Sunday, 16 December 2018

Category: Minahasa Utara

Naomi Terpilih Putri Pariwisata Minut 2013 Pada Festival Batu Nona

PUTRI PARIWISATAOKKema,KLABATNEWS-Akhirnya Naomi Pijoh terpilih sebagai Putri Pariwisata Minut 2013 pada Festival Batu Nona yang diselenggarakan di Ball Room Batu Nona Resort and Water Sport, Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (22/11). Naomi merupakan peserta dengan nomor 14 ini dikukuhkan sebagai pemenang.IMG_1288

Para peserta lomba Putri Pariwisata Minut 2013 sehari sebelumnya yakni pada siang harinya telah mendapat materi dari berbagai sumber sekaligus penilaian telah dimulai dan malam harinya acara talent show. Pada acara talent show para peserta menunjukkan bakat masing-masing, ada yang tunjukan kebolehan dalam seni peran yakni berakting sehingga membuat haru para juri dan penonton, ada pula yang menunjukkan kebolehan dalam hal menyanyi dan bermain musik dengan lagu-lagu yang lagi ngetop sekarang ini, dan ada juga para finalis menyanyikan lagu-lagu daerah serta kebolehan dalam hal tari-tarianpun ditunjunkkan peserta lomba.

Lainnya hal dengan Naomi, sang gadis manis ini. Ia menampilkan seni bela diri yakni karate, dengan mengenakan pakaian karate ia kelihatan gagah bagai seorang pendekar yang mau bertarung dengan lawan. Jurus-jurus bela diri pun ia peragakan di hadapan juri dan penonton yang memadati acara tersebut yang berlangsung di sebuah gedung pertemuan di Batu Nona Resort and Water Sport. Lawan tanding Naomi dalam pertarungan itu yakni ibunya sendiri, yang merupakan atlet karate Sulut.

IMG_1286Para penonton yang memadati tempat itu terpukau akan aksi ibu dan anak ini yang memainkan gerakan-gerakan yang sangat gesit. Akhirnya ketiga juri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minut Femmy Pangkerego dan Ketua Panitia Fransisca Tuwaidan dan unsur PKK mengambil keputusan akan siapa-siapa yang menjadi pemenang lomba Putri Pariwisata Minut 2013 dan putri-putri dalam berbagai kategori.

Suasana ruangan terlihat tegang, pasalnya juri akan membacakan pemenang lomba dan akhirnya Naomi Pijoh terpilih menjadi Putri Pariwisata Minut 2013, tepuk tangan yang meriah dari para pendukung Naomi pun memecahkan keheningan di malam itu.

Pada kesempatan itu Naomi bersyukur pada Tuhan karena rasa ragu tak terbawa di atas panggung saat tampil. Rasanya tak salah pilihan juri terhadap Naomi, karena bakat unik yakni bela diri karate yang ia peragakan saat talent show dan dengan wajah cantiknya serta kulit hitam manis. Pengetahuan umum dan pengetahuan di bidang pariwisata ia buktikan dengan menjawab semua pertanyaan juri yang dilontarkan kepadanya.

Menurut Naomi ia banyak mengenal akan objek-objek wisata di Minahasa Utara termasuk Pantai Batu Nona Kema. “Saya banyak mengetahui akan objek-objek wisata Minahasa Utara,” ungkap Naomi. Sedangkan juara dua lomba tersebut diraih Dela Lalamentik, untuk nomor ketiga peserta lomba dengan nomor 13 atas nama Eva Tumatar. Pemilihan Putri Pariwisata pada Festival Batu Nona ada juga pemenang Putri Pariwisata Persahabatan, Putri Fotogenic, Putri Favorit serta Putri dengan Kreasi Batik Minahasa Utara terbaik, peserta finalis Putri Pariwisata berjumlah 14.IMG_1297

Sementara itu anggota DPRD Minahasa Utara yang juga Ketua Panitia Festival Batu Nona Fransisca M Tuwaidan mengatakan perlombaan untuk pemilihan Putri Pariwisata Minut 2013 berlangsung meriah, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mendaftar dan mengikuti perlombaan.

“Peserta lomba ada juga dari luar Minahasa Utara, seperti ada yang berasal dari Tondano, Manado dan Tomohon. Penontonpun pada pemilihan Putri Pariwisata memadati tempat ini dan hal ini di luar perkiraan kami,” ungkap ibu Eta sapaan akrab Fransisca M Tuwaidan.

Pada kesempatan itu juga Kadisbudpar Minut Femmy Pangkerego mengakui kepada sejumlah wartawan bahwa juri sulit memilih para pemenang tetapi akhirnya kami bertiga mengambil keputusan dengan baik dan tidak ada intervensi, keputusan juri sah. “Kami para tim juri sudah bekerja semaksimal mungkin dan telah mengambil keputusan yang sah dan sesuai dengan kriteria.

