Saturday, 24 August 2019

Archive for: February 21st, 2019

Dukung Indonesia Bersih, Minahasa Segera Bentuk Perda

Jakarta, Klabatnewsok.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa menyatakan dukungan penuh terhadap program nasional Gerakan Indonesia Bersih yang diluncurkan pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) saat ikut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Auditorium Soedjarwo Manggala Wanabakti, Kamis (21/2).

Bupati menjelaskan fokus program Gerakan Indonesia Bersih yaitu menekankan peningkatan perilaku hidup bersih sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan, kerja, dan komunitas.

Selain itu peningkatan sinergi penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat, dan pengembangan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terintegrasi termasuk kali bersih, serta sarana dan prasarana pelayanan publik.

“Jadi program gerakan indonesia bersih pada intinya menyangkut komitmen semua daerah pada masalah kebersihan, salah satunya untuk meminimalisir produksi sampah plastik. Kalau kita di Kabupaten Minahasa sudah mulai menerapkan dan sudah ada larangan menggunakan air mineral dalam kemasan pada kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun acara pribadi,” papar Bupati.

Sebagai gantinya, tiap SKPD sudah diwajibkan menyiapkan dispenser untuk penampungan air minum serta alat tempat minum. “Kalau ASN Minahasa sudah dihimbau agar dalam kegiatan-kegiatan membawa tumbler (wadah minuman) agar setelah airnya diminum kemasan tidak dibuang,” ujar Bupati.

Selain meminimalisir produksi sampah plastik dari kemasan air mineral, masyarakat juga sudah dihimbau agar menyediakan kantong belanja sendiri saat berbelanja di pasar maupun di minimarket.

“Kita sudah memulai program ini dari lingkungan pemerintah dan ASN wajib memberi teladan yang baik. Tapi tentunya diharapkan juga dukungan masyarakat agar sejak sekarang mari sama-sama kita meminimalisir produksi sampah plastik,” pesannya.

Selain itu, Bupati mengatakan bahwa Pemkab Minahasa sudah sementara menyiapkan produk hukum untuk mengatur masalah persampahan. “Jadi saat ini kita sedang menyiapkan peraturan daerah yang khusus mengatur tentang penanggulangan masalah sampah di wilayah Minahasa,” imbuh Bupati.

Perda persampahan ini, lanjut dia, selain untuk mendukung program nasional gerakan indonesia bersih yang didalamnya pengurangan sampah plastik, tetapi juga mencakup permasalahan sampah di wilayah Minahasa secara keseluruhan. “Intinya ketika nantinya perda disahkan oleh DPRD, maka pemerintah memiliki landasan hukum untuk pelanggaran sampah. Contohnya sanksi bagi yang membuang sampah di sungai, selokan atau di wilayah-wilayah yang bukan tempat pembuangan sampah,” tandas Bupati.

Diketahui, Rakernas kali ini dibuka oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan serta dihadiri oleh Gubernur, Walikota, Bupati serta para Kepala Dinas Lingkungan Hidup di seluruh Indonesia.

Sementara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya yang jadi salah satu pemateri dalam rakernas ini berharap kegiatan ini dapat menjadi katalis dan medium sinergi nasional untuk meningkatkan dampak dan kualitas pengelolaan sampah di Indonesia.

Sebab perhatian nasional dan internasional pada sampah juga tertuju pada sampah plastik, dengan segala potensi akibatnya kepada manusia dan satwa.
“Sampah plastik di laut ukuran mikro atau marine debris sangat berbahaya karena menganggu kesehatan apabila debris masuk dalam pencernaan ikan dan masuk dalam sistem rantai pangan.

Pemerintah Indonesia bertekad untuk kita bersama dapat mengatasi masalah sampah laut dan plastik di Indonesia,” ungkap Menteri Siti.

Selain itu ada sejumlah menteri yang ikut memberikan pengarahan , seperti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral dan Menteri Perindustrian.

Intinya para menteri memaparkan pengarahan menyangkut kebijakan umum dan strategis sektoral terkait pengelolaan sampah sesuai peraturan presiden dan instruksi presiden serta kaitan sosialisasi kebijakan lainnya.

YVI

Share

Pemerintah Minahasa Luncurkan Bantuan Beras Gratis 10 Kg

Minahasa, Klabatnewsok.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa melaksanakan Peluncuran bantuan beras sejahtera (rastra) tahun 2019 bertempat di wale immanuel koya Kecamatan Tondano selatan pada Kamis 21 februari 2019.

Dihadiri oleh asisten pemerintahan dan kesra Minahasa Dr Denny Mangala MSi mewakili bupati minahasa, kepala divisi regional sulut dan gorontalo Sopran Kenedi, kepala badan pusat statistik, mewakili kepala cabang BRI tondano Bertoni Wardjiran, Wakapolres Minahasa kompol Alkat Karouw Ssos, kepala dinas sosial royke kaloh SH, camat tondano selatan Robert Ratulangi SPd MM, lurah koya Herke Mokolensang, dan seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) rastra di kelurahan tataaran 1, tataaran 2 dan koya.

