Tuesday, 13 November 2018

Category: Propinsi

Wagub: Kesejahteraan Pegawai Jadi Pemicu Etos Kerja

DSC_6388Manado,KLABATNEWSOK.com- Fungsi aparatur sebagai Public Servant yang professional tidak dapat berjalan maksimal apabila tidak dibarengi dengan adanya peningkatan kesejahteraan dari pemerintah hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd saat membuka Rapat Konsolidasi Manajemen Kepegawaian yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut di ruang Mapaluse kantor Gubernur, Kamis (26/2).

Kegiatan tersebut diikuti para Kepala BKD Kabupaten/Kota serta para Sekretaris dan Kasubag Kepegawaian SKPD di lingkungan Pemprov Sulut.

“Pemberian kesejahteraan merupakan salah satu program manajemen sumber daya manusia (SDM) yang salah satunya bisa berfungsi meningkatkan kinerja dari pegawai itu sendiri,” ungkap Wagub sembari menyebutkan, dalam ketentuan Pasal 94 ayat (2) UU No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan, jaminan sosial seperti perlindungan berupa jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian sangat jelas bahwa pemerintah menjamin kesejahteraan para ASN yang dikelola oleh Badan Pengelola jaminan Sosial (BPJS).

Karena itu Wagub mengajak dengan adanya pemberian kesejahteraan lewat program BPJS termasuk tambahan penghasilan berupa TKD diharapkan, pegawai harus meningkatkan etos kerja yang baik, budaya santai dan malas-malasan harus di hilangkan, karena bisa berdampag buruk terhadap pelayanan pada masyarakat.

“Saya ingin jati diri, moralitas dan etos kerja yang baik serta sarat dengan komitmen integritas dan profesionalisme yang tinggi dalam mengemban tugas sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat harus benar-benar di junjung tinggi,” ujarnya.

Sementara terkait dengan terkuaknya kasus penipuan yang dilakukan seorang oknum pegawai terhadap penerimaan CPNS jalur honor daerah (honda) kategori 2, di lingkungan Pemrov Sulut Kansil me-warning agar supaya kasus tersebut segera dituntaskan, karena sudah banyak memakan korban serta ratusan juta telah melayang. Bahkan yang Lebih memiriskan lagi nama saya dibawa-bawa dalam kasus tersebut.

Kabag Jaringan Indormasi dan Kesejahteraan Pegawai Drs Andra Mawuntu mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk fasilitasi kesejahteraan PNS di Pemprov Sulut, sebagai program bagi PNS dalam mempersiapkan masa pensiun serta untuk mengembangkan sisten informasi kinerja pegawai. Turut hadir Plt Kepala BKD Sulut Drs Lucky Taju MSi. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi/jubir pemprov)  

 

Share Button

GMIM, GPdI dan Katolik Dukung Kongres GAMKI

DSC_6363Manado,KLABATNEWSOK.com-KONGRES X GAMKI yang akan berlangsung 28 April hingga 3 Mei 2015 mendatang di Manado Sulut, terus mendapat dukungan dari gereja-gereja dan Pemerintah di Sulawesi Utara. Terbukti, selain pucuk pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), dukungan yang sama pula datang dari pimpinan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) serta dari Keuskupan Manado.

Dukungan Gereja-Gereja di Sulut ini disampaikan saat Panitia Pelaksana yang dipimpin Wagub Dr Djouhari Kansil selaku Ketua Umum melakukan audiens di tempat berbeda, pekan lalu.

Sebagaimana disampaikan Ketua BPMS GMIM Pdt DR. HWB Sumakul, pihaknya sangat mendukung suksesnya iven nasional ini, bahkan akan merekomendasikan kepada seluruh pimpinan Pemuda se-Sinode GMIM untuk ikut serta dalam Ibadah Agung dan Pawai Paskah Pemuda Indonesia (PPPI) demi menyukseskan Kongres Nasional ini. Selain Pemuda GMIM, menurut Sumakul, seluruh jemaat se-Sinode GMIM akan mendoakan dan ikut mensuport demi suksesnya iven akbar ini.

“Ini iven yang akan menjadi wadah bagi para Pemuda Kristen di Indonesia termasuk di dalamnya Pemuda GMIM untuk tidak hanya menggumuli eksistensi dan perjuangan dari GAMKI tetapi juga menyangkut Gereja dan Bangsa,” ujarnya.

