Tuesday, 26 September 2017

Archive for: September 11th, 2017

Bupati JWS Ikuti Rakornas Data Terpadu Kemensos

Jakarta, KLABATNEWSOK.com – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu 2017 yang digelar oleh Kementerian Sosial RI pada Senin, September 2017 pagi di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Kegiatan yang dibuka oleh Menteri Sosial RI Hj Khofifah Indar Parawansa, turut dihadiri oleh Sekjen Kemensos Harry Soeratin, para Dirjen dan Direktur Kemensos dan diikuti oleh para Bupati, Walikota dan Kepala Dinas Sosial se-Indonesia.

Sementara Bupati JWS didampingi oleh Kadis Sosial Minahasa Royke Kaloh SH MAP dan Sekdis Sosial Denny Tualangi SE.

Dalam arahannya, Mensos Khofifah mengingatkan mengenai pentingnya dinas sosial di daerah. Dinsos menjadi garda depan dalam pemberian bantuan.

“Hari ini kita rapat koordinasi nasional. Saya ingin menyampaikan kepada yang terhormat bapak bupati dan walikota, tugas dinas sosial dapat menjadi sangat signifikan dan bahkan mungkin menjadi frontliner atas kesuksesan dari daerah yang bapak ibu pimpin,” ujar Khofifah.

Karena dasar tersebut di atas, kata Khofifah, Kemensos meminta kepala daerah untuk mendukung penuh program pendataan dan pemberian bantuan. Sebagaimana diketahui, Dinas Sosial berada di bawah kepala daerah.

“Oleh karena itu mohon kami dari kementerian sosial bisa disupport jadi seluruh otoritas bapak ibu bupati walikota yang memang pada undang- undang no 13 tahun 2011. Sebelumnya validasi data itu bottom up process,” ujar Khofifah.

“Kami juga menyampaikan ke Pak Mendagri tentang undang-undang No 13 tahun 2011 ini sering-sering dikomunikasikan. Karena penanganan APBD ini masuk dalam program prioritas nasional,” ujar Khofifah.

Untuk kepala daerah yang menggabungkan dinas sosial dengan fungsi lain, Khofifah juga mengingatkan mengenai tantangan yang dihadapi.

“Ketika tahun depan penerima PKH (Program Keluarga Harapan) akan menjadi 10 juta, bantuan pangan juga 10 juta. Ada proses pengintegrasian bansos dan bantuan pangan, PKH menjadi satu kartu. Masih ada 5,5 juta penerima Rastra yang tidak menerima PKH,” ujar Khofifah.

Kegiatan Rakor yang akan berlangsung hingga Selasa 12 September 2017 ini, menurut Kadis Sosial Royke Kaloh meliputi penyajian materi-materi dari para pejabat terkait.

Share Button

LAKSAMANA KENT SONDAKH TERIMA GELAR ADAT KANONANG

Jakarta, KLABATNEWSOK.com – Kepala Staf Angkatan Laut RI tahun 2002-2005 Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh mendapat penganugerahan gelar Adat dari Komunitas Masyarakat Kanonang pada Sabtu, 9 September 2017 siang bertempat di kompleks TNI AL, Kelapa Gading Jakarta.

Penganugerahan gelar Adat yang disaksikan langsung oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi dan Camat Kawangkoan Barat Eightmi Moniung SE ini, ditandai dengan pemakaian selempang merah dengan tulisan “Tou Ente Kanonang” oleh kelima Hukum Tua se-Kanonang raya masing-masing Hukum Tua Desa Kanonang Satu Lucky Kasenda, Hukum Tua Desa Kanonang Dua Welly Rawis, Hukum Tua Desa Kanonang Tiga Ny Vivi Tumbelaka-Lumintang, Hukum Tua Desa Kanonang Empat Jenly Kasenda dan Hukum Tua Desa Kanonang Lima Decky Lumintang, yang kelima juga sebagai Ketua Adat di wilayahnya masing-masing.

Dalam sambutannya Bupati JWS mengapresiasi akan pelaksanaan penganugerahan adat masyarakat Kanonang raya ini, mengingat gelar Adat ini diberikan kepada tokoh nasional yang menyandang pangkat tertinggi dalam kesatuan TNI Angkatan Laut di negara kita.

“Saya salut atas komitmen masyarakat di Desa Kanonang raya ini yang punya tekad membekali terus para anak-anaknya untuk memperoleh pendidikan setinggi-tingginya, sehingga tidak heran kalau ada warga asal Desa ini yang menjadi KASAL yaitu Laksamana Rudolf Kasenda dan Laksamana Kent Sondakh, ada yang jadi Gubernur Sulut yaitu Bapak Drs Adolf Jouke Sondakh, ada yang jadi Rektor UNSRAT yaitu Prof Dr Lucky Sondakh, dan banyak yang lainnya lagi” kata Bupati.

Dikatakan Bupati, para tokoh masyarakat asal Minahasa yang pernah mencapai gelar setara Jenderal atau berbintang empat di negara kita hanya dua orang, yakni Laksamana Bernard Kent Sondakh dan Laksamana Rudolf Kasenda, yang juga pernah menjabat KASAL beberapa periode tahun sebelumnya.

Bupati juga mengapresiasi atas peran tokoh-tokoh asal Kanonang ini, yang telah memprakarsai dan membangun salah satu objek wisata di Kabupaten Minahasa yaitu Bukit Kasih di Kanonang pada waktu-waktu yang lalu, sehingga saat ini telah menjadi objek wisata alam yang terkenal di nusantara maupun di dunia.

