Tuesday, 13 November 2018

Category: Iklan & Advertorial

Bupati Vonnie Panambunan Buka Rakor BKSAUA se-Minut

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan didampingi Sekda Minut Ir Jemmi Kuhu membuka rapat koordinasi (rakor) Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan FKUB Minut yang dilaksanakan di Atrium kantor Pemkab Minut, Senin 5 November 2018.

Ketua BKSAUA Minut Pdt Sem Kindangen STh

Bupati saat membuka kegiatan itu berjanji akan menaikkan insentif bagi anggota BKSAUA agar kinerja mereka bisa meningkat lagi, karena mereka garda terdepan di Minahasa Utara untuk mempersatukan agama satu dengan agama yang lain, agar tidak ada pengacau dan kondusif di Minut.

“Jadi saya mengimbau bagi seluruh BKSAUA ini memang harus ada persatuan yang bagus, jadi tidak ada yang memecah belah daerah Minut. Dan saya mengimbau kepada tokoh-tokoh agama agar kita semua harus saling hormat-menghormati. Saya berencana di kompleks kantor bupati akan membuat satu tempat ada gereja-gereja, mushola, masjid, dan tempat ibadah lainnya. Agar tidak ada iri dan dengki,” kata bupati.

Bupati percaya Tuhan akan selalu menolong Minahasa Utara, ada kedamaian, persatuan. Bupati juga mengimbau agar BKSAUA membantu bupati dalam hal bidang keamanan bagi anak-anak, pemuda dan remaja agar tidak terlibat dalam narkoba, miras.

“Karena Minut harus ada lulusan-lulusan terbaik. Dan tugas dari BKSAUA agar bisa mendidik dan membina para anak-anak, remaja dan pemuda agar tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak baik,” jelas Bupati Vonnie Panambunan.

Sebelumnya Kabag Kesra Minut Patricia Anis dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan rapat koordinasi ini memantapkan peran BKSAUA dalam penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Minut, membahas dan mensinkron program dan rencana kerja BKSAUA dengan Pemkab Minut.

“Membangun sinergitas program pemerintah daerah dengan para hamba Tuhan yang tergabung dalam BKSAUA dalam rangka menumbuhkan solidaritas kebersamaan dan terciptanya suasana yang damai dan kondusif umat beragama,” tutur Anis.

Sementara itu Ketua BKSAUA Minut Pdt Sem Kindangen STh   mengatakan BKSAUA harus terus menopang dalam pelaksanaan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat dan ada segala sesuatu bersama dengan hukumtua, lurah atau kecamatan dalam berbagai kegiatan selalu ada kerja sama yang baik.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah untuk dapat memberikan tambahan anggaran untuk kita dalam pelaksanaan dari pada sosialisasi berbagai kegiatan, apalagi yang diusulkan bupati untuk tahun depan ada PR kita untuk BKSAUA dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam melaksanakan dalam beberapa program untuk pembentukan karakter anak-anak kita mulai remaja dan pemuda,” kata Kindangen.

Tampak hadir Kakan Kemenag Minut Pdt Anneke M Purukan SPAK MSi, Ketua BKSAUA Minut Pdt Sem Kindangen STh, Kabag Kesra Minut Patricia Anis, pengurus BKSAUA Kabupaten dan kecamatan.(sem)

Share Button

Sekda Minut Launching 59 Inovasi Pemkab Minut tahun 2018

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia menggelar Launching Inovasi Pemkab Minut tahun 2018 “Akselerasi Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah (Program Prioritas Nasional 2018)” yang dihadiri Kepala PKP2A II LAN Makassar DR Andi Taufik MSi, didampingi Sekda Minut Ir Jemmy H Kuhu dan Kepala Bapelitbang Minut Arnolus D Wolajan SSTP MM, Senin (11/10) di ruang pertemuan kantor Bapelitbang.

DR Andi Taufik MSi dalam sambutannya mengatakan kegiatan hari ini merupakan launching merupakan kegiatan-kegiatan sebelumnya di mana diketahui Kepala Lembaga Administrasi Negara bersama bupati Minut itu telah menandatangani nota kesepahaman untuk melakukan kerja sama yang pada saat itu dilakukan pada 25 April 2018 lalu itu ada komitmen.

