Tuesday, 23 July 2019

Archive for: January 7th, 2019

Walikota Bitung Kunjungi Kemendagri Tanya Konsep Penggunaan Dana Kelurahan

Sumber Foto: Humas dan Protokol Setda Kota Bitung.

Jakarta,KLABATNEWSOK.com – Senin (7/1/19) Walikota Bitung didampingi Kadis Sosial, Kabag Umum Setda Kota Bitung, Sekretaris BPKAD, Kabid Aset BPKAD melakukan kunjungan kerja di kementerian dalam negeri dan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Daerah Bapak Dr Syarifuddin, yang didampingi oleh Direktrur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah.

Dalam kunjungan kerjanya di Kementerian Dalam Negeri Walikota Bitung mempertanyakan konsep penggunaan dana kelurahan yang sumbernya dari DAU TAMBAHAN yang mulai digulirkan tahun 2019 agar supaya tepat sasaran dalam rangka pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bitung.

Sementara Dirjen Bina Keuangan Daerah RI Dr Syarifuddin menjelaskan bahwa konsep dana kelurahan termasuk DAU TAMBAHAN peruntukannya untuk pembangunan dan peningkatan sarana prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat. “Anggaran ini akan dikelolah langsung oleh perangkat kelurahan sehingga oleh aturan menyatakan bahwa Lurah selaku Kuasa Pengguna Anggarannya karena anggarannya akan melekat pada anggaran Kecamatan, akan tetapi kewenangan perencanaan, pengadaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban ada pada lurah selaku kuasa pengguna anggaran,” kata Dr Syarifuddin.

Dalam kunjungan tersebut Dirjen Bina Keuangan Daerah menyerahkan Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan, sebagai pedoman pelaksanaan dana kelurahan kepada Walikota Bitung.(*)

Share

Walikota Manado Turun Tangan Berantas Nyamuk Pembawa DBD

Jurnal6.com

MANADO-Serangan virus Demam Berdarah Dengue semakin mengkhawatirkan. Sejumlah warga Kota Manado ikut terserang virus berbahaya itu. Pemerintah Kota Manado pun ambill langkah taktis.

Untuk mengantisipasi penyebaran DBD akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, Pemkot Manado melakukan fogging. Penyemprotan asap pembunuh serangga ini dipimpin langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA. Fogging yang dilakukan di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan sekolah, digelar sejak 3 Januari 2019. Menurut GSVL, sapaan akrab Walikota Manado, fogging di lokasi pekuburan dan sekolah, dilakukan untuk melindungi warga dari serangan DBD. Sebab, menurut orang Nomor Satu di Manado itu, selama Natal dan Tahun Baru, menjadi kebiasaan warga untuk berziarah dengan membawa bunga dalam wadah.

Dikhawatirkan, wadah berisi air menjadi sarang nyamuk penyebab DBD. “Sekarang ini, kita fokuskan penyemprotan atau fogging di lokasi pekuburan. Mengingat, baru saja kita merayakan Natal dimana sudah menjadi kebiasaan warga untuk membawa bunga ke kubur. Nah, wadah yang berisi air tempat bunga ini, bisa menjadi sarang nyamuk yang menyebabkan demam berdarah,” jelas GSVL di sela-sela kegiatan fogging.

Dikatakan GSVL, seluruh TPU di Manado tidak luput dari aksi fogging yang dilakukan Pemkot Manado. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot jadi ujing tombak. Di hari pertama kerja di tahun 2019, Vicky Lumentut memimpin kegiatan fogging bersama Sekretaris Daerah Micler CS Lakat SH MH dan para Asisten.

Tidak hanya memantau, namun GSVL ikut menjadi operator mesin fogging. Dengan sangat serius, GSVL mengarahkan moncong mesin ke sudut-sudut pekuburan di TPU Teling Atas. Aksi Walikota dua periode tersebut, memantik respon positif warga.

“Kegiatan fogging ini akan kita lakukan terus, sesudah di pekuburan saya sudah perintahkan untuk masuk ke sekolah-sekolah. Karena, sekarang ini anak-anak lagi libur jadi tepat bagi kita untuk melakukan fogging di sekolah. Supaya, ketika anak-anak masuk sekolah pada hari Senin (07/01), sekolah sudah aman dari nyamuk demam berdarah,” tandas GSVL.

Sejumlah lokasi TPU menjadi fokus kegiatan fogging, di antaranya TPU Teling dan TPU Kampung Jawa di Kecamatan Wanea, TPU Borgo dan TPU Islam di Kecamatan Wenang, TPU Titiwungen di Kecamatan Sario, TPU Bantik, TPU Batu Kota dan TPU Winangun di Kecamatan Malalayang, TPU Paal Empat di Kecamatan Tikala. Dan mulai Jumat besok, di sejumlah sekolah di Kota Manado.(jurnal6.com)

Share

Gubernur OD Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah

Manado, Klabatnewsok.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menyerahkan 1112 sertipikat tanah untuk masyarakat Manado. Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui perwakilan warga penerima sertifikat di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Senin (7/1/2019) sore.

Adapun rinciannya, untuk Kelurahan Buha 578 bidang dan Kelurahan Bengkol 534 bidang.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada seluruh warga penerima sertipikat tanah.

“Sertipikat ini adalah hadiah tahun baru bagi kita semua, baik bagi masyarakat maupun pemerintah karena bidang tanah yang terdata semakin lengkap,” kata Olly.

Olly menegaskan, penyerahan sertipikat ini merupakan upaya Presiden RI Joko Widodo untuk mengurangi sengketa tanah yang terjadi di wilayah Indonesia melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Target Presiden Jokowi pada tahun 2018 sebanyak tujuh juta sertipikat di Indonesia telah terlampaui. Tahun 2019 penyerahan sertipikat akan terus dilakukan. Ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, Olly mengharapkan pihak ATR/Badan Pertanahan Nasional mampu menjangkau lebih banyak lagi desa dan kelurahan, baik di Manado maupun kabupaten dan kota lainnya di Sulut.

“Agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan pelayanan pensertipikatan tanah yang mudah, cepat dan menjamin kepastian hukum,” imbuh Olly.

Menariknya, usai penyerahan sertipikat tanah, Gubernur Olly melakukan wefie atau foto bersama dengan para penerima sertipikat.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulut Freddy Kolintama menargetkan hingga akhir 2019 ini dapat menyerahkan sebanyak 21 ribu sertipikat tanah di Manado dan 90 ribu sertipikat di seluruh Sulut.

Penyerahan sertipikat tanah untuk masyarakat turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut.

Share