Thursday, 19 September 2019

Category: Minahasa Utara

mangindaan

Share

Sompie: Contohi Semangat Pahlawan, Bupati Irup Hari Pahlawan

1452441_10200603328995327_2029453997_n 1463065_10200603329835348_1438733784_n

Airmadidi,KLABATNEWS– Bupati Drs Sompie SF Singal MBA, menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Minahasa Utara, di lapangan kantor bupati, Minggu (10/10). Dalam upacara tersebut bupati membacakan Sambutan Menteri Sosial RI. dalam sambutan tersebut Menteri mengatakan bahwa kita harus memaknai peringatan hari Pahlawan bukan hanya sekedar ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tapi sekaligus sebagai refleksi terhadap keyakinan jati diri bangsa yang bermatabat diinspirasi oleh pejuang kita yang telah gugur di medan perang.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2013 ini bertemakan “Pahlawanku Idolaku“ adalah untuk mengingatkan kembali kepada kita semua dan bagi generasi muda khususnya sebagai penerus cita-cita agar nilai-nilai kejuangan yang telah dibangun tidak boleh dilupakan sampai kapanpun. setelah upacara dilanjutkan dengan Ziarah ke Makam Pahlawan Walanda Maramis di Maumbi dan yang menjadi Irup adalah Ketua DPRD Berty Kapojos.

Sompie juga berharap, spirit perjuangan dimiliki para PNS, dalam melayani rakyat. “Jangan melayani terpaku pada gaji, contohilah semangat pahlawan yang mengabdi tanpa pamrih,” tandasnya.

Para PNS yang ikut serta dalam upacara hari Pahlawan adalah utusan tiap SKPD. Masing – masing SKPD mengirim 5 hingga 10 PNS. Bupati Minut Sompie Singal menyatakan, hari pahlawan merupakan momen untuk merenungkan apa yang telah dilakukan para pahlawan. “Selanjutnya, kita bertanya apa yang telah kita lakukan untuk negara ini,” kata dia.

Upacara dimulai tepat pukul 8 pagi, diikuti pejabat Pemkab, TNI, Polri, PNS serta para Veteran. Pukul 8.15 berlangsung hening cipta selama 60 detik, yang diikuti secara khusyuk oleh seluruh peserta.(sem/advetorial)

bantuan

 

Share

Sekda Rayakan HUT ke-59, Banjir Ucapan Saat Grand Final Utu-Keke

ok hutSEKDA HUT KE-59Kalawat,KLABATNEWS-Pada malam grand final Utu-Keke Minut 2013 yang digelar di Convention Hall Sutanraja Hotel yang berlangsung sejak Sabtu (9/11) malam. Johannes Rumambi sebagai Sekretaris Daerah Minahasa Utara mendapat ucapan selamat ulang tahun dari berbagai pihak dan pejabat pada Minggu (10/11) tepat pada pukul 01.00. Pasalnya di saat itu Sekda berulang tahun yang ke-59.

Ucapan HUT dengan nyanyian selamat hari ulang tahun berkumandang di ajang Grand Final Pemilihan Utu-Keke. Bupati Minut, Drs Sompie SF Singal MBA bersama istri Ny Altje Singal Polii serta Asisten 1 Ronny Siwi dan seluruh jajaran kepala SKPD yang hadir dan masyarakat memberikan ucapan selamat kepada Rumambi.

IMG_0049Setelah itu siang harinya bertempat di Wale Klabat di jalan By Pass, yang merupakan tempat usaha jajanan oleh-oleh milik istri Sekda dilangsungkan ucapan syukur keluarga. Di Momentum berahmat dialami Sekretaris Daerah Minahasa Utara Drs Johannes Rumambi, Minggu (10/11). Di mana bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional yang diperingati oleh seluruh masyarakat Indonesia, Rumambi genap berusia 59 tahun. Ia pun merayakan kebahagiaan ini bersama dengan keluarga, Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA dan ibu serta Wakil Bupati Yulisa Baramuli SH, Asisten I Roni Siwi, Asisten II Wilhelmina Woki Dimpudus, Asisten III Drs Max Purukan, dan para pejabat Pemkab Minut.

Rumambi pun memuji Tuhan atas karunia yang diberikan kepadanya. “Puji syukur kepada Tuhan karena atas perlindungan-Nya untuk kita semua terutama untukku. Kuucapkan terima kasih atas rahmat dan berkat sampai aku tam mampu berbuat apa-apa hingga hari ini aku tetap terus nikmati kehidupan ini. Kami dan keluarga terus memuji Tuhan atas karunianya dan berkat-berkat yang diberikan kepada saya dan keluarga atas ketambahan usia ke-59,” ungkap Rumambi yang didampingi keluarga.

