Tuesday, 25 June 2019

Category: Pemprop Sulut

Sekprov Silangen Hadiri Lepas Sambut Kapolda Sulut

Manado, Klabatnewsok.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulut menggelar acara Lepas Sambut Kapolda Sulut dari Irjen Pol. Drs. Bambang Waskito, kepada Irjen Pol. Dr. Remigus Sigit Tri Harjanto, SH, M.Si.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE,  Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Edwin H. Silangen, SE,MS menghadiri acara tersebut bersama Pangdam XII Merdeka Mayor Jenderal TNI Tiopan Aritonang, Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Karyoto, Pejabat Utama Polda Sulut, Para Kapolresta Jajaran Polda Sulut Di Manado Convention Center (MCC) Rabu, (09/01/2019).

Acara diawali dengan kesan dan pesan dari Sambutan Kapolda baru Irjen Pol Dr. Remigius Sigit Tri Hardjanto, SH, M.Si menyampaikan bahwa ini adalah kali kedua melaksanakan tugas dan berbakti ditanah yang diberkati ini yaitu Sulawesi Utara.

“Berharap dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat sulawesi utara dan dapat bersinergi dengan pemprov dalam menjaga keamanan daerah,”harapnya.

Selanjutnya, Sambutan Irjen Pol. Drs. Bambang Waskito yang saat ini sebagai Kasespim Lemdiklat Polri menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh stakeholder yang ada di Sulut yang telah bersama-sama mempertahankan  keamanan dan kenyamanan di Daerah ini.

Gubernur Olly juga berpesan Kepada Kapolda Sulut yang baru untuk menjaga sinergitas bersama pemerintah daerah guna terus menjaga kemananan dan ketertibaan daerah. Kepada Kapolda lama, Gubernur menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang diberikan selama menjabat Kapolda Sulut

Share

Pemerintah Propinsi Sulut Ajak Masyakat Cegah DBD

Manado, Klabatnewsok.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut mengajak kepada semua lapisan masyarakat yang ada di daerah bumi Nyiur Melambai untuk bersama-sama mencegah penyebar luasan penyakit DBD.
Karena berdasarkan dari laporan Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Kota se Provinsi Sulut distribusi kasus DBD di Provinsi Sulut tahun 2015 – 2019 (tanggal 1-6 Januari). Kasus DBD di Sulut menunjukan kenaikan untuk tahun 2015 sebanyak 1.546 kasus, tahun 2016 sebanyak 2217 kasus, 2017 sebanyak 578 kasus, sedangkan pada tahun 2018 mengalami kenaikan sebanyak 1.713 kasus dan 2019 sejak 1-6 Januari sebanyak 67 kasus.
Disamping itu juga, kasus kematian akibat DBD di Provinsi Sulut tahun 2015-2019 (tanggal 1-6 Januari) menunjukan sebanyak 21 orang meninggal pada taun 2015, tahun 2016 sebanyak 17 orang, tahun 2017 sebanyak 9 orang dan pada 2018 mengalami kenaikan sebanyak 24 orang meninggal, 2019, sejak 1-6 Januari sebanyak 3 orang yang meninggal akibat kasus DBD.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengingatkan kembali akan tiga langkah pencegahan (3M Plus) penyakit DBD yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas.
Selain itu juga, penyegahan alternatif penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti dapat dilakukan dengan memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, tidak menggantuk pakaian dalam kamar dan menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air.
Disis lain juga, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut dr. Debby Kalalo mengatakan penanganan DBD harus cepat karena itu merupakan momok menakutkan.
 
“Jangan setelah ada kejadian baru melakukan bergerak melakukan pencegahan. Kalau hanya melakukan fogging itu tidak akan maksimal, karena bersifat sementara dan hanya membunuh nyamuk DBD tapi tidak untuk jentik-jentiknya. Selain itu jika kebanyakan fogging bisa berdampak pada keracunan melalui pengasapan,”terang Kalalo.
“Maksimalkan program 3 M yakni, menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, Menutup rapat tempat penampungan air, dan mengubur atau membakar, membuang sampah pada tempatnya terutama barang bekas yang bosa digenangi air hujan. Disamping itu, mengganti vas/pot bunga, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk serta menggunakan obat nyamuk,” lanjut Kadis Kalalo
Share

Gubernur OD Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah

Manado, Klabatnewsok.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menyerahkan 1112 sertipikat tanah untuk masyarakat Manado. Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui perwakilan warga penerima sertifikat di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Senin (7/1/2019) sore.

