Tuesday, 23 October 2018

Archive for: February 11th, 2018

BUPATI JWS CANANGKAN EVEN PESONA MINAHASA 2018 (Advertorial)

Tondano, Klabatnewsok.com – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi meresmikan Pencanangan Pesona Minahasa 2018 dan membuka pelaksanaan Festival Benteng Moraya pada Jumat 9 Februari 2018 di kawasan wisata budaya Benteng Moraya Tondano.

Pencanangan yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren ini, dilakukan bersama oleh Bupati JWS, Wakil Bupati Ivan Sarundajang, Sekdakab Jeffry Korengkeng, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh, Kajari Minahasa Saptana Setiabudi SH MH, Ketua TP PKK Dr Ny Olga Sajow-Singkoh MHum, Wakil Ketua TP PKK Ny Jashinta Sarundajang-Paat, Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina dan Ketua FKUB Minahasa Pdt Evert Tangel STh MPdK.

Acara yang berlangsung meriah inj, diawali dengan Laporan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, dilanjutkan dengan pergelaran seni dan budaya Minahasa meliputi tarian Maengket dan tarian Pisok oleh tim Kesenian Ikatan Waraney Wulan Minahasa (IWWM), Musik Bambu Klarinet dan Tarian Kabasaran Minahasa.

Dalam sambutannya Bupati JWS mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa ini, dan mengharapkan agar even ini terus dilanjutkan oleh Bupati Minahasa yang akan terpilih nanti.

“Ajang ini bukan sekedar tontonan tapi sebuah unsur yang harus dikembangkan lewat seni budaya Minahasa sebagai kearifan lokal untuk dijaga bersama bahkan di promosikan. Sehingga kepada Bapak ROR atau Bapak Ivansa yang akan menjadi Bupati Minahasa selanjutnya, kiranya akan terus melanjutkan kegiatan ini” ungkap Bupati.

Bupati JWS juga memberikan apresiasi bagi unsur Forkopimda, SKPD, Perbankan, Kecamatan dan Sekolah-sekolah yang ikut serta dalam Karnaval Bendi Hias tahun 2018 ini dan mengharapkan kiranya even Festival Benteng Moraya ini terus dikembangkan di masa yang akan datang.

“Kita bersyukur pergelaran seni budaya maupun Karnaval Bendi Hias ini disambut dengan penuh sukacita oleh semua pihak termasuk masyarakat Minahasa maupun para wisatawan. Saya harap, kedepan nanti Festival seperti ini akan terus ditingkatkan dan wisata di Minahasa semakin maju dan berkembang,” ujar Bupati terbaik pilihan rakyat Minahasa ini.

Sementara Kadis Budpar Agustivo Tumundo dalam laporannya mengatakan bahwa dalam kegiatan Karnaval Bendi Hias ini akan dinilai oleh Tim Juri, dimana Juara I akan memperoleh Trophy Bupati JWS dan Uang Tunai Rp 5 Juta, Juara II memperoleh Trophy Wakil Bupati Ivansa dan Uang Tunai Rp 3 Juta dan Juara III memperoleh Trophy Sekdakab Jeffry Korengkeng dan Uang Tunai Rp 2 Juta.

Selanjutnya Bupati JWS, Wabup Ivansa, Sekdakab Jeffry Korengkeng, Forkopimda, para Kadis, Kaban, Camat, pimpinan Bank dan peserta lainnya melakukan karnaval Bendi Hias yang dilepas dengan kibaran bendera Start oleh Kadis Budpar Agustivo Tumundo.

Setelah melewati rute mengelilingi kota Tondano raya dan finish di Taman God Bless Minahasa Tondano, akhirnya Tim Juri yang terdiri dari Staf Khusus Bupati Minahasa Bidang Pariwisata Meksi Sahensolar SPi, Akadmisi UNSRAT Ir Aldrien Lombogia MT dan Dra Jenny Maweru dari unsur TP PKK Kabupaten Minahasa menetapkan Bendi Hias milik Kadis Perdagangan Moudy Lontaan SSos sebagai Juara I, disusul Bendi Hias milik Inspektur Daerah Frits Muntu SSos sebagai Juara II, dan Bendi Hias milik Direktur RSUD Samrat Tondano dr Hj Mariani Suronoto sebagai Juara III, yang ketiganya langsung menerima Trophy Bupati JWS, Trophy Wabup Ivansa dan Trophy Sekda JRK di lokasi Finish.

