Tuesday, 23 October 2018

Archive for: February 5th, 2018

BPK Segera Periksa Laporan Keuangan Pemkab Minahasa

Tondano, Klabatnewsok.com – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BKP-RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), segera mulai memeriksa secara terperinci Laporan Keuangan Pemkab Minahasa Tahun anggaran 2017

Pemeriksaan BPK RI ini diawali dengan pertemuan dengan seluruh jajaran Pemkab Minahasa yang berlangsung di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa Senin (5/2/2018).

Bupati Minahasa yang diwakili Sekda Jeffry Korengkeng terkait pemeriksaan yang nantinya akan berlangsung selama 43 hari kedepan ini, memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar tidak ada agenda keluar daerah tanpa seijin Bupati.

“Saya minta kepada seluruh pejabat untuk tidak keluar daerah selama ada pemeriksaan dari Tim BPK perwakilan Sulawesi Utara,”ungkanya.

Korengkeng juga meminta agar tidak mengecewakan mereka yang bertugas untuk memeriksa, dan harus kooperatif serta menyiapkan semua dokumen yang akan di periksa.

“Siapkan semua dokumen yang diperlukan dan harus kooperatif agar dalam pemeriksaan berjalan dengan baik sehingga kita bisa mempertahankan opini WTP, “jelasnya.

Sementara itu, pengendali teknis BPK RI Puspita Dewi, saat pertemuan tersebut mengatakan, maksud dilaksanakannya pertemuan ini yakni sebagai entry maping sehingga dikemudian hari tidak ada salah persepsi antara BPK dengan pihak terperiksa.

Lanjut dia, terkait pemeriksaan yang akan mulai dilakukan pihaknya, nantinya akan mengeluarkan opini penilaian dari BPK terhadap pengelolaan Keuangan Pemkab Minahasa.

”Kami berharap agar dokumen yang nantinya diserahkan harus benar-benar real dan apa adanya, agar kami tidak salah dalam menyimpulkanya karena hasilnya nanti akan mempengaruhi opini, “ujarnya

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Penanggung jawab Muliaman Purba, Ketua Tim Ansye Robot, anggota Grace Lohy, Inspektur Frits Muntu, para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian serta para bendahara se-Kabupaten Minahasa.

Share Button

KPU Minahasa Lantik Pengganti Antar Waktu PPK dan PPS, Paseki : Baiknya Ada Ijin Suami Atau Istri

Tondano, Klabatnewsok.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa melaksanakan Pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pineleng, dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sea II Kecamatan Pineleng, pada senin 5/2/18.

Penggantian Antar Waktu (PAW) ini karna yang bersangkutan telah mengundurkan diri, PPK Pineleng Cliv Sangian diganti oleh Joice Rompas dan PPS desa sea II, Rommy Sondak diganti oleh Reinhard Koliko.

Dalam sambutannya Kordinator Wilayah 1, Komisioner Dicky Paseki SH MH, mengucap syukur sehingga pelantikan PAW dapat berjalan dengan baik,” namun, berlangsungnya pelantikan yang baik ini diharapkan dapat juga dibarengi dengan kinerja yang baik,” pintanya.

” Pada kesempatan ini saya ingatkan, bahwa menjadi penyelenggara akan memakan banyak korban, yaitu korban waktu, perasaan dan pikiran. Untuk itu sebagai PPK dan PPS yang baru, harus belajar regulasi yang ada hingga bisa beradaptasi dalam bekerja,” jelasnya.

Paseki juga meminta kepada PPK dan PPS, baiknya Harus ada ijin dari suami dan istri, karna lewat Tugas selaku PPK dan PPS, pasangan hidup harus belajar tidak cemburu,” ini kelihatan sepele tapi bisa menghambat tugas, karna ada pengalaman, ada yang sampai kena lempar klom dan sita HP,” katanya.

” Kerja kita ini ada yang dicaci dan dimaki, tapi juga dipuji. Siapkan mental yang baik dalam bekerja, ini adalah pergumulan, tapi kita jangan lupa untuk selalu berdoa, sehingga selalu diberikan kesehatan,” harapnya.

