Tuesday, 23 July 2019

Archive for: June 20th, 2019

Wakili Bupati, Mangala Sambut Mahasiswa KKN Unsrit

Tondano, Klabatnewsok.com – Asisten 1 Dr Denny Mangala MSi, mewakili Bupati Minahasa dalam Acara penerimaan mahasiswa KKN, angkatan XVIII tahun 2018-2019 di Kecamatan Eris, yang dilaksanakan di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa hari Kamis 20 Juni 2019.

Turut Hadir Camat Eris Deidy Tumarar SE, Mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Feibie Karisoh SP MSi, Kabag Humas dan Protokol SetdaKab Minahasa Drs Moudy L Pangerapan MAP, Rektor Universitas Sariputra Indonesia (UNSRIT) Tomohon DR Joost L Rumampuk SE Ms, Ketua Panitia KKN Mecky Pandelaki SPt MSi, Sekretaris Panitia KKN Norma Komalig SP MSi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Ns Halenita Saliani SKep MKes, Sandy Motulo SPd MMat, Nindy Sepang SPd MPd, Rosali Wuwung, Aks Puasa SSos MM, serta 48 mahasiswa reguler dari 3 fakultas yang ada, serta insan pers.

Dalam sambutan Rektor UNSRIT Tomohon DR Joost L Rumampuk SE menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Minahasa yang boleh merespon kehadiran Mahasiswa KKN Unsrit di Kabupaten Minahasa yang akan ke-7 Desa di Kecamatan Eris.

Adapun thema induk KKN saat ini adalah Kesehatan dan Pelestarian Ekosistem Danau Tondano, dimana diharapkan mahasiswa dapat menjabarkan pendidikan mereka dengan pengalaman di tengah masyarakat.

“Mahasiswa perlu bersosialisasi dengan Lingkungan dimana lingkungan berbicara lingkungan manusia dan lingkungan alam”. Disampaikan Rektor UNSRIT Tomohon bahwa acara pelepasan di kampus sudah dilaksanakan pagi dan siang ini dalam acara penerimaan oleh pemerintah Kabupaten Minahasa.

Sementara itu Sambutan Bupati Minahasa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Denny Mangala MSi, menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Bupati dan Wakil Bupati Minahasa serta pak Sekda yang tidak dapat bertemu mahasiswa hari ini karna tugas lainnya.

Selanjutnya dalam sambutan disampaikan bahwa Kabupaten Minahasa sebagai gambaran untuk mahasiswa bahwa Minahasa adalah Kabupaten yang sudah sangat tua dan akan merayakan Hari Jadi ke 591. “Saya sangat support dari apa yang sudah disampaikan pak Rektor dimana yang dulu mahasiswa mencari sendiri thema dan kali ini sudah ditentukan oleh Universitas yakni terkait kesehatan dan lingkungan hidup.”

“Program pemerintah Kabupaten Minahasa dalam rangka melindungi warga Minahasa seperti Program di sektor kesehatan telah melakukan pembangunan dengan merenovasi sarana kesehatan dan diupayakan membangun RS baru untuk menjangkau masyarakat lainnya yang belum terlayani Jamkesda dan jamkesmas dari tiga ribuan sekian masyarakat Minahasa.

7 desa di Eris adik-adik mahasiswa bisa ikut membantu dalam rangka peningkatan kesejahteraan lewat edukasi bagi masyarakat bahwa manusia jangan hanya pintar/cerdas dalam segala bidang dan kaya pengetahuan tapi kalau sakit-sakit menjadi tidak menyenangankan.

“Sosialisasikan masyarakat untuk menjaga kesehatan yang harus diutamakan dan pelestarian lingkungan dengan menjaganya harus diperhatikan termasuk Danau Tondano.”

Danau di Indonesia berjumlah 1575 danau dan danau Tondano termasuk kelompok Danau besar. Pontensi danau Tondano dalam pembangunan berbeda dengan danau lain di Indonesia karna pertama danau ini mensuplai listrik PLTA yg dirasakan oleh penduduk Minahasa Manado dan sekitarnya.

“Makanya pemerintah pusat menetapkan Danau Tondano sebagai kawasan strategis Nasional dan karena itu kita semua harus menjaga pelestarian danau Tondano”. Tahun 1939 Danau Tondano 5600Ha menjadi 3925 ha tahun 2015 serta kedalaman 43m jd 14m. Kalau danau tidak dijaga dan dirawat nantinya Danau Tondano bisa tinggal kenangan.

Peranan danau Tondano yang sangat strategis harus kita jaga. Permasalahan adalah enceng gondok/gulma yang sdh 15-20 persen mengelilingi Danau Tondano karena pertumbuhannya yang sangat cepat, sudah diupayakan oleh pemerintah untuk memberantas.

Peneliti mengatakan untuk membasmi harus zat kimia yang menghentikan pertumbuhannya yang artinya tidak ada lagi kehidupan di danau dan itu tidak kita inginkan.
Pemda Minahasa sudah menempatkan eskavator di titik-titik tertentu di danau.

Penelitian Dinas Perikanan : pelet/pakan yang tenggelam 30 persen menjadi nutrisi bagi enceng gondok, sementara penelitian dinas lingkungan hidup bahwa salah satu penyebab lajunya pertumbuhan enceng gondok adalah akibat pemakaian pupuk dari masyarakat yang berlebihan juga diserap oleh tanah sampai ke danau dibawah hujan.

“Selama 1 bulan 10 hari mahasiswa KKN. Kontribusikan edukasi kepada masyarakat. Ukuran keberhasilan KKN pada saat akan pulang ke kampus dan masyarakat menyatakan rasa kehilangan hal-hal yang baik yang dilakukan oleh mahasiswa KKN” tutup Mangala dalam sambutannya.

Share