Monday, 17 December 2018

Archive for: February 15th, 2018

Bupati JWS Lantik Pengurus FKUB dan Dirut PDAM

Tondano, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS) lantik Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Minahasa (FKUB) periode 2018-2022 dan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pada kamis 15/2/18 bertempat diruang sidang Bupati Minahasa.

Kegiatan diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Kepala Badan Kesbangpol Jorris Gumansing untuk pelantikan FKUB sedangkan untuk Dirut PDAM dibacakan oleh Kepala BKD, Lutfi Rumate.

Bupati JWS pun melantik Pengurus FKUB yang diketuai oleh Pdt Evert Tangel beserta pengurusnya dan Dirut PDAM Arnold Frans Winowatan.

Dalam sambutannya Bupati JWS mengatakan, bersyukur sudah dapat melantik pengurus FKUB dan Pimpinan PDAM,

“FKUB adalah institusi yang dibentuk oleh Pemerintah, yang mensinergikan antar umat yang beragama,” mari jalin kebersamaan, jaga persatuan, jadikanlah minahasa berkat bagi semua orang,” katanya.

“Semua sudah harmonis mari jaga dan pelihara agar Minahasa bisa menjadi contoh di Sulawesi Utara, dirikan tempat ibadah sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan sampaj ada hal yang sebenarnya tidak memenuhi syarat sehingga menjadi masalah,” tegasnya.

Khusus Dirut PDAM Bupati JWS meminta untuk Cek aset PDAM,” mungkin ada banyak sambungan liar, lakukan operasi besar besaran agar semua tidak ada yang liar, datang dan hubungi perumahan dan faslitasi sehingga airnya sepenuhnya dikelola oleh pihak PDAM,” katanya.

” Dengan dilantiknya Dirut PDAM Harapannya masyarakat dapat memiliki air bersih, telitilah dalam bekerja, dan saya yakin Pimpinan PDAM punya kemampuan itu,” katanya sembari berpesan tempatkan untuk memberikan posisi penting di PDAM kepada yang punya komitmen bekerja.

Hadir pada pelantikan ini anggota dewan Dharma Palar, Wakapolres Minahasa Kompol Alkad Karouw, Kepala Kantor Kementerian Agama, Mewakili Dandim 1302 Minahasa, Jajaran Pejabat Pemerintah Minahasa serta undangan.

Yovi

Share Button

Polres Minahasa Siap Operasi Pekat 2018, dan Tetap Layani Masyarakat

Tondano, Klabatnewsok.com – Kepolisian Resort (Polres) Minahasa melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan “Pekat Samrat tahun 2018, bertempat dilapangan Mapolres Minahasa pada kamis 15/2 pukul 08.00 pagi.

Apel inipun dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa AKBP Chris Reinhard Pusung SIK, Komandan Apel Kanit II Satuan Reskrim Polres Minahasa IPDA Yosimata JS Manggala STk, dan selaku Perwira Upacara Kasat Narkoba AKP Drs. Frangki Ruru.

Apel inipun diikuti oleh jajaran Polres Minahasa, yang terdiri dari Satu peleton sat Lantas, satu peleton sat Sabhara, satu peleton Sat Reskrim dan Intel, Satu peleton Gabungan Staf Polres Minahasa, yang di hadiri juga oleh Waka Polres Minahasa, Para kabag, Para Kasat dan para perwira.

Dalam amanatnya Kapolres Minahasa AKBP Christ Reinhard Pusung SIK menyampaikan bahwa pelaksanaan gelar pasukan Operasi Pekat ini, digelar secara serentak diseluruh Polda Sulut.” Apel Pekat Samrat ini dilihat sejauh mana kesiapan Polres Minahasa dalam melaksanakan Operasi Pekat Samrat 2018,” katanya.

Tambahnya, lewat melaksanakan cipta kondisi Pengamananan Pilkada Serentak tahun 2018 dengan kekuatan personil, kelengkapan peralatan dan sarana/ prasarana serta kesiapan yang terlibat sebelum melaksanakan tugas dilapangan sehingga situasi kamtibmas Polres Minahasa tetap Kondusif.

Operasi Pekat 2018 akan digelar selama 15 hari mulai tanggal 15 februari s/d 1 Maret 2018 dengan kekuatan personil 40 orang dan diimbangi oleh polsek jajaran, adapun sasaran yang akan di tindak adalah penyakit masyarakat diantaranya pelaku perjudian, preman, sajam, kejahatan jalanan dan miras yang berada diwilayah hukum Polres Minahasa

Anggota Polres Minahasa lewat Operasi Pekat Samrat 2018 dan Operasi Mantap Praja 2018, harus jalan tanpa mengabaikan Pelayanan terhadap masyarakat. Anggota harus bisa berkomunikasi dengan semua lapisan masyarakat.

