Thursday, 14 December 2017

Archive for: November 12th, 2017

UTUSAN MINAHASA GEMILANG DI KEMILAU SULAWESI 2017

Surabaya, KLABATNEWSOK.com – Utusan Pemkab Minahasa tampil memukau dalam Pembukaan Kemilau Sulawesi 2017 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata RI pada Sabtu 11 November 2017 di Royal Plaza Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Deputi Menteri Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Dra Esthy Reko Astuty MSi dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, beberapa Bupati, Walikota, Ketua DPRD dan Kepala Dinas Pariwisata dari Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi serta para pejabat Kementerian Pariwisata lainnya.

Sementara Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agustivo Tumundo SE MSi dalam kegiatan tersebut, yang didampingi oleh Kepala Bidang Kesenian Disbudpar Dra Letty Purukan, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Mellisa Rondonuwu SP, Kasie Pelestarian Seni Aybie Suplig SPd, Kasie Sarana Kebudayaan Djonli Muaya SE dan Kasubag Umum Selfiani Tirukan SSos.

Dalam sambutannya, Deputi Menpar Esthy Reko Astuty mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan Kemilau Sulawesi adalah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan antar kabupaten dan kota, antar provinsi dan antar pulau, dan meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri, mengingat hingga Agustus 2017 ini, pergerakan wisata nusantara sudah tembus 200 juta pergerakan dari proyeksi 180 juta pergerakan.

“Karena sasaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya citra positif Indonesia sebagai tujuan daerah wisata di kalangan masyarakat Indonesia, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan nusantara antar kabupaten/kota, propinsi dan antar pulau dan diharapkan juga adanya peningkatan kunjungan wisman ke Sulawesi, serta terdistribusinya pergerakan wisatawan nusantara ke seluruh wilayah di tanah air,” kata Esthy.

Sementara dalam Pembukaan even tersebut, utusan Minahasa Ribka Meily Mandagi STP tampil memukau dalam Parade Finalis Pemilihan Puteri Kemilau Nusantara 2017.

Sebelumnya, Wulan Minahasa 2016 yang menguasai bahasa asing dari beberapa negara ini, tampil memukau pula dalam sessi tanya jawab Pemilihan Puteri Kemilau Sulawesi 2017 ini.

Demikian halnya dalam sessi Talent Show, Ribka yang juga Anggota Tim Kesenian Pemkab Minahasa yang pernah tampil di Minahasa Culture Night 2017 di California AS ini berhasil memukau para penonton yang menyaksikan kebolehannya.

“Dengan dukungan doa kita semua, saya yakin Wulan andalan kita Ribka Meilly Mandagi pasti menjadi Puteri Kemilau Sulawesi 2017 ini” ungkap Kadis Budpar Agustivo Tumundo.

Tumundo juga bersyukur, kehadiran delegasi Pemkab Minahasa ini juga tampil gemilang dalam sesi tampilan Kesenian Daerah dengan menyajikan Tarian Pisok dalam Acara Pembukaan Kemilau Sulawesi ini.

“Kita juga bersyukur, Tim Tarian Pemkab Minahasa yang menurunkan Wakil I Wulan Minahasa 2017 Aurellia Kuron, Wakil II Wulan 2017 Bernadette Mogot, Wulan Favorit sekaligus Wulan Harapan I 2017 Rachel Leke dengan pelatih Waben IWWM Felia Lalogiroth dengan asisten Wakil II Waraney 2017 Shinji Masengi berhasil memukau dalam Acara Pembukaan” urainya.

Juga Stand Pameran Pemkab Minahasa, tambah Tumundo turut menjadi perhatian utama semua pengunjung yang memadati Royal Plaza Surabaya selama 2 hari hingga Minggu 12 November 2017 ini.

Dalam Pembukaan Kemilau Sulawesi tersebut, Kadis Budpar Agustivo Tumundo juga didaulat untuk memberikan cinderamata pejabat Kementerian Pariwisata yang diterima oleh Santa Tambunan.

