Thursday, 17 August 2017

Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten M...

Minahasa, KLABATNEWSOK.com - Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa, Dalam rangka mengikuti Pidato Presiden Republik Ind...

KPU Minahasa Launching Pilkada 15 S...

Minahasa, KLABATNEWSOK.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa akan melaunching secara resmi semua tahapan Pilkada 2018. Pada 15 September 2017 di ...

Minahasa Utara

VAP Kukuhkan Paskibraka Minut

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com- Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Aneke Panambunan (VAP) mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paski...

Minahasa

Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa, Dalam Rangka Pidato Kenegaraan Presiden RI Berlangsung Khidmat

Minahasa, KLABATNEWSOK.com - Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa, D...

Iklan & Advertorial

Bupati Minut Hadiri Sholat Idul Fitri di Mapolres

Airmadidi,KLABATNEWSOK.com-Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan bersama Wakil Bupati Ir Joppi Lengkong serta SKPD menghadiri sholat Idul Fi...

Pariwisata Minut

Wisata Minahasa Utara

MOUNT KLABAT Mount Klabat is the highest mountain in north Sulawesi, about 2.020m above sea level. To do hiking on mount Klabat can...

Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa, Dalam Rangka Pidato Kenegaraan Presiden RI Berlangsung Khidmat

Minahasa, KLABATNEWSOK.com – Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa, Dalam rangka mengikuti Pidato Presiden Republik Indonesia Pada Sidang Tahunan MPR RI tahun 2017, Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hut ke 72 Kemerdekaan RI tahun 2017. Pidato Presiden Republik Indonesia dalam rangka penyampaian pengantar/keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN tahun anggaran 2018, yang semuanya berlangsung hikmat pada kamis 16 agustus 2017 bertempat diruang sidang DPRD Minahasa.

Dalam Pidato Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo diantaranya mengucapkan Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh lembaga negara, atas kekompakkan, sinergi, dan kerjasama yang baik.” Dengan kekompakkan, sinergi, dan kerjasama itu akan memberikan semangat dalam melaksanakan tugas konstitusi. Lembaga negara bisa bekerja dengan baik jika saling mengingatkan, mengontrol, mengimbangi dan melengkapi,” kata Presiden.

Inilah jati diri dan kekuatan bangsa dalam melengkapi setiap tantangan. Ini juga Kekuatan yang juga terefleksi dalam 72 tahun kemerdekaan RI, kita harus menjadikan sejarah sebagai fondasi dalam menatap masa depan, pelajaran yang sangat penting yaitu kemerdekaan dapat kita rebut, karena semua anak-anak bangsa mampu bersatu, dan bekerjasama.

Modal persatuan Indonesia yang kokoh itu harus terus kita jaga, terus kita rawat, kita perkuat. Dan harus jadi pijakan kita bersama dalam menghadapi ujian sejarah berikutnya yaitu memenuhi janji-janji kemerdekaan. Janji kemerdekaan untuk mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Saya percaya, tugas yang maha berat itu akan bisa kita tunaikan apabila kita semua mau bersatu, mau bekerja sama, mau kerja bersama.

Ke depan, bangsa kita menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kita akan mengarungi samudera globalisasi. Kita akan berhadapan dengan dinamika perubahan yang sangat cepat. Kita akan menghadapi kemajuan inovasi teknologi yang destruktif. Tapi, saya yakin dengan bersatu, kita akan bisa menghadapi semua itu. Karena bangsa kita adalah bangsa besar. Bangsa kita adalah bangsa yang teruji. Bangsa kita adalah bangsa petarung.

Kita ingin kualitas hidup rakyat Indonesia semakin meningkat. Walaupun IPM kita naik dari 68,90 di tahun 2014 menjadi 70,18 di tahun 2016 kita tidak boleh cepat berpuas diri. Kita juga harus terus berupaya menekan ketimpangan pendapatan, yang saat ini Indeks, Indeks Gini Rasio bisa kita turunkan dari 0,414 pada September 2014 menjadi 0,393 pada Maret 2017.

Saya yakin hanya dengan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, kita akan semakin bersatu. Pembangunan yang merata akan mempersatukan Indonesia. Pembangunan yang berkeadilan akan membuat kita semakin kuat dalam menghadapi persaingan global. Tidak ada yang merasa menjadi warga negara kelas dua, warga negara kelas tiga. Karena semuanya adalah warga negara Republik Indonesia. Semuanya, setara mendapatkan manfaat dari pembangunan. Semuanya ikut terlibat mengambil tanggung jawab dalam kerja bersama membangun bangsa.