Share Button

KPU Minahasa Minta Daftarkan dan Batasi Penggunaan Sosmed Paslon

Tondano, Klabatnewsok.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa batasi pengunaan akun di setiap Platform Sosial Media (Sosmed) yang bisa digunakan untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa 2018

Ketua KPU Minahasa, Meidy Yafet Tinangon SSi MSi, mengatakan hal tersebut. Menurutnya, para Calon harus mendaftarkan akun Sosmed mereka ke KPU Minahasa.

“Setiap Pasangan Calon diberikan pembatasan pengunaan akun di setiap Platform Sosmed, artinya setiap paslon hanya bisa membuka sekaligus mendaftarkan maksimum lima (5) akun,” jelasnya.

” jadi, Paslon dapat membuka 5 Akun untuk Facebook, 5 Akun Instagram, 5 untuk akun twitter, 5 untuk akun Line, 5 untuk akun WhatsApp, ataupun akun sosmed lainnya yang bisa diakses oleh khalayak umum,” katanya lagi.

Tinangon juga menjelaskan pembatasan penggunaan Medsos untuk berkampanye tiap peserta Pemilu. Pengaturan ini dilakukan untuk menjaga situasi Pemilu yang tetap kondusif dan terhindar dari kampanye hitam

“Dengan dibatasi akun Sosmed ini diharapkan dapat mencegah kampanye yang menyesatkan, sekaligus Paslon bertanggung jawab atas akun sosmed tersebut. Selain itu juga, kampanye Paslon lewat Sosmed termonitor oleh KPU, juga masing – masing Paslon, dan dapat diawasi bersama-sama,” pungkasnya.

Share Button

Panwaslu Minahasa Gelar Deklarasi Tolak Politik Uang Dan Politisasi Sara

Minahasa, Klabatnewsok.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Minahasa menggelar Sosialisasi Pengawasan Kampanye Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Minahasa Tahun 2018, dirangkaikan dengan deklarasi tolak politik uang dan politik sara pada rabu 14/2/18 bertempat kantor Panwaslu Minahasa.

Dalam sambutannya Ketua Panwaslu Donny Rumagit mengatakan, Hari ini merupakan kegiatan serentak dilakukan oleh Bawaslu diseluruh daerah yang melaksanakan Pemilukada,” kegiatan ini dinilai sangat penting karna menjadi Index kerawanan yang masuk dalam kategori sedang Panwaslu Minahasa, adalah Politik uang,” jelasnya.

” Terima kasih atas kesiapan dan kesediaannya secara bersama dalam menolak Politik uang dan Politisasi Sara dalam Kampanye yang akan dimulai 15 Februari 2018. Undang-undang sudah sangat jelas dan kami punya kewenangan sebagai pengawas dapat membatalkan Paslon jika kedapatan melakukan pelanggaran Administratif,” kata Rumagit

Menurutnya, Salah satu masalah krusial dan momok yang menonjol dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) adalah Politik uang dan mobilisasi ASN.

” Hari ini adalah peringatan Peristiwa Merah Putih Pada 14 Februari 1946 yang dilakukan oleh para pejuang melawan para penjajah, bahkan hari ini juga sebagai peringatan Hari Kasih sayang. Kami berharap dalam momentum Deklarasi ini, kiranya dapat berjalan tanpa Politik uang dan Politisasi sara,” jelas Rumagit

Sementara Itu Kapolres Minahasa AKBP Christ Reinhard Pusung SIK, mengatakan, Apa yang sudah menjadi ketentuan mari dilaksanakan bersama, untuk berjalan baiknya pesta demokrasi.

” Kami pihak kepolisian dengan perangkat-perangkat yang ada saat ini, tidak membanggakan diri namun dapat mengantisipasi segala jenis pelanggaran. Polres Minahasa saat ini memiliki satgas anti Money Politik (MOP) dan Patroli Cyber, untuk itu hindarilah pelanggaran,” pintanya.

Kajari Minahasa Saptana Setyabudi SH MH, mengatakan, kejaksaan berada dalam Sentra GAKUMDU berpesan agar Proses tahapan kampanye dalam Pemilukada dapat berjalan dengan baik dan tidak ada pelanggaran.

“Kiranya Parpol dan Tim pemenangan Paslon untuk mendukung tanpa melakukan Politik uang dan Politisasi Sara. Saya yakin dengan masyarakat Minahasa yang memiliki rasa persaudaraan tinggi dapat menciptakan Proses kampanye yang aman dan damai,” katanya.

“Di Minahasa selama ini, saya bertugas merasakan hal yang baik dikarenakan masyarakat yang memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi. Jadi dengan ini kami berharap Pilkada ini dapat berjalan dengan aman,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua KPU Minahasa Meidy Yafeth Tinangon, Anggota Panwas Rendy Umboh dan Erwin Sumampouw, Paslon Nomor Urut 1Bersatu yang dihadiri langsung oleh Careigh Naicel Runtu, Paslon Nomor urut 2 yang dihadiri langsung oleh Royke Roring, Pengurus Parpol Pengusung, Tim Pemenangan, serta Peserta dari unsur Mahasiswa.

Yo

 

Share Button