Sunday, 24 February 2019

Category: Minahasa Utara

Minahasa Utara Raih Penghargaan Lakip 2013

lakip

Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal saat Menerima Penghargaan Lakip 2013 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar.

PEMERINTAH Kabupaten Minahasa Utara meraih penghargaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (Lakip) tahun 2013 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Penghargaan Lakip 2013 ini diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar kepada Bupati Minut Drs Sompie A.F Singal MBA di gedung Balai Kartini Jakarta Selatan, Rabu (29/01). Kabupaten Minahasa Utara sendiri meraih penghargaan dengan predikat CC untuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (Lakip) tahun 2013 Tahun 2013. Dengan demikian ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

lakip01Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Drs Sompie Singal MBA bersama dengn 450 kabupaten/kota se-Indonesia lainnya. Untuk Propinsi Sulut, Pemkab Minut mendapatkan penghargaan ini dengan nilai CC (Cukup Baik) bersama dengan Pemkot Bitung. Yang lain mendapat nilai C (Cukup), kecuali Kota Manado yang menerima nilai B (Baik).

Dari hasil evaluasi Lakip Kabupaten/Kota tahun 2013, ada 4 daerah berhasil meraih nilai B yakni Kota Sukabumi, Kabupaten Sleman, Kabupaten Badung dan Kota Manado. Kemudian ada 150 daerah yang meraih nilai CC.

“Sukabumi meraih nilai B untuk ketiga kalinya, sedangkan Sleman kali kedua, sedangkan Badung dan Manado berhasil naik kelas dari sebelumnya mendapat nilai CC,” kata Abubakar. Ia menambahkan, setiap program dan kegiatan dari penyelenggara negara harus dapat dipertanggungjawabkan hasilnya. Oleh karena itu, lanjutnya, setiap instansi pemerintah baik pusat maupun di daerah, wajib menyusun laporan keuangan yang dilengkapi laporan kinerja.

Sementara itu Bupati Sompie Singal mengatakan sangat senang dan bangga dengan hasil yang diraihnya penghargaan Lakip 2013. Apalagi penilaian Lakip Minahasa Utara mengalami peningkatan dibanding tahun yang lalu. “Puji Tuhan tahun 2013 naik peringkat menjadi CC,” ungkap Sompie Singal.

Bupati pun berharap semoga penilaian Lakip Minut akan terus meningkat pada masa mendatang. “Saya berharap kinerja seluruh SKPD di Pemkab Minut harus lebih ditingkatkan lagi. Dan kita semua harus punya target yakni meraih peringkat lebih baik lagi, meskipun itu sulit,” jelas Bupati.

Penghargaan Lakip ini dikarenakan pemerintah pusat menganggap Pemkab Minut mampu dan berhasil secara sungguh-sungguh menerapkan pemerintahan yang baik dan bersih atau Good and Clean Government. Penghargaan Lakip merupakan bukti bahwa Bupati bersama Wabup Yulisa Baramuli SH dan Sekda Johannes Rumambi, telah berhasil melaksanakan program berorientasi hasil di tengah masyarakat dan berdampak langsung.(sem)

TP-PKK Minut Bantu Korban Banjir di Manado

kegiatan PKK1

Airmadidi,KLABATNEWS-Pemerintah dan masyarakat Bumi Klabat terus memberikan bantuan bagi korban bencana alam di Kota Manado, rasa kepedulian kepada sesama yang mengalami bencana merupakan kewajiban kita semua, untuk itu Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Utara dibawah pimpinan seorang ibu kepala daerah Ny Altje Singal-Polii SH MSc bersama dengan sejumlah pengurus mengadakan bakti sosial dan memberikan bantuan berupa makanan dan minuman, dengan harapan bisa meringankan beban bagi saudara-saudara kita yang kena musibah.

Hal ini dibuktikan dengan, Senin (27/01) mengadakan bakti sosial di Perkamil Kota Manado. Ny Altje Singal-Polii SH MSc dan pengurus TP-PKK Minut mengadakan kerja bakti membersihkan rumah salah satu anggota PKK Minut keluarga Pdt Kambey-Sutanto dan lingkungan sekitar di daerah Perkamil. Selain bakti sosial, TP-PKK Minut juga membagi-bagi makanan, air mineral, biscuit, mie instan, baju layak pakai untuk warga di Perkamil.

Walaupun rumah keluarga dari Pdt Kambey-Sutanto terkena banjir, namun mereka pun rela rumahnya dijadikan posko bencana sementara. Bakti sosial seperti ini sebelumnya pernah diadakan TP-PKK Minut bersama dengan Pemkab Minut di beberapa lokasi, yang sebelum di Desa Sawangan Minahasa Utara dan di Kelurahan Karame Manado. “Membantu sesama yang terkena musibah merupakan program dari TP-PKK Minut, apalagi ada saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kita. Membantu sesama merupakan kewajiban setiap warga Negara Indonesia. Tindakan TP-PKK Minut ini merupakan bentuk kepedulian kami bagi sesama yang sedang mengalami bencana dan ini menjadi pengalaman kita bersama,” tukas Istri dari Bupati Minut Sompie Singal.(sem)

Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Minahasa Utara Mengucapkan Selamat HUT ke-11 Kabupaten Minahasa Selatan

IKLAN UCAPAN HUT MINAHASA SELATAN ke-11

Orang Tonsea Kembali Turun Gunung Bantu Warga Manado, Tonaas Sompie Singal Pimpin Kerja Bakti Massal

bupati di karameOKKK

MANADO-Sejumlah Pegawai Negeri Sipil dan Masyarakat Kabupaten Minahasa Utara kembali melanjutkan pekerjaan kemanusiaan dengan melakukan kerja bakti untuk pembersihan di Kelurahan Karame Kecamatan Singkil, Jumat (24/01). Orang Tonsea kembali turun gunung untuk membantu warga Manado, Bupati Sompie Singal pun tetap memimpin dalam pembersihan di Kelurahan Karame Kota Manado untuk mengangkut sampah-sampah yang masih berserahkan dan lumpur masih menghiasi jalan, lorong-lorong bahkan di rumah warga setempat.

Mapalus adalah suatu bentuk gotong royong tradisional, kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan sesuatu atau membantu orang lain yang terkena musibah, atau warga sewanua (sekampung) secara sukarela dan cuma-cuma, tanpa menghitung-hitung atau mengharapkan balas jasa. Hal Itulah yang dilakukan bupati Minut Drs Sompie Singal.

Di Minahasa Utara pada hari Jumat biasanya Pemkab Minut melaksanakan JUMPA PAS pengertiannya Jumat Pagi Pelihara Alam Sekitar, tetapi kali ini pada Jumat 24 Januari 2014 karena dengan budaya dan semangat Mapalus di Bumi Klabat ini masih ada, untuk itu JUMPA PAS dilaksanakan di Kota Manado, mengingat warga Manado sangat memerlukan bantuan pasca Banjir bandang yang menimpa mereka pekan lalu. Orang Tonseapun (Minahasa Utara) tak segan-segan untuk membantu warga Manado yang terkena musibah.

“Kami sebagai orang Tonsea dan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara ikut prihatin dengan keadaan saudara-saudara kita yang terkena bencana alam beberapa waktu lalu, untuk itu dengan semangat mapalus, pada hari ini masyarakat dan Pemkab Minut selalu siap untuk membantu Warga Manado untuk membersihkan sampah-sampah dan lumpur yang berserahkan,” ungkap Bupati Minut Sompie Singal sambil menambahkan mapalus sebagai sebuah sistem kerja yang memiliki nilai-nilai etos seperti, etos resiprokal, etos partisipatif, solidaritas, responsibilitas dan gotong royong.(sem)

Dharma Wanita dan TP-PKK Minut Peduli Korban Bencana Alam, Salurkan Bantuan di Minut dan Manado

Ketua Dharma Wanita Kabupaten Minahasa Utara Ibu Merry Renny Rumambi Karouwan dan Ketua TP-PKK Minut Ibu Altje Singal-Polii serta dari BNI Airmadidi saat mengunjungi dan memberikan bantuan untuk keluarga korban yang tewas akibat tanah longsor di Desa Sawangan Kecamatan Airmadidi Minahasa Utara 17 Januari lalu.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa Utara Ibu Merry Renny Rumambi Karouwan dan Ketua TP-PKK Minut Ibu Altje Singal-Polii serta dari BNI Airmadidi saat mengunjungi dan memberikan bantuan untuk keluarga korban yang tewas akibat tanah longsor di Desa Sawangan Kecamatan Airmadidi Minahasa Utara 17 Januari lalu.

KEPEDULIAN terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor ditunjukkan Dharma Wanita Kabupaten Minahasa Utara, pasca banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Sulut pada 15 Januari 2014 lalu, Dharma Wanita Kabupaten Minahasa Utara telah menyerahkan bermacam-macam bantuan yang diperlukan para korban bencana alam di beberapa titik lokasi, yakni di Desa Sawangan, Desa Sampiri dan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Dharma Wanita Minut pun ikut membantu korban banjir bandang di Kota Manado.

Bantuan yang diserahkan untuk Desa Sawangan dan Sampiri berupa uang tunai, 5 karung beras @25kg, 4 karung beras @ 10kg, 10 dus susu ultra, 7 dos malkist, pakaian dalam dan daster, 2 dus sabun cuci, 1 dus minyak kelapa. Sedangkan bantuan yang disalurkan di Kema berupa 25kg beras 5 karung, 5 dos aqua, 50kaleng ikan, 7 dus pop mie, 1 Dos regal, 1 dos ovaltine, 1 dos malkist. Untuk bantuan bagi korban bencana banjir di Kota Manado yakni di daerah Tikala Ares berupa 100 dus 100 dus makanan siap saji, 5 dos aqua, 1 dos snack, kaos, 1 dos ikan kaleng. Di Paal 4 Dharma Wanita memberikan bantuan kepada Panti Sosial Tunanetra dan Rumah Kos Tunanetra berupa 20 lusin pakaian dlm dewasa, 5 lusin pakaian dlm anak, 50 bks makanan siap saji, 5 dos aqua, 100 buah telor ayam.

