Monday, 25 March 2019

Category: Pemprop Sulut

Gubernur OD Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Sulut, Klabatnewsok.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melaksanakan kunjungan kerja ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (18/01/2019) pagi.

Kunjungan kerja itu ditujukan untuk melakukan uji coba jaringan Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang bernilai Rp. 1,38 Triliun. Ketiganya datang ke  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Stasiun Terminal Palapa Ring Tengah.

Dalam kunjungan ke Kantor KPP Tahuna, Olly, Rudiantara dan Sri Mulyani memantau dan mencoba akses internet yang sudah terhubung dengan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah. Akses point-of-presence (PoP) Palapa Ring Tengah yang terhubung dengan jaringan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. itu digunakan untuk mendukung layanan perpajakan secara online. Selain itu, jaringan serat optik ini dapat dipakai untuk layanan publik, seperti pajak dan kesehatan.

Olly mengapresiasi pemerintah pusat atas ujicoba jaringan Palapa Ring Tengah yang mampu membuat semua wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dapat terkoneksi secara online.

“Palapa Ring membuat pembangunan semua daerah termasuk Kabupaten Sangihe dapat berjalan terus dan semakin maju,” kata Olly.

Untuk itu, Olly mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pesatnya pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara termasuk Palapa Ring Tengah.

“Saya juga berterimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Jusuf kalla. Ini bukan kampanye. Ini kenyataan di lapangan. Palapa Ring salah satu buktinya,” tandas Olly.

Lanjut Olly, keunggulan Palapa Ring dapat dimanfaatkan untuk semua sektor termasuk pariwisata.

“Jaringan Palapa Ring ini mampu mendukung pembangunan pariwisata termasuk di Sangihe yang dapat memasarkan produk pariwisatanya secara langsung,” ucap Olly.

Ketiganya juga melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Konferensi video ini merupakan inisiasi kerja sama konsultasi kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang telah dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Di Sangihe, Bakti Kemenkominfo telah membangun 1 menara telekomunikasi seluler jaringan 4G dan 6 tower 2G. Saat ini Bakti Kemenkominfo tengah mempersiapkan proses migrasi ke 4G.

Selain itu juga, Bakti telah menyediakan akses internet di 51 lokasi, yaitu satu Puskesmas, tiga kantor desa, satu lokasi layanan publik dan 46 sekolah yang siap terkoneksi dengan jaringan Palapa Ring Tengah.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan Palapa Ring merupakan perwujudan dari Program Nawacita Jokowi.

“Ini adalah komitmen dari Presiden Jokowi untuk membangun dari pinggiran dan memperkuat NKRI yang diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur,”

Sri Mulyani menuturkan, Palapa Ring mampu diselesaikan meskipun dana APBN terbatas. Tambah dia, skema pembiayaan infrastruktur dapat dilakukan bervariasi.

“Walaupun tidak semua proyek infrastruktur bisa dibangun dengan APBN namun dapat diatasi juga dengan instrumen penjaminan oleh PPI (Penjaminan Pendanaan Infrastruktur) sehingga mampu mempercepat proses pembangunan,” imbuh Menkeu Sri.

Menkeu Sri juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sulut karena melihat pembangunan di Sulut yang cukup baik.

“Terima kasih Pak Gubernur, sudah lama saya tidak ke Sulawesi Utara. Saya betul betul melihat kemajuan yang sangat banyak. Termasuk Sangihe salah satu pulau terluar, etalase Republik Indonesia namun sudah dibangun dan dikelola dengan baik,” ujar Menkeu Sri.

Untuk diketahui, Palapa Ring Tengah melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Jaringan serat optik ini terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 kilometer kabel darat dan 1.787,06 km kabel laut.

Menkominfo Rudiantara menerangkan, Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia.

“Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi pita lebar, Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur,” kata Rudiantara.

Menurut Menkominfo, proyek yang memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps bakal selesai di seluruh Indonesia pada tahun ini. Adapun Palapa Ring Tengah sendiri baru selesai pada 21 Desember 2018.

“Proyek Palapa Ring ditargetkan selesai di seluruh Indonesia pada pertengahan tahun ini,” ungkap Rudiantara.

Pada kesempatan itu, Olly, Sri Mulyani dan Menkominfo menandatangani prasasti konektivitas Palapa Ring Paket Tengah menyatukan 17 Kabupaten di Indonesia.

