalah dengan rileks Daniel dan stevani mempersiapkan semuanya, sekarang ini Daniel agak tegang tetapi hari2 kemarin tidak.

Waktu jalan ke depan altar tadi senyum2 , menurut saya ungkapan gembira ini amat penting karena Stevani dan Daniel mengawali peristiwa penting ini dengan hati penuh syukur dengan hati penuh kegembiraan, Roh yang penuh syukur, roh yang penuh kegembiraan inilah yang perlu dibawa dalam perjalanan hidup yang panjang, apapun nanti keadaannya, apapun yang  dijumpai dalam keluarga jangan sampai kegembiraan syukur ini hilang atau berkurang, pokoknya kapanpun dan dimana pun hatinya penuh gembira dan syukur, itulah kekuatan istimewa orang berumah tangga.

saya juga merasa kurang nyaman atau ikut sedih kalau semuanya dimulai dengan peristiwa cemberut tidak mengungkapkan peristiwa gembira padahal ini adalah hari penuh kasih hari penuh kegembiraan, terima kasih hati yang penuh syukur dan kegembiraan ini, bagi saya pribadi ini mengungkapkan anda mantap memilih pasangan hidup, mantap menanggapi panggilan Tuhan.

Dengan keyakinan itu perjalanan panjang yang akan dijalani, dengan langka yang mantap pula. Satu dua pesan dari bacaan tadi kita dengarkan bacaan pertama berkisah tentang penciptaan dunia termasuk penciptaan manusia tetapi secara khusus diciptakan serta ciptaanw lain dikatakan bahwa Tetapi baginya sendiri Ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia, dari semua ciptaan yang ada setelah adam diciptakan tak satupun ciptaan yang sepadan dengan adam maka pertimbangan itu diciptakan kemudian manusia baru yang bernama Hawa, tentu dengan maksudnya jelas Hawa itu pribadi yang sepadan dengan Adam dan bersama-sama sebagai dua pribadi mereka dipanggil untuk saling mengasihi.

Maka teks ini kalau dibaca pada siang hari ini mungkin bunyinya secara sederhana akan menjadi seperti ini Tuhan Allah berfirman Tidak baik kalau Daniel itu seorang diri saja Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia Namanya Stevani. Ketika Daniel tidur Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya lalu menutupnya dengan daging dan rusuk yanh diambil dari Tuhan Allah dari manusia itu diciptakanlah seorang perempuan yaitu Stevani, lalu dibawanya kepada Daniel itu. Berkatalah Allah kepada Daniel inilah tulang dari tulang mu dan daging dari daging mu, ia akan menamai dia perempuan sebab ia diambil dari laki2 sebab itu daniel akan meninggalkan papa mamanya bersatu dengan Stevani istrinya sehingga keduanya menjadi satu daging.

Saya harap kitab suci yang telah.dipilih ini meneguhkan keputusan dan pengalaman yang selama ini sudah dialami daniel dan stevani. Stevani tidak dari mana-mana selain dari Tuhan yang ingin Daniel tidak sendirian ada pasangan semartabat yang akan seiring sejalan menanggapi panggilan Tuhan.

Panggilan utama manusia adalah mengasihi pasangan hidup, ada banyak ciptaan lain diberi kepada manusia untuk "Dikuasai" tetapi bukan itu panggilannya utamanya. Panggilan utamanya adalah mengasihi pasangan hidup dan anugerah yang lain adalah menyempurnakan paggilan kasih ini.

Maka pesan saya adalah untuk Stevani dan daniel, saya harap mulai dari hari ini sampai kapanpun yakinlah bahwa panggilan yang utama, anugerah yang utama adalah pasangan hidup dan keluarga anda, yang lain dianugerahkan untuk menyempurnakan itu, urutan ini tidak boleh diubah.

Andaikata banyak anugerah lain yang diistimewa fungsinya satu, menyempurnakan kasih stevani dan daniel secara timbal balik. Maka kalau sedang banyak berkat disyukuri berdua tidak sendiri-sendiri, kalau ada tantangan dan kesulitan dipikul bersama-sama itulah makna sabda Tuhan yang stevani dan daniel pilih menyertai peristiwa ini.

Sedangkan Bacaan injil itu. berkisah tentang perintah untuk saling mengasihi, Injilnya singkat, tetapi kalau daniel dan stevani membaca teks ini muncul setelah kisah perumpamaan pokok anggur dan ranting pesannya hanya satu, ranting hanya bisa hidup dan bebuah kalau ranting hanya bisa hidup dan berbuah kalau kasih stevani dan daniel hanya berbuah kalau stevani dan daniel dekat dengan Tuhan tanpa dekat dengan Tuhan tidak akan berbuah banyak.

Maka pesan saya mewujudkan panggilan berkeluarga dan mewujudkan kasih sumbernya satu pada Tuhan Yesus sendiri, pesan 3 jangan pernah melupakan Tuhan dalam hidup, saya harap tidak hanya hari ini kita berjumpa, suatu saat saya melihat daniel dan stevani mampir di gereja katedral berdoa mohon rachmat Tuhan.

Saya sering melihat banyak bapak sebelum ke kantor mampir di katedral untuk apa, untuk mohon berkat Tuhan supaya hidupnya nempel pada pokok anggur.
Sesibuk apa pun jangan pernah lupa Tuhan, karena kalau lupa Tuhan, kata2 dalam injil akan menjadi kering dan tak pernah berbuah. Sebaliknya waktu stevani dan daniel dekat pada Tuhan buah kasih akan melimpah.

Sekali lagi Proficiat, saya berdoa buat stevani dan daniel semoga berbahagia, saya berdoa semoga kasih anda berdua terus tumbuh dengan saling berkurban dan saling mencintai dan memaafkan satu dengan yang lain terus menerus, itulah kunci orang rumah tangga dan berikutnya saya mohon berkat supaya dianugerahi berkat dan kesejahteraan dan tidak kalah penting dianugerahi buah kasih anak2, doakan ini terus dalam perjalanan rumah tangga pasti kesempurnaan dan kebahagiaan dianugerahkan kepada stevani dan daniel sekali lagi proficiat turut bersyukur dan berbahagia AMIN.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *