Saturday, 16 November 2019

Archive for: September 16th, 2019

Wabup RD Hadiri HUT Ke-83 Desa Sawangan

Minahasa, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi, menghadiri Acara HUT ke 83 Desa Sawangan Kecamatan Tombulu, di Balai Desa Sawangan Kecamatan Tombulu, pada senin 16 September 2019.

Ibadah yang dipimpin Pdt Mariana Potuh Matahelumual STh mengambil Firman Tuhan dalam Yesaya 60:4a.

Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MM dalam sambutannya menyatakan rasa syukur dan sukacita karna boleh menghadiri HUT Desa Sawangan sekaligus bernostalgia, karna di Sawangan banyak masih terikat keluarga dan memiliki hubungan kekerabatan yang begitu dekat.

“Saya bersyukur sekarang sudah banyak perubahan yang boleh dinikmati dibandingkan dulu, untuk datang ke Sawangan harus jalan kaki karna mobil tidak bisa masuk disebabkan banyak batu lepas. Bersyukur pula kepada Tuhan karna Bapak Gubernur Sulawesi Utara dan Wakil Bupati Minahasa yang asalnya dari Sawangan boleh melihat yang menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.

“Saya berkeinginan Sawangan ini terus maju, mari kita bangun dan jaga bersama karna ini menjadi tanggung jawab kita bersama, baik dengan menyekolahkan anak supaya memiliki pendidikan yang layak untuk generasi kedepan” ungkap Wakil Bupati Minahasa sambil mengingat pesan Opa/kakek kepada mereka untuk bersekolah dengan baik dan harus fokus pada pendidikan.

Di akhir sambutan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi berpesan,” agar kita semua maju, semangat, tidak melihat kekurangan tapi bagaimana menciptakan pembangunan untuk generasi ke depan.” Pungkasnya.

Acara ini dihadiri Camat Tombulu Sony Saina SH, Danramil 1309-04 Pineleng Mayor Infantri Alex W Musak, Kapolsek Tombulu Iptu Hanny Kasenda, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Drs Moudy L Pangerapan MAP, Kabag Kesra Janny V Kaunang SPd MPd, Kabag Hukum Willem Nainggolan SH, Kabag HumasPro Maya Marina Kainde SH MAP, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Rifai Mamonto, Hukum Tua Desa Sawangan Lieke Singal Kapoh bersama BPD, TP PKK dan Perangkat Desa Sawangan, para hamba Tuhan, Pimpinan Golongan Agama, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, Panitia Pelaksana serta Masyarakat Desa Sawangan Kecamatan Tombulu.

Yvi

Share

Pencanangan Sekolah Siaga Kependudukan di Kota Tomohon

Tomohon, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kota Tomohon, Gelar Pencanangan Sekolah Siaga Kependudukan, pada senin 16 September 2019, bertempat di SMA Kristen I Tomohon

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc. Yang diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Arthur Rumengan, M.Theol, M.Pdk yang merupakan Sekretaris Yayasan Pendidikan GMIM DR. A.Z.R Wenas

Dalam Sambutan Walikota Tomohon yang disampaikan Sekot Ir. Harold V. Lolowang, MSc, mengatakan Latar belakang pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) ini tidak lepas dari upaya pemerintah, dalam menyikapi akan datangnya era bonus demografi di indonesia pada tahun 2020-2025 mendatang.

“Pada era itu, jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) proporsinya lebih dari 50% dibandingkan dengan kelompok usia non produktif (0-14 tahun dan > 65 tahun) pada era itu harus disiapkan generasi yang berkualitas, agar tenaga kerja yang melimpah pada saat ini mampu membawa berkat bukan malah menjadi bencana.” Ujarnya.

Diketahui Sekolah Siaga Kependudukan adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran sebagai pengayaan materi pembelajaran.

Setelah pencanangan SSK di sekolah ini, akan dilanjutkan pembentukkan Sekolah Siaga Kependudukan di sekolah; SMP, SMA dan SMK se-Kota Tomohon.

Hadir Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Drs. Albert Baginda, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kota Tomohon Syerly Bororing, SP, MM.SIP, Kepala Sekolah SMA Kristen I Tomohon Ferly Rau, S.Pd, Para Siswa serta Undangan.

Yvi

Share

DPRD Kota Tomohon Dilantik

Tomohon, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE AK CA menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon Dalam Rangka Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kota Tomohon Masa Jabatan 2019-2024, pada senin 16 September 2019, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon periode 2014-2019 didampingi para Wakil Ketua DPRD periode 2014-2019 masing-masing Carol Senduk SH dan Youddy Moningka SIP.

Setelah Pengucapan Sumpah/Janji Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua sementara DPRD Kota Tomohon Christo Eman SE, bersama Wakil Ketua DPRD Sementara Carol Senduk SH.

Walikota Tomohon saat membacakan Sambutan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan,” Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, menyampaikan selamat kepada anggota DPRD Kota Tomohon yang hari ini melaksanakan Sumpah/Janji.”

Lanjutnya, bahwa Momentum ini akan semakin memacu dan memotivasi diri anggota DPRD Kota Tomohon, untuk kedepan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta mampu menjawab amanat rakyat dan mendukung gerak langkah pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

“Dari tahun 2015-2018 pertumbuhan ekonomi Sulut di atas 6% lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 5%. Persentase penduduk miskin di Sulut sampai September 2018 yaitu 7,66% dan berada di bawah rata-rata angka kemiskinan nasional untuk itu menerima Adhi Purna Prima Award, sementara angka pengangguran sampai Agustus 2018 6,86%.”

Pemerintah Provinsi Sulut juga ditetapkan sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia dalam pengendalian inflasi daerah.” Harapan kepada anggota DPRD Kota Tomohon masa jabatan 2019-2024 akan senantiasa memahami tugas, fungsi dan kewajiban sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.” Katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD sementara Christo Eman SE dalam sambutannya, mengatakan, dengan dilantiknya anggota DPRD 2019-2024,” mulai saat ini kita memiliki tugas yang maha berat, karena sebagai pemerintah yang bersama-sama dengan pihak eksekutif kita dituntut bekerja lebih keras lagi, bekerja lebih tangguh lagi, guna melaksanakan amanat rakyat yang telah diberikan kepada kita, yakni dengan terus mengupayakan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat di Kota Tomohon.” Katanya

“Para anggota DPRD 2019-2024 agar kita dapat bersinergi serta mendukung program-program dari Pemerintah Pusat, hal ini perlu saya ingatkan karena setiap anggota legislatif yang dipilih langsung oleh masyarakat berkewajiban menjalankan tugasnya sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.” Pungkasnya.

Anggota DPRD Kota Tomohon Dilantik Ketua Pengadilan Negeri Tondano ST Iko Sudjamiko SH, dan dihadiri Anggota DPD RI Ir Stefanus Liow MAP, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Dandim 1302 Minahasa Letkol Infanteri Slamet Raharjo SSos MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Edy Winarko SH MH, Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy Soputan SPd MHum, mewakili Kapolres Tomohon Dessy Bolang SPd selaku Wakapolres Tomohon, para komisinioner KPU, Kepala Pajak Tomohon Binsar Nicoladus SE AK MA, mewakili kepala Lapas Perempuan Tomohon Damaris Tatua SH, mewakili Kepala Lapas Anak Tomohon Marla Mait SPsi, Vikaris Episkopalis Tomohon Pastor Berty Imbar Pr, Wakil Ketua BPMS Pendeta Petra Rembang MTh, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc MTh, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan hadirin undangan.

Nama-nama 20 Anggota DPRD Yang Baru Dilantik :

Daerah Pemilihan I

Christo Bless Eman SE (Partai Golkar)

James E Kojongian ST (Partai Golkar)

Ladys F Turang SE (Partai Golkar)

Donald Pondaag (Partai Golkar)

Hudson Bogia (PDIP)

Santi M Runtu (Partai Gerindra)

Cherly Mantiri SH (Partai Nasdem)

Stanley Wuwung ST (Partai Hanura)

Syane Samatara SE (Partai Demokrat)

Daerah Pemilihan II

Toar Polakitan SE (Partai Golkar)

Jenny Sompotan (Partai Golkar)

Jimmy Wewengkang MBA (Partai Golkar)

Drs Johny Runtuwene DEA (PDIP)

Caroll JA Senduk SH (PDIP)

Erens Kereh AMKL (Partai Nasdem)

Daerah Pemilihan III

Ir Miky JL Wenur MAP (Partai Golkar)

Djemmy J Sundah SE (Partai Golkar)

Priscilla Tumurang (Partai Golkar)

Noldy Lengkong (PDIP)

Ferdinand Mono Turang S.Sos (Partai Gerindra).