Sumakul juga mengapresiasi agenda Pawai Paskah Pemuda Indonesia dalam iven ini. “Ini tidak hanya sebuah sejarah tetapi juga akan mengharumkan nama Sulut tidak hanya ditingkat nasional tetapi juga internasional. Karena ini baru pertama kali terjadi,” tukasnya.

Sementara menurut Ketua Majelis Daerah (MD) GPdI Sulut Pdt Ivone Awuy-Lantu STh, jemaat dan secara khusus Pemuda GPdI akan mengambil bagian secara aktif dan mendoakan seluruh rangkaian kegiatan Kongres. “Selaku tuan rumah sudah seharusnya Pemuda Gereja memberi dukungan demi suksesnya kegiatan ini. Dan saya yakin Pemuda GPdI akan ikut ambil bagian secara aktif didalamnya,” paparnya.

Senada dengan Sumakul dan Lantu,  Uskup Manado Mgr Josef Suwatan MSC, saat menerima audensi Panpel, Rabu (25/2), juga menyatakan dukungan penuh dan menyambut dengan baik iven ini, sembari berjanji akan mengkoordinasikan keikutsertaan mudika Keuskupan Manado bersama seluruh jajaran keuskupan. “Saya akan mengkoordinasikan langsung kepada para mudika dan jajaran Keuskupan Manado untuk ikut secara aktif menyukseskannya hajatan religius dari pada pemuda denominasi gereja se- Indonesia ini, ujarnya.

Kesempatan itu Uskup juga tak lupa mengingatkan kepada panitia pelaksana soal tema yang akan dipakai nanti, kiranya digunakan tema yang terkait dengan paskah kebangkitan, keselamatan dan kedamaian itu yang harus ditonjolkan. “Apalagi  karena hajatan ini dilaksanakan di daerah kita sendiri yang dikenal sebagai salah satu daerah yang menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama,” tandas Uskup.

Polda dan PLN

Selain bertemu Uskup Manado, Panitia Pelaksana juga kemarin, melakukan audensi ke Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulut dan PLN Wilayah Suluttenggo.

Kedatangan Kansil cs diterima langsung Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Palmer Sinaga bersama Karo Ops Kombes Pol. Drs Asjiman, Dir Intelkam Kombes Pol Daud Subarkah, Kabid Humas AKBP Wilson Damanik dan Kabid TI AKBP John Rori. sedangkan di Kantor Wilayah PLN, diterima langsung General Manager Baringin Nababan didampingi Deputy Manajer Hukum dan Humas PLN Lefrand Maleke.

Kapolda menyatakan siap membantu melakukan pengamanan sebelum, sepanjang dan sesudah pelaksanaan kongres tersebut. “Khusus untuk kegiatan Ibadah Agung dan Pawai Paskah, kami akan melakukan operasi di sejumlah titik yang dinilai rawan yang nanti akan dilewati peserta pawai. Ini dimaksudkan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar ddan aman,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Panitia menawarkan kepada Kapolda untuk menjadi salah satu pembicara dan langsung diiakan Kapolda.

GM PLN sendiri menjamin ketersediaan listrik selama berlangsungnya iven nasional itu. “ Kami akan mendukung panitia sejak jauh-jauh hari,” kata Nababan. Baik Sinaga maupun Nababan meminta kepada panitia agar memasukan dena lokasi yang akan digunakan untuk kegiatan ini.

Atas dukungan banyak pihak ini, Wagub mengapresiasinya sembari mengharapkan kerjasama yang terus menerus demi suksesnya kegiatan ini. “Kami meyakini semua dukungan yang datang baik dari gereja maupun pemerintah akan sangat memudahkan kerja dari panitia sekaligus memperlancar kegiatan ini,” tukasnya. Ikut mendampingi Wagub, Ketua Harian Pnt Roy Roring MSi, Wakil Ketum Pnt Goinpeace Tumbel, Seksi Persidangan Pnt Novi Lumowa, Wakil Sekretaris Christian Sumampouw SH MEd, Koord Publikasi Tenny Assa, Dr Johanis Saul, Dorkas Anaada serta Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing S.Sos.(Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi/jubir pemprov)

 

Share Button

Dinas Pertanian Sulut Panen Jagung, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Panen Jagung di Desa Sea TriMitraPineleng,KLABATNEWSOK.com -Kepala Bidang Pertanian dan Holtikultura Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Ir Arie Bororing Msi memberikan bantuan bibit Jagung di Desa Sea Trimitra Kecamatan Pineleng pada waktu lalu, akhirnya bibit tersebut,  Jumat (14/08) sudah membuahkan hasil sehingga masyarakat Desa Sea sudah bisa melakukan panen jagung yang ditanam di lahan 2 hektar.