Share Button

Tinangon Lantik 810 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Untuk Pilkada Minahasa

Tondano, KLABATNEWSOK.com – Bertempat di gedung Wale Ne Tou Minahasa, 810 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS), dilantik oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, Meidy Yafeth Tinangon pada Sabtu, 11 November 2017

Pelantikan disaksikan komisioner KPU Minahasa, Forkopimda, tokoh agama serta para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). 810 orang PPS yang dilantik tersebut akan bertugas dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2018. 810 orang PPS adalah utusan dari 270 desa dan kelurahan di Minahasa, setiap desa dan kelurahan akan bertugas sebanyak tiga (3) orang PPS.

Tinangon mengatakan bahwa jumlah anggota PPS di Kabupaten Minahasa adalah keanggotaan paling banyak jika dibandingkan dengan daerah lain dalam Provinsi Sukawesi Utara. Karena itu, dengan jumlah yang besar tersebut supaya bisa menjadi ujung tombak suksesnya Pilkada Minahasa tahun 2018.

“Saat menjalankan tugas nanti, kita harus berpegang pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, kode etik harus dijunjung tinggi,” ujar Tinangon.

Lanjutnya, terkait kode etik penyelenggara Pemilu, itu telah diatur oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Termasuk kode etik KPU, PPK, PPS. Juga kode etik dari Bawaslu, Panwaslu, Panwascam, dan PPL.

Karena itu dalam menjalankan tugas, PPS harus memberikan yang terbaik. Apalagi dari 810 orang ini, ada orang muda dan ada yang sudah senior-senior yang telah malang melintang berkecimpung dalam dunia penyelenggara pesta demokrasi. “Sudah seharusnya kolaborasi antara yang muda dan tua bisa menghasilkan kinerja yang mantap. Dan untuk mewujudkanya, kekompakan dan soliditas tim harus dipelihara,” jelasnya.

Tinangon menekankan, dalam mengambil keputusan ditutut kedewasaan dan didalamnya butuh hikmat. Apalagi kita akan terlibat dalam agenda politik. Meski Kabupaten Minahasa selalu rawan, tapi buktinya sampai sekarang tetap aman.

Untuk itu, penyelenggara Pemilu harus pinter-pinter menempatkan diri karena semua tidak lepas dari hubungan baik, ikatan pertemanan bahkan persaudaraan dengan masyarakat sekitar. “Sadarilah bahwa penyelenggara Pemilu harus netral dan independen. Tapi harus tetap melayani semua pihak secara adil,” tegas Tinangon.

Selain itu, yang tidak boleh dikesampingkan adalah pemahaman tentang hirarki. Dimana hubungan antara KPU, PPK, dan PPS adalah hirarki. Sehingga jangan sampai PPS karena merasa usianya lebih tua dari anggota PPK sehingga ada rasa pandang enteng. Harus dipahami bahwa, dari segi usia memang lebih tua, tapi dalam pekerjaan, ini adalah hubungan hirarki sehingga dituntut sikap profesionalisme.

“Kami bukan minta utuk dihormati, tapi hormatilah institusi ini. Dan harus diimani, ini juga adalah bentuk ibadah sebagai pengabdian kita sebagai warganegara. Untuk itu, hargailah pekerjaan ini dan buktikan dengan kinerja. Mari kita secara bersama menjadi pioner demokrasi di Inonesia,” pungkas Tinangon.

Sementara itu, Bupati Minahasa yang diwakili Kaban Kesbangpol, Drs Jorry Gumansing mengatakan bahwa PPS akan turut ambil bagian dalam menyukseskan pesta demokrasi Kabupaten Minahasa tahun 2018.

“Menjadi tugas kita bersama untuk mengajak semua masyarakat wajib pilih untuk menyalurkan hak suaranya dalam pesta demokrasi nanti. Supaya apa yang menjadi cita-cita kita bersama bisa diraih. Tetap berpedoman pada aturan yang ada,” singkat Gumansing.

