Monday, 19 February 2018

Category: Minahasa Utara

Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2018

Kauditan,KLABATNEWSOK.com-Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara Ir Joppi Lengkong bersama ketua TP PKK mengucapkan selamat tahun baru 2018 kepada masyarakat Minut dan aparatur sipil negara (ASN) agar senantiasa menyambut tahun yang baru dengan penuh harapan.

“Selaku Wakil Bupati Minut bersama keluarga mengucapkan selamat tahun baru 2018 dan saya berharap kepada para ASN agar menngkatkan kinerja dalam bekerja untuk melayani masyarakat dan harus sesuai aturan yang ada, serta disipilin waktu wajib serta etos kerja dan bekerjalah sesuai dengan tupoksi dan aturan yang ada,” kata Lengkong.

Kepada masyarakat Minahasa Utara lanjut Lengkong agar masyarakat harus memiliki semangat kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas. “Manfaatkan potensi dan peluang yang ada, terutama adanya potensi yang ada di Sulut di bidang pertanian, agribisnis, pariwisata dan industri sesuai dengan visi-misi Kabupaten Minahasa Utara,” harap Wakil Bupati Ir Joppi Lengkong.(sem)

Share Button

Polres Minut Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2018

Share Button

Himbauan Kamtibmas Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH Dalam Rangka Merayakan Malam Pergantian Tahun 2018

Share Button

VAP Bagi-bagi Sembako di Pasar Airmadidi dan Halaman Kantor Koramil

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com- Konsentrasi para pedagang dan penjual di Pasar Airmadidi khususnya di gerbang bagian barat yang padat, tersita pada sebuah konvoi mobil yang dikawal Brigadir Marvil dengan mobil Patwal Polres Minut, Minggu (31/12) pukul 11.30 wita.

Melihat gelagat konvoi tersebut bakal membuat macet jalan, oleh Danramil Airmadidi, konvoi dibelokkan ke halaman kantor Koramil Airmadidi.
“Masyarakat Minut yang sudah tahu persis siapa orang di dalam mobil Alphard putih itu segera bersorak-sorai memberi aplaus. Ibu Vonnie datang, Ibu Vonnie bagi-bagi Donat,” teriak para wanita dan lansia.

Melihat dan mendengar hal itu, tak dapat dibendung lagi, para pengunjung pasar langsung berhamburan menuju halaman Koramil Airmadidi.<br>
Dikawal kurang lebih 12 Anggota TNI di Koramil Airmadidi, dibantu Ajudan Bupati, Aiptu Djefry Bassae, Edwin Pungus dan George Pelamonia, Bupati Vonnie Aneke Panambunan membagi – bagikan sembako kepada para IRT dan Lansia yabg sudah di atur untuk antre.

“Bukan main kasiang ini Ibu Vonnie pe bae kang, yanda berubah do dia pe kelakuan dari belum bupti, sampe so bupati, tetap perduli rakyat,” kata Oma Altje Pantouw warga Kelurahan Rap-rap Lingkungan II yang mendapat hadiah beras, tepung, dan minyak kelapa dari Bupati VAP.

“Jangan dinilai dari bentuk dan jumlah pemberian ini ya, Ibu VAP hanya mau berbagi kasih dengan masyarakat karena menurut Ibu, ini masih suasana Natal dan sebentar lagi akan menjelang tahun yang baru,” kata Edwin Pungus salah satu Aspri Bupati Minut dan pentolan Paartai GERINDRA DPC Minut ini.

Setelah ratusan wanita dan lansia mendapat sembako gratis oleh Bupati VAP, ternyata masih ada ratusan Lansia dan IRT belum kebagian.
Tiba-tiba VAP mengambil tas hitamnya di dalam mobil Alphard putih miliknya, kemudian membagi-bagikan uang buat mereka yang tidak kebagian sembako, sampai semua kebagian.

“Uang ini buat tanbah beli belanja dapur, jangan beli rokok apalagi minuman keras ya,” ujar VAP mengingatkan.