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana, Direktur Utama PT. PPI Armand Hermawan dan para pejabat Pemprov Sulut

Share

Wagub Kandouw Sambut Menteri Keuangan RI

Sulut, Klabatnewsok.com – Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjemput langsung Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dan rombongan di Bandara Sam Ratulangi, Kamis (17/1/2019) siang tadi. Tiba di VIIP Room Pemda, Menkeu RI itu disambut dengan tarian kabasaran.
Selanjutnya Menkeu RI beristirahat sejenak di VIIP Room Bandara Samrat, dalam kesempatan tersebut Wagub Sulut Steven Kandouw silahturahmi dan memaparkan kondisi wilayah dan potensi daerah Sulut.
“Saya mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengucapkan selamat datang di Bumi Nyiur Melambai Sulut,” ungkap Wagub Sulut itu.
Kunjungan kerja Menteri Keuangan Republik Indonesia dan rombongan tersebut dalam rangka memberikan kuliah umun di kampus Unsrat. Dan besok Jumat (18/1/2019) sesuai rencana akan melakukan kunjungan kerja ke daerah Kepulauan Sangihe.
Turut menjemput Menkeu RI  dan rombongan, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Kepala BKAD Gammy Kawatu, Kepala Inspektorat Praseno Hadi, Kepala Bapenda Olvie Atteng, Karo Umum Clay Dondokambey, Karo SDA Frangky Manumpil, Kasat Pol PP Evans Liow.
Share

THL Guru THL Pemprov Sulut Bakal Terima UMP

Sulut, Klabatnewsok.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS, memimpin  rapat  terkait dengan penyusunan Draft Peraturan Gubernur (Pergub) tentang honorarium Guru tenaga harian lepas (THL), Guru bantu Non ASN yang dilaksanakan di ruang rapat Dinas pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (16/01/2019).

Sekprov mengatakan setelah proses penyusunan Draft ini selesai, akan dijadikan Peraturan Gubernur (Pergub), tentunya para Guru dengan status THL mendapatkan honor dengan nilai minimal Upah Minimum Provinsi (UMP),
untuk dasar perhitungan dari pemberian honorarium ini mengacu kepada jam mengajar yang akan dijalankan oleh Guru THL di SMA,SMK se Sulut.

Pada kesempatan itu juga, Sekprov memeriksa sampai sejauh mana kesiapan dari Dinas Pendidikan Daerah dan Cabang Dinas terkait dengan program kerja yang akan dijalankan pada tahun 2019 ini, termasuk dengan permasalahan yang ada di sekolah dan cabang Dinas.

Lebih jauh lagi Sekprov mengkonsolidasikan tentang pengelolaan keuangan, oleh karena cakupan wilayah yang luas maka diberikan kewenangan kepada Dinas Pendidikan daerah agar membuat suatu konsep bagaimana proses pendelegasian kewenangan kepada cabang dinas supaya dioptimalkan tugas dan kerjanya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Plt Asisten administrasi umum Praseno Hadi, Kepala Badan keuangan dan Aset Daerah Asiano G Kawatu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah dr. Grace Punuh, Kaban BKD Sulut Dr Femmy Suluh, serta para pejabat dilingkup Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah.

Share

Dikunjungi Kakanwil Kemenhukam, Kandouw Ajak Bangun Sinergitas

Sulut, Klabatnewsok.com – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)  Effendy B Peranginangin bersama jajarannya menemui Pemerintah Provinsi Sulut. Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Wakil Gubernur Sulut, Selasa (15/1/2019, pagi tadi.

Maksud kedatangan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM untuk bersilahturahmi dengan Pemprov Sulut, dalam rangka pelaksanaan serah terima jabatan ( sertijab ) yang akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal (16 /1/) bertempat di kantor Gubernur.

Effendy  Peranginangin menggantikan
Plt. Kakanwil Murdjito Sasto sejak September 2018, sebelumnya dijabat oleh Pondang Tambunan

Kepala Kanwil Menkumham sebelumnya telah dilantik oleh Menteri Hukum dan HAM  Yasona Laoly di jakarta.

Gubernur Sulut melalui Wakil Gubernur Steven Kandouw mengatakan Kakanwil Kemenkumham Sulut yang baru ini kami optimis bisa bekerjama dengan pemerintah Sulut.

“Kakanwil yang baru ini bisa bekerjasama dengan provinsi Kami. Karena sebelumnya beliau  Humas di Kementerian dan sudah sering datang ke daerah ini. Pokoknya saya opimis beliau (Kakanwil Kemenkumham) bisa bekerjasama dengan pemerintah OD-SK,” tandas Wagub Sulut.

Wagub Kandouw menyebutkan Kakanwil sudah menyatakan diri siap bersinergi dan bekerjasama  dengan pemprov sulut.