Ia menambahkan penilaian Putri Pariwisata kali ini lebih pada kelebihan yang menjadi ciri khas para peserta lomba serta penampilan secara umum. Penilaian ini beda dengan pemilihan Utu dan Keke baru-baru ini yang lebih mementingkan akan kecerdasan.

“Penilaian ini diibaratkan bagaimana kalau kita melihat sebuah objek wisata yang memiliki ciri khasnya sendiri, waktu kita melihatnya membuat kita senang, hal itulah yang paling utama dan penting,” kata Pangkerego.(sem wantania)

PENONTON

 

Share Button

Wamen Pertanian Tanam Bibit Pala di Minut

994639_10200685018237507_609800586_n1460074_10200685019997551_850381541_nPALA Minahasa Utara dinilai memiliki kualitas terbaik dengan kategori Grate A. Tak tanggungtanggung penilaian ini datang langsung dari Wakil Menteri Pertanian RI Dr Rusman Haryawan, saat berkunjung ke Minut, tepatnya di Desa Treman Kecamatan Kauditan. Dalam kunjungannya yang didampingi Kadis Pertanian Propinsi Sulut ini, Wamen berdialog dengan bupati dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) serta menyerahkan bibit pala kepada Gapoktan memantau perkebunan pala dan melakukan penanaman bibit pala di Perkebunan Desa Treman.1476079_10200685016277458_1776048184_n

Dalam sambutannya, Wamen mengapresiasi perhatian Bupati Drs Sompie Singal MBA dan jajarannya terlebih lagi Gapoktan Desa Treman terhadap pembibitan dan penanaman pala di Minut. Ia pun berjanji akan membantu Minut dalam pembibitan dan penamaman pala ke depannya.

Sementara itu bupati menegaskan bahwa selain bibit pala, Minut kaya akan potensi pertanian lainnya seperti kelapa, kedelai dan sebagainya serta potensi alam lainnya. Juga sejumlah keberhasilan pembangunan dan banyaknya prestasi yang diraih. Turut mendampingi Bupati Kadis Pertanian Ir Wangke Karundeng serta sejumlah pejabat Pemkab Minut lainnya.(sem/advetorial)

1465343_10200685014197406_527415350_n

Share Button

Pilhut Desa Kawangkoan Berjalan Lancar, Paulus Kodong Hukum Tua Terpilih

Kalawat,KLABATNEWS-Pemilihan hukum tua (pilhut) Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat berlangsung sukses, kumtua terpilih Paulus Kodong dengan meraih suara terbanyak yakni 654 suara, sedangkan Joseph Jefri Mungkadang SE meraih 442 suara dan calon Yunita L Laihan meraih 79 suara. Pilhut dilaksanakan di kompleks kantor hukum tua. Tampak hadir Camat Kalawat, kepolisian Polres Minut, Kepala BPMD Minut.

Camat Kalawat Tinneke Rarung dalam kesempatan itu mengatakan visi-misi para calon beberapa waktu lalu yakni demi mensejahterakan masyarakat dan hal itu harus diwujudkan. “Dalam penyelenggaraan pilhut para calon telah memberikan partisipasi sebesar 7 juta per orang, ketiga calon hukumtua juga saling baku bae dan mereka melakukan penanaman pohon dan kerja bakti bersama,” ungkap Rarung.

Menurut Rarung pilhut Kawangkoan telah berjalan dengan aman, lancar dan adil. “Yang saya ketahui selama ini pemilihan yang di tiga desa masih dalam titik aman-aman saja. hukumtua yang terpilih nantinya dapat memaparkan visi dan misi ke masyarakat yang berguna untuk masyarakat yang sesuai dengan aturan yang berlaku dengan membawa pada kesejahteraan,” jelasnya.

Rarung menambahkan hidup rukun dan damai dengan menjaga kerukunan antara umat beragama saling menghargai satu sama lainnya. Ia juga menjelaskan Kecamatan Kalawat adalah pintu gerbang masuk ke Minut yang mana untuk ke depan ada dua proyek besar yang ada di Kecamatan Kalawat yaitu pembangunan tol dan waduk.

“Marilah sama-sama kita topang pembangunan untuk menuju Kabupaten Minahasa Utara yang lebih maju lagi,” jelas Camat Kalawat Tinneke Rarung.(max)

Share Button

Sompie Singal Lantik 11 Pejabat, Vicky Luntungan Lurah Sukur

1461501_10200672264398669_37233630_nAirmadidi,KLABATNEWS-Bertempat di Atrium Kantor Bupati Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (21/11). Bupati Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA melantik 11 pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemkab Minahasa Utara.

Salah satu pejabat yang dilantik Vicky Luntungan yang menjabat Kepala Sub Bagian di PPTK Humas dan Protokoler dipromosikan menjabat Lurah Sukur menggantikan pejabat Lurah yang lama Linda Pangow, Pangow sendiri dipromosikan menjabat Sekretaris Kecamatan.

