Sunday, 27 May 2018

Category: Minahasa Utara

Nasdem Minut Pleno Bacaleg 2019

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menunjukkan keseriusan dalam menghadapi pemilihan calon anggota legislatif tahun 2019. Selasa (8/5) di Sekretariat Nasdem Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, pengurus DPD Partai Nasdem Minut mengambil langkah maju dengan menggelar rapat pleno penutupan pendaftaran bakal calon (Balon) DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Minut.

Beberapa tokoh penting Minut terlihat dalam acara pleno penetapan balon dari partai yang sedang menanjak popularitasnya semenjak Vonnie Anneke Panambunan dan Ir Joppi Lengkong menyatakan bergabung dengan partai ini.

Tercatat tokoh Minut Seperti William Luntungan Ketua LSM Gebrak, Hukum Tua Desa Kaima, Daniel (Bos Kid) Rumumpe (Wakil Ketua DPW Nasdem Sulut), Decky Senduk, Herman Papia, Winovel Lotulong, Jane Waturandang merapat dan mendaftarkan diri untuk menjadi bakal caleg dari Partai Nasdem Minut tahun 2019.

Rapat pleno pendaftaran dan penetapan ini dibuka oleh ketua DPD Partai Nasdem Minut Fredriek Runtuwene didampingi oleh Sekretaris Donald Tompodung, Bendahara Merry Posumah. Hadir juga Wakil Ketua OKK DPW Partai Nasdem Peggy Rumambi, Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Winovel Lotulong dan Wakil Ketua DPW Daniel Rumumpe.

Menurut Ketua DPD Nasdem Minut Fredriek Runtuwene, sesuai dengan data di sekretariat DPD sejumlah bacaleg yang mendaftar ini, untuk DPR RI 1 orang atas nama Jefry Wurangian , DPRD Provinsi 6 orang terdiri dari William Luntungan, Decky Senduk, Jhoni Panambunan, Farly Dengah, Donald Tompodung dan Mecky Mambu. Sedangkan DPR Kabupaten sebanyak 33 bacaleg, masing-masin dapil I 12 bacaleg,dapil II 4 bacaleg, dapil III 10 bacaleg dan dapil IV 7 bacaleg.

“Hasil pleno pada saat ini akan dibawa ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sulut. Sementara itu untuk agenda penting yang akan dilaksanakan oleh DPW pada Rabu (9/5) adalah pleno tingkat provinsi yang wajib diikuti oleh bacaleg, kemudian 10 Mei akan digelar penjelasan hasil survey,” terang Runtuwene.

Ketua OKK Peggy Rumambi mengatakan, sesuai aturan harus mendaftar di DPD masing-masing dan semua akan diseleksi. “Menurut laporan DPD Minut menargetkan 6 kursi di DPRD Minut atau meraup satu fraksi. Bahkan kalau memungkinkan membidik kursi pimpinan dewan,” ujar Rumambi.

Terpisah Ketua Bapilu Nasdem Winovel Lotulong SSos mengungkapkan, pendaftaran bagi caleg ini ditutup sampai dengan jam 23.55.

“Pendaftaran hanya sampai dengan hari ini, karena besok akan digelar pleno di tingkat provinsi, kader partai hanya 30 persen, sedangkan sisanya adalah dari partai lain maupun dari pihak independen,” ujar Lotulong.(*)

Nama Caleg DPRD Kabupaten Minut Partai Nasdem Dapil 1 Airmadidi – Kalawat
1. Fredriek Runtuwene.
2. Jotman Nalang.
3. Ronald Malingkonor
4. Peggy Rumambi.
5. Effendy Moha.
6. Johanes Kalesaran.
7. Mariane Lengkong.
8. Frangky Tambuwun.
9. Sandra Ticoalu.
10. Christien Wenas.
11. Winovel Lotulong.

Dapil 2 Kecamatan Dimembe-Likupang Selatan-Talawaan
1. Herman Sompie.
2. Rosita Manua.
3. Yosephin Panambunan.
4. Susan Katuuk.

Dapil 3 Likupang Barat-Likupang Timur-Wori
1. Decky Kandale.
2. Greisye Antonie.
3. Daniel M Rumumpe
4. Fecky W
5. Roring Kamuh.
6. Wismanto Marasi.
7. Wolter Bawekes.
8. Herman Papia.
9. Cheni S
10. Meita Lantang.

Dapil 4 Kauditan-Kema.
1. Nicolas Pusung.
2. Fransiscus Rorah.
3. Deisy Maniku.
4. Royke Dirk.
5. Meidy Kumaseh.
6. Marthen Taroreh
7. Lukman Alweni.
Sumber : Sekretariat DPD Partai Nasdem Minut.

