Tuesday, 23 July 2019

Archive for: January 16th, 2019

Berbagai Langkah Pemerintah Minahasa Merespon Permasalahan

Minahasa, Klabatnewsok.com – Terobosan yang dilakukan Bupati Ir Royke Oktavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi (RR-RD) dalam menangani secara cepat berbagai permasalahan sosial di tengah masyarakat membuahkan hasil yang baik.

Wadah penampungan aspirasi maupun keluhan masyarakat seperti di media sosial facebook (grup RR-RD Call Center) sejauh ini berjalan efektif dan disambut respon positif masyarakat.

Respon cepat juga terlihat saat pemerintah menanggulangi dampak cuaca buruk yang melanda wilayah Minahasa belakangan ini. Pembersihan material longsor dan pohon tumbang di beberapa titik yang mengganggu arus lalu lintas langsung diselesaikan begitu instansi terkait menerima laporan.

“Saya dan pak wakil bupati mengucapkan terima kasih untuk personil BPBD dan juga aparat TNI dan Polres beserta segenap masyarakat yang turut membantu penanganan longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik sehingga cepat teratasi,” ungkap Bupati Roring didampingi Wabup Dondokambey.

“Memang akhir-akhir ini cuaca cukup ekstrim, makanya masyarakat harus senantiasa waspada dan tentunya berdoa supaya dijauh-jauhkan dari segala bencana,” tambahnya.

Gerak cepat dalam mengatasi berbagai persoalan di tengah masyarakat memang jadi salah satu program prioritas RR-RD yang juga telah dijabarkan kepada seluruh jajaran Pemkab Minahasa melalui rapat koordinasi dan evaluasi yang diselenggarakan awal tahun ini, tepatnya pada 7 Januari 2019.

Beberapa langkah yang ditempuh yakni penanganan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pengasapan atau fogging dan kerja bakti massal Jumat (11/1) pekan lalu.

Rapat percepatan pemberantasan DBD yang dihadiri seluruh Camat dan Kepala Puskesmas serta kepala rumah sakit se-Kabupaten Minahasa juga dilakukan pada Selasa (16/1) lalu. Hasilnya langsung dilakukan action melalui rapat para Camat bersama para kumtua dan lurah untut pembentukan Posko Penanganan DBD di setiap kecamatan.

“Untuk penanganan DBD, Pemkab Minahasa juga menggalakkan gerakan jumat bersih setiap minggu, dan melanjutkan fogging di wilayah terdampak DBD. Kita juga berencana akan segera menambah pengadaan alat fogging di beberapa wilayah,” kata Bupati Roring.

“Selain itu instansi terkait beserta para camat sudah saya instruksikan untuk mengunjungi warga Minahasa yang jadi pasien DBD dan sementara menjalani perawatan. Itu sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan dari pemerintah sekaligus dukungan moril bagi keluarga,” jabar Bupati.

Selain itu ada beberapa langkah cepat lainnya yang ditempuh pemerintah dalam rangka memberi kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menjawab berbagai keluhan yang ada, diantaranya zona bebas korupsi, memberi solusi permasalahan BPJS, kelanjutan santunan dana duka, menjawab persoalan kebersihan dan ketertiban pasar, dan berbagai respon lainnya (selengkapnya lihat grafis).

“Intinya saya dan pak wakil bupati berkomitmen untuk membawa kemajuan dan perubahan bagi tanah Minahasa melalui program-program yang menyentuh langsung masyarakat sesuai visi dan misi kami yaitu membawa Minahasa semakin maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat adil dan sejahtera,” pungkas Bupati.

BERBAGAI UPAYA CEPAT YANG DILAKUKAN RR-RD DALAM MENGATASI BERBAGAI PERSOALAN MASYARAKAT

  1. Penanggulangan DBD
    a. Fogging/pengasapan di wilayah terdampak
    b. Kerja bakti massal di seluruh wilayah Minahasa pada Jumat 11 Januari 2019.
    c. Pembentukan Posko penanganan DBD di tiap kecamatan.
    d. Rencana penambahan alat fogging
    e. Gerakan Jumat bersih setiap minggu
    f. Menginstruksikan instansi terkait beserta para camat mengunjungi warga yang dirawat sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan.
  2. Mengefektifkan Zona Bebas Korupsi di Minahasa bekerjasama dengan TP4D Kejari Minahasa
  3. Mengantisipasi masalah makanan yang tidak hiegenis melalui pemantaun Tim terpadu di tempat-tempat penjualan makanan olahan.
  4. Melakukan penataan kebersihan dan ketertiban di beberapa Pasar se-Kabupaten Minahasa amtara lain di Pasar Tondano dan Pasar Lama Langowan
  5. Mencarikan solusi terhadap berbagai permasalahan kepesertaan Jamkesda bersama Kepala BPJS dan jajaran.
  6. Memberikan dukungan bagi Polres Minahasa dalam menciptakan tertib berlalu lintas yang dimulai di Kota Tondano dan akan dilanjutkan di seluruh kecamatan secara terpadu bersama unsur Pemerintah Kecamatan, Polsek dan Koramil.
  7. Menghimbau warga Minahasa yang memelihara binatang buas, termasuk buaya untuk segera dilaporkan kepada Balai Penangkaran.
  8. Merekomendasikan produk lokal khas di Minahasa untuk disertifikasi sebagai Produk Minahasa diantaranya ikan Nike dan Payangka.

Y

Share

THL Guru THL Pemprov Sulut Bakal Terima UMP

Sulut, Klabatnewsok.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS, memimpinĀ  rapatĀ  terkait dengan penyusunan Draft Peraturan Gubernur (Pergub) tentang honorarium Guru tenaga harian lepas (THL), Guru bantu Non ASN yang dilaksanakan di ruang rapat Dinas pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (16/01/2019).

Sekprov mengatakan setelah proses penyusunan Draft ini selesai, akan dijadikan Peraturan Gubernur (Pergub), tentunya para Guru dengan status THL mendapatkan honor dengan nilai minimal Upah Minimum Provinsi (UMP),
untuk dasar perhitungan dari pemberian honorarium ini mengacu kepada jam mengajar yang akan dijalankan oleh Guru THL di SMA,SMK se Sulut.

Pada kesempatan itu juga, Sekprov memeriksa sampai sejauh mana kesiapan dari Dinas Pendidikan Daerah dan Cabang Dinas terkait dengan program kerja yang akan dijalankan pada tahun 2019 ini, termasuk dengan permasalahan yang ada di sekolah dan cabang Dinas.

Lebih jauh lagi Sekprov mengkonsolidasikan tentang pengelolaan keuangan, oleh karena cakupan wilayah yang luas maka diberikan kewenangan kepada Dinas Pendidikan daerah agar membuat suatu konsep bagaimana proses pendelegasian kewenangan kepada cabang dinas supaya dioptimalkan tugas dan kerjanya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Plt Asisten administrasi umum Praseno Hadi, Kepala Badan keuangan dan Aset Daerah Asiano G Kawatu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah dr. Grace Punuh, Kaban BKD Sulut Dr Femmy Suluh, serta para pejabat dilingkup Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah.

Share