Tuesday, 26 September 2017

Category: Propinsi

45 Wartawan Sulut Bentuk Pengurus Wapena

MANADO – Setelah melewati pendidikan dan pelatihan kebencanaan dalam Forum Wartawan Bencana sejak Senin (11/9/2017), 45 wartawan yang bertugas di Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya membentuk Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Sulut pada Rabu (13/9/2017).

Menurut Kepala Sub Bidang Media Elektronik BNPB Ario Akbar Lomban, Wapena Sulut akan jadi mitra Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut dalam mengedukasi masyarakat terkait kebencanaan.

“Kami juga berharap ada di antara wartawan yang nantinya bisa menjadi relawan penanggulangan bencana. Sehingga kami juga berharap BPBD provinsi dan kabupaten dan kota agar bisa men-support aktivitas Wapena,” ujar Ario.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Manado Denny Mintianto menyatakan, IWO Manado sejak awal mendukung terbentuknya Wapena Sulut.

“Wapena Sulut bisa jadi pihak penyambung lidah BPBD dalam upaya pengurangan resiko bencana di Sulawesi Utara,” terangnya.

Senada dikatakan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado Yoseph Ikanubun mengaku bersyukur dengan terbentuknya Wapena Sulut. Menurut dia, Wapena Sulut yang baru dibentuk perlu diberikan panduan tambahan.

“Sehingga wartawan juga bisa memahami secara tepat tentang posisinya saat terjadinya bencana. Bagaimana tepatnya teknik peliputannya dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, sebagaiman pantauan KlikNews, pemilihan Ketua Wapena Sulut berlangsung alot. Ada empat nama calon yang muncul, yaitu Amanda Komaling, Asrar Yusuf, Simon Siagian, Feybe Lumanauw.

Dalam pemilihan itu, Amanda Komaling terpilih sebagai ketua setelah meraih 30 suara. Adapun Simon Siagian utusan Ikatan Wartawan Online-IWO yang mendapatkan 8 suara diangkat sebagai wakil ketua, Feybe dengan 7 suara sebagai bendahara, dan Asrar Yusuf diangkat menjadi sekretaris. Selain itu, Arthur Lowpatti diangkat sebagai humas.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut Amanda Komaling mengaku bangga bisa terpilih secara demokrasi sebagai Ketua Wapena Sulut. Meski demikian, dia berharap, Wapena Sulut bukan hanya sekadar jalur koordinasi, tapi juga menjadi wadah untuk mengotokrisi BNPB maupun BPBD.

Di kesempatan yang sama, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Sulut Edwin Monding merasa bersyukur atas kehadiran Wapena Sulut. Dia mengaku, BPBD Sulut akan mendukung penuh kegiatan dan aktivitas Wapena Sulut.

Bahkan dia mengajak Wapena Sulut untuk bisa berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Sulut. “Sehingga informasi kebencanaan bisa di-update bersama. Kami juga bersedia untuk dikritisi,” tandasnya.(***)

Share Button

Rarung-Sumakul Berhasil Perjuangkan Pratasis-Turangan Masuk Pengurus DPP IWO

Jakarta -Ketua DPW Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Utara, Victor Rarung dan Ketua Dewan Etik IWO SULUT Hanny Sumakul, gemilang memperjuangkan kepentingan daerah pada Mubes pertama di Hotel Puri Mega Jakarta, 8-9 September 2017.

Menariknya hajatan wartawan online seluruh Indonesia ini, Rarung dan Sumakul berhasil memasang Noldy Pratasis dan Tommy Turang masuk kepengurusan DPP IWO masa bakti 2017-2022.

“Berkat perjuangan gigih Ketua IWO Sulut pak Victor Rarung,dan Ketua Dewan Etik DPW IWO Sulut Hanny Sumakul akhirnya Noldy Pratasis berhasil menjabat Wakil Sekjen dan Tommy Turangan sebagai Wakil Bendahara pengurus pusat IWO,” ungkap Ketua Bidang OKK IWO Sulut, Vanny Loupatty di sela-sela Munas IWO, Sabtu (09/09/2017).