Adapun rinciannya, untuk Kelurahan Buha 578 bidang dan Kelurahan Bengkol 534 bidang.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada seluruh warga penerima sertipikat tanah.

“Sertipikat ini adalah hadiah tahun baru bagi kita semua, baik bagi masyarakat maupun pemerintah karena bidang tanah yang terdata semakin lengkap,” kata Olly.

Olly menegaskan, penyerahan sertipikat ini merupakan upaya Presiden RI Joko Widodo untuk mengurangi sengketa tanah yang terjadi di wilayah Indonesia melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Target Presiden Jokowi pada tahun 2018 sebanyak tujuh juta sertipikat di Indonesia telah terlampaui. Tahun 2019 penyerahan sertipikat akan terus dilakukan. Ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, Olly mengharapkan pihak ATR/Badan Pertanahan Nasional mampu menjangkau lebih banyak lagi desa dan kelurahan, baik di Manado maupun kabupaten dan kota lainnya di Sulut.

“Agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan pelayanan pensertipikatan tanah yang mudah, cepat dan menjamin kepastian hukum,” imbuh Olly.

Menariknya, usai penyerahan sertipikat tanah, Gubernur Olly melakukan wefie atau foto bersama dengan para penerima sertipikat.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulut Freddy Kolintama menargetkan hingga akhir 2019 ini dapat menyerahkan sebanyak 21 ribu sertipikat tanah di Manado dan 90 ribu sertipikat di seluruh Sulut.

Penyerahan sertipikat tanah untuk masyarakat turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut.

Share

Sebanyak 2I3 Pejabat Struktural Dikukuhkan Gubernur OD

Manado, Klabatnewsok.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melantik dan mengukuhkan sebanyak 213 pejabat struktural di lingkup Pemprov Sulut di ruang Mapalus Kantor Gubernur, Sabtu (5/1/2019) pagi.

Adapun rincian dari pejabat baru yang dikukuhkan, meliputi 14 jabatan pimpinan tinggi (Madya dan Pratama) berdasarkan SK Gubernur Sulut Nomor : 821.2/BKD/SK/01/2019; 50 jabatan administrator berdasarkan SK Gubernur Sulut Nomor : 821.2/BKD/SK/02/2019 dan 149 jabatan pengawas berdasarkan SK Gubernur Sulut Nomor : 821.2/BKD/SK/03/2019.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dikukuhkan.

“Saya ucapkan selamat bertugas dan berkarya, serta selamat mengemban amanah kepada saudara-saudara yang baru saja dikukuhkan dan dilantik. Kiranya amanah dan kepercayaan yang telah diberikan, akan mampu ditunaikan serta dilaksanakan se-paripurna mungkin, bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa,” kata Olly.

Olly menerangkan, agenda pelantikan dan pengukuhan ini telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Agenda ini sesuai dengan dinamika perkembangan yang ada, serta sejalan dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Beberapa kali kita sudah melakukan penguatan struktur jajaran birokrasi, melalui mutasi dan promosi jabatan,” ungkap Olly.

Untuk diketahui, 14 jabatan pimpinan tinggi (Madya dan Pratama) yang dikukuhkan, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin H. Silangen, SE, MS; Asisten Sekdaprov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Edison Humiang; Asisten Sekdaprov Sulut Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Rudy Mokoginta; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulut, Asiano Gamy Kawatu; Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulut, Olvie Atteng.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulut, Jeffry Verry Senduk; Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Sulut, Djemi Gagola; Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulut, Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut, dr. Kartika Devi Tanos, MARS.