Share Button

DPRD Minut Gelar Paripurna Istimewa LKPJ Bupati tahun 2017

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-DPRD Kabupaten Minahasa Utara menggelar paripurna istimewa rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2017. Senin 7 Mei 2018, dipimpin Ketua DPRD Berty Kapojos SSos.

Saat membacakan rekomendasi panja, Ketua Panja LPJ Denny Sompie SE mengatakan setelah melewati pembahasan oleh anggota panja, pihak memberikan beberapa catatan terhadap LKPJ Bupati tahun 2017. Panja menilai beberapa sektor tak berjalan efektif pada tahun tersebut. Di satu sisi banyak pula sejumlah capaian yang telah berhasil ditorehkan bupati.

“Ada beberapa SKPD tak berhasil menerima dana alokasi khusus (DAK) lantaran laporannya tidak dibuat dan waktu yang telah ditentukan telah melewati batas. Seperti di Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Pemukiman. Di sisi lain juga penyerapan pajak yang belum maksimal pada tahun itu. Sehingga itu DPRD mendorong agar lebih ditekankan pada sektor pajak,” kata Sompie.(*)

Share Button

Ketua TP PKK Provinsi Sulut Hadiri Peringatan HKG ke-46 di Minut

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ir Rita Dondokambey-Tambuntuan didampingi Ketua Pembina TP PKK Minut Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan membuka kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HGK) PKK ke-46 tingkat Kabupaten Minahasa Utara yang digelar di atrium kantor Pemkab Minut Senin 7 Mei 2018.

Laporan panitia ketua TP PKK Minut Diana dondokambey.

Pembacaan singkat sejarah singkat TP PKK oleh wakil ketua TP PKK Minut PKK.

Pada kesempatan itu bupati Minut Vonnie Panambunan dalam sambutannya menyampaikan salut.dan berterima kasih kepada Ketua TP PKK Provinsi Rita Tambuntuan karena bisa hadir di Minahasa Utara dalam peringatan HKG di Minut.

“Melalui momentum HKG ini hendaknya dapat memotivasi dan menggelorakan semangat bagi kader PKK agar selalu giat melaksanakan pengabdian serta tugas dan fungsinya. Biarlah dharma bhakti serta pengabdian dan pelayanan tetal ditingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat dan pada umumnya lebih baik lagi,” kata bupati Minut.

Sementara itu Ketua TP PKK Provinsi Rita Tambuntuan mengatakan pada hakekatnya kebijakan yaitu kebaikan kita, tenggang tasa kita terhadap orang lain dan lingkungan kita yang sama-sama hidup di dunia di negara Indonesia tercinta. Tema central HKG tahun 2018 ini kali ini Kerukunan Dalam Keluarga Dalam Lingkungan Mewujudkan Indonesia Damai.

“Tema tersebut mengandung makna melalui momentum HKG ini diharapkan segenap jajaran TP PKK secara berjenjang di semua tingkatan senantiasa bahu membahu dan segenap komponen masyarakat untuk memberikan pemahaman kesadaran warga di Indonesia bahwa kondisi aman nyaman dan damai di negara kita ini pada dasarnya dimulai di lingkungan kita masing-masing,” kata Tambuntuan

Lanjutnya makna lebih mendalam dari HKG juga mengingatkan kepada kita semua warga PKK warga dan lingkungan kita harus jadi benteng utama untuk terciptanya kondisi masyarakat yang aman dan damai.

“Jika dapat kondisi nyaman dan damai di masyarakat, maka kondisi aman.di Indonesia juhga dapat kita wujudkan. Dalam kaitan saya dapat memberikan contoh nyata seraya mengingatkan pada kita semua bahwa saat ini kita hidup pada era demokrasi dan secara bersamaan, dan arus globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. Segala macam informasi dan berita tidak ada lagi sekatnya dan sangat berbagai informasi itu dapat masuk ke semua anggota keluarga kita,” jelas ketua TP PKK Provinsi Sulut.

Acara dilanjutkan dengan pemasangan lilin HUT HKG ke-46 oleh ketua TP PKK Provinsi Sulut bersama ketua pembina TP PKK Minut didampingi ketua TP PKK Minut.

Peringatan ini dimeriahkan oleh tarian Katrilia dari SDN Airmadidi, pemain kolintang dari SMPN Treman.

Kegiatan ini dihadiri para ketua dan pengurus TP PKK Kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan,.Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu, kepala-kepala SKPD, para camat.