Dijelaskan Maemossa sapaan akrab Pemimpin Redaksi suluthebat.com ini, perjuangan maksimal Ketua IWO Sulut Victor Rarung terhadap dua tokoh kawanua ini terbilang dramatis.

“Sebelumnya kepengurusan pusat siap dilantik, namun penolakan keras dari IWO Sulut sehingga pelantikan dibatalkan. Hal itu dimanfaatkan bargaining position oleh Ketua IWO Sulut yang akhirnya disetujui DPP IWO,” jelas Maemossa.

Mubes IWO yang dibuka resmi Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Henri Subiakto, dihadiri seluruh wartawan media online seluruh Indonesia, berhasil mengukuhkan Ketua Umum Jodhi Yudono bersama jajarannya.

Kepengurusan disahkan melalui pelantikan berdasarkan SK Nomor 091/PIMPINAN PUSAT-IWO/IX/2017.(*)

Share Button

Perindo Tomohon Gelar Rakorda, HKL : Kecintaan Warga Terhadap Perindo Cukup Tinggi

Tomohon, KLABATNEWSOK.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulawesi Utara, Hendrik Kawilarang Luntungan (HKL) hadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Perindo Kota Tomohon. Bertempat sekretariat Perindo Kota Tomohon di Kelurahan Kakaskasen I, Kecamatan Tomohon Utara, pada Selasa (11/7/17) malam.

Rakorda inipun dihadiri jajaran serta seluruh pengurus Perindo Kota Tomohon serta para pengurus Kecamatan di Kota Tomohon yang dipimpin langsung oleh HKL.

Kepada seluruh peserta Rakorda HKL mengungkapkan, yang mana Partai Perindo sesuai hasil survei berada pada posisi ke empat tingkat Nasional. Meski menurut dia, Partai Perindo hingga saat ini belum banyak berbuat bagi rakyat Indonesia.

“Seperti kita ketahui, survei terakhir partai Perindo seluruh Indonesia sudah mencapai tingkat Empat setelah PDIP, Golkar, Gerindra kemudian Perindo, ini menjadi momok tersendiri bagi partai-partai penguasa terutama pemerintah yang saat ini mulai khawatir,” kata HKL.

Menurutnya hasil tersebut patut disyukuri. “Ini menandakan kecintaan masyarakat terhadap partai perindo cukup tinggi.” Kata HKL dalam arahannya sembari mengingatkan kembali sejarah berdirinya Partai Perindo.

Ditambahkannya, Perindo mempunyai program yakni mendukung usaha masyarakat miskin, di antaranya pembagian gerobak bagi masyarakat, berbagai program untuk nelayan serta ada kredit usaha yang nantinya akan dilaksanakan setelah Perindo lulus verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rakorda yang digelar juga membahas tentang verivikasi partai politik oleh KPU pada bulan Oktober nanti. Juga persiapan-persiapan kelengkapan administrasi organisasi yang terus dilakukan untuk memastikan partisipasi Perindo dalam demokrasi di Indonesia.

HKL berharap Bagi pengurus dan jajaran Perindo Kota Tomohon, agar dapat berkembang dan menjadi partai yang membawa aspirasi masyarakat. Selain itu juga harus bisa mensejahterakan warga Kota Tomohon.

(Tim)

Share Button

Wagub Kandouw Membuka Sosialisasi Peraturan KPK

Manado,KLABATNEWSOK.com-Aspek transparansi , efektivitas, efisiensi dan akunbilitas merupakan karakteristik penting yang harus di kedepankan dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk mewujudkan good and clean governance.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw pada kegiatan Sosialisasi Peraturan KPK Nomor 07  Tahun 2016 bertempat di Ruang  C.J Rantung kantor Gubernur Sulut Rabu ( 17/05 ).

Menjadi kewajiban serta tanggung jawab bagi kita untuk dapat membangun suatu model pemerintahan yang baik, yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.Sebagai modal dasar dalam penyelenggaraan urusan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan di daerah ini, kata  Wagub.
Komitmen untuk membangun keperintahan yang baik ini kemudian telah menjadi salah satu program prioritas daerah Sulut yang akan senantiasa diupayakan secara terus menerus melalui suatu langkah dan upaya yang nyata, lanjut Wagub.