“Yang terpenting tetap bersinergi dengan pak Gubernur, karena pak Gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat yang ada di daerah. Intinya tetap berkoordinasi agar seluruh program bisa berjalan dengan baik,” tfutup Wagub Steven Kandouw.

Share

Kandouw : Suatu Kehormatan Dikunjungi Kapal Militer Amerika

Sulut, Klabatnewsok.com – Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan kehormatan dikunjungi kapal Militer Amerika Serikat, yaitu USNS Brunswick (T.EPF-6)  Senin (14/1/2019) siang, kapal pengangkut pasukan dan logistik itu bersandar di Pelabuhan Bitung.

Menariknya, selama di Indonesia, USNS Brunswick hanya mengunjungi Sulut karena dianggap sebagai daerah yang aman dan nyaman. Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw berkesempatan melihat langsung kapal tersebut sambil didampingi oleh Commander Greg Adams U.S Naval Attache to Indonesia dan Captain Adam Streeper.

“Ini suatu kehormatan bagi Provinsi Sulawesi Utara. Ini menandakan Sulawesi Utara khususnya Bitung adalah salah satu pelabuhan yang aman, daerahnya aman,” ucap Kandouw.

Lanjut Kandouw, kunjungan kapal militer AS menunjukkan kondusifnya situasi Sulut kepada dunia internasional.

“Ini menjadi kehormatan bagi kita, karena kunjungan kapal militer AS ini hanya satu-satunya di Indonesia. Dan Sulut menjadi daerah yang dipilih. Ini menjadi bukti bahwa Sulut, khususnya Kota Bitung menjadi pelabuhan standar Internasional yang aman untuk dikunjungi dan ini menjadi hal positif bagi kita untuk menunjukkan ke dunia Internasional bahwa daerah kita sangat kondusif,” kata Kandouw.

Disamping itu, pada pertemuan ini juga digagas kesepakatan untuk menjalin hubungan militer yang lebih erat. Sulut, akan dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan latihan tempur.

“Kita sangat berterimakasih atas kunjungan ini. Dan bukan hanya itu, dari pertemuan kita, maka ada kesepakatan untuk membangun kerja sama militer, dimana kita akan menjadi tuan rumah pelaksanaan latihan tempur. Dan ini menjadi hal positif bagi daerah kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kandouw menegaskan, bahwa kunjungan kapal militer AS tersebut hanya untuk silahturahmi dan bukan karena ada wilayah yang sedang memanas. Karena itu, dirinya meminta agar masyarakat dapat terus memperkuat hubungan antar sesama dan pemerintah.

“Ini murni kunjungan biasa. Dan yang ada pembicaraan kerja sama, seperti latihan tempur. Tidak ada wilayah yang memanas. Kapal perang ini juga, hanya diisi 27 Anak Buah Kapal (ABK). Yang berangkat langsung dari Singapura. Dan yang menjadi kebanggaan kita, adalah Sulut menjadi daerah satu-satunya di Indonesia yang dipilih untuk dikunjungi,” tandas Kandouw.

Nantinya, pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan latihan bersama antara Angkatan Udara Amerika dengan Angkatan Udara Indonesia. Rencananya kerja sama tersebut akan dilaksanakan Bulan Mei 2019. Latihan bersama tersebut berkat lobi dari Gubernur Olly Dondokambey.

“Latihan bersama diadakan di sini sudah dilakukan selama tiga tahun berturut-turut. Latar belakangnya karena dianggap Sulawesi Utara daerah yang kondusif, masyarakatnya aman. Dan secara khusus warga Negara Amerika mereka berada di sini merasa nyaman, tidak ada yang mengganggu,” tutur Kandouw.

Dalam kunjungan Wagub Kandouw dan rombongan diantar langsung oleh Captain Adam Streeper untuk melihat langsung ruang kemudi dari USNS Brunswick , tempat pendaratan Helikopter, ruang makan dan fasilitas lainnya dari kapal tersebut dalam kesempatan tersebut dilakukan juga pertukaran cendramata.

Adapun pertemuan di USNS Brunswick turut dihadiri Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang, Kepala Satpol PP Steven Liow dan Kepala Kesbangpol Mecky Onibala

Share

Gubernur Olly Optimis Pertumbuhan Ekonomi Sulut Tahun 2019 Sehat dan Stabil

Manado, Klabatnewsok.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey Jumat, (11/1/2019) menghadiri acara pertemuan tahuann industri jasa keuangan di Jakarta.