Usai bagi-bagi sembako dan uang belanja kepada sebagian masyarakat di Koramil Airmadidi, rombongan (konvoi) Bupati Minut berpindah tempat ke gerbang Selatan Pasar Airmadidi (jalan Perempatan Airmadidi Atas), melakukan hal serupa, yaitu berbagi kasih.

Belanjalah sesuai kebutuhan, kemudian pulang memasak, istirahat, dan jangan lupa sebentar malam luangkan waktu untuk kita beribadah di lapangan depan SMP I Airmadidi,” ajak VAP.

Sementara aspri bupati  aspri bupati Edwin Pungus dan George Pelamonia menambahkan usai ibadah nanti, Pemkab juga akan menggelar pisah tahun di tempat yang sama.(*)

Share Button

Festival Tamporok Sukses Digelar, Inggrid dan Ardy Terpilih Rera-Taretumou 2017

Airmadidi,KLABATNEWSOK.
com-Grachita Inggrid Sumampouw dan Toardy Pontoh dinobatkan sebagai Rera dan Taretumou dalam Festival Tamporok yang diselenggarakan Dewan Kesenian Minahasa Utara, Rabu (28/12) lalu di Sutan Raja Hotel Convention Centre.
Festival Tamporok Sukses Digelar, Inggrid dan Ardy Terpilih Rera-Taretumou 2017 Inggrid dan Toardy dinobatkan sebagai duta budaya setelah melalui serangkaian tahapan yang diikuti sejumlah finalis. Antara lain sesi uji pengetahuan umum dan pengetahuan tentang seni budaya di Minahasa Utara.

Adapun para juri dalam pemilihan duta budaya Rera dan Taretumou tahun 2017 masing-masing Mayjen Lodewyk Pusung selaku tokoh masyarakat dan pemerhati budaya, Femmy Pangkerego (penasihat dewan kesenian Minut), Donna Keles (ketua harian dewan kesenian Minut) dan Peggy Mekel (penasihat dewan kesenian Minut).

Ketua panitia Festival Tamporok tahun 2017 Jean Waturandang mengatakan selain penobatan Rera-Taretumou, festival juga diisi dengan acara dialog budaya, pagelaran seni budaya, dan perayaan Natal komunitas budaya dan Dewan Kesenian Sulut dengan khadim Pdt Jenny Rambing Tangkuman STH.

“Tema dialog budaya adalah dampak era globalisasi pada pelestarian dan pengembangan budaya daerah. Dengan narasumber Mayjen Lodewyk Pusung selaku ketua panitia pengarah/pemerhati budaya), mantan bupati Minut Sompie Singal MBA, dan tokoh pemuda Melky Jakhin Pangemanan MSi,” ujar Waturandang seraya menambahkan acara dialog budaya diikuti tokoh masyarakat, pimpinan sanggar seni budaya, LSM, generasi muda, dan grup-grup kesenian daerah di Minut.(sem)

Share Button

Meriah HUT Desa Lembean ke-347, Dihadiri Bupati Minut Vonnie Panambunan

Kauditan,KLABATNEWSOK.com-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan menghadiri HUT Desa Lembean ke-347 dengan Tema “Rendemku Wanuaku Dai Skakadan” Rabu (27/12) yang dipusatkan di prampatan Desa Lembean.

Pada kesempatan itu bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Desa Lembean yang berusia ke-347 semoga diberkati Tuhan.

“Selaku pemerintah saya ucapkan banyak selamat kepada pemerintah dan seluruh masyarakat yang merayakan HUT desa dan semoga selalu diberkati Tuhan dan sehat-sehat serta sejahtera, jangan lupa selalu takut akan Tuhan,” kata bupati.

hukumtua Daisy A.A Soemampouw dalam sambutannya mengatakan sebagai orang Lembean hukumtua ingin mengetahui budaya dan adat istiadat yang diwariskan oleh para leluhur.