Bupati Minahasa Utara dalam sambutannya mengatakan para pejabat yang baru dilantik untuk dapat menjalankan tugas dan kepercayaan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab sertatTingkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ungkap bupati.(sem)

pelantikan pejabat

Share Button

Bupati Minut Buka Festival Batu Nona

bupati01bupati02PEMKAB Minahasa Utara terus mempromosikan pariwisatanya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, mengingat pariwisata di Minut sangat menjanjikan maka Dinas terkait dengan gencarnya melakukan promosi yang dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan. Demi tujuan wisata 2015 Disbudpar bersama dengan pelaku usaha wisata ibu Fransisca Tuwaidan yang merupakan pemilik Batu Nona Resort and Water Sport menggelar kegiatan Festival Batu Nona dengan berbagai perlombaan yakni Putri Pariwisata, Perahu Hias dan Lomba Dayung.

Kegiatan Festival Batu Nona dibuka secara resmi oleh Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA dengan disaksikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara Dra Femmy Pangkerego MPd ME dan Fransisca Tuwaidan selaku Ketua Panitia.

Bupati kesempatan itu mengatakan pemkab Minut sangat mengapresiasi akan kegiatan ini karena sangat strategis. “Mengingat Minut kaya akan potensi pariwisata yang dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara tetapi juga semakin mendekatkan diri pada Visi dan Misi Bupati yakni menjadikan Minut sebagai daerah kunjungan wisata tahun 2015,” ungkap bupati.(sem/advetorial)

bupati03

Share Button

Fransisca Tuwaidan: Pantai Batu Nona Kema Wonderful Indonesia

festival batu nona1 Kema,KLABATNEWSfestival batu nona3Kedudukan Minahasa Utara dalam peta pariwisata Sulawesi Utara cukup strategis. Minahasa Utara yang terdiri dari 10 kecamatan, memiliki keindahan alam dan keunikan seni budaya. Pantai Batu Nona Kema, Kecamatan Kema merupakan salah satu Wonderful Indonesia yang tak ternilai berada di Minahasa Utara, sehingga pengembangan dan promosi ini akan menjadi daya tarik dan daya pikat bagi wisatawan yang dapat memberikan manfaat terhadap pembangunan kepariwisataan daerah. Hal ini dikatakan Fransisca Magdalena Tuwaidan yang merupakan ketua panitia Festival Batu Nona, saat pembukaan Festival Batu Nona, Kema 3 Kamis (21/11).festival batu nona2

“Pelaksanaan Festival Batu Nona 2013 adalah merupakan iven promosi pariwisata yang dijadikan wadah bagi pemerintah daerah, para stakeholders dan masyarakat sekitar objek wisata dalam mempromosikan potensi pariwisata di mana penyelenggaraan ini juga dalam rangka menunjang visi-misi Pemkab Minut sebagai kabupaten tujuan wisata tahun 2015, serta dalam menggarap pasar pariwisata yang dapat memberi manfaat ekonomi serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Eta sapaan akrab Fransiska Tuwaidan.

Lanjut Fransiska maksud dan tujuan kegiatan ini yakni demi meningkatkan minat pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat, untuk berpromosi dan dalam upaya berpikir kreatif dalam membuka peluang mengembangkan kepariwisataan daerah.

“Sedangkan sasarannya tersedianya wadah promosi wisata, terciptanya citra positif Minahasa Utara sebagai daerah tujuan wisata dan terciptanya jaringan kerjasama dalam promosi dan pengembangan potensi pariwisata dengan pihak terkait serta mendorong dan memotivasi gerakan “Kenali Negerimu, Cintai Negerimu” sebagai peluang pengembangan kepariwisataan daerah. Bentuk kegiatan 1. Pemilihan Putri Pariwisata, 2. Lomba Perahu Hias dan 3. Lomba Dayung Perahu,” jelas Fransiska Tuwaidan yang juga anggota dewan Minut.(sem)festival batu nona4

Share Button

Darius: Imbauan Pemilik Kendaraan Tentang Ijin Trayek

obey

..Menteri Perhubungan RI, Letjen TNI (Purn). E.E.Mangindaan, dan Kasie LLAJ Dishubkominfo Minahasa Utara Darius Robert Mandagie (kanan)

Airmadidi,KLABATNEWS-Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Utara Darius Robert Mandagie mengatakan sesuai aturan yang ada ijin trayek yang sudah lewat 6 bulan dari masa berlaku berakhir, maka ijin tersebut harus dicabut atau dihapus.

“Namun, saat ini ada kebijakan dari Dinas Perhubungan untuk memberikan dispensasi waktu selama 2 sampai 3 minggu setelah dikeluarkan SK Pencabutan bagi para pemilik untuk menyelesaikan perijinan tersebut,” ungkap Darius seraya menambahkan Tdk ada lagi peringatan setelah itu, karena peringatan sudah dilakukan sejak sebelum keluar SK.

“Pengumuman keluarnya SK telah disampaikan melalui terminal-terminal yang ada, jadi setelah 3 minggu keluar SK tersebut sudah langsung ditindaklanjuti dengan pencabutan atau penghapusan ijin,” jelas Darius Robert Mandagie.(sem/max)

Share Button