Kegiatan tahunan yang diprakrasarai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, dibuka langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam sambutan arahan, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa semua pihak dalam pertemuan tahunan ini harus bersyukur, karena memasuki tahun baru semua harus penuh optimisme dan harapan, kegembiraan meski ada juga tantangannya.

“Kita lihat pertumbuhan ekonomi 5,2-5,3% dan inflasi perkembangan sangat optimis di 2019. Walaupun mempunyai tantangan dari internal dan eksternal. Maka itu, kita harus hadapi dengan kerja keras, kebersamaan dan apa yang di canangkan harus optimis untuk menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.

Wapres menjelaskan, Indonesia mempunyai pengalaman di jasa keuangan, di mana pengalaman itu merupakan guru yang baik dan selama ini harus di pelajari.

“Kita tahu efek moneter tahun 97-98 efeknya sampai saat ini. Maka itu kita melakukan tindakan-tindakan, agar tidak ada krisis itu lagi. Apabila 20 lalu krisis itu di bayar oleh pemerintah maupun masyarakat, maka tidak akan terjadi dan akan di tanggung sendiri itulah pelajaran pertama industri perdagangan pasti tahu,” tutur Wapres.

Maka tentu, pelajaran-pelajaran lain harus lebih hati-hati untuk pengawasan lebih ketat. “Oleh karena itu OJK bisa mengambil langkah lebih penting di industri keuangan dan bisa memberikan semua kewajiban,” pungkasnya.

Diketahui Sepanjang tahun 2018, kondisi perekonomian nasional terpantau sehat dan stabil, yang tercermin di antaranya dari ekonomi nasional yang tumbuh sekitar 5,15% dan inflasi yang terkendali di level 3,13%. Sementara itu sektor jasa keuangan juga tercatat stabil dan sehat, yang merupakan modal penting bagi industri jasa keuangan untuk dapat tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Gubernur Olly Optimis Pertumbuhan ekonomi Sulut  tahun 2019 akan berjalan dengan sehat dan stabil mengikuti pertumbuhan ekonomi nasional, demi mencapai hal tersebut Gubernur Olly mengajak stakeholders terkait yakni OJK Sulut untuk terus bersinergi bersama pemerintah, menghadirkan inovasi-inovasi yang konstruktif untuk mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam meningkatkan kegiatan ekonomi, meningkatkan daya tahan sektor-sektor jasa keuangan untuk mewujudkan stabilitas perekonomian dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat, dan mendukung upaya pemerataan dalam pembangunan daerah

Share

OD-SK Komit Naikkan Harga Kopra

Manado, Klabatnewsok.com – Komitmen Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Sulut terus dilakukan. Gubernur dan Wagub memperjuangkan harga kopra Sulut yang anjlok, alhasil harga kopra kembali terus berangsur naik.

Jika pada bulan Desember 2018 lalu harga beli Kopra ada di kisaran Rp. 5500 per Kilogram, saat ini pada bulan Januari 2019 harga beli Kopra naik menjadi Rp. 5900.

Menurut informasi dari Dinas Perindag Sulut, harga beli Kopra di PT Cargill  saat ini  Rp. 5.700/ kg, PT. Multi Nabati Sulawesi Rp. 5900/Kg. Kenaikan harga tersebut sesuai dengan komitmen antara pimpinan perusahaan pusat dengan pemprov pada beberapa waktu yang lalu, dimana pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wagub.

Harga kopra bisa berangsur naik karena berbagai langkah strategis dilakukan Gubernur dan Wagub sejak tahun 2018 lalu dalam rangka menaikan harga beli kopra para petani di Sulut. Diantaranya dengan mengajak para perusahan pabrikan kopra untuk menaikan harga beli kopra.

Perlu diketahui juga, untuk rencana jangka panjang, Gubernur mengagagas program untuk mengatasi anjloknya harga kopra dengan mengembangkan industri minyak goreng kelapa skala kelompok tani. Kepedulian Gubernur Olly terhadap petani kelapa ini dilakukan dengan memberikan bantuan sebanyak 12 unit mesin produksi minyak kelapa untuk kelompok tani yang akan mengelola industri minyak goreng kelapa di tahun 2018. Dua diantaranya termasuk bantuan tempat pengolahan kelapa.

Adapun pada tahun 2019 ini, Pemprov Sulut akan memberikan bantuan dengan jumlah lebih besar, yaitu sebanyak 23 unit mesin beserta tempat pengolahan senilai Rp. 7 miliar. Langkah lain yang dilakukan Pemprov Sulut untuk meningkatkan nilai jual produk turunan dari kelapa, yaitu mengadakan pertemuan yang diikuti seluruh daerah penghasil kelapa di Indonesia

Share