Tuesday, 25 June 2019

Archive for: April 12th, 2019

Rifky Johannes Roring Rayakan HUT Ke 28 bersama anak-anak Panti Asuhan

Tompaso, Klabatnewsok.com – Rifky Johannes Roring, Putra dari Bupati Minahasa Ir. Royke Octavian Roring MSi dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Dra. Fenny CH M Roring Lumanauw S.IP merayakan HUT di Panti Sosial Asuhan Anak YAPI (Yayasan Advend Peduli Indonesia) SLA Tompaso II, pada jumat 12 April 2019.

Dengan Penuh Sukacita Keluarga Roring-Lumanauw beribadah Bersama dengan anak-anak panti asuhan yang di pimpin oleh Bpk Pdt. Roul Raranta.

“Bersyukur kepada Tuhan karena pada hari ini anak kami Rifky Roring boleh genap berusia 28 Tahun. Sekian tahun saya bersama istri dan keluarga, kami selalu berusaha berbagi berkat kepada anak-anak panti asuhan, kiranya kunjungan kami boleh menjadi berkat bagi anak-anak dan pengasuh bahkan kami keluarga Roring-Lumanauw terlebih khusus anak kami Rifky Roring, Tuhan memberkati kita semua” ungkap ROR

Dalam Kesempatan ini juga Bupati Minahasa dan Ibu Memberikan Diakonia untuk Panti Asuhan dan kemudian memberikan bantuan di asrama SLA yang mengalami musibah kebakaran, bantuan yang di serahkan sebesar Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah)

YVI

Share

Wabup RD Hadiri Pacuan Kuda Seri I

Tompaso, Klabatnewsok.com – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi menghadiri Kejuaraan Pacuan Kuda Seri I Indonesia Derby 2019, Bendi dan Roda Sapi Sulut “OAKS”, pada Jumat 12 april 2019 di Gelanggang Pacuan Kuda “MAESA” Tompaso.

Kehadiran Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si Selaku Ketua Panitia, dan didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kab. Minahasa Ibu. Martina W. Dondokambey Lengkong. Kejuaraan ini memperebutkan piala ketua dan wakil ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut. Kemudian Kejuaraan berkuda, roda sapi dan bendi kalaper ini terdiri dari beberapa kelas dan ratusan ekor kuda.

Kejuaraan berkuda ini diikuti oleh peserta dari dalam dan luar sulawesi utara, dan Kejuaraan ini akan menjadi warming up bagi pelaksanaan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda PORDASI.

Wakil Bupati RD bersama Wakil Ketua TP-PKK turun langsung dalam menyerahkan Hadiah dan Trophy Kepada para pemenang Kejuaraan Pacuan Kuda.

YVI

Share

BPJS Pusat Kunjungi Minahasa Bahas Kerjasama

Tondano, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) menerima kunjungan dari Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Sumarjono, bersama rombongan, pada Kamis (11/4), diruang kerja Bupati Minahasa.

Pertemuan ini adalah dalam rangka membahas kelanjutan kerjasama antara Pemkab Minahasa dan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemberian jaminan tenaga kerja.

Sumarjono ikut didampingi sejumlah pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya Kepala KCP Minahasa Andi Enny Tenri Abeng, Kepala Bidang Kepesertaan Cabang Manado Adisafah Curmacosasi, Kepala Bidang Umum dan SDM Cabang Manado, Arfandi Ardani, dan Kepala Bidang Pelayanan Cabang Manado Hamyuliawati Hamzah.

Dalam wawancara usai pertemuan, Kepala KCP Minahasa Andi Enny Tenri Abeng menjelaskan bahwa dirinya bersama Direktur mendampingi anggota dewan jaminan sosial nasional. “Soal pertemuan dengan Pak Bupati kita lebih mengeratkan hubungan kita antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Minahasa,” katanya.

Dijelaskan juga, usai pertemuan tersebut pihaknya bersama dengan BPJS kesehatan akan melakukan kunjungan ke RSUD Tondano, ke PLN lalu ke Pertamina Geothermal. “Kita akan mengecek apakah program BPJS ketenagakerjaan sudah berjalan baik di sana atau apakah ada saran maupun keluhan dari pekerja-pekerja yang ada,” tandas Andi.

Sementara terkait pertemuan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa ada pembahasan bersama BPJS Ketenagakerjaan soal perluasan kerjasama untuk kedepan. “Iya, tadi kita menerima kunjungan dari BPJS Ketenagakerjaan pusat, jadi mereka menawarkan kepada kita bagaimana agar supaya kerjasama lebih diperluas lagi, bukan hanya perangkat desa, kelurahan dan THL saja, tapi kedepan dapat mencakup para petani, nelayan, tukang dan termasuk pedagang yang menjual di pasar atau yang orang Minahasa sebut tibo,” ujar Bupati.

Menyikapi tawaran tersebut, Bupati mengatakan bahwa masukan itu akan dijadikan bahan kajian oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa. “Karena ini tentunya menyangkut kemampuan anggaran daerah. Tapi bukan tidak mungkin kedepan itu akan kita lakukan,” katanya.

Program BPJS Ketenagakerjaan memang diakui Bupati merupakan sesuatu yang penting. Dia pun mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dalam hal ini Gubenur Olly Dondokambey yang menanggung kepesertaaan BPJS Ketenagakerjaan dari para pekerja keagamaan di Minahasa.

“Program BPJS Ketenagakerjaan ini, Pak Gubenur kita adalah satu-satunya Gubernur yang sudah menanggung jaminan tenaga kerja dari pekerja keagamaan. Mulai dari dari Pendeta, Guru Agama, Gembala, Pastor, Petugas Gereja atau Kostor, Penatua dan Syamas. Ini yang dari Kristen, kalau dari teman-teman Muslim meliputi Kyai dan Uztad. Mereka ini yang sudah dicover BPJS Ketenagakerjaan oleh pemerintah provinsi,” paparnya.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Minahasa sejauh ini telah menanggung BPJS Ketenagakerjaan dari perangkat desa, perangkat kelurahan dan Tenaga Harian Lepas (THL). “Kalau ada yang belum tercover, tolong didaftarkan. Sebab ini penting karena kita meski tidak meminta-minta namun saat sementara melaksanakan tugas lalu terjadi sesuatu maka ada jaminannya,” ujarnya.

Bupati pun memaparkan jaminan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Peserta yang sakit dan harus masuk rumah sakit pemerintah maka akan mendapatkan perawatan di ruangan kelas 1. Sedangkan kalau di rumah sakit swasta dirawat di kelas 2.
“Nah kalau meninggal, keluarga akan menerima jaminan sosial berupa uang tunai sebesar Rp 24 juta. Bahkan ternyata kalau peserta yang bersangkutan merupakan perangkat desa, perangkat kelurahan atau THL, dan kemudian juga merangkap sebagai pekerja agama, maka bantuan yang akan diterima itu jumlahnya dua kali lipat, yaitu Rp 24 juta di tambah Rp 24 juta. Kemudian dipotong biaya pemakaman sebesar Rp 3 juta. Totalnya Rp 45 juta,” jelas Bupati.

“Kalau meninggal karena kecelakaan, meski kita tentunya tidak menginginkan itu terjadi, jumlah bantuan jaminan ketenagakerjaan yang diberikan lebih besar lagi. Jadi intinya, manfaat BPJS Ketenagakerjaan itu sangat besar jika sewaktu-waktu pekerja mengalami musibah saat sementara melakukan tugas,” pungkas Bupati.

YVI

Share