Tuesday, 23 October 2018

Archive for: March 2018

BAKAL DILEPAS WAKAPOLDA SULUT, GMIM BETHESDA RANOTANA GELAR PAWAI VIA DOLOROSA

Manado – Wakapolda Sulut Brigjen Pol Drs Johanis Asadoma MHum dipastikan melepas Pawai Via Dolorosa Jemaat GMIM Bethesda Ranotana Wilayah Manado Selatan pada Sabtu 31 Maret 2018 pukul 17.00 Wita lusa.

Kepastian kesediaan tersebut disampaikan Brigjen Pol Asadoma saat menerima kunjungan Ketua BPMJ GMIM Bethesda Ranotana Pdt Handry Mecky Dengah MTh didampingi Ketua Umum Panitia Hari-hari Raya Gerejawi (HHRG) 2018 Pnt Agustivo Tumundo SE MSi, Wakil Ketua Panitia Pnt Boy Kolanus dan Sekretaris Umum Panitia Wenny Imon ST pada Kamis 29/3 di Ruang Kerjanya.

“Puji Tuhan, Bapak Wakapolda Sulut telah menyampaikan kesediaannya untuk melepas dengan resmi Pawai Via Dolorosa Jemaat GMIM Bethesda Ranotana pada Sabtu sore nanti” kata Ketua Umum Panitia Pnt Agustivo Tumundo.

Dikatakan Tumundo, Wakapolda Brigjen Pol Asadoma yang juga sebagai Ketua Panitia Pengarah HHRG Bethesda ini, sangat mendukung kegiatan tersebut yang akan menempuh rute Jln Bethesda, Jln Santo Josep, Jln Stadion Klabat, Jln Laut Aru, Jln Sam Ratulangi dan Finish di Jln Flamboyan Samping Gereja Bethesda Ranotana.

“Pawai Via Dolorosa ini akan diikuti oleh semua jemaat dari Kolom 1 sampai dengan Kolom 32, dimana semua kolom akan memerankan bebagai kisah rohani berdasarkan Alkitab” urai Tumundo.

Ditambahkan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa ini, disamping menggelar Pawai Via Dolorosa pihaknya juga menggelar Pertandingan Tenis Meja Antar Pelsus, Aksi Kemanusiaan Donor Darah, Lomba Kebersihan dan Keindahan dalam rangka Paskah Antar Kolom, dan Ibadah Agung Paskah Yesus Kristus pada Minggu 1 April 2018 jam 05.30 Wita di tempat terbuka yaitu Jalan Samping Gereja GMIM Bethesda Ranotana.

“Kami mohon dukungan doa dari semua pihak, kiranya semua akan dilaksanakan ini berkenan di hadapan Tuhan Yesus, dan dipersembahkan untuk hormat dan kemuliaan nama-Nya” tutup Tumundo.

 

 

 

Share Button

Pemerintah Minahasa Utamakan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan

Tondano, Klabatnewsok.com -Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Sosialisasi Pembangunan Infrastruktur Pedesaan tahun 2018, pada rabu 28 Maret di Balai Pertemuan Umum Tondano.

Dihadiri Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Minahasa Nofry Lontaan, ST, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Minahasa Teddy Lumintang, ST, Kepala Bagian Infrastuktur Sekretariat Daerah Kab. Minahasa Ricky H. R. Laloan, SH, Sekretaris Kecamatan dan Hukumtua se Kab. Minahasa serta seluruh peserta kegiatan.

Lewat Sambutan Bupati Minahasa yang di sampaikan oleh Kepala Bagian Infrastuktur Sekretariat Daerah Minahasa Ricky H. R. Laloan, SH, menjelaskan bahwa Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan merupakan program bantuan pembangunan infrastruktur pedesaan yang diarahkan untuk mendorong peningkatan perekonomian pedesaan.

Juga Dalam rangka melakukan percepatan pembangunan pedesaan, telah dan akan terus dilakukan berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlibatan masyarakat dalam proses pembangunan perdesaan.

Dijelaskannya pula bahwa Secara Umum, untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat, ada beberapa langkah yang bisa di tempuh yakni, mendukung efektivitas pengentasan kemiskinan di perdesaan melalui program yang dikeluarkan pemerintah, mewujudkan penyelenggaraan pemerintah desa yang demokratis dan partisipatif, memantapkan peran lembaga kemasyarakatan serta pengembangan partisipatif dan keswadayaan masyarakat.

