Tuesday, 28 January 2020

Category: Iklan & Advertorial

Bupati Buka HUT ke-10 Kabupaten Minahasa Utara

door prizeAirmadidi,KLABATNEWS-Secara resmi Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie S.F Singal MBA membuka Hari Ulang Tahun ke-10 Kabupaten Minahasa Utara yang ditandai dengan sejumlah kegiatan, di kompleks kantor Pemkab Minut, Jumat (8/10).

jalan sehat pemkab minutSerangkaian kegiatan HUT Minut ke-10 diawali dengan jalan sehat pada pagi hari, yang diikuti oleh Bupati Minut Drs Sompie S.F Singal MBA, Sekretaris Daerah Johannes Rumambi, para asisten dan kepala-kepala SKPD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat dan para direktur perusahaan daerah yang ada di Minut dan tak ketinggalan juga para finalis  Utu-Keke 2013 ikut dalam acara jalan sehat dan senam massal, start dari Taman Sompie Bersama Yulisa atau sering disingkat Taman SBY oleh sejumlah warga, finish di lapangan kantor Pemkab Minut.  senam pemkab minut

Pada kegiatan jalan sehat ini juga diadakan door prize dengan sejumlah hadiah. Pada kesempatan itu Bupati berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam semangat membangun Minahasa Utara. Sementara wakil ketua panitia HUT Minut ke-10, Wiliam Luntungan menjelaskan, selain jalan sehat, ada sejumlah kegiatan seperti pameran dan SKPD Idol. HUT Kabupaten Minahasa Utara jatuh pada 20 November 2013, bupati yang dikenal sebagai pecinta lingkungan akan mewarnai HUT ke-10 dengan aksi penyelamatan lingkungan.(sem/advertorial)

Share

Minut Raih Best Model Busana Batik se-Indonesia

model batikAirmadidi, KLABATNEWS – Kabupaten Minahasa Utara kembali lagi menerima penghargaan dalam hal menjadi yang terbaik untuk kreasi batik tingkat nasional tahun 2013. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minut Dra Femmy Pangkerego, di sela-sela kegiatan Pemilihan Keke-Utu di Sutanraja Hotel, Kamis (7/11). Kegiatan kreasi batik tingkat nasional diselenggarakan oleh EO 8 (even organizer Delapan) di Yogyakarta yang berlangsung selama dua hari dari Minggu-Senin (03-04/11).

555035_648627888514938_1339225281_n“Perlombaan kreasi batik tingkat nasional berlangsung di Yogyakarta Plaza belum lama ini dan perjuangan kami tidak sia-sia, Kabupaten Minahasa Utara bisa meraih Best Model Busana Batik se-Indonesia Kategori A. Hal ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Sulawesi Utara terutama Minahasa Utara di kancah nasional,” ungkap Femmy Pangkerego.

Ia menambahkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Utara Ny Altje Singal-Polii SH MSc ikut andil dalam keberhasilan ini. “Karena perhatian dan dukungan yang besar ibu bupati serta telah mengambil bagian dalam kreasi batik, sehingga kita bisa ikut serta dalam perlombaan tersebut yang akhirnya meraih terbaik di tingkat nasional dan berkat tangan dingin designer Tommy Supit,” jelasnya.(sem/advertorial)

Share

Anak-anak di Minut Banyak yang Belum Miliki Akta Kelahiran

arianti02Airmadidi, KLABATNEWS- Ketua Harian Komisi Daerah (Komda) Perlindungan Anak Sulawesi Utara Yul Takaliung mengungkapkan bahwa saat ini masih banyak anak-anak di Kabupaten Minahasa Utara belum memiliki Akta Kelahiran. Kebanyakan ditemukan pada anak-anak yang berada di kepulauan yang ada di kabupaten Minut.

Hal ini disampaikannya pada acara dialog dengan Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA dan anggota DPD RI asal Sulut Aryanthi Baramuli Putri (ABP) bersama para camat se-Minut di Perkebunan Keluarga Singal-Polii, Matungkas Kamis (07/11).1461677_10200589038038062_321406736_n

“Bukan untuk menjelekan Minut tapi harus kami katakan bahwa jumlah anak di Minut yang tidak punya akta kelahiran adalah yang terbanyak di Sulut. Kebanyakan mereka berada di pulau-pulau di Minut. Ini baru anak-anak belum orang dewasa. Kami kira ini masukan bagi Pemkab Minut untuk mencarikan solusi untuk menuntaskan persoalan ini misalnya kita membuat dulu workshop sehingga kami dapat membeberkan kondisi sesungguhnya di Minut ,” ujarnya.