“Sekarang ini di Pemkab Minut sudah ada 59 inovasi yang dilaunching, semoga untuk ke depan kita bisa menargetkan 60-70 inovasi,” kata Taufik.

Sementara itu Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu dalam sambutannya mengatakan Pemkab Minut dipilih menjadi salah satu kabupaten untuk akselerasi inovasi tata kelolah pemerintah guna meningkatkan daya saing daerah.

“Ini semua semata-mata untuk peningkatan kinerja dan layanan kepada publik kepada masyarakat karena ketika birokrasinya jalan maka secara otomatis pelayanan pada masyarakat akan maksima,” ujar Sekda.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kinerja inovasi antara Pemkab Minut dengan kepala SKPD yang diwakili oleh 5 SKPD.

Tampak hadir seluruh kepala-kepala perangkat daerah.(sem/adv)

Share Button

Kementerian PPPA RI Gelar Sosialisasi Upaya Perlindungan Lansia yang Responsif Gender di Kabupaten Minut

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar kegiatan sosialisasi perlindungan lansia yang responsif gender “Menuju Lansia Sehat dan Tangguh” yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Utara, bertempat di lapangan depan RSUD Maria W Maramis, Sabtu (6/10).

Kegiatan ini dihadiri Menteri P3A RI Prof DR Yohana Yembise didampingi bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan STh dan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Prof DR Vennetia R Danes, Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu dan jajaran Pemkab Minut, BPMS GMIM, Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulut, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sulut, Kepala Dinas Pendidikan Sulut, , Kadis PPPA Minut, Ketua Kelompok Fungsional Lansia, para komisi Lansia se-Rayon Minut.

Pada kesempatan itu bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan mengawali sambutan dengan bersyukur berterima kasih kepada Tuhan pada hari itu berulang tahun ke-57 dan bisa berkumpul dengan para lansia. “Saya bersyukur di ulang tahun ke-57 bisa baku dapa deng lansia dan teristimewa ibu Menteri bisa datang di Minut untuk menggelar kegiatan sosialisasi. Torang berdoa supaya ibu Yembise menjadi menteri ulang. Hari ini ada sosialisasi untuk lansia, semoga lansia selalu sehat dan tangguh jang loyo-loyo dan semoga lansia selalu takut akan Tuhan,” ucap bupati.

Sementara itu mewakili Gubernur Sulut, Kadis Kesehatan Sulut Dr Debby Kalalo MSc Ph dalam sambutannya menyambut gembira dan merespon positif kegiatan sosialisasi, karena dengan sarat kebersamaan dan pemberdayaan para lansia. “Kita pahami bersama bahwa masa lansia bukan masa seseorang harus tergantung menjadi beban, akan tetapi masa lansia dapat diupayakan menjadi masa yang menyenangkan, produktif dan energik tanpa harus merasa tua dan tidak berdaya,” kata Kalalo saat membacakan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Pada kesempatan itu juga Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, lansia belum diberi prioritas dan diberdayakan secara optimal di Indonesia. “Kebanyakan waktu lansia di Indonesia dihabiskan untuk menjaga cucu-cucu. Padahal mereka harusnya menikmati masa-masa kebahagiaan mereka dan bukan berarti berhenti produktif. Di banyak negara maju, lansia sangat diperhatikan. Mereka dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan pekerjaan. Model pemberdayaan ini yang harus kita adopsi bagi para lansia,” ujar Yohana dalam acara Sosialisasi itu.

Lansia perempuan merupakan kelompok yang berpotensi tinggi mangalami diskriminasi ganda karena statusnya sebagai perempuan dan sebagai kelompok lanjut usia. Selain itu, belum ada model lanjut usia yang responsif gender di Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bidang Perlindungan Hak Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus berupaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi agar lansia terlindungi hak – haknya.

“Menjadi catatan penting bagi kita, yakni bagaimana dari sekarang, kita harus memperhatikan lansia. Harapan kami, model yang ada nantinya dapat digunakan pemerintah dalam membuat kebijakan. Upaya ini sekaligus menunjukkan kesungguhan Negara Indonesia untuk menghormati, melindungi, memenuhi, dan memajukan hak-hak perempuan lansia, serta berusaha memenuhi kesejahteraan mereka,” kata Yohana.

