Tuesday, 23 July 2019

Archive for: June 13th, 2019

Bupati ROR Apresiasi DPRD Minahasa Dalam Rapat Paripurna

Tondano, Klabatnewsok.com – Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2018 dan tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak dilaksanakan diruang sidang DPRD Minahasa, pada kamis 13 juni 2019.

Sidang Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, James Rawung SH, dan dihadiri oleh Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Minahasa, Forkopimda serta Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi memberikan apresiasi kepada pihak eksekutif maupun legislatif karna berkat kerjasama yang terjalin selama ini Mampu mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian WTP selama 5 Kali Berturut oleh BPK RI Perwakilan Sulut.

” Upaya kerja keras bersama dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 telah berjalan baik, untuk itu, terima kasih telah membangun Minahasa dengan kinerja yang membuahkan hasil, dengan tekad kepemimpinan yang lebih baik, maka akan terus menjadi acuan yaitu APBD, dengan harapan pengelolaan keuangan daerah pada masa yang akan datang semakin baik,”

Walaupun demikian, Bupati ROR meminta kepada pihak Pemerintah, dalam hal ini para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah untuk lebih bekerja keras lagi, dan bisa meraih WTP Tanpa catatan dikali yang akan datang.

” Tahun Anggaran 2018, kita ketahui bahwa ada Tiga (3) kepemimpinan Kepala Daerah, dari Bupati JWS, Penjabat Bupati Royke Mewoh dan Kepemerintahan saya dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, saya apresiasi Anggota Dewan yang ikut bekerjasama, dalam tiga kepemimpinan ini,” ujarnya.

Lanjutnya, pada saat ini Masyarakat Minahasa telah mempercayakan untuk ada pembangunan yang lebih baik pada tahun 2019 dan seterusnya kepada ROR-RD, untuk itu APBD 2018 adalah starting point untuk lebih baik lagi.

Dalam pembangunan kedepan Bupati ROR Menegaskan pula berbagai prioritas, diantaranya, pembangunan Sarana prasarana masyarakat, pendidikan, kesehatan, kebudayaan masyarakat, dan lain sebagainya yang semuanya untuk Minahasa semakin hebat.

Sementara itu tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, yang dibacakan oleh Anggota DPRD Minahasa Pricilia Lumingkewas, bertujuan diantaranya, agar Keluarga, masyarakat untuk memberikan hak kepada anak.

Dengan diadakan Ranperda Layak Anak, maka ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk pemenuhan hak anak, lewat kebijakan maupun program, serta terjaminnya tumbuh kembang anak, perlindungan anak, serta terencananya pemenuhan hak anak.

YVI

Share

Pemerintah Minahasa Rencanakan Pembangunan Bersama Developer

Tondano, Klabatnewsok.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Rapat bersama dengan Developer Pembangunan Perumahan yang ada di Kabupaten Minahasa, pada Kamis (13/6/2019) bertempat diruang sidang kantor Bupati Minahasa

Dihadiri oleh Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr Wilford Siagian MA, Jajaran Pemkab Minahasa terkait Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan kawasan Pemukiman, Bappelitbangda, Dinas pertanian, Dinas perhubungan

Dalam Arahan Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi menyampaikan terima kasih atas kesediaan dari bapak ibu yang sudah berinvestasi di bidang perumahan di Kabupaten Minahasa.

“Perlu lagi kita menata pengelolaan tata ruang maupun berbagai fasilitas yang ada, kita merencanakan pembangunan perumahan. Tahun ini Kabupaten Minahasa akan mengadakan revisi rencana tata ruang wilayah kabupaten dan akan berupaya selesai tahun ini”

Tahun depan Bupati ROR berharap rencana tata ruang di wilayah wilayah akan diupayakan selesai dalam hal ini wilayah pineleng, mandolang, tombulu, langowan.

“Ini wilayah-wilayah sangat cepat bertumbuh pembangunan perumahan, saya berharap agar supaya ketika kita menata RTRW RDTR kita sejalan dengan rencana pengembangan kita semua.”

Diharapkan juga oleh Bupati ROR, delevoper dengan pemerintah kabupaten minahasa dapat merencanakan pembangunan, termasuk fasilitas umum, diantaranya jalan antar kota dan kabupaten, pelebaran jalan, akses jalan dan infrastruktur.

“Mari bangun daerah minahasa agar berkembang untuk masa depan, karena minahasa mempunyai potensi yang sangat besar, harapan kami akses jalan dan perijinan di mudahkan agar investor dengan mudah masuk ke daerah kita,” ujarnya.

YVI

Share

Bupati ROR Melayat di Dua Rumah Duka Kecamatan Sonder

Minahasa, Bupati Minahasa Bapak Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, (ROR) Melayat di Rumah duka atas Meninggalnya Almarhum Wempie Rende dalam Keluarga Rende Mumu Yang Tutup Usia 76 Tahun 01 Bulan 18 Hari, di Desa Leilem Kecamatan Sonder, pada Kamis 13/6 2019.