Camat Likupang Barat Alfred Pusungla beragumen bahwa masyarakat mengalami kesulitan dalam hal tingginya pengurusan akta ini. “Kan ada biayanya. Belum lagi uang transport mereka. Kalau tertunda mengurus akta kelahiran mereka didenda dengan nominal yang tinggi. Rata-rata untuk urus akta warga kepulauan harus menghabiskan ang-garan Rp 200-an ribu. Itupun kalau hanya sekali tiba. Bagaimana jika harus bolak-balik mengurus akta,” jelasnya. Ia pun mengusulkan agar ada kebijakan pusat pengurusan akta gratis.

Terkait hal ini, ABP yang juga adalah Ketua Umum Komisi Perlindungan Anak Sulut menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti usulan tersebut. Namun ia juga mengusulkan agar Pemkab Minut dapat membuat Perda (Peraturan Daerah). “Saya melihat pelayanan administrasi kependudukan di Minut sudah berjalan baik. Soal banyaknya anak yang belum memiliki data perlu ditindaklanjuti segera. Bupati perlu mengeluarkan Perda terkait hal ini. Saya juga akan menindaklanjuti hal ini di pusat,” usulnya.

ariantiSementara itu Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA sendiri terkejut dengan adanya data dari KPA ini. “Ini harus segera ditrindaklanjuti. Para camat harus mengambil solusi menyikapi masalah ini. Masalah akta kelahiran ini juga dikarenakan banyak anak yang keluarganya hidup kumpul kebo. Makanya saya sudah beberapa kali membuat acara nikah massal. Soal Perda bisa kita buat kalau memang aturan memungkinkan,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan para camat menyampaikan beberapa usulan terkait kebutuhan daerah untuk diperjuangkan ABP di pusat seperti masalah dermaga, mobil Damri, lapangan stadion dan sebagainya. Mereka berharap ABP yang juga adalah warga Airmadidi Minut ini dapat menindaklanjuti aspirasi mereka.

JALAN TOL DAN WADUK
Pada kesempatan itu Bupati mempresentasekan tentang rencana pembangunan jalan tol Manado-Minut-Bitung dan waduk di Kuwil Kawangkoan.

“Pembangunan jalan tol dan waduk memiliki multi player efect bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Minut. Juga pembangunan waduk khususnya ikut membantu dalam menuntaskan pelbagai persoalan yang terjadi di beberapa daerah di Sulut yakni Manado, Minut dan Bitung mengenai ketersediaan air bersih, banjir, daya listrik dan sebagainya,” paparnya.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab dan panitia sedang mengupayakan penuntasan pembebasan lahan jalan tol. “Sudah hampir tuntas pembebasan lahan jalan tol. Memang ada yang belum tuntas karena adanya polemik internal keluarga yang saling mengklaim sebagai pemilik lahan. Namun hal ini akan diupayakan untuk dituntaskan,” tandasnya.

ABP menyambut baik upaya dan kerja keras Pemkab Minut ini dan berharap agar masalah pembebasan lahan jalan tol dan waduk dapat segera dituntaskan.(sem)

 

Share

Bupati Teken MoU dengan Investor Yunani

Bupati-Teken-MoU-dengan-Investor-Yunani-2Potensi kelautan dan perikanan Kabupaten Minahasa Utara sangat menjanjikan. Potensi yang luar biasa tersebut ternyata menjadi perhatian investor asing, untuk berinvestasi di Minahasa Utara. Lihat saja, potensi perikanan dilirik investor asal Yunani.

Usai Bupati Drs Sompie SF Singal MBA mempresentasikan Potensi pulau-pulau serta Kelautan dalam acara Kementerian Keluatan dan Perikanan, Rabu 30 Oktober 2013, Bupati menandatangani MoU dengan investor Yunani Mr Mario Mavridis yang disaksikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutarjo. Investor dari Negeri para Dewa itu tertarik dengan pengembangan Lopster, Taripang Laut dan perikanan lainnya.

Menurut Bupati Drs Sompie SF Singal, MoU ini sangat positif untuk pengembangan perikanan di Minahasa Utara. Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyampaikan selamat berinvestasi di Minahasa Utara terhadap investor Yunani. “Silakan berinvestasi di Minahasa Utara. Kami siap memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Singal.(sem/*)

 

Share

Sompie Singal Paparkan Potensi Pulau-pulau di Minahasa Utara

Bupati-Paparkan-Potensi-Pulau-pulau-Minahasa-UtaraBupati Drs Sompie SF Singal MBA, menghadiri acara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu 30 Oktober 2013. Acara yang bertajuk Promosi dan Potensi Pulau-pulau Kecil, Bupati diberi kesempatan memaparkan potensi pulau-pulau kecil di Kabupaten Minahasa Utara.

Drs Sompie S.F Singal MBA di hadapan undangan se-Indonesia, mengatakan, kabupaten Minahasa Utara adalah daerah otonom yang memiliki pulau-pulau kecil bahkan pulau terluar. Pulau-pulau tersebut memiliki banyak potensi untuk pembangunan daerah. Di antaranya kata Singal, pulau di Minahasa Utara memiliki potensi perikanan, rumput laut, pariwisata bahkan pertambangan. “Pulau di Minahasa Utara masih dalam pengembangan dan perlu ada perhatian dari pemerintah pusat. Potensi pariwisata, perikanan, rumpu laut dan sebagainya bisa dikembangkan di sana (pulau, red),” kata Singal.