Kita ingin negara, kita ingin kerja bersama tidak hanya dalam pemerataan ekonomi yang berkeadilan tapi juga dalam pembangunan ideologi, politik, sosial dan budaya. Dalam bidang ideologi, kita harus terus memperkuat konsensus kebangsaan untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pemerintah telah menginisiasi pembentukan UKP-PIP untuk melakukan pembinaan ideologi Pancasila kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, dan penerus masa depan kita. Dalam bidang politik, kita harus menuntaskan agenda konsolidasi demokrasi sehingga semakin terlembaga. Kita bersyukur telah mampu menyelenggarakan proses demokrasi di level lokal, pilkada serentak di 101 daerah pada tahun 2017, dengan aman dan damai.

Selain pembangunan ideologi dan politik, kita tidak boleh melupakan pembangunan sosial dan kebudayaan. Kita harus mendidik anak-anak kita menjadi generasi pelanjut sejarah yang cinta pada tanah airnya, memiliki etika, budi pekerti dan sopan santun, mempunyai karakter yang kuat dan tangguh. Kita juga terus membangun kebudayaan bangsa yang ber-bhinneka, ekspresi seni dan budaya dari berbagai daerah di Nusantara harus terus dibangkitkan untuk memperkaya Indonesia, ke-Indonesia-an kita. Demikian penggalan dari Pidato yang disampaikan Presiden.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa James Rawung SH, didampingi Wakil Ketua DPRD Minahasa Careig Runtu SIP, Wakil Ketua Fentje Mawuntu, serta Sekretaris DPRD Minahasa Dr Christian Vicky Tanor SPi MSi.

Dihadiri Bupati Minahasa Drs. Jantje W. Sajow, M.Si, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang, Dandim 1302 Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair S.IK, Kepala Pengadilan Negri Tondano Julien Mamahit SH MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry R. Korengkeng SH MSi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan DR. S. W. Siagian, MA, Asisten Administrasi Umum Hetty Rumagit. SH, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, serta Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa. (Adv)

Yovi

Share Button

Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Kabupaten Minahasa Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 72 Tahun

Share Button

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 72 Tahun

Share Button

KPU Minahasa Launching Pilkada 15 September

Minahasa, KLABATNEWSOK.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa akan melaunching secara resmi semua tahapan Pilkada 2018. Pada 15 September 2017 di Gedung Wale Ne Tou, dikatakan Komisioner KPU Minahasa, Divisi Humas dan Sosialisasi, Chris Ngantung.

Menurut Ngantung, pada launching tersebut pihaknya bakal menghadirkan Ketua KPU RI Arief Budiman. “Semua kita undang. Termasuk KPU Sulut dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa,” ungkap Ngantung.

Dia menegaskan, launching merupakan suatu sarana untuk menyampaikan ke masarakat bahwa KPU Minahasa sangat siap melaksanakan Pilkada. “Semua tahapan baik yang sidah berjalan maupun yang baru akan dihadapi kita sosialisasi dan resmikan di launching,” bebernya.

Sosialisasi, lanjut Ngantung, supaya masyarakat bisa tahu dan pro aktif pada tahapan Pilkada. “Kami berharap masyarakat juga pro aktif dalam setiap tahapan,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam launching ini, pihaknya akan melibatkan pemilih pemula. Tujuannya, merekrut pemilih pemula agar berpartisipasi di Pilkada 2018. “Semua kita libatkan. Seluruh stakehoulder mulai dari komunitas pemilih pemula, pemerhati pemilih pemula sampai Pemerintah, baik itu Bupati, Camat, dan Lurah. Kita akan arahkan pemilih pemula walaupun tenaga terbatas,” tandasnya.

Share Button

Ketua Pami Puji Bupati JWS, Menurut Survei Diatas 50 Persen ini Katanya

Minahasa – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Rommy Rumengan, memuji kepiawaian, pengabdian dan pengorbanan Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, dalam memimpin Kabupaten Minahasa, sebagai Bupati Minahasa hampir lima tahun ini.