“Janganlah sekali-kali meninggalkan budaya yang telah menjadi jati diri kita seperti kata pepatah lupa kacang akan kulitnya,” kata hukumtua seraya menambahkan masih banyak lagi yang belum dikerjakan tetapi dengan bantuan Tuhan saya percaya semuanya akan diselesaikan.

Kegiatan HUT desa diawali dengan parade budaya oleh seluruh lapisan masyarakat, pemerintah desa, tokoh-tokoh masyarakat dan budaya, tokoh agama para pastor, sustes, pendeta dan gembala, parade menjadi 3 kelompok.

Kelompok pertama berjalan dari perbatasan Desa Kaasar dan Lembean yang dipimpin kepala-kepala jaga serta maweteng dari jaga 1,2 dan 5, kelompok kedua dari perbatasan Desa Paslaten dan Lembean, dipimpin kepala jaga serta maweteng dari jaga 3,4,6 dan kelompok 3 dari Balai Desa terdiri dari Hukumtua Daisy A.A Soemampouw bersama suami Theo Lasut , para Kaur, sektetaris desa, ketua BPD Robby Parengkuan dan anggota serta tarian kabasaran.

Menariknya para peserta ada yang mengenakan pakaian yang seragam berwarna merah, pakaian olahraga, kebaya, ada sebagai petani, peternak, ibu-ibu memakai kebaya dilengkapi dengan tolu penutup dan memikul loto dan sosiru. Peserta parade sambil berjalan melantunkan lagu-lagu daerah menuju prampatan Lembean yang merupakan pusat perayaan HUT Desa.

Usai pagelaran budaya digelar sidang paripurna istimewa paimpuluan wangko yang dipimpin ketua BPD Robby Parengkuan, sebagai wujud ungkapan syukur digelar Misa Syukur yang dipimpin Pastor Revi Tanod Pr didampingi pastor-pastor Paroki St. Paulus Lembean. Dalam seluruh rangkaian misa syukur dengan menggunakan bahasa daerah Tonsea.

Dalam memeriahkan Hut Desa ke-347 diadakan pagaleran seni dan budaya, konser kolintang 3 generasi dengan melibatkan ratusan pemain kolintang asal Desa Lembean, taria-tarian, lombah pidato bahasa Tonsea, peluncuran buku Dembean sejarah dan potensi dan pameran kuliner (kukis basah).

Kegiatan hari jadi desa meriah berkat kerja keras dari panitia HUT Desa Lembean yang diketuai bapak Welly Pinontoan dan aparat desa.

Tampak hadir dalam HUT desa Mayjen TNI Lodewyk Pusung, kepala-kepala SKPD diantaranya, Kaban BKDD Styvi Watupongoh, Kepala Bappelitbang, Kadis Pariwisata Theodora Luntungan, camat kauditan, para tokoh agama Pastor Revi Tanod Pr, Pastor Wens Mawikere Pr, Pastor Maurits Lensun Pr, Pastor Herman Saroinsong Pr, Ibu Gembala Lis Tasiam, Ibu Pdt Weltje Tooy, Pdt Wilson GMAHK, tokoh-tokoh masyarakat maupun para undangan serta TIM 7 desa Lembean tim penggali sejarah desa lembean yang berhasil menyusun buku dengan judul Sejarah dan Potensi Desa Lembean dan merumuskan lahirnya desa lembean.(sem)

Seneraghes Senerampor Senelaya

Share Button

Proyek Pemecah Ombak Tak Mengalami Kerugian Negara

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com – Adanya tudingan dari berbagai pihak yang ingin menjatuhkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tentang bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2016 untuk mitigasi pengaman, darurat, perkuatan dan normalisasi di Minahasa Utara (Minut), telah selesai. Meski Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BNPB tahun 2016 Nomor 34C/LHP/XVI/05/2017, tanggal 18 Mei 2017 telah menyampaikan temuan. Akan tetapi sudah ditindaklanjuti khususnya pekerjaan mitigasi pengamanan pantai di Kecamatan Likupang Timur (Liktim), yang lebih dikenal dengan kata ‘pemecah ombak’.