Bupati juga berterima kasih kepada pemerintah pusat yang memberikan kesempatan bagi Kabupaten Minahasa Utara untuk menyampaikan potensi pulau-pulau. Ke depan kata Singal, berbagai program pemerintah daerah akan difokuskan dalam pengembangan pariwisata di daerah kepulauan. “Marilah kita semua bersinergi dengan pemerintah, untuk mendukung dan menyukseskan program pariwisata daerah kepulauan,” jelas Singal.(sem/*)

 

Share

42 Narapidana Orientasi Pembinaan di Minahasa Utara

IMG_3258Airmadidi,KLABATNEWS-Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara gelar kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Acara yang bertajuk Pembinaan Kemandirian Bidang Pertanian dan Perikanan Bagi Klien Pemasyarakatan digelar di Pendopo Kantor Bupati, Kamis 31 Oktober 2013. Acara pembinaan pertanian dan perikanan diikuti 42 orang Narapidana, yang semuanya warga Minahasa Utara.

Acara dibuka Bupati Drs Sompie SF Singal MBA yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir Ronny Siwi. Dalam acara pembukaan itu, ikut hadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Drs Juliasman Purba SH MH, Kepala Bapas Manado Rosian Sadi, S.Sos, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sulut Adi Putranto SH, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Manado Julius Paat, SIP, DEA, Kepala BBAT Tatelu, serta Perwakilan dari PT Pupuk Kaltim, serta para Narapidana.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulut Drs Juliasman Purba SH MH, program pembinaan ini tentunya memiliki mana positif bagi warga binaan pemasyarakatan. Ini dimaksudkan agar supaya warga binaan ini nantinya mempunyai ketrampilan dalam pertanian dan perikanan. “Biarlah semua diberi ketrampilan dan keahlian dalam pertanian maupun perikanan,” kata Purba.

Siwi mewakili bupati mengatakan, program kerja sama ini sangat baik dan akan member efek positif bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan. Ketika nantinya kembali ke masyarakat, diharapkan bisa mengembangkan pertanian dan perikanan. “Biarlah masa lalu telah berlalu dan bukalah lembaran hidup yang baru yang lebih baik. Ini menjadi bagian intropeksi untuk menuju perubahan hidup yang semakin baik,” kata Siwi memberi motivasi.

Usai acara pembukaan, dilanjutkan penyerahan bibit pertanian, benih ikan dan pupuk pertanian kepada warga binaan lembaga pemasyarakatan.(sem/*)

 

Share

Sompie Terima Penghargaan Wredatama Nugraha Madya

penghargaan01Airmadidi,KLABATNEWS-Pengurus Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) menganugerahkan piagam penghargaan dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha Madya kepada Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie Simon France Singal MBA atas kesetiaan, pengabdian dan jasa-jasanya yang menonjol bagi kemajuan dan perkembangan Organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia.

piagam okPenghargaan ini diserahkan oleh ketua PWRI Sulut Drs AHJ Purukan seusai pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda di lapangan Pemkab Minahasa Utara, Senin (28/10). Selain bupati, penghargaan juga diberikan kepada pengurus PWRI lainnya.penghargaan

Dalam kesempatan itu, Purukan mengatakan penghargaan diberikan kepada bupati Minut karena telah memberikan perhatian kepada PWRI dan berhasil memajukan PWRI di Kabupaten Minahasa Utara. “Pak Sompie Singal sangat mendukung dan membina komunitas pensiunan baik secara moril maupun materil sehingga PWRI Minut terus berkembang. Bahkan anggotanya sampai ke desa-desa. Tak heran usia harapan hidup di Minut juga tinggi,” pujinya.

Diterimanya penghargaan tersebut disambut gembira oleh Bupati Minut. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Minut itu merasa bangga. Dengan diberikannya penghargaan tersebut akan memotivasinya untuk terus meningkatkan kinerja dan menggandeng berbagai pihak, termasuk PWRI untuk memajukan Minahasa Utara.

“Penghargaan ini menjadi salah satu penyemangat saya untuk terus berbuat lebih baik bagi PWRI dan masyarakat Minahasa Utara. Mari bersama membangun Minut lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Bagi dirinya, Wredatama adalah salah satu elemen penting untuk menentukan arah pembangunan. “Sebab mereka adalah orang-orang yang lebih dulu berjuang dalam membangun dan mengembangkan negeri ini. Sehingga meskipun sudah memasuki masa pensiun, tapi pemikiran serta pengalamannya sangat dibutuhkan,” jelas Bupati Minut Sompie Singal.(sem/advertorial)

penghargaan03

 

 

Share