Pencegahan secara dini terhadap berbagai perilaku korupsi dengan mengefektifkan sistem pengawasan fungsional dan pengawasan melekat , pemberian sanksi administrasi bagi pegawai yang melakukan tindakan maladministrasi, koordinasi antar aparat hukum , serta pemberian sanksi seauai ketentuan perundang -undangan yang berlaku bagi aparat yang melakukan tindakan korupsi, tegas Wagub.
Terselenggaranya agenda Sosialisasi Peraruran KPK Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, pengumuman dan pemerikasaan harta kekayaan penyelenggara negara yang dirangkaikan dengan pengenalan aplikasi E -LHKPN ini saya pandang sangat strategis, tepat sasaran dan wajib kita sukseskan bersama sehingga akan terjalin transfer knowledge yang efektif guna peningkatan informasi dan pengetahuan terkait  tata pendaftaran, pengumuman dan pemerikasaan harta kekayaan penyelenggaraan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menuntun kita dalam membangun daerah, bangsa dan negara menjadi semakin maju dan sejahterah, tutup Wagub Kandouw

Turut hadir Direktur Pendaftaran dan Pemerikasaan LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Cahya H.Harefa, Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut serta Pejabat dilingkup Pemprov Sulut serta Kabupaten dan Kota.(*)

Share Button

Sulut Tolak Paham Radikal

Sulut Tolak Paham Radikal

“NKRI harga mati!” Kalimat bernada tinggi dan mengguntur itu diucapkan berulang-ulang oleh ratusan peserta aksi unjuk rasa damai dari sejumlah organisasi masyarakat adat Minahasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (15/5/2017) siang.

Setelah itu sejumlah perwakilan pengunjuk rasa melakukan pertemuan dengan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw di ruang tamu gubernur.

Pertemuan untuk menampung aspirasi dari masyarakat peserta unjuk rasa damai itu berlangsung tertib dengan hadirnya pihak Polda Sulut yang langsung dipimpin Kapolda Irjen. Bambang Waskito.

Paham radikal tidak boleh tumbuh dan berkembang di bumi nyiur melambai. Hal itu menjadi kesimpulan dalam pertemuan pihak pemerintah provinsi dengan sembilan organisasi masyarakat adat itu.

Terungkap juga dalam pertemuan itu bahwa munculnya gerakan-gerakan intoleransi dan berpaham radikalisme bakal mengancam sendi-sendi kebangsaan yang telah dibangun dengan susah payah oleh pendiri bangsa.

Karena itu peningkatan pemahaman akan nilai-nilai kebangsaan harus terus dioptimalkan mengingat berbagai tantangan, hambatan dan ancaman terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang semakin beragam dan kompleks baik yang datang dari luar maupun dalam.

Kuatnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan nantinya akan memantapkan semangat kebangsaan masyarakat dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa.

Adapun pihak Pemprov. Sulut akan menindaklanjuti hasil pertemuan itu ke pemerintah pusat. Setelah pertemuan, seluruh peserta aksi unjuk rasa damai membubarkan diri dengan tertib dengan pengawalan pihak Polda Sulut.

Setelah pertemuan Gubernur Olly Dondokambey, SE menyatakan dukungannya terhadap sikap masyarakat sulut yang menjunjung tinggi Pancasila dan NKRI. “Itu bagus bagi kita, karena sikap masyarakat menyatakan kegundahan hati mereka selama ini sebagai rakyat Indonesia yang menjaga Pancasila dan mendukung toleransi,” katanya.

Menurutnya, semua aspirasi yang telah disampaikan peserta unjuk rasa damai layak diapresiasi apalagi ditujukan untuk kedamaian Sulut. “Mereka telah menyampaikan aspirasi dan saya mensupportnya asalkan tertib supaya keamanan Sulut tidak terganggu,” jelas Dondokambey.