Peringatan HKG ini turur digelar lomba busana kebaya antar kecamatan dan sebagai pemenang lomba juara 1 Ketua TP PKK Kecamatan Kema atau istri dari Camat Kema.(sem)

Share Button

Bupati VAP Hadiri HUT Kelurahan Sukur ke-138

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan menghadiri syukuran Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi yang ke-138, yang digelar di kantor lurah Sukur, Sabtu 5 Mei 2018.

Turut hadir dalam perayaan syukur itu asisten 1 Rivino Dondokambey, Kaban Bapelitbang Arnolus Wolajan, Kabag Humas dan Protokol Chresto Palandi, Kapolsek Airmadidi, Camat Airmadidi, tokoh agama dan masyarakat.

Pada kesempatan itu Lurah Sukur Adrian Walansendouw dalam laporannya menjelaskan tentang profil desa, di mana asal mula Kelurahan Sukur terdiri dari empat wanua yang kemudian pada tahun 1700 bergabung menjadi satu, asal mula etnis sukur kumelembuai raprap. Sukur terdapat 34 waruga yang bisa menjadi objek wisata namun masih belum dilestarikan. Berdirinya Desa Sukur 1988 diresmikan Mayor Pospor Palengkahu kepala distrik Tonsea dengan luas wilayah Kelurahan Sukur 1200ha, terdiri dari 10 RT dan 20 RT dengan jumlah penduduk 3328 jiwa.

setelah selesai membaca profil desa lurah sukur meminta perhatian bupati untuk boleh memb sudah sangat kecil dan balai kelurahan yang sudah mulai rusak.

“Kepada bupati kami meminta kalau boleh lia akang torang pe lahan pekuburan yang sudah mulai sempit dan torang pe balai ini yang perlu diperbaiki,” kata Walansendouw.

Sementara itu bupati dalam sambutannya mengatakan kepada seluruh masyarakat supaya takut akan Tuhan dan baku-baku bae, saling mengasihi supaya diberkati dan kita dalam perlindungan Tuhan.

“Untuk masalah kubur pasti ada, akan ditata. Kalau untuk balai akan masuk di anggaran perubahan tahun depan. Nanti akan ada rapat untuk rencana dan akan ada pelebaran jalan Sukur. Tapi nanti masuk anggaran tahun depan, untuk kubur tahun ini. Kalau tidak ada anggaran saya masih punya banyak tanah untuk disumbangkan,” kata bupati.

Pada kesempatan itu Bupati membawakan pujian yang diciptakannya sendiri dan juga berbanyi dengan para lansia Kelurahan Sukur serta membagi-bagi berkat bagi lansia, para perangkat desa, pendeta, anak-anak dan semua yang hadir.(*)

Share Button

Bupati VAP Tegaskan Penyerapan Anggaran Harus Capai Target 

Airmadidi,KLABATNEWSOK
.com-Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) memperingatkan dengan tegas supaya bulan depan semua SKPD tidak ada lagi yang berada di zona merah dalam penyerapan anggaran.
Hal itu ditegaskan Bupati didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Ir. Jimmy Kuhu MA saat memimpin rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA), Jumat (04/05) di aula Bappelitbang.

“Saya tidak mau tahu, pokoknya rapat EPRA bulan depan semua sudah mendapat 28 persen. Karena masih banyak yang masih 5 persen, 7 persen dan 14 persen, dan harus mencapai target,” tegas Panambunan.
Lanjutnya, kalau masih ada yang tidak mencapai target, berarti SKPD itu tidak mau kerja dan lebih baik diganti.

“Nanti saya akan berikan laporan kepada Gubernur Sulut bagi SKPD yang tidak sehati dengan kami dan tidak mau bekerja,” tegas Bupati.

Bupati VAP juga mengakui sudah menerima banyak laporan penyelewengan dana dan penyalahgunaan anggaran di Dinas Pendidikan.(*)

Share Button

Bupati Minut Tunjuk 9 Plt 

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) menyerahkan nota dinas kepada sembilan pejabat pelaksana tugas (Plt), Jumat (04/05) di aula Bappelitbang.

Surat perintah tersebut diserahkan Sekda Ir Jemmy Kuhu MA kepada sembilan pejabat pelaksana tugas di hadapan Bupati VAP, para asisten dan sejumlah kepala SKPD.