Yohana juga menambahkan jika intervensi kebijakan perlindungan lansia perlu dilakukan sejak dini, terlebih jumlah lansia diperkirakan meningkat dua kali lipat pada 2035 menjadi 15,77% atau 48 juta jiwa. Hal ini dimaksudkan agar meminimalisasi lonjakan jumlah lansia yang tidak produktif di masa yang akan datang.

Menurut Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Prof DR Vennetia R Danes, kebijakan perlindungan lansia merupakan salah satu prioritas agar tingkat kesejahteraan penduduk lansia, termasuk perempuan lansia dapat ditingkatkan. Melindungi lansia dari segala bentuk eksploitasi, kekerasan, dan perlakuan buruk, baik di dalam maupun di luar rumah, dengan memberi perhatian khusus kepada perempuan lansia.

Usai sambutan Menteri, bupati, sekda dan kepala dinas memberikan bingkisan kepada para lansia.(sem/adv)

Share Button

Eksekutif-Legislatif Minut Tandatangani APBD-Perubahan 2018

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Pihak eksekutif dalam hal ini Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan bersama pihak legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa Utara tandatangani atau mensahkan ranperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2018 dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi perda lewat rapat paripurna yang dilaksanakan di ruang paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Jumat 28 September 2018.

Dalam rapat paripurna itu dipimpin ketua dewan Minut Berty Kapojos SSos didampingi wakil ketua dewan Denni Wowiling MSi. Pengesahan kedua Perda tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen keputusan dewan oleh pihak eksekutif Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan dan ketua dewan Minut Berty Kapojos dan disaksikan oleh Forkopimda Minut, kepala-kepala SKPD, para anggota dewan Minut, LSM dan tamu undangan.

Bupati Vonnie Panambunan saat memberikan sambutan dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Utara terhadap penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi untuk rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (Ranperda) tahun anggaran 2018 dan Ranperda tentang Badan Permusyawaratan Desa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan anggota dewan Minahada Utara atas berbagai usaha dan kerja kerasnya dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perubahan anggaran dan belanja daerah tahun anggaran 2018 dan ini harus dilaksanakan tanpa mengabaikan aturan yang berlaku agar dapat terserap dengan baik sampai dengan tahun anggaran 2018 nanti.

“Sungguh saya dapat memahami bahwa kita semua memiliki komitmen yang kuat dalam merespon berbagai penuntutan masyarakat dengan meletakkan pada tataran prosedur sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku. Harus diakui tidak semua dari tuntutan masyarakat ini harus terpenuhi semuanya karena terbatasnya dana. Oleh karena itu dengan mengedepankan skala prioritas dan strategis kita berusah dan tetap memperhatikan kebutuhan prioritas yang menjadi tuntutan publik. Semoga komitmen ini tetap konsisten dalam melaksanakan perubahan anggaran dan pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2018. "Harapan saya yang telah terbina selama ini akan terus kita tingkatkan sehingga selalu positif antara eksekutif dan legislatif sebagai wujud nyata komitmen kita dalam menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Minahasa Utara,” kata bupati

Bupati pun mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota dewan Minut yang telah membahas ranperda BPD dukungan legislatif terhadap pembentukan daerah tentang BPD ini menunjukkan kepekaan pimpinan anggota DPRD Kabupaten Minut dalam peraturan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai amanat undang-undang nomor enam tahun 2014 tentang Desa serta peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 tahun 2016 tentang Badan Permusyaratan Desa.

