Tuesday, 25 September 2018

Archive for: February 26th, 2018

Dinas Damkar Minahasa Ikut Serta Dalam Jambore Nasional

Ambon, Klabatnewsok.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa mengikuti Pembukaan Jambore Nasional dan HUT ke 99 Damkar Indonesia di kota Ambon pada senin 26 februari 2018.

Kegiatan Jambore Nasional inipun dibuka oleh Dir Managemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran
Drs Elvius Dailami MSi.

Yang juga dihadiri Walikota Ambon, mewakili Gubernur Maluku serta Forkopimda Ambon. Dalam kegiatan ini Kontingen Kabupaten Minahasa mengikuti lomba skill competition, serta Rakornas dan HUT ke 99 Damkar se Indonesia.

Kadis Damkar Kabupaten Minahasa Alexander W Mamesah SSTP MSi, juga ikut dalam kegiatan tersebut, dan ikut memberi support saat lomba yang dipertandingkan, diantaranya, survival heat 3.

Kontingen Kabupaten Minahasa diketahui finish paling cepat dengan total poin 697. Untuk hasil sementara minahasa di peringkat 8 dari 23 peserta se Indonesia

Share Button

Kandouw Warning Penyalahgunaan ADD

Minahasa, Klabatnewsok.com  – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw “warning” kepada aparat desa untuk tidak menyalahgunakan Anggaran Dana Desa (ADD) tidak sesuai aturan.

“Hati – hati penyalahgunaan ADD, karena dampaknya akan bermasalah hukum,” ujar Wakil Gubernur Sulut dalam sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Di Desa tahun 2018, yang berlangsung di gedung olahraga Tondano, Senin 26/2.

Kandouw mengatakan bukan sedikit aparat desa terjerat hukum hanya karena penyalahgunaan ADD, bahkan salah dalam pengelolaan administrasi.”Saya berharap, aparat desa di Minahasa mampu bekerja maksimal dan harus berintegritas sesuai tugas dan tanggungjawabnya dalam membangun desa,” ujarnya

Dia pun mengingatkan, ada anggaran desa kurang lebih 277 milyar bagi pemerintah desa di Minahasa. Agar supaya pengelolaan dana desa itu sendiri, mampu di pertanggungkawabkan secara baik dan benar.

“Jangan sampai terkena operasi tangkap tangan baik dari pihak KPK maupun tim Saber Pungli juga aparat hukum lainnya, karena akibatnya merugikan diri sendiri juga keluarga maupun masyarakat. Dari data KPK, 80 persen penyalahgunaan ADD adalah dari laporan masyarakat, 10 persen laporan LSM sedangkan 10 persen secara langsung,” ujarnya.

Dia mengatakan, bekerja secara baik, karena tidak menutup kemungkinan dari hasil yang dicapai namun disisi lain ada pihak iri atas kesuksesan, begitu juga ada yang dengki.” Hal itu banyak ditemui, terutama dari orang-orang di dalam. Jadi hati-hati penyelewengan dana desa karena banyak warga yang memantau hal tersebut,” katanya lagi

Dalam kesempatan itu, Kandouw membuka secara langsung sosialisasi pengadaan barang dan jasa di desa tahun 2018.

Hadir juga dalam sosialisasi ini, Kepala Dinas PMD Provinsi Sulawesi Utara Drs. Royke Mewoh, DEA, Sekretaris Daerah Minahasa Jeffry Korengkeng, SH, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, M.Si, Narasumber Feleps Wuisan, ST, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Minahasa Drs. Oswald Kanter, Jajaran Pemerintah Kab. Minahasa, Camat, Lurah, dan Hukumtua se Kabupaten Minahasa

Share Button

Pemkab Minahasa Peroleh 1,5 Milyar Dak Pariwisata

Kendari, Klabatnewsok.com – Pemerintah Minahasa mengikuti Rakornas Persiapan Pelaksanaan dan Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pariwisata Tahun 2018 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata RI pada Kamis dan Jumat, 22 s/d 23 Februari 2018 di Hotel Horison Plaza Inn Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Prof Dr HM Ahman Sya pada Kamis 22/2 pagi ini, turut dihadiri oleh Asisten II Sekdaprov Sultra La Ode Andi Pili SE, Kadis Pariwisata Provinsi Sultra Syahruddin Nurdin SE dan para Kadis Pariwisata dan Kaban BPKAD dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Dalam Rakornas yang diawali dengan pembekalan materi oleh para Nara Sumber, yaitu Dr Nanang Garendra Timur dari Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Indra Ni Tua ST MCom dari Bappenas RI dan Kepala Bagian Perencanaan Program dan Anggaran Kementerian Pariwisata RI Bayu Aji SE, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan di masing-masing Desk yang dibagi menjadi 5 (lima) kelompok Desk.

Kadis Budpar Agustivo Tumundo dan Kaban BPKAD Rianny Suwarno yang didampingi oleh Kasubag Program, Keuangan dan Pelaporan Dinas Budpar Lidya Claudya Mamahit ST MAP dan Kasie Pengendalian dan Otorisasi Keuangan BPKAD Grace Sumakul SE MAP tampak aktif dalam pembahasan pelaksanaan dan penyaluran DAK Fisik Bidang Pariwisata di Kabupaten Minahasa di Tahun Anggaran 2018, di Desk-nya.