Kepala Desa Trimitra Sea Yani.A.J.Mamesah dalam sambutan mengatakan melihat letak geografis Desa ini tergolong Perumahan menjadi satu kebanggaan bisa melakukan panen jagung walaupun di Desa ini terbilang para penduduk kategori berlatar belakang sebagian PNS dan pegawai Swasta, namun saya berlatar belakang Petani memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menanam.

Mamesah yang juga mantan Jurnalish zaman Menteri Harmoko ini menambahkan anjuran Gubernur SH Sarundajang dengan Gerakan sentuh air, Tanah dan menanam sudah kami jalankan. Kelompok tani mendapatkan suport dari Dinas Pertanian Sulut dengan memberikan bantuan bibit jagung dan sebentar lagi akan mendapatkan bantuan bibit Cabe.

“Kami sudah menyiapkan 1.000 polybuck untuk menanam bibit cabe selanjutnya dibagikan ke masyarakat sehinnga masyarakat bisa menanam di halaman rumah masing-masing,namun belum di berikan bibit sebagian masyarakat sudah menanam lebih dahulu,”ungkap Mamesah.

Ditempat yang sama Ketua Kelompok Tani Maesan Waya Santoso Steven Santoso mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan dari Pemerintah Propinsi atas bantuan bibit jagung sudah di terima dan ditanam sehingga sekarang sudah ada hasilnya,sehingga bisa memberikan motivasi kepada kelompok tani yang lain di Minahasa bahkan di kabupaten/kota di Sulut.

Santoso yang juga sebagai Ketua Yayasan Elohim Mounth Victory Sea Mitra ini menambahkan diharapkan Pemerintah Kabupaten Minahasa lewat Dinas Pertanian agar dapat membantu para petani yang ada di Desa Sea TriMitra.

“Pertanian adalah suku paling utama dalam pembangunan di daerah sehingga harus di bangkitkan sarana pertanian di setiap desa untuk menumbuhkan perekonomian dan penghasilan masyarakat Sulut yang akan semakin baik”tutur Santoso

Kepala Bidang Pertanian dan Holtikultura Ir Arie Bororing mengatakan Panen jagung ini memberikan motivasi kepada masyarakat Perumahan Sea Mitra agar supaya lebih peduli lagi dalam segi pertanian,agar dapat menanam lahan-lahan yang kosong yang tidak digunakan untuk usaha-usaha produktif agar dapat membantu masyarakat sehingga dapat meningkatkan taraf hidup.

Bororing menambahkan Minahasa paling banyak mendapatkan perhatian bantuan dari Dinas Pertanian Propinsi seperti pendukung kesediaan Pangan padi yang menjadi bahan pangan pokok dan jagung menjadi bahan pangan penunjang yang sudah dianggarkan khusus oleh APBD.

Panen jagung ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pertanian dan Holtikultura Propinsi Ir Arie Bororing Kepala Desa Sea Mitra, ratusan masyarakat yang tergabung para kelompok tani dan juga para anak-anak PAUD Angel Sea TriMitra ikut membantu orangtua yang tergabung dalam kelompok tani dengan menyiram jagung setiap sore.(Herman Tampongangoy)

Share Button

Bulog Sulut Jual Gula Kristal Putih 20 Ton

ilustrasi gula pasirSulut,KLABATNEWSOK.com – Yayan Suparyan Kepala Perum Bulog Divere Sulawesi Utara (Sulut) mengatakan bahwa Bulog Sulut telah menjual gula pasir kristal putih (GKP) sebanyak 20 ton sejak awal bulan Juli 2014 hingga saat ini. “Realisasi penjualan GKP di Sulut sebanyak 20 ton dijual hingga ke pelosok desa,” ungkap Suparyan.