Menurutnya itu semua untuk Mewujudkan kesejahteraan keluarga dan sosial budaya masyarakat yang dinamis, mewujudkan produktivitas dan usaha ekonomi produktif masyarakat yang maju, mandiri dan berorientasi pasar yang didukung lembaga keuangan mikro perdesaan, meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi tepat guna berwawasan lingkungan.

Y

Share Button

Hadiri Rapat Kerja di Jakarta, Mewoh Akan Revisi Perizinan Yang Menghambat

Jakarta, Klabatnewsok.com – Penjabat Bupati Minahasa, Drs Royke H Mewoh DEA hadir dalam Rapat Kerja Pemerintah dengan tema Percepatan Pelaksanaan Berusaha Daerah di Gedung Internasional Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (28/3).

Agenda rapat kerja ini dibuka langsung pelaksanaannya oleh Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo, didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah Menteri di jajaran Kabinet Kerja Indonesia. Sementara pesertanya diikuti oleh Bupati, Walikota dan ketua DPRD di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun rapat ini membahas sejumlah persoalan strategis baik di tingkat pusat maupun daerah, seperti masih banyaknya Peraturan Daerah (Perda) yang menghambat perkembangan iklim usaha dan investasi, ribetnya pengurusan izin ekspor impor, hingga banyaknya syarat dan izin yang menghambat perkembangan ekonomi negara dan daerah.

“Dunia sudah sangat berubah, kalau kita masih rutinitas, masih monoton, tidak ada inovasi, maka akan ditinggal,” kata Jokowi, sapaan akrab orang nomor satu di Indonesia ini.

Tak hanya itu, di hadapan Bupati, Walikota dan Ketua DPRD yang hadir, Presiden meminta agar jangan memproduksi Perda yang terlalu banyak, apalagi yang menghambat dan membebani dunia usaha serta membebani rakyat.

“Hati-hati, regulasi-regulasi seperti itu dengan perubahan dunia yang sangat cepat sekarang ini justru akan menjerat kita sendiri, tidak fleksibel dalam membuat kebijakan, dalam memutuskan sebuah kebijakan,” ujar dia.

“Saya harap daerah harus berani melakukan reformasi besar-besaran, yaitu untuk mempermudah iklim usaha dan iklim investasi,” pesan Jokowi.

Menanggapi himbauan Presiden tersebut, Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA berjanji akan menindaklanjuti setiap instruksi yang disampaikan dalam rapat kerja tersebut.

“Pemkab Minahasa menyambut baik visi nasional terhadap percepatan pelaksanaan berusaha daerah. Kita sangat mendukung amanah pak presiden dalam mengembangkan investasi dan dunia usaha daerah, khususnya di Kabupaten Minahasa,” papar Mewoh usai pelaksanaan rapat kerja tersebut.

“Pada intinya semua program pemerintah daerah harus bersinergi dengan program pemerintah pusat, apalagi ini menyangkut kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah kita,” tambahnya.

Dikatakannya pula, dalam rapat tersebut sudah ada panduan yang didapatkan untuk bagaimana daerah mempercepat pembangunan di bidang usaha atau investasi. “Panduan ini nantinya akan kita jadikan acuan untuk diterapkan di daerah kita,” kata Mewoh.

Di satu sisi, Pemkab Minahasa akan melakukan pengkajian ulang apabila ada Perda atau regulasi, khususnha terkait perizinan yang menghambat kemajuan dunia usaha atau investasi di Minahasa.

“Jika masih ada maka akan dilakukan revisi atau perbaikan. Karena salah satu cara untuk menggenjot ekonomi daerah yaitu dengan mempermudah investor menanamkan modal usaha di daerah kita. Kalau iklim usaha semakin baik tentu akan berdampak positif juga terhadap kesejahteraan masyarakat kita,” pungkas Mewoh.

Y

Share Button

Siap Jadi Tuan Rumah Paskah Pemuda Internasional, Pemerintah Minahasa Berbenah

Tondano, Klabatnewsok.com – Dipercayakan sebagai tuan rumah penyelenggaraan selebrasi Paskah Pemuda Internasional 2018 yang dijadwalkan berlangsung 8 April mendatang, Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berbenah.