Yvi

Share

Wabup RD Buka Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Indikasi Geografis

Tondano, Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Sosialisasi, Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Indikasi Geografis, yang dibuka Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, pada Senin 16 September 2019, di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.

Dalam Sambutan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi, mengatakan bahwa Sosialisasi dan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Indikasi Geografis di kabupaten minahasa, merupakan Hasil bumi indonesia yang begitu melimpah dan beragam yang perlu untuk di lindungi.

“Produk yang memiliki ciri khas kerena faktor Alam, lingkungan geografis, manusia, atau kombinasi dari berbagai faktor tersebut menunjukan karakter daerah asal tempat produk dihasilkan.”

“Selain melindungi produk daerah agar tidak di klaim perusahaan besar, sertifikasi indikasi geografis bertujuan memberi nilai lebih pada produk lokal termasuk produk lokal kabupaten minahasa seperti cengkih dan kopi.”

“Cengkih minahasa telah lolos dalam proses sertifikasi oleh kementrian hukum dan ham dan menerima sertifikat indikasi geografis cengkih minahasa. Sertifikat ini diberikan atas dasar pengajuan dari Masyarakat Perlindungan Cengkih Minahasa (MPCM) yang diserahkan langsung oleh menteri hukum dan ham RI pada tahun 2015 yang lalu.”

“Kita patut berbangga karena cengkih minahasa bisa menjadi salah satu komoditi unggulan melalui penghargaan Serifikat indikasi geografis ini. Penghargaan ini adalah salah satu pangkuan dimana cengkih minahasa sudah memiliki standar.”

“Dengan adanya pangkuan seperti ini maka tidak sembarangan orang bisa seenaknya mengaku itu cengkih minahasa. Disisi lain, harganya pun akan mengikuti kualitas cengkihnya.”

“Harapan kedepan, stabilitas dapat ditingkatkan agar parah petani bersemangat untuk membudidayakan tanaman cengkih minahasa ini, yang akhirnya berujung bagi peningkatan kesejahtraan petani.”

“Keadaan inilah yang juga kita harapkan terhadap komoditi kopi minahasa agar bisa sejajar dengan merek nasional yang sudah mendunia. Untuk itu melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi, monitoring dan evaluasi indikasi geografis saat ini diharapkan mampu memberi nilai tamba dalam upaya peningkatan produksi dan promosi hasil bumi kabupaten minahasa khususnya cengkih dan kopi demi mewujudkan petani yang sejahtera dan minahasa yang maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera.” Pungkasnya.

Hadir juga Kadis Perkebunan Provinsi Sulut, Refly D Ngantung SP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Hanes Donald E Wagey MBA, Kadis Pertanian Kabupaten Minahasa Yeittije F Roring SP, Yang terundang Dr. Ir. Riyaldi selaku Narasumber, staff Ahli IG Direktorat Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI dan juga Ketua Umum Asosiasi Indikasi Geografis Indonesia (AIGI), Staff Ahli di Kementan RI., Pengurus MPCM Minahasa, Ketua LPIG Pala Siau, Kelompok Tani Komoditi Tanaman Kopi, Pengusaha2 Gerai Kopi di Sulut, Elmonts (Tomohon), Revolver (Heine Manado), Black Cup Cofee (Manado) dan Warung Rumah Tua Coffee).

Yvi

Share

Korban Bencana di Tiga Desa Kecamatan Pineleng Diberikan Bantuan

Minahasa, Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi Meninjau dan menyerahkan bantuan pemerintah untuk Korban Bencana Angin Ribut Yang mengakibatkan rumah roboh dan korban bencana kebakaran, di 3 Desa, Kecamatan Pineleng, pada senin 16 September 2019.