Dalam kesempatan ini Bupati ROR menyampaikan Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, atas nama Pribadi keluarga Roring Lumanauw dan Wakil Bupati Minahasa keluarga Dondokambey Lengkong turut berdukacita sedalam-dalamnya bagi keluarga besar Rende Mumu yang ditinggalkan almarhum, dan Tuhan kiranya memberikan penghiburan untuk keluarga yang di tinggalkan.

Selanjutnya Bupati Minahasa menyerahkan dana duka, akte kematian dan kartu keluarga kepada keluarga yang berduka

Usai Melayat Di Rumah Duka almarhum Wempie Rende, Bupati Minahasa Bapak ROR Menyempatkan diri untuk Melayat di Rumah duka atas Meninggalnya Almarhum Harry Ronald Rawung Tutup Usia 69 Thn dalam Keluarga Rawung Roring di desa Tounelet, Kec Sonder
Sambutan menyampaikan “A

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, atas nama Pribadi keluarga Roring Lumanauw dan Wakil Bupati Minahasa keluarga Dondokambey Lengkong mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya bagi keluarga besar Rawung Roring yang ditinggalkan almarhum.”Tuhan kiranya memberikan penghiburan untuk keluarga yang di tinggalkan.”

Dalam kesempatan ini Bupati di dampingi Camat Sonder Menyerahkan Dana Duka dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Sebesar 2,500,000,- dan Akte Kematian

YVI

Share

Komplotan Pencuri Sapi Diringkus Polsek Dimembe

Dimembe,KLABATNEWS-Dalang dari banyaknya kasus pencurian sapi di Minahasa Utara (Minut) akhirnya terkuak.

Selasa (11/6/2019), Polsek Dimembe berhasil meringkus 7 pelaku komplotan pencuri sapi, di sejumlah tempat di Kecamatan Dimembe, Talawaan dan Kalawat.

Ketujuh pelaku masing-masing Fitri Rumondor (49) beralamat di Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken yang adalah residivis kasus yang sama, Piter Paduli (33) alamat Desa Lopana 1 Kecamatan Amurang Timur Minahasa Selatan (Minsel), Suprianto Ambalao alias Opal (27) alamat Desa Kawangkoan Baru Kecamatan Kalawat Minut juga residivis, Fadly Parengan alias Adi (24) alamat Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan Minut, David Sirap alias Eyes (25) alamat Desa Koltem Kecamatan Kalawat Minut, Vera Runtu (35) alamat Desa Kawangkoan Baru dan Riswanto Gole Alias Ade (35) alamat Kelurahan Singkil I lingkungan VI Kecamatan Mapanget yang berperan sebagai penadah.

Selain mereka bertujuh, ada lagi satu pelaku yang masih buronan yaitu Maikel Kaeng alamat Kelurahan Taas Kecamatan Tikala yang bertindak sebagai penadah hasil curian.

Kapolsek Dimembe AKP Edi Susanto SSos mengatakan, pelaku Opal dan Vera berstatus sebagai suami istri.

Menurut Edi Susanto, aparat melakukan pengejaran terhadap tersangka, berdasarkan laporan warga bernama Abigael Dungus warga Desa Laikit Kecamatan Dimembe yang pada Senin (10/6/2019) kehilangan sapi miliknya ketika diikat di perkebunan desa.

“Dari hasil pengembangan Sat Reskrim Polsek Dimembe, maka dikantongi delapan identitas pelaku. Sehingga pengejaranpun langsung dilakukan di alamat masing-masing,” ujar Edi yang memimpin langsung pengejaran tersangka.

Dalam melakukan aksi, komplotan ini menggunakan mobil sewaan, melakukan survei dan mengeksekusi target dengan cara mengikat kaki sapi dan langsung dimuat hidup.

“Ada juga sapi dipotong-potong lalu dimuat. Saat beraksi, mereka seringkali membagi tiga kelompok Fadly, David dan Vera, Opal dan Piter kemudian Piter dan Fitri menggunakan kendaraan,” terang Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Iwan Toani SH.

Usai sapi berhasil dicuri, pelaku menghubungi Riswanto Gole Alias Ade dan Maikel Kaeng sebagai penadah.

Dari pengakuan komplotan ini ada lima belas ekor sapi yang sudah mereka curi dari berbagai tempat, diantaranya untuk Minut di Desa Klabat, Laikit, Paniki Atas, Watutumou, Maumbi, Wusa, Werot, Kauditan, dan Tongkaina.

Untuk wilayah Manado yaitu di Kelurahan Bailang, Paniki Bawah, dan Tongkaina.

Untuk wilayah Minahasa ada di wilayah Warembungan Kecamatan Pineleng, Amurang Minsel dan Kelurahan Kumeresot Kota Bitung.

“Sapi dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp2.5 juta sampai dengan Rp6.5 juta. Hasil penjualan sapi ini dibagi rata setiap anggota komplotan,” tutup Edi.(*)

Share