Menurutnya, yang telah dilakukan Bupati JWS bagi Minahasa perlu mendapatkan apresiasi dan terima kasih, menurutnya, hal itu sangat beralasan sebab selama memimpin Minahasa, JWS telah banyak berkorban bagi rakyat Minahasa dan membawa perubahan di Minahasa.

“Tugas saya mengawal guru-ku. Mener JWS adalah Kepala Sekolah saya yang telah banyak mendidik saya. Saya bangga punya guru seperti Mener JWS yang ketika jadi Bupati Minahasa, tidak mau korupsi,” kata Rumengan.

“Mener JWS pernah bilang kalau mau jadi orang kaya, jangan jadi Bupati tapi jadi pengusaha atau wiraswasta, untungnya bisa jadi berkat, melayani masyarakat dan bisa membangun Minahasa. Tapi saya kaget ternyata selama ini Mener JWS tidak menerima gaji dari APBD. Bahkan dana makan minum miliknya yang hampir Rp 2,8 Miliar di geser jadi Jembatan. Saya senang Mener kerja biar tanpa gaji dari APBD tapi bia tetap eksis,” ungkapnya pula.

Rumengan kemudian bersyukur kalau ternyata rakyat Minahasa sebagian besar masih sangat menginginkan JWS kembali lagi mencalonkan diri sebagai Bupati Minahasa periode 2018-2023. Pernyataan Rumengan ini beralasan sebab, hasil servei dari dua servei yang dilakukan, menempatkan JWS diposisi teratas dengan perolehan 64 persen dan 56 persen tingkat keterpilihan.

“Puji Tuhan kalau ternyata rakyat Minahasa masih menghendaki JWS jadi Bupati lagi. Hal ini tentu karena masyarakat menyaksikan langsung pembangunan di Minahasa tanpa rekayasa. Sehingga, dua survei yang dilakukan menempatkan JWS 64 persen dan 56 persen tingkat keterpilihan. Saya merasa bangga, diantara hampir tujuh ribuan mantan murid JWS, saya yang diberi ruang dan kesempatan untuk bisa membalas budi baik JWS selaku Guru yang mendidik kami selama kurun waktu tiga tahun,” kata Rumengan

“Saya akan segera kembali ke Jakarta laksanakan tugas organisasi sebagai ketua PAMI. Masih banyak hal akan di lakukan investigasi, seperti masalah ijasah, jual beli jabatan kepala sekolah SMA/SMK, dana Pramuka dan lain-lain. Sudah ada beberapa Kepsek yang memberi uang kepada oknum tertentu tapi tidak dilantik. Uangnya Rp 10 juta keatas, sampai Rl 100 juta. Ini baru laporan sepihak dan masih akan diinvestigasi dan ini tugas saya sebagai Ketua Umum PAMI,” ujarnya

Share Button

Bupati JWS Kukuhkan PASKIBRAKA Minahasa dan Berpesan ini

Minahasa, KLABATNEWSOK.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Minahasa 2017, pada Selasa (15/8) bertempat diruang sidang Kantor Bupati Minahasa.

Bupati Minahasa Drs.Jantje Wowing Sajow.Msi dalam sambutannya mengatakan, Sambutlah salam perjuangan Saya Merdeka..Merdeka..Merdeka.Sebagai pelajar yang berprestasi dalam mengikuti pelatihan selama beberapa bulan ini dipundak kalian ada harapan yang besar dari bangsa dan negara dalam menjalankan tugas yang mulia yang nanti akan dijalankan pada tanggal 17 Agustus 2017.

” Harapan saya kepada kalian, jadilah ujung tombak bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan miliki semangat patriotisme dalam menjalankan tugas berbangsa dan Bernegara indonesia sebagai putra-putri harapan.” kata JWS

Jadilah yang terbaik, Lanjutnya, tampilah sebagai generasi muda yang menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang meneteskan darah dan rela mati demi Bangsa kita Indonesia.

” selamat bertugas dan sukses menjalani panggilan dalam berbangsa dan bernegara. Segala yang telah kalian torehkan pasti akan menghasilkan hal yang baik dan jadikanlah motivasi untuk menapaki kehidupan sebagai kaum intelek dan kader berprestasi.” ungkap Bupati JWS sembari mengucapkan terimakasih kepada para Instruktur atas kinerja selama proses pelatihan.

kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan atribut oleh orangtua/wali kepada anggota Paskibraka Kabupaten Minahasa.