Akhirnya dari Pihak Pemkab Minut membantah tudingan tersebut lewat Kabag Humas dan Protokol Jansen Tulung SSTP Selasa (19/12/2017) mengatakan bantuan BNPB untuk Minut ini sudah dilaksanakan dengan baik dan temuan yang ada, sudah ditindaklanjuti sesuai berdasarkan audit BPK.

“Bukti pembayaran yakni kwitansi sudah ada dan sudah dilampirkan saat memasukkan laporan ke BNPB bahkan telah diserahkan kepada BPK dan tidak ada masalah bahkan tidak merugikan uang negara Yansen Tulung saat bersama dengan Kaban Bapelitbang Arnolus Wolajan SSTP di tahun 2016 membeberkan 4 proyek yang dikerjakan.

  1. Belanja pekerjaan mitigasi pengamanan pantai Kecamatan Likupang Timur, yang dilaksanakan oleh  PT Manguni Makasiouw Minahasa dengan nomor kontrak 15/sp/PPK-SD/BPBD-Minut/VI/2016 tanggal 14 juni 2016 dengan nilai kontrak 15.299.000.000,-

Dengan hasil audit di lapangan oleh BPK bersama pihak BPBD Minut terdapat kekurangan volume sebesar Rp. 3.534.700.000.

  1.     Pekerjaan mitigasi darurat talud sungai Desa Tiwoho Kecamatan Wori yang dilaksanakan oleh CV Kintan Permata Jaya nomor kontrak 11/SP/PPK-SD/BPBD-Minut/V/2016 tanggal 27 Mei 2016 dengan nilai kontrak Rp. 1.399.750.000.

Dengan hasil audit lapangan oleh BPK  bersama BPBD Minut terdapat kekurangan Volume sebesar Rp. 130.428.600

  1.     Pekerjaan penguatan talud Desa Tanggari Kecamatan Airmadidi yang dilaksanakan oleh CV Kintan Permata Jaya nomor kontrak 10/SP/PPK-SD/BPBD-Minut/V/2016 tanggal 7 Juni 2016 dengan nilai kontrak Rp. 1.399.750.000. Hasil audit lapangan oleh BPK bersama BPBD Minut terdapat kekurangan volume sebesar Rp. 31.460.000.
  1.     Belanja pekerjaan normalisasi darurat tebing sungai Desa Maen Kecamatan Liktim yang dilaksanakan oleh PT Sumber Karya Sejati nomor kontrak 13/SP/PPK-SD/BPBD-Minut/V/2016 tanggal 26 Mei 2016 dengan nilai kontrak Rp 699.750.000. Telah diaudit oleh BPK bersama bpbd Minut terdapat kekurangan volume sebesar 51.851.900,-

Dari kekurangan volume yang ada di tiga proyek ini telah dikembalikan dan diterima oleh negara sebesar 3,5 miliar. Untuk pekerjaan proyek pengamanan pantai Likupang sebesar Rp 15,2 miliar,  3.5 telah dikembalikan dengan bersama bukti yang diterima oleh negara, jadi sisanya 11.8, dipotong pajak 2,  sisa 9,8,  1,5 upah kerja fee, sisa 8,3. Hal ini otomatis membantah kerugian negara yang dikatakan 8,8 miliar , artinya tidak ada pekerjaan yang dilakukan terhadap proyek tersebut.

Untuk pembayaran pengembalian 3,5 dan pajak 1,9 semuanya disertai dengan bukti pembayaran. Untuk pekerjaan memang tidak ditender dan hal itu merupakan ketentuan yang bisa ditempuh karena ada pasal yang mendukung.

Sementara itu Kaban Bapelitbang Arnolus Wolajan SSTP mengatakan hal ini diungkapkan Pemkab agar masyarakat dapat memahami hal ini. “Ini dipandang perlu untuk dibeberkan agar fakta yang sebenarnya dapat diperoleh warga,” Kunci Walojan.(sem)

Share Button