Kemudian, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sulut, Fransiscus Engelbert Manumpil; Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Sulut, Edwin Kindangen; Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sulut, Jemmy Ringkuangan; Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sulut, Glady Kawatu dan Kepala Biro Umum Setdaprov Sulut, Clay June H. Dondokambey, SSTP, MAP.

Agenda tersebut turut disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Femmy Suluh dan para rohaniawan

Share

Gubernur Olly Ibadah Natal Bersama KKPGA Manado

Manado, Klabatnewsok.com-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri Acara Perayaan Ibadah Natal 2018 dan Syukur Tahun Baru 2019 Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) GMIM Rayon Manado di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (04/01/2019)

Dalam sambutannya Gubernur Olly mengajak kepada para Hamba-hamba Tuhan dan masyarakat untuk bersatu dan bekerja membangun Sulut yang maju dan sejahtera.

“Jangan hanya sekedar maju jalan ditempat, tapi harus melangkah jauh sehingga tidak tertinggal dengan provinsi lainnya,” kata Olly.

Peran Gereja dan Pemerintah selama ini sudah bisa dilihat dengan kemajuan-kemajuan Pembangunan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

“Dengan begitu banyak Gereja dan Pastori yang telah diresmikan dan ditahbiskan artinya pembangunan itu berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih jauh lagi Gubernur Olly menyebut masuknya investor yang berusaha di Sulut serta pembangunan infrastruktur adalah bukti semakin majunya pembangunan Sulut.

“Kita bersyukur karena semakin banyak investor yang masuk ke Sulawesi Utara. Pembangunan infrastruktur juga terus berjalan seperti Jalan Tol Manado-Bitung dan Bendungan Kuwil,” ungkap Olly.

Selain itu, Olly juga menerangkan majunya sektor pariwisata di Sulut saat ini juga didukung banyaknya tempat wisata yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Lebih lanjut, Olly mengimbau semua pihak untuk senantiasa mampu menjaga dan  memelihara kerukunan dan kedamaian, sehingga dapa mempertahankan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu Provinsi paling Toleran di Indonesia.

Turut Hadir Sekretaris Provinsi Sulut Edwin H. Silangen, MS, Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina sekaligus Khadim, Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sulut DR. Femmy J. Suluh yang juga sebagai Ketua Panitia, para pejabat Eselon II dilingkup Provinsi Sulut

Share

Gubernur Olly Ajak ASN & THL Dukung 10 Prioritas Pembangunan Sulut

Manado, Klabatnewsok.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE memimpin apel perdana tahun 2019 yang diikuti ribuan ASN dan THL Pemprov Sulut di halaman kantor Gubernur, Kamis (3/1/2019) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly menerangkan, prestasi kerja yang dicapai Pemprov Sulut pada tahun 2018 lalu tidak terlepas dari catatan yang harus menjadi bahan evaluasi. Karenanya pelaksanaan apel perdana adalah momentum penting bagi Pemprov Sulut dalam mengawali tugas membangun Sulut di tahun 2019.

“Apel perdana di setiap awal tahun perlu dimaknai sebagai bentuk pemenuhan tanggungjawab sekaligus tanda kesiapan kita guna mengarungi langkah kerja kedepan,” kata Olly.

Olly menuturkan, di tahun 2018, Pemprov Sulut mampu mengukir berbagai capaian pembangunan, antara lain : Pertumbuhan Ekonomi pada Triwulan ke-III berada pada angka 5,66 persen. Lebih tinggi dari capaian nasional 5,17 persen.

Selain itu, tambah Olly, angka kemiskinan dapat ditekan dan berada pada posisi 7,8% dari sebelumnya 8,98, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.

Begitu juga di sektor pariwisata, Olly menyebut angka kunjungan wisawatan mancanegara selang bulan Januari hingga Oktober telah menembus angka 107.520, sedangkan untuk wisatawan domestik mencapai 2,6 juta. Sementara di sektor infrastruktur beberapa proyek strategis nasional dan daerah yang dilaksanakan, telah mampu menunjukkan progress positif, misalnya Tol Manado-Bitung dan Bendungan Kuwil.