Rumambi pun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan perhatiannya selama ini kepadanya. “Terima kasih juga kepada Pak Bupati dan keluarga serta semua pejabat Pemkab Minut atas kerja samanya selama ini dalam kehidupan saya,” ujar Sekda MinutIMG_0041

Sementara itu, Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA pada kesempatan itu memberikan ucapan selamat kepada Sekda Minut Drs Johannes Rumambi. “Sebagai Bupati Minut dan saya secara pribadi bersama keluarga dan segenap pejabat Pemkab Minut serta masyarakat mengucapkan selamat HUT ke-59. Semoga sekda dan keluarga selalu dibimbing oleh yang maha kuasa,” ungkap Bupati.(sem/advertorial)

 

Share

Sompie Singal Canangkan Klabat Lestari, Tanam Seribu Pohon

bupati tanam pohon02Airmadidi,KLABATNEWS-Kepedulian terhadap pelestarian lingkungan ditunjukkan Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA. Hal ini dibuktikan dengan pencanangan Program Klabat Lestari berupa penanaman seribu pohon dan penandatangan prasasti penanaman 100 pohon di hutan kenangan di kompleks kantor bupati minut, Jumat (08/11). Dalam pencanangan program Klabat Lestari ini, sejumlah pecinta alam dan LSM memberikan 1000 pohon untuk ditanam di hutan kenangan sebagai salah satu bentuk kepedulian. Kegiatan. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka merayakan Hari Cinta Puspa.bupati tanam pohon

Acara tersebut diikuti sejumlah pecinta alam FKPA Sulut dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ikatan Kawanua Peduli Sulut (IKPSU). Menariknya, sejumlah anak-anak terlihat ikut dalam kegiatan pelestarian lingkungan ini. Di mana mereka ikut melakukan penanam bibit pohon di hutan kenangan bersama bupati dan para pejabat Pemkab Minut.

“Kepedulian ini harus dipupuk sejak dini bagi generasi muda, khususnya anak-anak kita yang masih kecil, yang sudah ada keinginan peduli dengan lingkungan sekitar, agar kelak dewasa mereka bias lebih mengerti,” paparnya.

bupati tanam03Menurut bupati, pengelolaan kawasan hutan lindung gunung klabat harus secara terpadu dan berkelanjutan, yang tentunya melalui pendekatan mekanisme kolaborasi. Bupati mengapresiasikan kepedulian para pencinta alam dan LSM yang peduli akan perkembangan lingkungan hidup sekitar Gunung Klabat. “Kepedulian lingkungan, memang dari sekarang perlu dilakukan dan dipikirkan para generasi muda, seperti yang dilakukan para pencinta alam dan LSM. Karena kelangsungan hidup lingkungan, khususnya hutan yang terjaga dengan baik, merupakan modal utama untuk generasi berikutnya,” tandasnya.(sem)

Share

Bupati Buka HUT ke-10 Kabupaten Minahasa Utara

door prizeAirmadidi,KLABATNEWS-Secara resmi Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA membuka Hari Ulang Tahun ke-10 Kabupaten Minahasa Utara yang ditandai dengan sejumlah kegiatan, di kompleks kantor Pemkab Minut, Jumat (8/10).

jalan sehat pemkab minutSerangkaian kegiatan HUT Minut ke-10 diawali dengan jalan sehat pada pagi hari, yang diikuti oleh Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA, Sekretaris Daerah Johannes Rumambi, para asisten dan kepala-kepala SKPD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat dan para direktur perusahaan daerah yang ada di Minut dan tak ketinggalan juga para finalis  Utu-Keke 2013 ikut dalam acara jalan sehat dan senam massal, start dari Taman Sompie Bersama Yulisa atau sering disingkat Taman SBY oleh sejumlah warga, finish di lapangan kantor Pemkab Minut.  senam pemkab minut

Pada kegiatan jalan sehat ini juga diadakan door prize dengan sejumlah hadiah. Pada kesempatan itu Bupati berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam semangat membangun Minahasa Utara. Sementara wakil ketua panitia HUT Minut ke-10, Wiliam Luntungan menjelaskan, selain jalan sehat, ada sejumlah kegiatan seperti pameran dan SKPD Idol. HUT Kabupaten Minahasa Utara jatuh pada 20 November 2013, bupati yang dikenal sebagai pecinta lingkungan akan mewarnai HUT ke-10 dengan aksi penyelamatan lingkungan.(sem/advertorial)

Share

Minut Raih Best Model Busana Batik se-Indonesia

model batikAirmadidi, KLABATNEWS – Kabupaten Minahasa Utara kembali lagi menerima penghargaan dalam hal menjadi yang terbaik untuk kreasi batik tingkat nasional tahun 2013. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minut Dra Femmy Pangkerego, di sela-sela kegiatan Pemilihan Keke-Utu di Sutanraja Hotel, Kamis (7/11). Kegiatan kreasi batik tingkat nasional diselenggarakan oleh EO 8 (even organizer Delapan) di Yogyakarta yang berlangsung selama dua hari dari Minggu-Senin (03-04/11).

555035_648627888514938_1339225281_n“Perlombaan kreasi batik tingkat nasional berlangsung di Yogyakarta Plaza belum lama ini dan perjuangan kami tidak sia-sia, Kabupaten Minahasa Utara bisa meraih Best Model Busana Batik se-Indonesia Kategori A. Hal ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Sulawesi Utara terutama Minahasa Utara di kancah nasional,” ungkap Femmy Pangkerego.

