Saturday, 24 August 2019

Archive for: November 22nd, 2018

Bupati Minut Buka Kegiatan Sosialisasi Gratifikasi dan Evaluasi Maturitas SPIP 

Kalawat,KLABATNEWSOK.com- Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) membuka kegiatan Sosialisasi Gratifikasi dan Evaluasi Maturitas Sistem Pengendalian Interen Pemerintah (SPIP) di lingkungan Pemkab Minut yang diselenggarakan Inspektorat Minut bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia serta BPKP, digelar Hotel Sutan Raja Desa Watutumou 2, Kecamatan Kalawat, Kamis (22/11)

Bupati VAP pada kesempatan itu dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka pelaksanaan sosialisasi gratifikasi tahun 2018 di lingkungan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam suasana yang berbahagia ini saya berharap semoga tetap menjaga hubungan harmonis dan kompak terus.

“Mendengar kata gratifikasi yakni dsalah satu masalah, gratifikasi sangat berhubungan erat dalam pelaksana tugas dan fungsi aparat penyelenggara seperti kita-kita ini. Gratifikasi dalam undang-undang tipikor adalah pemberian dalam arti dalam berbentuk uang dan lain sebagainya, di sini yang perlu kita pahami bersama dalam kegiatan ini. Inspektorat adalah salah satu perangkat daerah sebagai penjamin dalam rangka pencegahan gratifikasi dan tangung jawabnya sangat besar, untuk itu mari kita melaksanakan tugas dengan benar dan berkualitas,” ajak bupati.

Adapun yang disampaikan Nara sumber atau pemateri Andy Purwana (Funsional Gratifikasi KPK) intinya gratifikasi pada dasarnya adalah suap yang tertunda atau sering juga disebut suap terselubung, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang terbiasa menerima gratifikasi terlarang lama kelamaan dapat terjerumus melakukan korupsi.

“Gratifikasi tersebut dilarang karena dapat mendorong bersikap tidak obyektif, tidak adil dan tidak profesional.
Undang-undang menggunakan istilah Gratifikasi yang dianggap pemberian suap untuk menunjukkan bahwa penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya,” paparnya.

Sementara Auditor Madya BPKP Manarsar Panjaitan dan Fredy Aktif Era Sianturi narasumber Evaluasi Maturitas SPIP menyampaikan bahwa tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP adalah tingkat kematangan/kesempurnaan penyelenggaraan sistem pengendalian interen pemerintah dalam mencapai tujuan pengendalian interen. “Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Interen Pemerintah,” jelas Siantury.

Sementara itu Kepala Inspektorat Minut Umbase Mayuntu mengatakan diharapkan aparatur yang ada di pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara tidak lagi memungut biaya apalagi menambah-nambah biaya yang telah ditetapkan. Ke depan akan diadakan peningkatan SDM, pelatihan pembentukan untuk karakteristik untuk menjadi auditorium yang baik supaya tidak menerima suap.

“Sejauh mana pemerintah melaksanakan Maturitas, setiap OPD harus mampu mengevaluasi dan mengendalikan secara interen SKPD yang dia pimpin, yang utama melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara administrasi dan yang penting keuangan harus dikendalikan supaya tidak terjadi penyelewengan-penyelewengan,” kata Umbase.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Minut Berty Kapojos SSos, Sekertaris Daerah Jemmy Kuhu MA, Asisten 1 Drs Rivino W.L Dondokambey, Asisten II Drs Allan Mingkid, Wakapolres Minut Kompol Mohammad Manoarfa, para kepala-kepala SKPD Minut.(*)

Share