“Ranperda tentang BPD yang telah melewati pembahasan konsultasi bersama anggota dewan Minut di Biro hukum sekretariat daerah Propinsi Sulut telah dikoreksi dan diperbaiki demi penyempurnaan pembasahan dan paripurna dalam melaksanakan nanti di desa, semoga karya legilasi dari DPRD Minut sebagai amanat dari konstitusi dan akan menjadi produk hukum di Minut untuk menjadi BPD sebagai lembaga di desa yang baik guna menunjang proses pembangunan di desa,” ucap bupati seraya menambahkan bahwa tentang penyampian tentang hukumtua dan lain-lain dari fraksi-fraksi nanti akan disampaikan secara tertulis dan terperinci.(*)

Share Button

Sekda Minut Pimpin Rapat  Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara Ir Jimmy Kuhu MA, memimpin rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan yang diprakarsai oleh Dinas Pangan Minut yang dilaksanakan di pendopo kantor Bupati, Kamis (20/9) dengan peserta rapat dari
SKPD terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian juga turut dihadiri para Asisten, Camat dari 10 kecamatan dan para perwakilan Hukum Tua.

Sekda Jimmy Kuhu usai rapat, kepada wartawan mengatakan jika Rakor Dewan Ketahanan Pangan ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan guna mencari tahu kendala dan jalan keluar agar Minut tidak terjadi permasalahan pangan. “Ketersediaan pangan di Minut sangat diperlukan. Ini untuk mengantisipasi berbagai masalah yang akan terjadi seperti adanya bencana alam,” ujar Kuhu.

Untuk itu, kata Kuhu, sangat diharapkan adanya bantuan dari pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan agar bisa membantu menyukseskan program ketahanan pangan ini dengan cara mensosialisasikan kepada masyarakat atau petani untuk terus melakukan penanaman pangan. “Pemkab akan berdayakan pemerintah kecamatan untuk terus menghimbaukan ke petani agar melakukan penanaman pangan,” tandas Kuhu.

Diakui Kuhu, sampai saat, pola makan masyarakat masih lebih terfokus pada ketersediaan beras. Padahal, disertifikasi pangan untuk mendapatkan karbohidrat tidak hanya berasal dari beras saja, tapi juga bisa dari tanaman pangan lain seperti jagung, ubi dan sebagainya. “Ada sekitar 11 jenis pangan yang bisa menghasilkan karbohidrat dan bukan hanya dari beras saja,” ungkap Kuhu.

Kuhu menambahkan, setiap bulannya, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pengambilan sampel harga atas kebutuhan hidup masyarakat. Rica, tomat, bawang dan beberapa kebutuhan pangan lainnya menjadi salah satu penyebab tingginya inflasi di daerah. “Inflasi yang tinggi harus kita antisipasi dengan melakukan penanaman pangan,” tambah Kuhu.

Kadis Pangan Minut, Ir Johana Manua mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan ketersediaan pangan yang ada saat ini dan akan datang. "Ini supaya ketersediaan pangan di Minut selalu terpenuhi,” tambahnya.(*)

Share Button

Kabupaten Minut Deklarasi Pemilu Damai 2019

Kauditan,KLABATNEWSOK.com-Forkopimda Kabupaten Minahasa Utara bersama dengan KPU dan Bawaslu menggelar deklarasi Pemilu 2019 yang dilaksanakan di lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Selasa 18 September 2018.

Pemilu damai 2019 ini dengan pernyataan sikap bahwa 1. masyarakat Minut bertekad mewujudkan pemilu 2019 aman, damai dan sejuk. 2 masyarakat Minut bertekad untuk.
a. Menolak dan melawan politik uang;
b. Menolak dan melawan politisasi SARA;
c. Menyatakan stop fitnah dan ujaran kebencian di media sosial;
d. Menyatakan stop sebar berita bohong (HOAX) dan muatan provokasi di media sosial;
e. Menolak politisasi tempat ibadah.
3. Masyarakat Minut mendukung Polri untuk melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu 2019.

Dalam kegiatan deklarasi Pemilu Damai 2019 ini dihadiri ribuan masyarakat Minut. Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan pada kesempatan itu di hadapan masyarakat Minut mengatakan pada saat pemilu 2019 nanti masyarakat tidak saling menjatuhkan. “Jangan karena beda calon terus sudah saling baku cungkel antara saudara. Jangan seperti itu,” kata bupati.

Sebab lanjut bupati saat ini terdapat 355 calon sementara yang nantinya akan diumumkan pada 20 September ini dalam daftar calon tetap oleh KPU. Bupati menegaskan bahwa Pemkab Minut sepenuhnya mendukung jalannya pemilu 2019.