Ditambahkanya Gula pasir itu dijual melalui bazar, operasi pasar maupun ke pedagang yang mempunyai izin perdagangan berupa pangan. Bulog mengakui pihaknya telah ditugaskan oleh pemerintah melalui Kementerian Perdagangan untuk menjaga dan menjual gula pasir di provinsi itu.

“Kami mulai tahun ini diberikan tugas oleh Kementerian Perdagangan untuk penyediaan stok gula pasir dalam negeri,” jelasnya. Tantangan memang ada karena masih banyak gula impor yang beredar di pasar tradisional maupun swalayan di Kota Manado dan sekitarnya,” ungkap Suparyan.

Di tempat yang berbeda Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong mengakui memang gula pasir yang beredar di sentra perdagangan Sulut masih ada gula impor dan juga GKP. “Gula impor ini memang diperuntukkan bagi industri kecil dan menengah di Sulut, sehingga ada yang dijual eceran karena banyak IKM yang belum mampu membeli gula dalam bentuk yang cukup banyak,” kunci Wajong.

Perlu diketahui saat ini harga gula rafinasi di sentra di beberapa pasar maupun di swalayan perdagangan Kota Manado sebesar Rp 11.500 per kilogram dan untuk GKP Rp 10.750 per kilogram sehingga harga tersebut tidak membebani masyarakat.(Herman Tampongangoy)

Share Button

Pelantikan DPRD Sulut 9 September akan Menghabiskan Anggaran Rp 745 Juta

Kantor Deprof yang akan ditempati Anggota Periode 2014-2019Sulut,KLABATNEWSOK.com-Sekertaris DPRD Sulut Jhon Palandung, Rabu (13/08) di kantor dewan Propinsi mengatakan Pelantikan 45 Anggota DPRD Sulut Periode 2014-2019 akan dilantik 9 September 2014 mendatang, mengenai seragam yang akan digunakan para anggota Deprof Sulut sudah sementara dijahit.

Mantan Sekab Sitaro ini menambahkan pihak Sekertariat DPRD Sulut sudah melayangkan surat bulan Juli lalu kepada 45 Anggota DPRD yang baru untuk membuat baju yang akan dipakai dalam agenda Pelantikan yang sudah ditentukan sekaligus dengan PIN Emas.

“Mengenai PIN setiap anggota DPRD baru akan diberikan dana 6 juta per anggota sampai sekarang ini tidak mengalami hambatan hingga sampai pada pelantikan semua anggota sudah siap akan dilantik,” tutur Palandung.

lanjutnya usai Pelantikan 45 anggota DPRD Propinsi Sulut ini akan bertolak ke Jakarta guna mengikuti pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) kerena itu harus dan wajib diikuti oleh anggota Deprof yang baru.ungkapnya.

“Para anggota DPRD Sulut Periode 2019-2014 akan diberikan tunjangan dana Purna Bakti sebesar 14.4 Juta untuk Pimpinan Dewan dan 12 juta akan diberikan kepada para anggota Dewan yan akan mengakhiri masa jabatan dan sudah diangarkan lewat untuk PIN Emas anggota DPRD 2014-2019 memakan anggaran sebesar Rp 745 Juta terbagi 250 juta dana Paripurna dan PIN  Emas dan Pakaian sebesar 495 Juta dengan total anggaran 745 Juta diambil dari Dana APBD,” kunci Palandung.

Sementara itu Taufik Tumbelaka sebagai pemerhati Pemerintahan Politik Sulut, Rabu  (13/08) mengatakan para anggota Dewan Sulut yang baru benar-benar harus memperhatikan kepentingan rakyat. “Jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi yang nantinya akan merugikan kepentingan rakyat,” ungkap Tumbelaka.(Herman Tampongangoy)

 

Share Button

Perda Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol Akhirnya Disahkan DPRD Sulut

SHS Saat menghadiri Sidang Pariurna DPRD Sulut pengesahan Perda Anti MabukManado,KLABATNEWSOK.com – Setelah ditunggu-tunggu sekian lama oleh masyarakat Sulawesi Utara akhirnya Rabu (06/07) Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol akhirnya disahkan oleh anggota DPRD Sulut di akhir masa jabatan di gedung Cengkih Sario. Sidang Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut didampinggi Ketua Pansus Perda anti mabuk Dr Vicktor Mailangkay lewat sidang paripurna yang dihadiri Gubernur Sulut, Kapolda Sulut, Kepala Kejaksaan Tinggi dan seluruh Kepala SKPD propinsi.

