Saturday, 24 August 2019

Archive for: July 18th, 2019

Sekda Kuhu: Kepala OPD Minut Harus Paham Permendagri 33/2019

Sekda Minut Ir Jemmy H Kuhu MA saat memberikan materi dalam kegiatan sosialisasi

Airmadidi,KLABATNEWS- Kepala OPD dan Camat di Minahasa Utara wajib memahami seluk beluk Permendagri nomor 33 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2020.

Hal tersebut ditegaskan Sekda Minahasa Utara Ir. Jemmy Kuhu MA ketika membuka sosialisasi Permendagri tersebut di Sutanraja Hotel Desa Watutumou 2, Kecamatan Kalawat, Kamis (18/07).

“Permendagri ini penting dipahami dalam rangka kita mempersiapkan penyusunan APBD tahun 2020 yang baik dan sesuai dengan aturan yang sudah dikeluarkan oleh Kemendagri,” tukas Kuhu.

Lanjut dikatakan, dalam pasal 1 ayat 2 menyebutkan, Pedoman Penyusunan APBD ini ditetapkan setiap tahun oleh Permendagri sebagai petunjuk dan arah bagi pemerintah daerah dalam penyusunan, pembahasan dan penetapan APBD.

Lebih jauh Sekda juga mengingatkan kepada para peserta untuk menyelesaikan semua tugas yang belum dituntaskan oleh setiap SKPD untuk secepatnya diselesaikan sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.
“Bagi semua SKPD cepat tuntaskan pekerjaan dan segera memasukkan laporannya. Jangan terjadi laporan lisan yang mengatakan, ‘Sudah saya sampaikan, namun tidak dikerjakan’,” tegas Sekda.

Permendagri ini menegaskan lima program prioritas pemerintah pusat yang harus diperhatikan pemerintah daerah. Kelima program prioritas ini yakni Pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan; infrastruktur dan pemerataan wilayah; Nilai tambah sektor riil, industrialisasi dan kesempatan kerja; Ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup; Stabilitas pertahanan dan keamanan.(*)

Share

Pemadam Api di Tempat Usaha Minut Disinyalir Hanya “Prong”

Airmadidi,KLABATNEWS-Setiap bangunan di Minahasa Utara seharusnya memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dapat segera dipakai untuk memadamkan kebakaran berskala kecil.

Namun disinyalir APAR yang ada di sejumlah tempat usaha di Minahasa Utara hanya "prong" alias pajangan karena tak ada isinya dalam tabung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Minahasa Utara Dra Theodora Luntungan tak menampik hal tersebut. “Setiap bangunan termasuk tempat usaha atau ruko wajib menyediakan APAR atau tabung pemadam api yang kecil. Ini punya manfaat besar untuk memadamkan api saat awal terjadi kebakaran,”kata Luntungan, Kamis (18/07).

Kalaupun sudah tersedia APAR, lanjut Luntungan, pemilik bangunan jangan menjadikan alat tersebut sebagai pajangan belaka. Pasalnya disinyalir banyak APAR yang tak memiliki isi atau rusak sehingga tak dapat dipakai memadamkan api. “APAR jangan hanya prong (pajangan, red). Contohnya sudah ada dua kali kebakaran di minimarket di Minut termasuk di Maumbi dua minggu lalu. Saat api muncul, alat pemadam mereka ternyata tak ada isinya,” beber Luntungan.

Untuk itu pekan depan Satpol PP dan Kebakaran Minut akan melakukan pemeriksaan APAR yang ada di tempat-tempat usaha. “Senin depan kami akan turun ke tempat-tempat usaha termasuk minimarket dan juga pabrik untuk memeriksa APAR mereka. Apakah masih berfungsi atau tidak,” tandas Luntungan.(*)

Share

Bupati ROR Pimpin Rapat Terkait Pelestarian Danau Tondano

Tondano, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Ir. Royke Octavian Roring, MSi memimpin rapat/pertemuan dalam rangka penyelesaian pengelolaan Danau Tondano dan Daerah aliran Sungai Tondano serta percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa, pada kamis, 18 Juli 2019
Di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa.

Turut hadir Kepala Balai BPJN wilayah XV Sulut Triono Jundasmono, Kepala Balai Wilayah Sungai Moch Silachoeddin, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut Rusian M. Nur Taib, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, Ketua ASITA Sulut Merry Karauwan, SH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Minahasa Dr. Sihar Wilford Siagian, MA, Dinas/ Instansi terkait, para camat terkait serta seluruh peserta rapat.