Keluarga yang mendapat bantuan, Keluarga Kuntak Mende, Keluarga Woworundeng Mende di desa Warembungan, Keluarga Palungan Undap, Keluarga Ponto Sumendah Desa Pineleng 2, Keluarga Tangkere Wongkar, Keluarga Suwawa Sumelang di Desa Kali.

Mendampingi Bupati Assisten Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi, Kapolsek Pineleng, Iptu Shirley B.d Mangelap SH, Kadis Sosial Kabupaten Minahasa, Royke T Kaloh SH, Kadis BPBD Johanis A Pesik SIP, Camat Pineleng Drs Jhonly Wua MM, dan perangkat desa.

Yvi

Share

Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla, 50 Kejadian di Minahasa

Manado, Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2019, Di Ruangan C J Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara, pada Senin 16 September 2019.

Rapat di Pimpin Langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Rapat ini dilaksanakan karena melihat telah terjadi Kebakaran Hutan yang sangat besar di 15 Kab/kota diantaranya 8 Kab/kota yaitu di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaangmongondouw, Kab Bolaangmongondouw Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bitung, Kota Manado Dan ini pun sudah menjadi Arahan dari Presiden RI Joko Widodo.

“Musim kemarau akan terus berlangsung sampai bulan Oktober. Dari data yang ada ada sekian banyak desa yang mengalami kebakaran hutan, dengan kondisi seperti ini rata-rata penyebabnya adalah ulah manusia sendiri ketika membuka lahan, membuang puntung rokok sembarangan dan membakar lahan.”katanya.

Lanjutnya, dalam penanganan selama ini ditangani secara bersama oleh Polhut dan TNI Polri yang ada di kecamatan dan masyarakat setempat serta Pemerintah desa dan mahasiswa Pencinta alam.

“Bencana kebakaran ini sudah besar untuk itu
Semua ini harus ada dukungan dari tim penanganan kebakaran hutan dan lahan. Dana yang ada di provinsi dan kota cukup untuk menangani kebakaran hutan dengan Membuat satgas dan memakai dana yg ada.”ujarnya.

Pada rapat ini Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring, MSi Memberikan laporan yaitu untuk Minahasa Pada saat ini ada 50 kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan awalnya hanya membakar sampah, tapi akhirnya membesar dan penanganan saat ini ada kerja sama dari TNI Polri.

“Dari semua kejadian masih ada satu yang belum tuntas yaitu di wilayah Warembungan, namun sudah ada kerja sama dengan pihak kepolisian. Kejadian kebakaran Hutan di Kecamatan tombulu itupun sudah langsung diproses karena kenyataan yang kita dapati ada Perusahaan yang sengaja membuang sampah ke Minahasa dan dibakar setelah itu dibiarkan begitu saja.” Katanya.

Bupati Minahasa Royke Roring juga meminta Petunjuk dan arahan serta dana untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Minahasa.

Gubernur Sulawesi Utara memberi Kesimpulan Rapat setelah mendengarkan Laporan serta Pengeluhan dari setiap Kabupaten/Kota Yaitu Pemerintah kabupaten/ kota terdampak Karhutla, segera mengeluarkan penetapan status penanganan darurat melalui penerbitan surat keputusan sehingga dapat menggunakan dana darurat tak terduga APBD dan mengajukan permohonan Dana ke BNPB Pusat.

Melakukan Sosialisasi Rutin Pemerintah Daerah TNI/POLRI di kantor (Dalam Rapat-Rapat, Rumah ibadah, Desa, Kelurahan) Pembentukan Satgas di setiap Desa/Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten/kota oleh Pemda masing-masing. Pemerintah Kabupaten/kota terdampak segera mengeluarkan Penetapan Status penanganan Darurat dan Penegakan Aturan.

Dihadiri Sekprov Sulut Edwin Silangen
Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigid Tri Harjantho, Pangdam XIII Merdeka Mayor Jendral TNI Tiopan Aritonang, Wakajati, dan DanLanut,
Serta Bupati/Walikota se Provinsi Sulut,
Para Kepala BPBD se Kab/Kota Prov Sulut, Para Kepala Damkar se Kab/kota Prov Sulut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab Minahasa Dr Denny Mangala MSi, Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Yanes Pesik, Kadis Damkar Kabupaten Minahasa Alexander Mamesah.

Yvi

Share