Karenanya, untuk mewujudkan target pencapaian tersebut, orang nomor satu di bumi nyiur melambai itu mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pembangunan Sulut pada tahun 2019 ini.

Adapun prioritas tersebut adalah penanggulangan kemiskinan, pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, Infrastruktur dan pengembangan wilayah termasuk wilayah perbatasan, kedaulatan pangan, trantibmas dan sukses Pemilu Presiden dan Legislatif, Peningkatan daya saing investasi, Pembangunan pariwisata dan Pengelolaan bencana dan mitigasi iklim.

“Guna merealisasikan prioritas pembangunan ini, maka pelaksanaan tugas kita kedepan harus senantiasa diwarnai dengan kerja keras, profesionalisme, disiplin, loyalitas, etos kerja, integritas, inovasi serta gotong royong,” beber Olly.

Untuk diketahui, apel perdana 2019 turut dirangkaikan dengan penyerahan SK PNS 100 persen oleh Gubernur Olly kepada 10 Guru Garis Depan yang menerima SK PNS 100 persen

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut

Share

45 Wartawan Sulut Bentuk Pengurus Wapena

MANADO – Setelah melewati pendidikan dan pelatihan kebencanaan dalam Forum Wartawan Bencana sejak Senin (11/9/2017), 45 wartawan yang bertugas di Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya membentuk Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Sulut pada Rabu (13/9/2017).

Menurut Kepala Sub Bidang Media Elektronik BNPB Ario Akbar Lomban, Wapena Sulut akan jadi mitra Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut dalam mengedukasi masyarakat terkait kebencanaan.

“Kami juga berharap ada di antara wartawan yang nantinya bisa menjadi relawan penanggulangan bencana. Sehingga kami juga berharap BPBD provinsi dan kabupaten dan kota agar bisa men-support aktivitas Wapena,” ujar Ario.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Manado Denny Mintianto menyatakan, IWO Manado sejak awal mendukung terbentuknya Wapena Sulut.

“Wapena Sulut bisa jadi pihak penyambung lidah BPBD dalam upaya pengurangan resiko bencana di Sulawesi Utara,” terangnya.

Senada dikatakan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado Yoseph Ikanubun mengaku bersyukur dengan terbentuknya Wapena Sulut. Menurut dia, Wapena Sulut yang baru dibentuk perlu diberikan panduan tambahan.

“Sehingga wartawan juga bisa memahami secara tepat tentang posisinya saat terjadinya bencana. Bagaimana tepatnya teknik peliputannya dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, sebagaiman pantauan KlikNews, pemilihan Ketua Wapena Sulut berlangsung alot. Ada empat nama calon yang muncul, yaitu Amanda Komaling, Asrar Yusuf, Simon Siagian, Feybe Lumanauw.

Dalam pemilihan itu, Amanda Komaling terpilih sebagai ketua setelah meraih 30 suara. Adapun Simon Siagian utusan Ikatan Wartawan Online-IWO yang mendapatkan 8 suara diangkat sebagai wakil ketua, Feybe dengan 7 suara sebagai bendahara, dan Asrar Yusuf diangkat menjadi sekretaris. Selain itu, Arthur Lowpatti diangkat sebagai humas.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut Amanda Komaling mengaku bangga bisa terpilih secara demokrasi sebagai Ketua Wapena Sulut. Meski demikian, dia berharap, Wapena Sulut bukan hanya sekadar jalur koordinasi, tapi juga menjadi wadah untuk mengotokrisi BNPB maupun BPBD.

Di kesempatan yang sama, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Sulut Edwin Monding merasa bersyukur atas kehadiran Wapena Sulut. Dia mengaku, BPBD Sulut akan mendukung penuh kegiatan dan aktivitas Wapena Sulut.

Bahkan dia mengajak Wapena Sulut untuk bisa berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Sulut. “Sehingga informasi kebencanaan bisa di-update bersama. Kami juga bersedia untuk dikritisi,” tandasnya.(***)

Share