Sambutan Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi menyampaikan Rapat ini merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Minahasa dengan Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan beberapa menteri termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia untuk penyelesaian pengelolaan danau Tondano dan daerah aliran sungai tondano serta percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa.

“Sejak kami dilantik sampai hari ini yang menjadi konsen kami sejak awal ketika penyampaian visi-misi adalah bagaimana pelestarian danau Tondano dan setelah terpilih bersama wakil bupati mempersiapkan bagaimana langkah kita untuk pelestarian danau tondano dan bersyukur danau tondano sudah menjadi satu dari lima belas danau prioritas nasional.” Ujar Bupati.

“Danau Tondano merupakan sumber harkat hidup masyarakat sulawesi utara, mulai dari sumber pembangkit listrik tenaga air, supply air, irigasi, perikanan serta destinasi wisata yang sangat menjanjikan kedepan.”

“Danau Tondano punya keistimewaan disamping memiliki pulau likri ditengahnya juga karena dikelilingi jalan nasional maupun jalan provinsi kurang lebih 48 kilometer, tidak semua danau dikelilingi jalan. Tetapi Danau Tondano mulai mengalami degradasi, penyempitan permukaan, pendangkalan, masalah kualitas air, dan pertumbuhan eceng gondok yang begitu pesat,”

” Ini yang kami sampaikan kepada pak presiden dan mendapat tanggapan yang sangat positif, 3 program yang disampaikan langsung kepada pak presiden yaitu danau tondano, pembangunan rumah sakit dan pembangunan infrastruktur.”

“Mari kita wujudkan pelestarian danau tondano ini bukan hanya untuk satu atau dua tahun kedepan tetapi untuk jangka waktu yang lama supaya betul-betul kita dapat melihat hasilnya kedepan dan kita pasti berbangga apabila dapat bermanfaat bagi anak-cucu kita.”

“Mari mendesain danau tondano yang payung besarnya desain destinasi pariwisata yang hasil dan arahnya untuk pestarian danau tondano yang efeknya untuk pembangkit listrik tetap lancar, pertanian dan perikanannya tetap jalan dan berbagai hal yang berhubungan dengan danau tondano tetap bisa dimanfaatkan.”

YVI

Share

Bupati ROR Berikan Bantuan Kepada Keluarga Karisoh-Tumbel

Telap, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi, memberikan bantuan Kepada Keluarga Karisoh Tumbel akibat Pohon Tumbang dirumah, di Desa Telap Jaga III Kecamatan Eris

Diketahui kejadian ini pada hari minggu 14/7, dan beruntungnya pada saat kejadian keluarga korban tidak berada di rumah, dan sedang berada di Pengucapan Syukur Kabupaten Minsel.

Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi menyerahkan secara langsung bantuan berupa uang tunai sebesar 10 juta Kepada keluarga.

“Atas Nama pemerintah Kabupaten Minahasa Menyampaikan Turut prihatin atas musibah yang terjadi kiranya bantuan yang diberikan dapat meringankan beban kepada keluarga yang tertimpa musibah,” kata Bupati ROR

Turut hadir Kadis Sosial Royke Kaloh SH, Kaban BPBD Johanis Pesik SIP, Camat Eris Deidy Tumarar SE, Kanit Intel Kapolsek Eris Nofry tumarar, Danramil Eris Kapten Inf. Purnomo Budi Sofian.

YVI

Share

Bupati ROR Kunjungi Bio Village, Pengolahan Eceng Gondok Jadi Pakan Ternak

Remboken, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi Mengunjungi Minahasa Bio-Village, pada Kamis 18 Juli 2019, di Desa Leleko Kecamatan Remboken.

Minahasa Bio-Village ini merupakan Tempat untuk mengolah limbah menjadi Pupuk organik dan pakan ternak. Lewat Komunitas Koloni BSF (Black Soldier Fly) Indonesia.

Komunitas ini merupakan yang pertama dan terbesar di Indonesia, yang saat ini sudah ada di minahasa tepatnya di desa Leleko Kecamatan Remboken, yang mengaplikasikan, mengembangkan dan menyebarkan teknologi biokonversi dengan menggunakan BSF.

Bupati ROR meninjau dan melihat langsung proses/cara biokonversi Maggot dan eceng gondok yang hasil akhirnya dapat menghasilkan pakan ternak (Pelet).

Pemerintah Kabupaten Minahasa pun berharap, dengan adanya Minahasa Bio-Village ini, dapat mengurangi eceng gondok di wilayah Danau Tondano, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat seputar danau.

YVI

Share