“Seperti yang tertulis di baliho kali ini seperti, tolak dan lawan politik uang, stop fitnah dan ujaran kebencian di media sosial, stop sebar berita bohong (HOAX) dan muatan provokasi di media sosial dan kami siap pemilu aman, damai dan sejuk,” tutur bupati Vonnie Panambunan.

Dalam deklarasi pemilu damai tersebut diadakan penandatanganan di spanduk oleh Forkopimda, KPU, Bawaslu, para camat dan hukumtua serta seluruh masyarakat yang hadir dan pembacaan ikrar untuk mewujudkan pemilu damai, aman dan seju. Juga menolak segala hal yang berpotensi mengganggu kelancaran serta stabilitas jalannya proses pemilu.(sem)

Share Button

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Serahkan Hewan Kurban di Masjid Diponegoro Airmadidi Atas

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi di masjid Diponegoro Kelurahan Airmadidi Atas usai Salad Idul Adha 1439 H, Rabu 22 Agustus 2018.

Gubernur tiba di Masjid Diponegoro setelah usai salad Idul Adha dan disambut Ustad Suhartono Tilamuhu dan umat, Ketua DPRD Minut Berty Kapojos SSos, Kepala PN Airmadidi Agus Tjahjo Mahendra, Kapolres Minut AKBP Pattiwael, Dandim Airmadidi Mayor (inf) Gusnawan dan sejumlah kepala-kepala SKPD Pemkab Minut.

Gubernur pada kesempatan itu saat memberikan sambutan mengatakan sebagai umat beragama harus selalu mengucap syukur pada Tuhan yang telah memberikan rahmatnya sehingga umat muslim di Minahasa Utara bisa beribadah sholat Idul Adha 1439 hijriah.

“Pemerintah Sulut akan selalu bersama-sama rakyat Sulut yang pada hari ini, khususnya umat Muslim di Minu, untuk mensyukuri apa yang Tuhan berikan pada kita. Mudah-mudahan yang kita perbuat diridhoi Allah SWT sehingga harapan-harapan kita ke depan untuk membawa Sulut lebih hebat. Sulut menjadi provinsi yang betul-betul toleransinya tinggi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebanyak 62 sapi kurban dari dirinya sudah diserahkan di seluruh kabupaten/kota Senin 21 Agustus 2018. Termasuk sapi dari presiden Jokowi yang tahun ini giliran Kabupaten Boltim yang mendapatkannya. “Tahun lalu yang dapat Manado, tahun 2016 di Minahasa, tahun depan di Kotamobagu dan Mitra, kalau untuk Minut sendiri nanti di tahun 2020,” jelas Gubernur.

Dondokambey menambahkan pemberian sapi dari presiden merupakan bentuk perhatian presiden kepada umat Muslim di Sulut. Termasuk juga sejumlah program pembangunan di Sulut yang masuk prioritas nasional seperti jalan tol Manado-Minut-Bitung, waduk Kuwil, dan KEK pariwisata Likupang.

“Karena itu mari kita dukung pembangunan di Sulut yang sudah menjadi perhatian khusus dari Presiden. Sehingga cita-cita Sam Ratulangi agar Sulut sebagai gerbang di pasifik bisa terwujud,” tandas Dondokambey.

Terpisah Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa pelaksanaan Idul Adha merupakan momen yang mengingatkan setiap manusia agar patuh dan taat terhadap perintah Allah. "Seperti yang ditunjukkan Nabi Ibrahim yang setia dan taat kepada perintah Allah SWT untuk melakukan kurban," kata Kuhu usai menyerahkan hewan kurban di Masjid Al-Hikmah Desa Kima Bajo.

Lanjut Sekda, menjaga keamanan dan persatuan juga wajib dilakukan seluruh warga negara Indonesia. “Mari kita bersama-sama menjaga persatuan juga perintah dari Allah,” ajak Kuhu.

Dalam Idul Adha tahun 2018 ini. Pemkab Minut menyediakan 10 ekor hewan kurban dan dua ekor dari bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan.(Adv)

Share Button