Hadir dalam kegiatan Tersebut, Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow Msi, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh, Ketua DPRD Minahasa James Rawung SH, Mewakili Kajari, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry R Korengkeng SH MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa Dr Denny Mangala MSi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Siby Sengke SSos, Jajaran Pemerintah, Camat, Orang tua/Wali.

Y

Share Button

BPN Manado Diduga Serobot Lahan Milik Minahasa, Pemerintah Minahasa Tempuh Jalur Hukum

Minahasa, KLABATNEWSOK.com – Sejumlah lahan milik Pemerintah Kabupaten Minahasa yang berbatasan dengan Kota Manado diduga “diserobot” oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Manado. Diduga pula, sejumlah lahan yang menjadi milik Minahasa ini telah dibuatkan sertifikat tanah oleh BPN Manado, yang sebenarnya bukan wewenangnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, di bawah pimpinan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, menempuh jalur hukum atas dugaan penyerobotan lahan tersebut, dengan melaporkan BPN Manado ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), tertanggal 9 Agustus 2017.

Ada dugaan pula, akibat banyak lahan yang berada diwilayah hukum Minahasa yang telah bersertifikasi Kota Manado, banyak ijin usaha yang akhirnya diduga dikeluarkan Pemerintah Kota Manado.

“Ada dugaan yang mana BPN Manado terlibat dalam pembuatan sertifikat tanah di wilayah hukum Minahasa. Ada beberapa bidang tanah seperti di sekitaran Meditrania, Citraland, dan Ringroad arah Bandara sebelah kanan yang adalah wilayah Minahasa, tapi diduga sudah bersertifikat dari BPN Manado. Untuk itu, masalah ini sudah kami laporkan ke Polda Sulut dan kiranya ini menjadi pintu masuk juga bagi penyelidikan sertifikat tanah di batas Minahasa dan Manado,” kata Bupati JWS didampingi Kabag Hukum Minahasa Willem P Nainggolan SH,(15/08).

Dijelaskannya, lokasi bangunan Gereja Masehi Advend Hari Ketujuh di Desa Tikela Kecamatan Tombulu, di tarik garis lurus mengarah ke perkebunan Walisukauw (antara Desa Kamangta dan jalan Desa Koka-Teling, red) dan dari titik Walisukauw lurus menuju jembatan Bahu Malalayang melewati Usis (sebelum pemekaran wilayah Winangun, red), semua adalah wilayah Minahasa.

“Bahkan dulu batas Manado Minahasa adalah jembatan Bahu sebelum di mekarkan. Setelah ada pemekaran Winangun, berubah garis batas di puncak gunung Warouw (sebelah taxi Ford, red) mengarah Bebek bebek Citraland dan seterusnya menuju Desa Kalasey Kecamatan Mandolang,” jelas JWS.

“Ini masalah harga diri orang Minahasa yang lahannya diduga diserobot orang. Jadi ini harus ditindak tegas karena diduga ada oknum-oknum tak bertanggung jawab sengaja mencari keuntungan di wilayah hukum Minahasa,” pungkasnya.

Adapun salah satu dugaan penyerobotan yang dilaporkan Kabag Hukum Setdakab Minahasa Willem P Nainggolan, didampingi Penasehat Hukum Pemkab Minahasa Yuddi H Robot SH, atas nama Pemkab Minahasa tersebut, yakni dokumen negara dimana Kepala BPN Manado tahun 2013 inisial RW, diduga telah melakukan pemalsuan terhadap dokumen negara berupa sertifikat hak milik, dimana terlapor telah mencoret buku tanah hak Desa Sawangan dan dirubah menjadi Desa Paal IV, kemudian nomor hak milik 338 dicoret dan diganti menjadi 354, selanjutnya surat ukur nomor 2.971 dicoret dan diubah menjadi 74, serta tahun 1982 dicoret dan diubah menjadi tahun 2013.

Kemudian, dalam buku tanah hak milik kepemilikan tanah tersebut tercatat terletak di Desa Sawangan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa, diubah menjadi Desa Paal IV Kecamatan Tikala Kota Manado, padahal sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 1988, tentang perubahan batas wilayah Kota Madya Dati II Manado dan Kabupaten Dati II Minahasa, bahwa sertifikat tersebut tercatat dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Minahasa, yaitu Desa Sawangan Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Sementara, pihak BPN Manado sendiri hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi.

Share Button