Laporan kegiatan oleh kepala dinas sosial Royke Kaloh SH menyampaikan ada beberapa bantuan sosial dalam hal ini bantuan pangan non tunai, bantuan kepada keluarga harapan, bantuan rastra, dan disaat ini kami laporkan untuk bantuan rastra untuk kabupaten minahasa 19.480 keluarga penerima manfaat (KPM) kualitas 95% dengan jumlah 10 kg secara gratis dan saat ini peluncuran bantuan rastra di berikan kepada ketiga kelurahan yaitu kelurahan koya, tataaran 1 dan tataaran 2

Dalam Sambutan kepala divisi regional sulut dan gorontalo menyampaikan bantuan rastra yang sebelumnya dibayar tapi untuk tahun 2019 gratis dan setiap keluarga penerima manfaat mendapat 10 kg, untuk kabupaten minahasa mendapatkan alokasi bulan januari sampai dengan bulan april, bulan selanjutnya menunggu petunjuk dari kementerian sosial dan bulog pusat

” Untuk saat ini disalurkan rastra alokasi bulan januari dan februari, dan perum bulog divisi regional sulut dan gorontalo pada tahun 2018 mendapatkan penghargaan kategori terbaik penyaluran bansos rastra untuk itu saya berterima kasih kepada pemerintah kabupaten minahasa yang telah membantu kami dalam penyaluran.” Ujarnya.

Sementara dalam Sambutan bupati minahasa yang disampaikan oleh asisten pemerintahan dan kesra Dr Denny Mangala MSi menyampaikan syukur atas perkenanan tuhan boleh terkumpul ditempat ini dalam acara peluncuran program bansos rastra tahun 2019.

” Program rastra ini diberikan dari pemerintah pusat melalui kementerian sosial merupakan enpowering dalam rangka memberdayakan penduduk indonesia yang pendapatannya masih di bawah, termasuk juga untuk mensejahterakan masyarakat di kabupaten minahasa, diberikan bantuan rastra ini kepada penduduk yang kurang mampu dan tepat sasaran.” Katanya.

” marilah torang sukseskan pesta demokrasi kita gunakan hak pilih kita karena pesta demokrasi ini 5 tahun sekali. Terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten minahasa yang telah mendukung program pemerintah dalam kepemimpinan bupati minahasa Ir. Royke Octavian Roring MSi dan wakil bupati minahasa Robby Dondokambey SSi selama 5 bulan ini, Kiranya minahasa semakin hebat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan rastra secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat dari kelurahan koya sebanyak 8 orang.
Dilanjutkan dengan peluncuran bantuan beras sejahtera tahun 2019 oleh asisten pemerintahan dan kesra didampingi kepala bulog, kadis sosial dan wakapolres.

YVI

Share

Pemkab Minut dan Polres Gelar Kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional

Airmadidi,KLABATNEWS-Asisten Administrasi Umum dr Jeane Symons MKes mewakili Bupati Minut Vonnie A. Panambunan, membuka kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019 tingkat Minahasa Utara di Zero Point Sukur-Matungkas.

Acara yang digagas Kapolres AKBP Jefri Ronald Parulian Siagian SIK dan Pemkab Minut, ikut dihadiri  ibu-ibu Bhayangkari Polres Minut,  anggota Polres Minut, pejabat dan ASN Pemkab Minut, siswa SD-SMA serta masyarakat.

Usai sambutan bupati, Kapolres Minut memimpin acara deklarasi peduli sampah dan dilanjutkan dengan bersih-bersih lingkungan. “Peduli sampah harus dimulai dari niat yg tulus dengan cara mengurangi membuag sampah sembarangan. Gerakan ini harus digelorakan terus supaya kepedulian terhadap tidak membuang sampah sembarangan tetap ada. Janganlah membuang sampah sembrangan,” kata Symons.

Terpisah, Kapolres AKBP Jefri RP Siagian SIK mengatakan, peringatan ini biarlah menjadi penyemangat untuk mengurangi membuang sampah sembarangan. Pisahkan sampah basah dan kering serta buanglah sampah pada tempatnya,” kata Siagian didampingi Sekretaris Dinas LH Minut Fredrik Tulengkey, SH.(*)

Share

Bupati Minut Vonnie Panambunan Ikuti Rakorev RKPD 2018

Manado,KLABATNEWS-Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi evaluasi (Rakorev) Hasil Pelaksanaan RKPD Tahun 2018 Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara, Kamis 21 Februari 2019 di Grand Kawanua Convention Center (GKCC) Manado.

Rakorev yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey SE dihadiri Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, perwakilan Forkopimda Sulut,  bupati, wali kota, perwakilan instansi vertikal, Sekprov Edwin Silangen serta pimpinan Bappelitbang se-Sulut serta undangan lainnya.

Dalam presentasi di hadapan peserta rakorev Panambunan mengatakan, realisasi belanja 2018 berjumlah Rp900,4 miliar.  Bidang infrastrukrur kata Panambunan, 1194,69 km jalan kabupaten kondisi baik. Jembatan pada jalan nasional ada 19 unit kondisi baik, jembatan pada jalan nasional 19 unit kondisi baik, jembatan pada jalan kabupaten 72 unit kondisi baik. “Selain itu, pembangunan bidang kesehatan, pangan, pertanian, pertumbuhan ekonomi bergerak naik kemajuannya dri tahun sebelumnya. Semua capaian ini karena ada dukungan dari masyarakat Minahasa Utara,” kata Panambunan.

Sementara itu,  Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutan mengajak bupati, wali kota untuk bersama-sama membangun Sulawesi Utara yang juga menjadi tanggung jawab dan pekerjaan bersama. Pembangunan infrastruktur nasional di Sulut  yang sudah selesai nantinya akan memberi manfaat bagi masyrakat. “Saya beri apresiasi kepada wali kota dan bupati yang hadir dan marilah kita bersama-sama membangun Sulawesi Utara,” kata Dondokambey.(*)

Share