Gubernur Dr SH Sarundajang dalam sidang Paripurna di hadapan 45 wakil rakyat Sulut ini mengatakan akan memberikan kepastian kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan hukum kepada masyarakat yang terlibat peredaran dan meminum minuman beralkohol.

“Aparat penegak hukum seperti kepolisian dan SatPol PP dapat melakukan tindakan hukum cepat kepada pengedar maupun peminum alokohol yang bertentangan dengan aturan. Jika dulu aparat menunggu, tetapi sekarang dapat bertindak sebelum pelaku mabuk. Bahkan pemabuk dapat disidang di tempat umum terbuka untuk efek jerah,” ungkap Sarundajang.

Di tempat yang sama Brigjen (Pol) Jimmy Palmer Sinaga mewarning agar para pengedar dan pemabuk yang melanggar hukum harus dihukum sesuai peraturan daerah tanpa kompromi. “Jika sanksinya sesuai perda pasti kriminalitas akibat mabuk akan berkurang,” tuturnya.

Ditambahkan Kapolda Sulut ini pihak Kepolisian akan mengawasi dan menindak para pengedar maupun pengonsumsi bila ada kedapatan dan membuat onar kami tidak segan-segan untuk menangkap.

“Kepolisian akan menjadi contoh yang baik dalam memberantas anti mabuk apalagi sudah ada perda yang ditetapkan, jangan kedapatan Polisi yang mengkonsumsi minuman keras, apabila ada anggota Polisi yang kedapatan langsung diproses sesuai kode etik yang ada,” kunci Kapolda Sulut.(herman tampongangoy)

Share Button

Perda Miras Belum Ada di Sulut

Kapolda Sulut  Brigjen Pol Jemmy Pauner SinagaManado,KLABATNEWS-Kapolda Sulut Brigjen Pol Jemmy Pauner Sinaga mengatakan guna mengurangi angka kriminalitas seperti pencurian, penganiayaan dan penipuan yang bermuara semua dari Minuman Keras (Miras) karena pelaku menenguk miras pulang ke rumah tidak dilayani dengan cepat dan baik oleh istri maka dipukul akibatnya terjadi KDRT, bersenggolan tidak sengaja dengan orang lain terjadilah penganiayaan, melakukan pencurian kerena membutuhkan uang untuk beli Miras, karena sentral kriminalitas yakni Miras maka Polda Sulut akan memerangi Miras.

Sinaga mengajak masyarakat agar Brenti jo Bagate apalagi sudah ada slogan-slogan terlebih dahulu padahal ini program sudah bagus, makanya kami Polda Sulut meminta bantuan teman-teman wartawan agar dapat memberikan bantuan informasi kepada pihak kepolisian agar bisa menangkap dengan melakukan operasi.
“Saya sudah berkonsultasi dengan Ketua DPRD Sulut Pdt Meyfa Salindeho Lintang mengenai Peraturan Daerah (Perda) ternyata belum ada kekuatan hukum sehingga tidak ada efek jera, apabila Polisi beroperasi menangkap para pemabuk hanya bisa menahan 1X24 jam tidak boleh lebih dan pihak polisi hanya bisa memberikan nasehat dan semuanya itu tidak akan berguna kerena lagi mabuk, maka kami meminta kepada pihak DPRD Sulut agar segera membuat Perda Miras dengan sanksi yang berat supaya ada efek jera,” ujarnya.
Sementara itu Ketua DPRD Sulut Pdt Meyfa Salindeho Lintang Sth mengatakan Perda Miras sementara dibahas pokoknya sebelum masa kerja kami berakhir Perda Miras akan segera disahkan.

Padahal di Sulut masih banyak minuman keras yang dijual di warung-warung maupun di rumah-rumah makan yang tidak ada izin dagang dari Pemkot/Pemkab seperti minuman bermerek Kesegaran segaran sari dll yang bebas beredar.(Eman)

Share Button