Ia menambahkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Utara Ny Altje Singal-Polii SH MSc ikut andil dalam keberhasilan ini. “Karena perhatian dan dukungan yang besar ibu bupati serta telah mengambil bagian dalam kreasi batik, sehingga kita bisa ikut serta dalam perlombaan tersebut yang akhirnya meraih terbaik di tingkat nasional dan berkat tangan dingin designer Tommy Supit,” jelasnya.(sem/advertorial)

Share

Anak-anak di Minut Banyak yang Belum Miliki Akta Kelahiran

arianti02Airmadidi, KLABATNEWS- Ketua Harian Komisi Daerah (Komda) Perlindungan Anak Sulawesi Utara Yul Takaliung mengungkapkan bahwa saat ini masih banyak anak-anak di Kabupaten Minahasa Utara belum memiliki Akta Kelahiran. Kebanyakan ditemukan pada anak-anak yang berada di kepulauan yang ada di kabupaten Minut.

Hal ini disampaikannya pada acara dialog dengan Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA dan anggota DPD RI asal Sulut Aryanthi Baramuli Putri (ABP) bersama para camat se-Minut di Perkebunan Keluarga Singal-Polii, Matungkas Kamis (07/11).1461677_10200589038038062_321406736_n

“Bukan untuk menjelekan Minut tapi harus kami katakan bahwa jumlah anak di Minut yang tidak punya akta kelahiran adalah yang terbanyak di Sulut. Kebanyakan mereka berada di pulau-pulau di Minut. Ini baru anak-anak belum orang dewasa. Kami kira ini masukan bagi Pemkab Minut untuk mencarikan solusi untuk menuntaskan persoalan ini misalnya kita membuat dulu workshop sehingga kami dapat membeberkan kondisi sesungguhnya di Minut ,” ujarnya.

Camat Likupang Barat Alfred Pusungla beragumen bahwa masyarakat mengalami kesulitan dalam hal tingginya pengurusan akta ini. “Kan ada biayanya. Belum lagi uang transport mereka. Kalau tertunda mengurus akta kelahiran mereka didenda dengan nominal yang tinggi. Rata-rata untuk urus akta warga kepulauan harus menghabiskan ang-garan Rp 200-an ribu. Itupun kalau hanya sekali tiba. Bagaimana jika harus bolak-balik mengurus akta,” jelasnya. Ia pun mengusulkan agar ada kebijakan pusat pengurusan akta gratis.

Terkait hal ini, ABP yang juga adalah Ketua Umum Komisi Perlindungan Anak Sulut menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti usulan tersebut. Namun ia juga mengusulkan agar Pemkab Minut dapat membuat Perda (Peraturan Daerah). “Saya melihat pelayanan administrasi kependudukan di Minut sudah berjalan baik. Soal banyaknya anak yang belum memiliki data perlu ditindaklanjuti segera. Bupati perlu mengeluarkan Perda terkait hal ini. Saya juga akan menindaklanjuti hal ini di pusat,” usulnya.

ariantiSementara itu Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA sendiri terkejut dengan adanya data dari KPA ini. “Ini harus segera ditrindaklanjuti. Para camat harus mengambil solusi menyikapi masalah ini. Masalah akta kelahiran ini juga dikarenakan banyak anak yang keluarganya hidup kumpul kebo. Makanya saya sudah beberapa kali membuat acara nikah massal. Soal Perda bisa kita buat kalau memang aturan memungkinkan,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan para camat menyampaikan beberapa usulan terkait kebutuhan daerah untuk diperjuangkan ABP di pusat seperti masalah dermaga, mobil Damri, lapangan stadion dan sebagainya. Mereka berharap ABP yang juga adalah warga Airmadidi Minut ini dapat menindaklanjuti aspirasi mereka.

JALAN TOL DAN WADUK
Pada kesempatan itu Bupati mempresentasekan tentang rencana pembangunan jalan tol Manado-Minut-Bitung dan waduk di Kuwil Kawangkoan.

“Pembangunan jalan tol dan waduk memiliki multi player efect bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Minut. Juga pembangunan waduk khususnya ikut membantu dalam menuntaskan pelbagai persoalan yang terjadi di beberapa daerah di Sulut yakni Manado, Minut dan Bitung mengenai ketersediaan air bersih, banjir, daya listrik dan sebagainya,” paparnya.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab dan panitia sedang mengupayakan penuntasan pembebasan lahan jalan tol. “Sudah hampir tuntas pembebasan lahan jalan tol. Memang ada yang belum tuntas karena adanya polemik internal keluarga yang saling mengklaim sebagai pemilik lahan. Namun hal ini akan diupayakan untuk dituntaskan,” tandasnya.

ABP menyambut baik upaya dan kerja keras Pemkab Minut ini dan berharap agar masalah pembebasan lahan jalan tol dan waduk dapat segera dituntaskan.(sem)

 

Share