Saturday, 24 August 2019

Archive for: July 15th, 2019

Hadiri Rapat Paripurna, Bupati ROR Himbau Ucapan Syukur 21 Juli Nanti Tanpa Miras

Tondano, Klabatnewsok.com – Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) Tahun Anggaran 2019 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD (PPAS-PAPBD) Tahun Anggaran 2019 serta Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Tahun Anggaran 2020 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD (PPAS-APBD) Tahun Anggaran 2020, pada Senin, 15 Juli 2019
Di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa

Dihadiri Bupati Minahasa Ir. Royke Octavian Roring, MSi, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng, SH, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa James Rawung, SH, Kepala BPN Minahasa Ramilin Sinurat, SH, Para Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, para asisten Sekdakab Minahasa, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Dalam Sambutan Bupati Minahasa Ir Rpyke O Roring MSi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi kepada Pimpinan dan segenap Anggota Dewan yang terhormat atas dukungan dan kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan Pembangunan di Kabupaten Minahasa.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang dijabarkan dalam Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 dan telah diubah dengan Peraturan Mendagri Nomor 59 Tahun 2007 dan Peraturan Mendagri Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Perubahan kedua peraturan Mendagri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Daerah bersama DPRD dapat melakukan Perubahan APBD apabila terjadi : Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran, keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih dari tahun sebelumnya harus digunakan.

Disamping ketiga hal tersebut, Bupati bersama wakil bupati dan jajaran memiliki tekad dan komitmen yang kuat untuk melakukan pemantapan gerak organisasi Pemerintah agar semakin maksimal. Mencapai kebutuhan masyarakat, serta dalam kerangka pemantapan eksistensi daerah dalam konteks nasional, maupun aras global.

Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan ringkasan perubahan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2019.

Bupati juga menyampaikan bahwa Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) TA 2019 dan Rancangan Prioritas dan Plafon anggaran sementara perubahan APBD (PPAS-PAPBD) TA 2019 serta Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) TA 2020 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara (PPAS-APBD) TA 2020 ini berdasarkan arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD, RPJMD Provinsi, Program Prioritas Nasional serta Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengamanatkan bahwa Pemerintah Daerah melaksanakan bidang kewenangan berdasarkan pada urusan wajib dan urusan tambahan serta pelaksananan urusan penunjang.

Penyelenggaraan urusan tersebut diimplementasikan dalam bentuk program dan kegiatan perangkat daerah dimana penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah didanai dari dan atas beban APBD. Pada Undang-undang nomor 23 tahun 2014 pasal 310 ayat (1) dimana kepala daerah menyusun KUA dan PPAS berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan diajukan kepada DPRD untuk dibahas bersama. Pada pasal 310 ayat (2) diatur bahwa KUA dan PPAS yang telah disepakati kepala daerah dan DPRD akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perangkat daerah.

Rincian Pendapatan serta Belanja yang telah tertuang dalam Dokumen Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) Tahun Anggaran 2019 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD (PPAS-PAPBD) Tahun Anggaran 2019 serta Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Tahun Anggaran 2020 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD (PPAS-APBD) Tahun Anggaran 2020 sudah tentu akan melalui pembahasan bersama dan didiskusikan badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah untuk dapat disepakati.

Untuk itu Bupati mengharapkan Sinergitas Positif, kerjasama, dan peran aktif dari pihak legislatif, dan kepada tim Anggaran Pemerintah Daerah serta seluruh kepala SKPD dimintakan untuk kooperatif dan proaktif dengan segenap Anggota DPRD yang terhormat karena kebersamaan kita penting untuk menyelesaikan KUA perubahan APBD dan rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2019 serta KUA APBD dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020 dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan Ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Minahasa yang telah menerima dengan baik Kunjungan Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo bersama ibu, Kita bersyukur Bapak Presiden merespon secara langsung aspirasi dan usulan yang telah kami sampaikan terkait pelestarian danau tondano yang merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Minahasa.

“Pada tanggal 21 Juli 2019 nanti kita akan merayakan pengucapan syukur untuk itu mari kita rayakan sebagai ekspresi sukacita dan terima kasih atas segala berkat Tuhan dengan senantiasa menjaga silahturahmi kekeluargaan yang aman dan damai, nyaman dan penuh kerukunan serta tanpa miras. Jadilah tuan rumah yang baik dalam menyambut tamu.

YVI

Share

Bupati ROR Serahkan Langsung Santunan Duka dan Akta Kematian di Sonder

Sonder, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Bapak Ir Royke Octavian Roring MSi, Melayat di Rumah duka atas Meninggalnya Almarhuma Ibu Henny Jeane Robot SPd (KEPSEK SMP N 1 SONDER) dalam Keluarga Sondakh Robot Tutup usia 57 tahun 6 bulan 9 hari, Di desa Kolongan Atas Kecamatan Sonder.

Ibadah Dipimpin Pdt Ibu Lenda Robot Lengkong STh.
Dalam kesempatan ini Bupati Menyerahkan Dana Duka dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Sebesar 2,500,000,- dan Akte Kematian.