Disamping itu, Tim Juri juga menetapkan Bendi Hias milik Badan Pengelola Pajak dan Retribusi sebagai Juara IV, Juara V Kecamatan Remboken
Juara VI Kecamatan Tompaso Barat, Juara VII Dinas Pendidikan,
Juara VIII Kecamatan Tondano Utara, Juara IX Kecamatan Tompaso dan Juara X Kecamatan Kakas, kesemuanya memperoleh hadiah hiburan dari Bupati JWS berupa uang tunai masing-masing Rp 500 ribu.

 

Share Button

JWS Berpesan ini Kepada Mahasiswa Kepolisian

Tondano, Klabatnewsok.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) angkatan 73, Paparkan Hasil Kerjasama dan Pengabdian Masyarakat (KERMADIANMAS) pada jumat 9 Februari 2018, bertempat ruang sidang kantor bupati minahasa.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow MSi, Sekda Minahasa Jeffry R Korengkeng SH MSi, Ketua DPRD Minahasa James Rawung, SH. Wakapolres Minahasa Kompol Alkat Karouw SSos, Kajari Minahasa Saptana Setiabudi MH, Perwira Pendamping STIK-PTIK Kombes Pol Herry Armanto SIK MSi, para mahasiswa STIK-PTIK, serta Jajaran Polres Minahasa dan Pemerintah Minahasa.

Dalam sambutan Perwira Pendamping STIK-PTIK Kombes Pol Herry Armanto SIK, berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mengambil bagian dan membantu kegiatan selama berada di Kabupaten Minahasa.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil kegiatan oleh mahasiswa STIK-PTIK mengenai hasil penelitian selama ada di Minahasa.

Dalam sambutannya Bupati Minahasa Drs Jantje W. Sajow MSi, berterima kasih kepada mahasiswa/perwira atas masukan, dan berharap hasil penelitian yang di dapat, boleh berguna bagi semua.

Bupati JWS pun menitipkan pesan kunci kesuksesan yang paling utama adalah berpegang teguh dalam pendirian dan harus konsisten. Mengakhiri sambutannya JWS berterima kasih atas kedatangan Mahasiswa Kepolisian di Minahasa, dan semoga dapat menjadi berkat bagi masyarakat minahasa.

Share Button

KPU Minahasa Tetapkan Dana Maksimal Kampanye Dari Parpol Pengusung Pilkada

Minahasa, Klabatnewsok.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, tetapkan jumlah maksimal dana kampanye partai politik pengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa periode 2018.

Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, dana kampanye bersumber dari Partai politik (Parpol) maksimal Rp 750 juta,

Sumbangan yang sah menurut hukum dari pihak lain atau perseorangan Rp 75 juta, kelompok maksimal Rp 750 juta,  dan badan hukum swasta Rp 750 juta.

Hal inipun telah dinahas lewat rapat koordinasi (Rakor) KPU bersama Panitia Pengawas (Panwas), Partai politik (Parpol) pengusung calon, LO, kepolisian, pers dan utusan PPK di Hotel Mercure Tateli Beach, pada sabtu 10/2/83.

Menurut Ketua KPU Minahasa, Meidy Yafet Tinangon SSi MSi, pihaknya tentu tidak keberatan dengan besaran sumber dana. Namun, pasangan calon dan parpol/gabungan parpol dilarang menerima sumbangan dari negara asing, lembaga swasta asing, LSM asing dan warga negara asing, penyumbang yang tidak jelas identitasnya, pemerintah dan pemda, BUMN, BUMD, BUM Desa atau sebutan lain.