Share Button

Gelar Lomba Pacuan Kuda, JWS Targetkan Juara Pada PON 2020

Tompaso, KLABATNEWSOK.com – Sebanyak 76 kuda pacu ambil bagian dalam 11 race lomba pacuan kuda dalam rangka memperingati Hari Jadi Minahasa ke-589. Perlombaan tersebut dilaksanakan di gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sabtu (11/11/2017).

Ribuan warga pecinta olahraga berkuda dari berbagai daerah di Sulut hadir untuk menyaksikan aksi kuda-kuda pacu terbaik yang berlaga. Gemuruh sorakan menonton menggema saat kuda pacu mulai berlari adu cepat melewati garis finish.

Bupati Minahasa, Jantje W Sajow (JWS) dalam pidatonya mengatakan lomba pacuan kuda seperti ini harus rutin dilaksanakan. Menurutnya Pemkab Minahasa telah berkoordinasi dengan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda (Pordasi) Sulawesi Utara (Sulut) agar tahun depan lomba pacuan kuda dilaksanakan setiap bulan. Untuk menunjang program tersebut Pemkab Minahasa akan melaksanakan lomba pacuan kuda pada Januari dan November mendatang.

“Lomba pacuan kuda harus rutin dilaksanakan setiap bulan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kuda pacu di Sulut,” ujarnya.

JWS menuturkan pelaksanaan lomba pacuan kuda memiliki dampak positif yang lebih luas. Menurutnya jika olahraga berkuda di Sulut maju maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Jika lomba pacuan kuda rutin dilaksanakan maka akan memicu munculnya peternak-peternak lokal. Artinya peternak lokal bisa mendapat keuntungan dari penjualan kuda pacu yang berkualitas,” ujarnya.

Bupati bahkan berharap olahraga berkuda nanti bisa meraih medali emas saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

JWS selanjutnya mengatakan lomba pacuan kuda memiliki nilai lebih bagi warga Sulut, khususnya warga Minahasa. Olahraga berkuda telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari warga pada beberapa daerah, seperti Kecamatan Tompaso dan Kawangkoan.

“Jauh sebelum cabang olahraga lain berkembang di Sulut, olahraga berkuda telah lebih dahulu memperkenalkan Sulut, khususnya Minahasa pada pentas nasional. Olahraga berkuda seperti ini harus terus dikembangkan,” tuturnya.

Pada race paling bergengsi, yaitu kelas Derby 1.400 meter, kuda yang menjadi pemenang adalah kuda McLaren, milik Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dari Miranda Stable. Posisi kedua ditempati kuda Kaisarea, milik Kapolda Sulut, Irjen Pol Bambang Waskito dari King Royal Park Stable. Posisi ketiga diraih kuda Persephone milik Umboh Yosephine dari Berlian Stable.

Nampak hadir dalam perlombaan tersebut, Wakil Bupati Minahasa, Ivan Sarundajang, Ketua Pengprov Pordasi Sulut, Ferry Wowor, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, Stefanus Vreeke Runtu, Kapolres Minahasa, AKBP Chris Pusung, Asisten I Pemkab Minahasa, Denny Mangala beserta jajaran pejabat Pemkab Minahasa, dan anggota DPRD Minahasa, Imelda N Rewah.

Panitia pelaksana lomba pacuan kuda tersebut, Jerry Pola mengatakan lomba lain yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut adalah lima race pacuan roda sapi yang melibatkan 27 pasang sapi, dan tiga race lomba bendi kalaper yang melibatkan 18 ekor kuda.

“Perlombaan ini terlaksana berkat dukungan penuh Pemkab Minahasa melalui Pak Bupati. Lomba serupa akan dilaksanakan oleh Pemkab Minahasa Januari 2018 mendatang,” tuturnya.

Share Button