Kesembilan Plt baru itu masing-masing Drs Alpret Pusungulaa dari Camat Kauditan menjadi Plt Kadis Pendidikan Minut, Yansen Tulung SSTP dari Kabag Humas menjadi Plt Kadis Lingkungan Hidup, Martho Rasubala Sos Sekretaris Kecamatan Kauditan menjadi Plt Camat Kauditan, Alfons Tintingon dari Kabid Pemerintah Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa menjadi Plt Camat Likupang Barat, Chresto Palandi SSTP dari Camat Likupang Barat menjadi Plt Kabag Humas dan Protokol. Kemudian Dolly Kenap SH dari pelaksana sekretariat Daerah menjadi Plt Kabid Pemerintah Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes, Meity Makadada pelaksana pada Dinas Perdagangan menjadi Plt Sekertaris Dinas Pendidikan, Olfy Kalengkongan SPd dari Sekertaris Dinas Pendidikan menjadi Plt Sekertaris Dinas Kesehatan dan Bertha Katuuk SP dari Kasie Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes menjadi Plt Sekertaris Kecamatan Kauditan.

Sebenarnya masih ada tiga lagi yang ditunjuk Bupati sebagai Plt namun tidak hadir saat itu.

Bupati Vonnie Anneke Panambunan menegaskan agar pejabat yang baru dilantik bekerja dengan betul-betul.

“Kerja betul-betul. Kepercayaan yang diberikan Tuhan dilaksanakan dengan baik. Kalau Tuhan kasih tugas dan tanggung jawab harus laksanakan dengan bae-bae untuk melayani masyarakat Minut,” tegas Bupati VAP.

Panambunan juga berharap kepada penjabat yang baru dilantik ini, agar harus saling berkoordinasi dengan pimpinan.

“Semua kase tahu pa asisten-asisten dengan pa ibu (bupati, red). Jangan sudah terjadi dan ada sesuatu baru dikasih tahu,” tukasnya.

Bupati juga mengingatkan akan mengevaluasi para pejabat itu. “Satu bulan nda mampu kita ganti. Eselon II, bae-bae jangan kita kase turun eselon IV,” tandasnya.(*)

Share Button

Sekda Minut: Marilah Kita Semua Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar upacara bendera dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sekretaris Daerah Ir Jemmy Kuhu MA mewakili Bupati Minahasa Vonnie Anneke Panambunan menjadi inspektur upacara para peringatan Hardiknas yang digelar di lapangan upacara kompleks kantor Pemkab Minut, Rabu 2 Mei 2018.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan”. Sesuai tema tersebut, Sekda mengajak semua pihak untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum refleksi yang menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan.

“Pada momentum peringatan Hardiknas tahun ini, semua pihak untuk mengeratkan hubungan antara pendidikan dan kebudayaan. Sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara,” kata Kuhu saat membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Ia menambahkan pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat dan memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai dengan kebutuhan.

Meskipun demikian, pihaknya juga mengakui bahwa belum semua wilayah tersentuh pembangunan insfrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan.

“Oleh karena itu, pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar wilayah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi ke dalam layanan pendidikan dan kebudayaan,” imbuhnya.

Guru, orang tua, dan masyarakat juga harus menjadi sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia.

Tripusat pendidikan tersebut menurutnya harus secara simultan menjadi lahan subur tempat persemaian nilai-nilai religius, kejujuran, kerja keras, gotong-royong, dan seterusnya bagi para penerus kedaulatan dan kemajuan bangsa.

Tantangan eksternal juga muncul yaitu Revolusi Industri 4.0 yang bertumpu pada cyber-physical system yang telah mengubah peri kehidupan masyarakat.

Artificial intelligence, internet of things, 3D printing, robot, dan mesin-mesin cerdas secara besar-besaran menggantikan tenaga kerja manusia.

Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci dalam menghadapi gelombang perubahan tersebut, juga kemampuan dalam beradaptasi dan bertindak gesit.

“Oleh karena itu, mau tidak mau dunia pendidikan dan kebudayaan pun harus terus-menerus menyesuaikan dengan dinamika tersebut. Cara lama tak mungkin lagi diterapkan untuk menanggapi tantangan eksternal. Reformasi sekolah, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme guru, kurikulum yang hidup dan dinamis, sarana dan prasarana yang andal, serta teknologi pembelajaran yang mutakhir, menjadi keniscayaan pendidikan kita,” katanya.

Ia mengajak semua pihak bergandeng tangan, bahu-membahu, bersinergi memikul tanggung jawab bersama dalam menguatkan pendidikan.

Selain jalur pendidikan formal yang telah berhasil mendidik lebih dari 40 Juta
anak, pendidikan nonformal juga telah banyak memberikan andil dalam mencerdaskan bangsa.

“Pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh tiga jalur, baik jalur formal, nonformal, maupun informal. Ketiganya diposisikan setara dan saling melengkapi. Masyarakat diberi kebebasan untuk memilih jalur pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut,” pungkasnya.(sem)

Share Button