Berbagai persiapan terus dilakukan, diantaranya dengan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga administrasi/kontrak di tiap SKPD dan Kecamatan untuk melakukan kerja bakti bersama di kawasan Stadion Maesa Tondano sebagai tempat pelaksanaan acara nanti.

Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA melalui Kabag Humas dan Protokoler, Drs Moudy Pangerapan MAP mengatakan, kerja bakti ini sebagai wujud kebersamaan para ASN dan tenaga kontrak di Minahasa untuk sama-sama menyukseskan kegiatan Paskah Pemuda Internasional 2018 yang dipercayakan berlangsung di Kabupaten Mihahasa.

Dimana menurut dia, sesuai surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah Jeffry Korengkeng SH. M.Si, pelaksanaan kerja bakti akan berlangsung Kamis (29/3) hari ini pukul 07.00 Wita sampai selesai.

“Sesuai edaran tersebut, semua ASN dan tenaga kontrak baik di SKPD maupun kecamatan wajib ikut serta dalam kerja bakti ini. Sedangkan untuk desa dan kelurahan se Kabupaten Mihahasa diwajibkan mengutus minimal dua orang,” jelas Pangerapan, Rabu (28/3).

Tak hanya itu, tiap SKPD dan kecamatan juga diwajibkan membawa perlengkapan kebersihan dan mesin pemangkas rumput. Sedangkan khusus bagi kecamatan se Tondano Raya, selain mengikutsertakan ASN kecamatan dan 2 orang utusan dari desa dan kelurahan, juga diminta untuk mengkondisikan pelaksanaan kerja bakti di wilayah kerja masing-masing.

“Pak bupati akan hadir untuk memantau langsung pelaksanaan kerja bakti besok,” sebut Pangerapan.
Sebelumnya, Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan acara ini dengan tetap menjaga kondusifitas di masing-masing wilayah.

“Jadi masyarakat Minahasa harus berbangga karena dipercayakan sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan berskala internasional ini. Untuk itu mari jaga kondusifitas dan jangan terpengaruh isu menyesatkan atau memprovokasi. Karena siapa lagi yang membangun Minahasa selain masyarakat itu sendiri,” ungkap Mewoh sembari meminta dukungan doa dari seluruh warga Minahasa agar kegiatan nanti berjalan lancar dan sukses.

Y

Share Button

Pemkab Minahasa Gelar Musrenbang RKPD Kabupaten Tahun 2019

Minahasa, Klabatnewsok.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, melalui Badan Pengembangan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Minahasa, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa tahun 2019, bertempat di Hotel Mercure Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Rabu (28/03) pagi.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, mewakili Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke Herkules Mewoh DEA ini, diawali dengan laporan kegiatan oleh Kepala Bappelitbangda Minahasa Drs Donald Wagey MBA, yang diwakili oleh Sekretaris Badan (Sekban) Jemmy Tuwo, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh yang mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sulawesi Utara, yakni Sekretaris Badan Aldrin Anies SP MT.

Sekban Jemmy Tuwo dalam laporannya mengatakan, tujuan dari Musrenbang RKPD ini yakni, untuk membahas rancangan RKPD dan bertujuan untuk, menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten, dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi.

Selain itu menurutnya, Musrenbang RKPD ini juga bertujuan untuk mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah Kabupaten, pada Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan. “Musrenbang RKPD ini juga untuk mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah Kabupaten dan menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah,” terang Tuwo.

Selanjutnya, sambutan mewakili Kepala Bappeda Sulut oleh Sekban Aldrin Anies mengatakan, harus ada sinkroninasi perencanaan antara Provinsi dan Kabupaten/ Kota Sulut dalam menyusun Musrenbang RKPD.

“Saat ini kita sudah menggunakan e-Planing dan sudah bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sulut dan dikawal juga oleh KPK. Pokok-pikiran akan masuk di Simda perencanaan, dimana bila sudah masuk dalam Simda Perencanaan, tidak ada lagi istilah sisip-sisip peencanaan setelah usai pembahasan Musrenbang dari tingkat bawah. Semua dimulai dari yang paling bawah. Bila sudah masuk di Musrenbang Desa/ Kelurahan, kemudian ke Kecamatan, maka akan masuk sampai di Provinsi dan Pusat,” tukasnya.