“Dana kampanye dapat berupa uang, barang, jasa, termasuk diskon yang melebihi kewajaran, dianggap sebagai sumbangan,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, apabila sumbangan yang melebihi ketentuan, maka pasangan calon dan parpol/gabungan parpol dilarang menggunakan dana kelebihan dan wajib melaporkannya ke KPU.

“Kelebihan dana harus diserahkan ke kas negara, paling lambat 14 hari setelah masa kampanye berakhir.” Pasangan calon yang melanggar ketentuan pembatasan dana kampanye, dikenai sanksi pembatalan sebagai pasangan calon,” jelasnya.

Ditegaskannya, pasangan calon yang terlambat menyampaikan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK), dikenai sanksi pembatalan sebagai pasangan calon. Demikian pula Parpol/gabungan parpol dan pasangan yang menerima sumbangan dari sumber yang dilarang, dikenai sanksi pembatalan sebagai pasangan calon.

Share Button

Kampanye di Media Harus Ikut Aturan KPU dan KPID

Minahasa, Klabatnewsok.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), pertegas aturan kempanye di media penyiaran, baik televisi dan radio pada sabtu 10/2/18 bertempat Mercure Hotel Tateli Beach Manado.

Rapat koordinasi (rakor) dipimpin langsung oleh Ketua KPU Minahasa, Meidy Yafet Tinangon SSi MSi, didampingi Komisioner Decky Paseki SH MH, Kristoforus Ngantung SFils, Lord A Malonda SPd, Dra Wiesje Wilar MSi

Hadir sebagai pemateri Koordinator bidang pengawasan isi siaran KPID Sulut Merlyn.C.P.Watulangkow, Ikatan Akuntan Indonesia DR Yenny Morasa dan DR. Ardiles Mewu Ketua Devisi Hukum KPU Sulut.

Menurut Ketua KPU Minahasa, Meidy Yafet Tinangon, dalam rakor pentingnya adanya saling koordinasi terkait hal administratif dan hal yang bersifat terobosan hukum jika adanya kampanye di luar jadwal lewat media penyiaran.

Tinangon menilai, dengan adanya kesepakatan dan sikap yang tegas, akan ada pembagian yang jelas dan sistem koordinasinya. “Selaku penyelengara kami tentu mendukung apa yang disampaikan pihak dari KPID. Pasalnya, hal-hal yang terkait tafsir kampanye sudah diatur dalam Undang-undang Pemilu,

Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu inipun diatur lewat PKPU Nomor 1 Tahun 2013 dan PKPU Nomor 15 Tahun 2013 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kampanye Pemilu Legislatif.

Sementara itu, Koordinator bidang pengawasan isi siaran KPID Sulut Merlyn.C.P.Watulangkow mengatakan, KPID tentunya siap berkoordinasi dengan Panwas dan KPU mempercepat sistem pelaporan penyiaran kampanye politik yang muncul sebelum waktunya.

“Dengan adanya kepastian itu, pihak KPID tidak terus ditegur oleh lembaga penyiaran karena siaran kampanye,” ungkapnya.

Berdasarkan data dan informasi, Undang-undang Pemilu dan PKPU dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002, terkait pemberitaan, semua media harus berlaku adil dan berimbang kepada seluruh peserta pemilu dalam artian tidak boleh partisan atau memihak terhadap salah satu peserta pemilu.

Sementara terkait dengan penyiaran iklan kampanye, hanya dibolehkan pada masa 21 hari sampai masa tenang, Pasal 83 UU Pemilu.

Adapun ketentuannya setiap peserta pemilu maksimal diperbolehkan memasang iklan sebanyak 10 spot berdurasi paling lama 30 detik untuk setiap stasiun televisi setiap hari dan 10 spot berdurasi paling lama 60 detik untuk setiap stasiun radio setiap hari untuk setiap peserta pemilu.

Begitu juga kepada lembaga penyiaran TV dan radio, agar tetap independen dan menjalankan fungsi penyaji informasi kepemiluan yang utuh, proporsional serta turut melakukan pendidikan politik serta melakukan kontrol terhadap proses pemilu.

Turut Hadir Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Parpol pengusung pasangan calon, LO dan Panwas.

Share Button