“Puji Tuhan, dalam Rakornas ini Pemerintah Kabupaten Minahasa dipastikan akan memperoleh bantuan Dana Alokasi Khusus Bidang Pariwisata dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.503.848.000,” ungkap Tumundo.

Dikatakan Tumundo bahwa sesuai dengan juklak yang diterima, alokasi bantuan ini akan diperuntukkan untuk menata objek wisata di kawasan Benteng Moraya dan di Taman God Bless Minahasa, Tondano City.

Diakui Tumundo walaupun alokasi dana bantuan ini terjadi penurunan dibandingkan dangan anggaran tahun-tahun sebelumnya, sehingga belum mencapai target pembangunan bidang Pariwisata umumnya di Kabupaten Minahasa, namun pihaknya turut mensyukuri atas bantuan Pemerintah Pusat ini.

Diharapkan Tumundo agar bantuan tersebut akan bermanfaat dalam pembangunan Pariwisata di Kabupaten Minahasa.

Share Button

Presiden Jokowi Siap dan Bakal Hadir Rakernas V AMAN di Manado

Minahasa, Klabatnewsok.com – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Minahasa, Sulawesi Utara. Agenda penting yang akan dihelat 14-17 Maret 2018 itu, direncanakan akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

“Rencananya Rakernas akan dilaksanakan di Desa Koha Kecamatan Mandolang. Pada tanggal 17 Maret, dalam rangkaian Rakernas ada perayaan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun AMAN ke-19 di Tondano,” terang Ketua Dewan AMAN Nasional (DAMANNAS) Hein Namotemo yang juga Ketua Steering Committee dan Wakil Ketua II DAMANAS sekaligus sebagai Ketua
Organizing Commite, Nedine Helena Sulu saat melakukan audiensi bersama Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Daerah, Ferry Sangian, akhir pekan lalu.

“Rencananya tanggal 17 itu akan dihadiri oleh presiden Jokowi bersama para menteri, kedutaan – kedutaan, pemerintah daerah dan jaringan lembaga AMAN serta seluruh peserta Rakernas,” ungkap keduanya.

Hal tersebut ditegaskan Deputi I Sekjen Pengurus Besar (PB) AMAN, Eustubio Renggi. Menurutnya, rencana kehadiran Presiden Jokowi itu telah dikomunikasikan dengan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

“Tanggal 14 itu ada dialog umum antara masyarakat adat dengan pemerintah, kementerian. Ada beberapa menteri yang akan hadir. Sekaligus ada sarasehan dan sidang-sidang. Tanggal 17 ada perayaan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara sekalian HUT AMAN yang ke-19. Direncanakan akan dihadiri oleh Pak Presiden. Kita sudah komunikasi dengan Kepala Staf Presiden yang lama Pak Teten Masduki dan sudah ditindaklanjuti Bapak Pratikno, Menteri Sekretaris Negara. Sudah dipastikan Presiden akan hadir,” tandasnya.

Diakui, ini sebenarnya ini juga hutang Presiden Jokowi ke organisasi AMAN.

“Sebelumnya di Rakernas IV di Papua Barat, Sorong karena Pak Jokowi waktu itu sibuk, ada agenda mendadak, dimandatkan ke Mendagri Pak Cahyo Kumolo dan Ibu Siti Nurbaya untuk hadir. Di Rakernas V ini sudah dikomunikasikan dengan Pak Pratikno untuk memastikan kehadiran Pak Presiden,” sebut Eustubio.

Kepala Divisi Pendidikan PB AMAN, Annas Radin Syarif menjelaskan, karena akan ada presiden dan beberapa menteri yang hadir maka penting sekali AMAN dan panitia yang ada melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Kita perlu komunikasikan acaranya, protokolernya dengan Pemprov dan Pemkab Minahasa. Kemudian bagaimana terlibat bersama untuk memaksimalkan itu. Sekaligus untuk memastikan bersama agar acaranya bisa berjalan dengan baik hingga hari ‘H’ nanti,” kata Annas.

Sementara, Gubernur melalui Kepala Dinas Kebudayaan Daerah, Ferry Sangian mengaku sangat menyambut positif kehadiran Panitia Rakernas AMAN V ini. Ia juga memastikan akan mengkomunikasikan hal tersebut dengan Gubernur Olly Dondokambey.

“Kalau ada presiden dan beberapa menteri yang datang, tentu ada beberapa hal yang perlu kita koordinasikan. Dengan Pemprov, Pemkab Minahasa. Dengan kementerian juga. Tentu ada yang akang kita bicarakan secara khusus. Ini penting disampaikan ke Pemprov agar bisa kita koordinasikan hal-hal teknis nanti,” aku Sangian.

“Intinya, Pemprov akan menunjang secara maksimal kegiatan ini. Kita akan koordinasi juga dengan Pemkab Minahasa sehingga kegiatannya bisa berjalan dengan baik,” kuncinya.

Share Button