Sementara, Pj Bupati Mewoh dalan sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Korengkeng menyampaikan bahwa, sesuai dengan Undang-undang nomor 25 tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, menyatakan bahwa lingkup perencanaan pembangunan jangka panjang, perencanaan pembangunan jangka menengah dan perencanaan pembangunan jangka tahunan.

Selanjutnya, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Repoblik Indonesia nomor 86 tahun 2017, tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi Rencana Peraturan Daerah (Ranperda), tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD, menyatakan bahwa, Musrenbang RKPD merupakan forum antar pemangku kepentingan dalam rangka membahas rancangan RKPD yang bertujuan untuk, menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten/ Kota.

“RKPD tahun 2019 ini merupakan RKPD transisi, dimana dokumen RPJMD yang seharusnya menjadi acuan, belum disusun karena menunggu Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa terpilih nanti. Sehingga kita mengacu pada RPJMD Minahasa tahun 2008-2028, kebijakan nasional dan RPJMD Provinsi Sulut,” kata Korengkeng.

Lanjut dikatakannya, Tema dan Prioritas Pembangunan RKPD Minahasa 2019 ini ialah, peningkatan penyediaan infrastruktur dasar, perwujudan kedaulatan pangan, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan investasi ekonomi berbasis lingkungan hidup berkelanjutan, dalam mencapai kemandirian masyarakat.

“Adapun prioritas pembangunan yaitu, peningkatan ketahanan dan keamanan pangan, peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia aparatur dan masyarakat, peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak, peningkatan investasi ekonomi khususnya pariwisata dan pertanian, penanggulangan kemiskinan dan penganguran, pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, penyediaan prasarana dan sarana dasar perumahan dan kawasan pemukiman perkotaan dan perdesaan, pengembangan dan peningkatan aksebilitas transportasi wilayah dan kawasan perdesaan, peningkatan tata kelolah pemerintahan daerah dan desa, serta peningkatan pelayanan publik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Minahasa Max W Lomban, Denny Kalangi, Fentje Sambouw, Benny Mambu, Rommy Leke, Rinni Kambey, James Arthur Kojongian dan Ivonne Andries, segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa, Kepala Kantor BPN Minahasa Remilin S, Sekretaris Bappeda Manado Charles Lasut SH, para Pejabat di Pemkab Minahasa, para Camat, Akademisi, Tokoh Masyarakat, LSM, Asosiasi Profesi, Investor, para Delegasi mewakili peserta Musrenbang Kecamatan, unsur TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan Minahasa dan undangan lainnya.

Y

Share Button

Bupati Vonnie Anneke Panambunan Hadiri Sertijab Pangdam XIII Merdeka

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan menghadiri acara serah terima jabatan Pangdam XIII Merdeka dari Mayjen TNI Ganip Warsito kepada Mayjen TNI Madsuni.

Acara yang digelar di Markas Kodam XIII Merdeka Senin 26 Maret 218 dihadiri Gubernur Sulut, Gubernur Gorontalo serta bupati, walikota se-Sulut, Gorontalo dan SulTeng.

Bupati mengatakan, dirinya bersyukur bisa menghadiri acara ini. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tetap mendukung kinerja Pangdam dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban serta persatuan dan kesatuan di wilayah kerja Kodam XIII Merdeka.

Bupati juga berterima kasih kepada  Pangdam lama yang telah bekerja dengan baik selama bertugas di Kodam XIII.(*)

Share Button

Bupati Minut Vonnie Panambunan Serahkan SK Pensiun pada 8 ASN

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan, Senin 26 Maret 2018 bertempat di pendopo kantor Pemkab Minut menyerahkan SK Pensiun kepada delapan Aparatur Sipil Negara Minahasa Utara di apel pagi ASN Minahasa Utara.

Delapan ASN yang pensiun yakni, Martino Dengah SH, Drs David A. Tumengkol, Louisa Colay SPd, Maxi Rantung, Ismail Karamoy, Maxie Rapar, Decky Joudi Weku dan Dra Marjotje M Mandey.

Kepada kesempatan itu Bupati menyampaikan banyak selamat kepada yang pensiun dan menyampaikan juga terima kasih atas pengabdian dan loyalitas selama dalam bekerja. “Terima kasih atas karya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat selama dalam tugas sebagai PNS,” kata Bupati.

Penyerahan SK dihadiri Pimpinan PT Taspen Manado. Sekda Minut serta kepala-kepala SKPD dan ASN MINUT.(*)

Share Button