Diapun berharap kepada PPK dan PPS yang dilantik ini, agar tidak mengundurkan diri seperti pendahulunya.” Tidak semua terpanggil dan terpilih, selamat melaksanakan tugas sesuai kewenangan, serta undang undang dan peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan ini Ketua KPU Minahasa Meidy Yafeth Tinangon SSi MSi, Komisioner Kristoforus Ngantung SFils, Dra Wiesje Wilar MSi, Lord Ch Malonda SPd, PPK Kecamatan Pineleng dan Media Center.

Yovi

Share Button

KPU Minahasa Laksanakan Penandatanganan Kinerja Tahun 2018

Tondano, Klabatnewsok.com – Menjalankan Visi dan Misi sesuai dengan target, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa melaksanakan penandatanganan kinerja tahun 2018, bersama Sekretariat, pada senin 5/2 bertempat ruang rapat KPU Minahasa.

Dalam sambutannya Ketua KPU Minahasa Meidy Yafeth Tinangon SSi MSi, menjelaskan, maksud tujuan dengan dilaksanakannya penandatanganan Kinerja ini adalah dalam rangka memaksimalkan kinerja semua Komponen KPU Minahasa

“Penandatangan perjanjian kinerja ini, sudah dilaksanakan sejak 2013, dan kita yang pertama menerapkan perjanjian kinerja di Sulawesi Utara, dan tahun 2018 ini kita laksanakan lagi, guna mewujudkan Pemilu yang berkualitas,” jelasnya.

Menurut Tinangon, penandatanganan ini sesuai dengan Rencana strategis (Renstra), Visi dan misi dan indikator sebagai institusi dan badan publik, dengan berbagai target yang perlu ditindaklanjuti dalam pelaksanaan Pemilu dan menjadi acuan kerja selama setahun.

“Target partisipasi pemilih misalnya 85 persen, jadi bagaimana kita wujudkan hal tersebut, dan dalam hal ini kita maksimalkan kinerja sub bagian humas dan divisi partisipasi masyarakat lewat sosialisasi,” jelasnya.

Diapun menjelaskan, mencari dan untuk mencapai partisipasi masyarakat hingga 85 persen, hampir 100 kegiatan akan dilaksanakan, di wilayah maupun kecamatan untuk mewujudkan target itu.

“Tahapan harus tepat waktu dan sesuai perundangan undangan, jangan sampai ada pelanggaran kode etik, jangan melewati batas waktu yang telah ditentukan, jangan kurang jangan lebih, setiap tahapan harus tepat waktu dan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Masih menurut Tinangon, untuk mencapai target tersebut harus ada perbaikan data pemilih, mengacu pada pengalaman pada pemilihan Gubernur lalu tidak mencapai 80 persen, dan hal inipun sudah dilakukan uji petik 5 desa kelurahan, dan ditemukan hampir 2 ratusan pemilih ganda yang jelas berpengaruh pada prosentase.

” Memang Target Pemilu Nasional 77,5 persen, KPU Minahasa harus berusaha 85 persen, dan Penandatanganan ini merupakan komitemen semua untuk mencapai target ini, dengan kinerja yang baik pasti dicapai, output kerja dan anggaran harus berbanding lurus,” jelasnya.

Diakhir sambutannya Tinangon berharap lewat penandatanganan ini dapat Memacu semangat, komitmen, dan menjalankan segala tugas dan tanggung jawab, sehingga terwujud tahapan pemilu yang kredibel dan aman.

Hadir dalam penandatanganan ini, Komisioner KPU, Dicky Paseki SH MH, Kristoforus Ngantung SFils, Dra Wiesje Wilar MSi, Lord Malonda SPd, Sekretaris KPU Minahasa Dr Meidy Malonda, Para Kasubag, Pegawai KPU, Honorer, PHL dan Media Center.

Yovi

Share Button