Thursday, 14 November 2019

Category: Minahasa Utara

Bangunan Sekretariat Pusat Pembelajaran Keluarga Dinilai Mubasir

AIRMADIDI,Klabatnews РKeberadaan bangunan sekretariat Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang berada di sudut kanan depan kantor bupati Minahasa Utara dinilai mubasir oleh masyarakat.

Pasalnya bangunan yang didirikan dengan menggunakan APBD Minahasa Utara tersebut sejak selesai dibangun tahun lalu, hingga kini tak juga dipergunakan. “Ini kan namanya hanya buang-buang uang. Sudah dibangun pakai uang negara dan juga uang rakyat tapi tak dimanfaatkan sampai sekarang. Ini tandanya perencanaan pembangunan kantor di kawasan kantor bupati tidak bagus,” kata warga Kecamatan Kauditan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Forsman Dandel S.Sos mengaku bangunan tersebut tidak representatif dan sebenarnya bukan diperuntukkan bagi sekretariat Puspaga.

“Bangunan itu hanya dipinjamkan untuk sekretariat Puspaga dan sebenarnya bangunan untuk tempat genset. Saya masih baru (jadi kadis, red) tapi saya sudah lihat kondisinya. Dan memang kurang pas untuk jadi sekretariat,” katanya, Rabu (17/07).

Untuk itu, imbuh Dandel, sambil mencari bangunan yang lebih representatif maka sebuah ruangan di kantor DP3A telah dipersiapkan sebagai sekretariat Puspaga.

Lanjutnya, Puspaga tersebut berfungsi semacam tempat konseling bagi pasangan yang akan memasuki mahligai rumah tangga. “Ke depannya nanti, pasangan yang akan melangsungkan pernikahan harus datang dulu ke puspaga untuk konseling. Setelah itu baru kami rekomendasikan ke Catatan Sipil,” tutur mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara ini.(*)

 

Share