Bantuan diserahkan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa Utara Ibu Merry Renny Rumambi Karouwan dan Ketua TP-PKK Minut Ibu Altje Singal-Polii kepada korban bencana tanah longsor dan banjir bandang. Selain bantuan uang, pakaian, makanan dan minuman, telah dibuka juga posko kesehatan di Tikala Ares dari tanggal 23 sampai 26 Januari.

Merry Renny Rumambi-Karouwan, Kamis (23/01) mengatakan bencana yang menimpa warga Minut dan sebagian besar warga Manado mengundang prihatin siapa saja untuk itu dharma wanita dan TP-PKK Minut tergerak hati untuk membantu para korban bencana. “Kami berharap bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat untuk para korban bencana alam dan kiranya para korban diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” jelas Merry Renny Rumambi-Karouwan.(sem)

Ketua Umum LSM IKPSU Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana, Buka Posko di Airmadidi

lsm ikpsu beri bantuanOKKAirmadidi,KLABATNEWS-LSM Ikatan Kawanua Peduli Sulawesi Utara (IKPSU) tak tinggal diam melihat derita yang dialami warga Manado. semenjak musibah banjir bandang menimpa mereka pada 15 Januari lalu. IKPSU Sulut kemarin melaksanakan bersih-bersih sampah dan lumpur serta memberikan bantuan makanan dan minuman bagi korban di beberapa tempat.

LSM IKPSU telah membuka posko bencana banjir bandang dan tanah longsor bertempat di Sekretariat Koordinator Nasional Airmadidi. “Kamis hari ini kami membuka Posko untuk bantuan bencana banjir dan tanah longsor, untuk itu bagi siapa yang ingin menyalurkan bantuannya melalui LSM IKPSU Sulut silakan ke sekretariat kami,” ungkap Ketua Umum LSM IKPSU, Mheinich Hertje Mekel.

Ia menambahkan bagi warga dan PNS yang pakaiannya atau seragamnya yang sudah tidak dipakai tapi masih layak bisa disumbangkan ke Posko LSM IKPSU di Airmadidi agar bisa diberikan ke korban bencana banjir dan tanah longsor.(sem)

 

Bangkitnya Budaya Mapalus, Warga Tonsea Turun Gunung Bantu Korban Bencana – Sompie Singal Pimpin Pembersihan Kota Manado

68370_10201043723844923_1688594168_n  BUPATI Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie Singal MBA, Rabu (22/01) memimpin pembersihan Kota Manado. Kegiatan bersih-bersih ini merupakan kegiatan bakti sosial dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara demi membantu warga Manado pascabanjir bandang 15 Januari 2014 lalu. Inilah budaya mapalus yang terus melekat di Bumi Klabat ini sehingga warga dan PNS Minut pun turun gunung untuk membantu korban bencana di Kelurahan Ternate Baru Kecamatan Singkil Kota Manado.

Bupati Sompie Singal, Sekretaris Daerah Johannes Rumambi, Asisten Ronny Siwi, Asisten 2 Wilhelmina Dimpudus dan Asisten 3 Max Purukan bersama dengan para kepala SKPD dan stafnya dengan menggunakan peralatan cangkul, skop untuk membersihkan lumpur-lumpur dan sampah-sampah yang menutupi selokan-selokan, lorong-lorong bahkan di rumah warga setempat.

SEKDAKegiatan bakti sosial warga dan Pemkab Minut ini selain bersih-bersih, Pemkab Minut juga membantu para korban bencana berupa sembako. Menurut rencana Pemkab Minut juga pada Kamis 23 Januari 2014 ini akan kerahkan petugas kesehatan dan pada Jumat akan kembali turun gunung untuk bersih-bersih Kota Manado.

“Warga Manado merupakan saudara-saudara kita yang mendapat musibah banjir bandang, untuk itu kami sebagai warga Minahasa Utara turut prihatin akan keadaan mereka dan kegiatan bakti sosial seperti ini merupakan budaya orang Tonsea dengan semangat mapalus mari kita ringankan beban mereka,” tutur bupati Minut Sompie Singal.

Warga Ternate Baru pun salut dengan Bupati Sompie Singal dan para pejabat Minut, karena menurut mereka bukan hanya bantuan makanan dan minuman yang diberikan tetapi waktu dan tenaga juga. “Kami sebagai warga Manado sangat salut dengan tindakan yang dilakukan pejabat Minut, mereka rela turun ke tempat kami untuk membersihkan selokan, lorong dan rumah kami yang ditutupi sampah dan lumpur,” ungkap salah satu warga Ternate Baru.

Sementara itu Camat Singkil Drs Herry Saptono mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Minut yang telah membantu warga Kecamatan Singkil. “Mengatasnamakan pemerintah dan masyarakat Singkil mengucapkan sangat berterima kasih kepada Pemkab Minut, karena telah meringankan beban mereka dari musibah bencana yang terjadi dan merasa sangat terbantu karena uluran tangan dari masyarakat dan Pemkab Minut,” jelas Saptono bersama Lurah Ternate Baru Junaidi Mamoto.(sem)

KABAG HUMAS