Bupati mengucapkan terima kasih pula buat Laksamana Kent Sondakh, yang pernah memperoleh Gelar Adat dari Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM) sebagai Tonaas Wangko An Tasik saat masih menjabat KASAL pada tahun 2002 yang lalu, yang hingga kini tetap eksis memberikan sumbangsihnya bagi pembangunan bangsa dan negara, termasuk di Kabupaten Minahasa.

Sementara Laksamana Kent Sondakh dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas anugerah gelar Adat ini, dan mengharapkan agar masyarakat Desa Kanonang raya bahkan masyarakat Minahasa tetap rukun dan damai dalam mengisi pembangunan di semua bidang.

Hadir juga dalam acara yang diawali dengan laporan Ketua Kumpulan Mapalus Kanonang (Kumanonang) Jakarta Letkol Adm Steven Kimbal ini, diantaranya KASAL RI yang diwakili Kadis Minpers AL Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, mantan Rektor UNSRAT Prof Dr Ir Lucky Sondakh MEc, isteri Laksamana Rudolf Kasenda, Ny Tilly Kasenda Sumolang, isteri Laksamana Kent Sondakh, Ny Kent Sondakh, beberpa tokoh masyarakat Kawanua diantaranya Benny Tengker, Angelica Tengker, Pdt Dr Yopie Buyung dan para tokoh Kanonang di Jakarta dan sekitarnya.

Share Button

Resmikan Media Center KPU Minahasa, Tinangon: “No Day Without News”

Tondano, KLABATNEWSOK.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Meidy Tinangon meresmikan Media Center KPU dalam rangka mensosialisasikan informasi terkait Pilkada bekerjasama dengan Pers Biro Minahasa, pada minggu 10 september 2017 bertempat dikantor KPU Minahasa.

Peresmian inipun ditandai dengam pengguntingan pita oleh Ketua Meidy Tinangon didampingi komisioner KPU Minahasa Dicky Paseki, Wiesje Wilar, Lord Malonda, Kristoforus Ngantung, Sekretaris KPU Minahasa Meidy Malonda, Pers dan undangan lainnya.

Diketahui, dengan diadakan media center ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehumasan, sosialisasi dan informasi publik serta untuk mewujudkan transparansi dalam tahapan Pilkada Minahasa, juga sebagai tempat aktivitas insan Pers.

Peresmian ruangan media center KPU minahasa dilaksanakan, usai Pleno Dukungan Minimal Paslon Perseorangan.

“Harapan kami, semoga media center ini akan menjadi supporting system dalam mewujudkan pilkada yang kredibel dan aman, serta menjadi wadah persemaian demokrasi di Minahasa, ” ungkap Tinangon saat meresmikan Media Center.

“Kita berharap setiap hari akan ada berita atau pemberitaan tentang kegiatan atau hal-hal yang perlu diketahui publik, sehingga publik akan terpuaskan kebutuhan informasinya, dengan demikian Pilkada Minahasa makin dekat di hati masyarakat. No Days Without News, ” pungkas Tinangon.

Yovi

Share Button

Gelar Rapat Pleno, ini Syarat Minimum Dukungan Paslon Perseorangan Pilbup Minahasa

Tondano, KLABATNEWSOK.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Minahasa menggelar Rapat Pleno dalam rangka penetapan rekapitulasi DPT pemilu atau Pemilihan terakhir sebagai syarat minimum dukungan bakal calon perseorangan. Pada Minggu (10/9) di Kantor KPU minahasa.

Pleno yang dipimpin oleh Meidy Yafeth Tinangon selaku Ketua KPU Minahasa tersebut memutuskan bahwa angka minimum dukungan untuk calon perseorangan adalah 23.652.

Angka tersebut didapatkan dari perhitungan 8,5 persen dari angka DPT terakhir Kabupaten Minahasa  yaitu pada Pilgub Sulut 2015 yang berjumlah 278.257.

Selain itu, Pleno memutuskan dukungan pasangan calon perseorangan harus tersebar di lebih dari 50% jumlah kecamatan.

Sesuai dengan perhitungan, penyebaran minimal lebih 50 persen dari jumlah kecamatan di kabupaten Kabupaten Minahasa yang memiliki 25 Kecamatan, adalah 14 kecamatan.

“50 persen kecamatan adalah 12,5 yang jika dibulatkan menjadi 13. Ditambah 1 kecamatan untuk memenuhi ketentuan minimal lebih dari 50 persen,” ungkap Tinangon.

Perhitungan jumlah minimal dukungan tersebut berdasarkan UU nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota sebagaimana diubah terakhir dengan UU nomor 8 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015, dan Peraturan KPU  nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan untuk Pilkada.

“Dukungan tersebut sesuai tahapan harus dimasukkan pada 25-29 November 2017,” jelas Tinangon.

Pemberi dukungan harus penduduk yang sudah punya hak pilih, kecuali dari TNI, Polri, penyelenggara Pemilu, hukum tua dan ASN.

Untuk calon perorangan yang hendak mengambil dukungan bisa meminta formulir ke KPU Minahasa, atau via website KPU RI dan KPU Minahasa.

“Sebab itu juga bagian dari persyaratan yang harus dimasukkan ke KPU Minahasa untuk calon perseorangan, baik hard copy maupun soft copy,” jelasnya

Pleno dihadiri lengkap oleh Ketua dan anggota KPU minahasa, Dicky Paseki, Wiesje Wilar, Lord Malonda, Kristoforus Ngantung. Turut hadir Ketua Panwaskab Minahasa, Donny Rumagit, dan anggota, Rendy Umboh serta jajaran sekretariat dan insan pers.

Share Button