Thursday, 23 May 2019

Archive for: May 16th, 2019

Sekda Korengkeng Ikut Rakornas Tim Terpadu Kewaspadaan Nasional

Jakarta, Klabatnewsok.com – Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH, M.Si, Mengikuti Rakornas Tim Terpadu Kewaspadaan Nasional yang dilaksanakan oleh Direktorat Kewaspadaan Nasional Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI bertempat di Grand Ballroom Hotel Grand Paragon Jakarta pada kamis 16 mei 2019.

Di awali dengan Laporan oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri di lanjutkan dengan pengarahan sekaligus membuka secara resmi oleh Menkopulhukam RI Jend. TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH.

Dalam arahannya disampaikan perlunya sinergitas antara Pusat dan Daerah dalam rangka menetralisir ancaman khususnya isu yang berkembang pasca Pemilu 2019. Wiranto mengharapkan koordinasi dari Forkopimda baik Provinsi maupun di Kabupaten/Kota untuk mencegah, mengantisipasi indikasi/kecenderungan terjadinya konflik sosial. Wiranto mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk dapat merekatkan persatuan dan kesatuan pasca pemilu 2019.

Dilanjutkan dengan Pemaparan materi oleh Gubernur Jawa Timur yang mendapat penghargaan terbaik Provinsi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, Pemaparan Materi oleh TNI dan Pemaparan oleh POLRI.
Ditutup oleh Pengarahan Mendagri, dimana disampaikan bahwa perlunya deteksi dini dalam pencegahan konflik sosial. Diingatkan oleh mendagri mengenai peran Camat untuk dapat berkoordinasi dengan Forkopimcam bahkan BIN, selain itu juga Peran Kesbangpol, Satpol PP didaerah juga diharapkan dapat membantu penanganan konflik sosial di daerah. Menurut Tjahjo Kumolo kunci penanganan konflik sosial itu ada pada koordinasi tiap elemen di daerah.

Pada rakornas ini, dihadiri oleh Menkopulhukam, Mendagri Tjahjo Kumolo, SH, Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial baik Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, Gubernur, Bupati/Walikota, unsur TNI, unsur POLRI perwakilan tiap Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Untuk Kabupaten Minahasa di wakili oleh Sekretaris Daerah Kab. Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH, M.Si dan Sekretaris Badan Kesbangpol Kab. Minahasa Iwan Maswonggo

YVI

Share

Harkitnas Ke -111 di Kabupaten Minahasa Dimatangkan

Tondano, Klabatnewsok.com – Persiapan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke-111 tanggal 20 Mei 2019 dimatangkan Pemkab Minahasa, setelah Sekdakab Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agustivo Tumundo SE MSi memimpin Rapat Teknis pada Kamis 16 Mei 2019 pagi tadi di Ruang Rapat Sekdakab, Kantor Bupati Minahasa, Tondano.

Dalam Rapat yang dihadiri oleh Dandim 1302 Minahasa diwakili oleh Pasi Pers Peltu Johny Wakas, Kapolres Minahasa diwakili oleh Iptu Robertus Sunu, Kadispora diwakili Kabid Pemuda Dispora Ir Erol Mondoringin, Kadis Sosial diwakili Kabid Pemberdayaan Sosial Robert Hutapea SSos, Kadis Pendidikan diwakili Kasubag Kepegawaian Carlo Pangemanan SPd, Kabag Humas dan Protokol Drs Moudy Pangerapan MAP, Kabag Organisasi Nicky Porajouw SSTP, Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jefry Wauran SSos, Kabid E-Government Diskominfo Gogen Ngantung SE, Kasubag Protokol Ariel Wowor SSTP dan Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum Frangky Waworuntu SH MAP berhasil mematangkan persiapan Harkitnas yang akan berlangsung pada Senin 20 Mei 2019 pekan depan.

Usai Rapat, Kadis Kominfo Agustivo Tumundo mengatakan bahwa Tema Harkitnas 2019 ini yaitu “Bangkit untuk Bersatu”. Sedangkan kegiatan yang akan digelar meliputi Upacara Bendera pada Senin 20 Mei 2019 pukul 07.45 pagi bertempat di Lapangan Kantor Bupati Minahasa, Tondano.

“Dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tanggal 20 Mei 2019 ini, Wakil Bupati Minahasa Bapak Robby Dondokambey SSi akan bertindak sebagai Inspektur Upacara, yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, para pejabat Pemkab, pejabat vertikal, unsur TNI/POLRI, pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, para ASN Pemkab dan Siswa SMTA dan SLTP di Tondano” kata Tumundo.

Ditambahkan Tumundo, setelah Upacara Bendera akan dilanjutkan dengan Upacara Ziarah di Makam Pahlawan Nasional Dr GSSJ Ratulangi, Tondano.

“Untuk Upacara Ziarah, Bapak Kapolres Minahasa akan bertindak sebagai Inspektur Upacara bertempat di Lapangan Monumen Pahlawan Nasional Dr GSSJ Ratulangi, dan akan dilanjutkan dengan Tabur Bunga ke Makam Pahlawan asal Minahasa yang terkenal dengan semboyan Sitou Timou Tumou Tou ini” urai Tumundo.

Tumundo juga menambahkan bahwa sesuai Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Harkitnas 2019 berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 335 Tahun 2019, semua komponen instansi Pemerintah, Swasta dan Masyarakat agar mengibarkan Bendera Merah Putih terhitung tanggal 20 Mei hingga 1 Juni 2019.

“Semua komponen instansi Pemerintah, Swasta dan Masyarakat kiranya dapat mengibarkan Bendera Merah Putih mulai tanggal 20 Mei hingga pelaksanaan Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 2019 Nanti” kata Tumundo.

Share

RSUD Sam Ratulangi Tondano Tetap Layani Pasien BPJS Kesehatan

Tondano, Klabatnewsok.com – Pelayanan kesehatan untuk pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sam Ratulangi Tondano dipastikan tetap berjalan seperti biasanya. Persoalan akreditasi yang sebelumnya dikhawatirkan kini terjawab.

Direktur RSUD Sam Ratulangi Tondano dr Maryani Suronoto menjelaskan, bagi rumah sakit yang sudah dilakukan survei akreditasi dan tinggal menunggu hasil, maupun yang sudah terjadwal untuk dilakukan reakreditasi oleh Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit/KARS, diperbolehkan untuk melayani pasien BPJS Kesehatan.

“Menteri Kesehatan telah menyurat ke pihak BPJS Kesehatan soal ini, dan bagi rumah sakit yang sudah terjadwal untuk menjalani reakreditasi, temasuk RSUD Sam Ratulangi Tondano tetap bisa melayani. Ini sekaligus menjawab informasi sebelumnya yang beredar bahwa rumah sakit tidak akan melayani pasien BPJS kalau belum ada hasil akreditasi hingga 29 Mei 2019, dan itu sudah diluruskan. Jadi untuk RSUD Samratulangi Tondano sebenarnya tidak ada masalah,” kata Maryani

Surat yang dimaksud adalah Surat Menteri Kesehatan nomor: YM.02.02/Menkes/255/2019 tertanggal 7 Mei 2019 yang ditujukan ke Direktur Utama BPJS Kesehatan perihal Perpanjangan Kerja Sama Rumah Sakit. Disebutkan bahwa ada 720 RS yang mendapatkan rekomendasi perpanjangan kerjasama dengan BPJS. Namun 450 RS telah menjalani survei akreditasi dan 432 diantaranya telah lulus serta ada 220 RS sudah terjadwal yang sementara menunggu survei dari KARS

“Perlu saya sampaikan bahwa RSUD Tondano termasuk satu dari 220 rumah sakit yang telah terjadwal dan sedang menunggu reakreditasi dari KARS dengan demikian kami tetap dapat memberikan pelayanan sesuai dengan aturan JKN-KIS,” tandas Maryani.

Diketahui, salah satu prasyarat yang harus dipenuhi rumah sakit untuk bekerjasama dengan BPJS Kesehatan adalah akreditasi. Hal ini diperlukan sebagai jaminan bahwa rumah sakit memiliki mutu terbaik dalam melayani pasien.

Pada bagian akhir surat Menteri Kesehatan tersebut juga diharapkan kepada BPJS Kesehatan untuk dapat memenuhi kewajiban membayar klaim kepada Rumah Sakit tepat waktu.

YVI

Share