Usai Melayat di rumah duka Almarhuma Ibu Henny Jeane Robot, Bupati Minahasa Bapak Ir. Royke Octavian Roring M.Si didampingi istri Tercinta Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Dra. Fenny Ch M. Roring-Lumanauw SIP, Melayat di Rumah duka atas Meninggalnya Almarhuma Ibu Sieltje Palit Limbat Tutup Usia 78 Thn 9 Bln, 5 Hari, dalam Keluarga Palit Limbat, Almarhum adalah Ibunda dari Adi Palit Staf Khusus Bupati Minahasa. Di Desa Kolongan Atas, Kecamatan Sonder, pada Senin 15 Juli 2019.

Mendampingi Bupati Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng, SH, MSi, Kadis Pendidikan, Drs Riviva Maringka MSi, Camat Sonder, Kabag Humas dan Protokol, Kabupaten Minahasa, Kabag TUP Kabupaten Minahasa dan Staff Khusus.

Sambutan Bupati menyampaikan “Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, atas nama Pribadi keluarga Roring Lumanauw dan wakil Bupati Keluarga Dondokambey Lengkong, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Keluarga Korengkeng Warouw mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan almarhuma. Tuhan kiranya memberikan penghiburan untuk keluarga yang di tinggalkan.”

YVI

Share

Bupati dan Wakil Bupati Minahasa RR-RD Dukung Visi Jokowi-Ma’ruf Amin

Minahasa, Klabatnewsok.com – Visi Indonesia yang disampaikan presiden terpilih periode 2019-2024, Ir Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7), siap didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Bupati Minahasa, Royke Octavian Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey menyatakan bakal mendukung semua program Jokowi lima tahun ke depan.

Bupati Minahasa, Royke Octavian Roring (ROR) bahkan langsung menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempelajari serta melaksanakan sasaran kerja nasional pemerintah pusat untuk lima tahun ke depan.

“Apa yang telah disampaikan Pak Presiden Ir Joko Widodo dalam pidatonya wajib dipatuhi serta dilaksanakan seluruh perangkat daerah di jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa,” kata Bupati Royke Octavian Roring.

Menurut Bupati Royke, sejauh ini sinergitas yang terjalin baik antara Pemkab Minahasa, Pemprov Sulawesi Utara, dan Pemerintah Pusat telah menghasilkan dampak positif untuk percepatan pembangunan, pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Minahasa.

Sebab komitmen penuh dari Pemkab Minahasa untuk mendukung semua program nasional dalam pemerintahan lima tahun ke depan adalah untuk mewujudkan Minahasa Hebat, Sulut Hebat dan Indonesia Hebat,” tandas Bupati ROR.

Diketahui, Presiden terpilih Ir Joko Widodo dalam pidato bertajuk Visi Indonesia telah menyampaikan janji-janjinya bersama Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin untuk Indonesia selama masa pemerintahan mereka lima tahun mendatang. Jokowi mengatakan dirinya dan Ma’ruf Amin akan melakukan lima tahapan besar untuk membuat Indonesia produktif, memiliki daya saing, dan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi perubahan di dunia.

Dimulai dengan paparan bahwa fenomena global saat ini penuh dengan perubahan dan kecepatan hingga penuh risiko dan kompleksitas yang jauh dari perhitungan, Presiden Jokowi menyampaikan akan meninggalkan pola lama dalam mengelola organisasi, lembaga maupun pemerintahan.

“Yang sudah tidak efektif harus kita buat jadi efektif yang sudah tidak efisien harus kita buat jadi efisien, manajemen seperti inilah yang kita butuhkan. Harus menuju negara yang memiliki daya saing dan fleksibilitas yang tinggi,” ujar Presiden Jokowi dalam pidatonya.

Demi mewujudkan hal tersebut, Jokowi bersama wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin sudah mencanangkan lima hal dalam kepemimpinan periode 2019-2024. Pertama, Jokowi menjanjikan akan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan lebih cepat dan menyambungkan ke kawasan produksi rakyat dan tempat umum seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan hingga bandara. Kedua, menggeser pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi kunci keberhasilan bangsa Indonesia ke depan.

“Kita ingin memberikan prioritas kepada pembangunan SDM kita yang menjadi kunci kita ke depan dan titik dimulainya pembangunan SDM dengan menjamin kesehatan ibu sejak hamil,” kata Jokowi.

Ketiga, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf berjanji akan mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan. “Jangan ada yang alergi terhadap investasi karena dengan cara ini lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya. Oleh sebab itu, yang menghambat investasi semuanya harus dipangkas,” tutur Jokowi.

Kemudian, Visi Indonesia keempat adalah reformasi birokrasi agar menjadi lembaga yang sederhana, simpel, dan lincah. Jokowi bahkan mengancam akan memangkas birokrasi yang tidak bekerja secara efektif dan efisien.

Terakhir, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf menjamin bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan fokus dan tepat sasaran. “Karena setiap rupiah yang keluar dari APBN harus memberi manfaat untuk rakyat, meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

YVI

Share