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw. Dia menyatakan segala paham radikal dan intoleran tidak boleh berkembang di Sulut. “Pemprov menolak paham-paham radikal dan intoleran masuk di Sulut. Kami mengapresiasi masyarakat yang terus menegakkan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI sebagai sesuatu yang tidak bisa diganggu gugat. Ini final dan harga mati”

Turut hadir dalam pertemuan, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekprov Edwin H Silangen SE MS, Wakil Ketua DPRD Wenny Lumentut, Asisten Administrasi Umum Ir Roy O Roring MS, Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Roy Mewoh, DEA.(*)

 

 

Share Button

Disbudpar Propinsi Gelar Festival Musik Kolintang dan Maengket

DSC_5760Manado,KLABATNEWSOK.com-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulut menggelar festival musik kolintang dan maengket tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan yang digelar di Taman Budaya Manado, Jumat 27 Februari 2015, dan diikuti ratusan siswa SD se-Sulut.

Kadis Budpar Ir Happy TR Korah MSi mengatakan, salah satu tujuan dari kegiatan ini yakni dalam rangka membentuk karakter anak bangsa sejak usia dini.

“Siswa SD diikutsertakan dalam festival ini, selain untuk menumbuhkembangkan kecintaan terhadap musik dan tarian daerah, tetapi juga untuk melestarikan sekaligus memelihara budaya daerah, yang merupakan khasana budaya nasional,” ungkap Korah.

Karena lewat musik dan kesenian daerah, kita bisa melihat secara langsung kreatifitas para siswa memainkan musik dan gerak tari yang indah dan harmoni. “Mudah-mudahan melalui kegiatan ini akan semakin menunbuhkembangkan kecintaan anak-anak terhadap musik dan budaya tradisional, ” jelas Korah.

Prof Pery Rumengan sebagai salah satu pemerhati seni budaya daerah, memberikan apresiasi terhadap instansi Disbudpar. yang telah menggelar festival musik kolintang dan maengket. “Saran saya kiranya Disbudpar dapat menggelar festival ini secara berkala. Mengingat pelestarian seni budaya seperti ini, perlu terus dikembangkan terhadap generasi muda kita, sekaligus menangkal masuknya budaya global yang bisa merusak mental dari karakter anak bangsa,” tandas konsultan Disbudpar ini.(Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi/jubir pemprov)      

 

Share Button

SHS Bersama 19 Gubernur Hadiri Pembukaan Rakernas APPSI

20150226_215409Ambon,KLABATNEWSOK.com-Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang bersama 19 gubernur se-Indonesia mengikuti Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Pembukaan rakernas dilaksanakan di pendopo Gubernur Maluku di kawasan Mangga Dua, Kamis 26 Februari 2015 malam dengan tema “Konsolidasi Pemerintah Daerah Menyongsong Implementasi UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah” yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kala. Kegiatan ini berlangsung dari 26-28 Februari 2015.

Hadir langsung 20 gubernur yakni dari Sumut Gatot Pujo Nugroho, Sumbar Irwan Prayitno, Riau Arsyad Juliandi Rachman, Lampung M Ridho Ficardo, Jabar Achmad Heryawan, Jateng Ganjar Pranowo, di Yogya Sri Sultan HB X, Jatim Sukarwo, Kalteng Agustinus Teras Narang, Kalsel Rudy Arifin, Kalut Irianto Lambrie, NTT Frans Lebu Raya, Gorontalo Rusli Habibie, Sulteng Longki Janggola, Sulbar Anwar Adnan Aaleh, Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Malut Abdul Gani Kasuba, Papua Barat Abraham O Atururi, Maluku Said Assagaff dan Gubernur Sulut SHS.

Sedangkan 14 gubernur diwakil oleh wagub dan sekda. Turut mendampingi Gubernur Sulawesi Utara yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs John Palandung MSi, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Dra Lynda Watania, MM MSi, Kepala Biro Hukum M. Sendok SH dan Kepala Biro Organisasi Jemmy Ringkuangan  Ap MSi. Selanjutnya pada tanggal 27 Februari 2015 akan memberikan materi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bapak Tjahjo Kumolo.(Kabag Humas Drs. Jahja Rondonuwu Msi)

Share Button